Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Dari Jari; Cermin Diri

Dari Jari; Cermin Diri

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 17 Jun 2022
  • visibility 363
  • comment 0 komentar

Media sosial kini menjadi virus yang begitu pesat menyebar di seluruh lini masyarakat kita. Virus ini membuat saya prihatin karena media sosial kini sengaja dikemas menjadi semacam diary book oleh kebanyakan pengguna. Bahkan ada yang mengatakan apabila media sosial ibaratnya sebuah lautan sehingga semua bisa dimasukkan dan ditumpahkan tanpa terkecuali.

Nyaris ironis bukan? Dari detik ke menit selalu ada kegiatan harian untuk ditampilkan. Mengapa hal ini bisa terjadi. Apa memposting keseharian dimedia sosial sudah menjadi hal lumrah di masyarakat kita dan menjadi sebuah trend sekarang ini. Ataukah sebuah kebahagiaan tersendiri?

Memang tak ada larangan dan hukum yang mengharamkan hal tersebut. Tapi jika itu dilakukan setiap saat maka akan menimbulkan kecanduan, serta kebanggaan terhadap diri sendiri. Semakin banyak yang menyukai dan meninggalkan pesan komentar pada postingan yang diunggah. Maka semakin semangat pula untuk mempublikasikan segala macam hal termasuk yang bersifat privasi, yang menurut saya seharusnya itu tak perlu dipublikasikan. Tampaknya seperti ada kepuasan tersendiri. Dan orang lain tak boleh ikut mencampuri.

Mengunggah sesuatu di media sosial pasti memiliki suatu tujuan. Entah ingin pamer atau sekadar butuh pengakuan atau sebagai tempat pelarian dari segala penat yang menghampiri. Tak ada yang tahu. Karena di lubuk hati hanya pribadi masing masing yang dapat memahami dan mengerti.

Tapi perlu diingat bahwa segala sesuatu selalu memiliki nilai positif dan negatif. Saya teringat kisah kawan saya satu kos dulu ketika di Semarang. Malam itu ia pergi keluar untuk belanja dan meletakkan dompetnya di dashbor motor. Sesampainya dikos ia baru menyadari bahwa dompetnya telah jatuh. Lantas ia mengunggah kejadian itu berharap ada yang menemukan. Saya yang saat itu tengah bersantai dikamar didatanginya untuk membantu menyebarkan informasi tersebut. Tak berapa lama kemudian muncul pemberitahuan di salah satu group facebook bahwa ada yang menemukan dompet dengan ciri-ciri yang sama seperti punya kawan saya ini. Salah satu di pandang dari sudut manfaatnya. Bisa saling menolong dan membantu, tinggal bagaimana kita menggunakan media sosial tersebut.

Lain cerita saat saya sedang berbincang dengan seorang senior dikampus. Saat itu ia bercerita.

“Yang saya takutkan bukan karena tak kunjung menikah, akan tetapi kehidupan setelah menikah sebab lama tak dikasih momongan.”

Alasannya sederhana karena ia takut tak mampu menghadapi berbagai macam pertanyaan dari para keluarga maupun teman dan para koleganya. Ditambah banyak postingan berseliweran yang berkaitan dengan hal itu yang memperlihatkan kebahagiaan sang calon ayah dan bunda. Sehingga ia merasa minder lalu menyalahkan dirinya sendiri. Layu sebelum berkembang bahasa kerennya.

Saya jadi sadar bahwa media sosial banyak pengaruhnya terhadap pola pikir kita serta kehidupan saat ini. Sebab media sosial adalah sumber informasi tak bisa di bendung sama sekali. Maka dari itu sebaiknya digunakan sebagaimana mestinya. Meski semua tergantung pada niat masing-masing sang pengguna, tapi alangkah baiknya jika dalam bersosial media dilakukan dengan bijak dan baik.

Tanpa menyinggung atau merendahkan. Dan yang perlu saya garis bawahi namanya juga dunia maya. Sudah tentu penuh tipu daya. Jangan asal percaya dengan apa yang ditampilkan. Karena terkadang yang ditampilkan hanyalah dari satu sisi saja. Senantiasa pergunakan jari kita untuk menuliskan sesuatu yang bermanfaat, jangan sebaliknya. Kalau dulu ada pepatah mulutmu harimaumu, sekarang ada pepatah baru jarimu mampu mencelakakanmu. (Inayatun Najikah)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    MA Walisongo Pecangaan Bekali Siswa Wawasan Studi Lanjut

    • calendar_month Sen, 22 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jepara – Madrasah Aliyah (MA) Walisongo Pecangaan Jepara membekali peserta didik kelas XII dengan wawasan studi lanjut dan jenjang karir yang berlangsung di Laboratorium Multimedia, Ahad (21/1). Hadir dalam kegiatan Kepala MA Walisongo Ainun Najib, Direktur Eksekutif Yayasan Walisongo Adib Khoiruz Zaman, dan narasumber alumnus UGM Achmad Widiatmoko. Juga 37 peserta didik jurusan IPA […]

  • PCNU- PATI Photo by Sergiu Jurca

    Puisi-Puisi Ngadi Nugroho

    • calendar_month Ming, 2 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Tak Pernah Kembali Tak terpikir waktu hanyalah benar-benar sekejap Kita sekumpulan sunyi yang numpang lewat Kemarin ada yang datang Tiba-tiba ada yang pamit untuk segera pulang Belum terlalu genaplah kecupan ini mendingin Di dahimu yang menyimpan kerutan hari-hari kemarin Di bawah temaram, batu-batu murung Mencari jejak sirip-sirip kehidupan Ingin ditanamnya sekali lagi ingatan itu Di […]

  • Hukum Menerima Amplop Pilkada

    Hukum Menerima Amplop Pilkada

    • calendar_month Sen, 25 Jun 2018
    • account_circle admin
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Amplop menjelang Pilkada adalah umumul balwa (realitas umum yang sulit dihindari) yang dilarang negara karena mencederai esensi demokrasi, mengharapkan pemimpin dipilih karena integritas dan kapabilitasnya. Namun, bagaimana Pandangan agama, khususnya fiqh ? Saya mengikuti dua forum yang hasilnya berbeda. Pertama, MWCNU Trangkil  mengharamkan menerima amplop itu karena jelas-jelas suap (risywah) diharamkan dalam agama. Suap adalah […]

  • Goal, Bupati Deklarasikan Penutupan Tempat-Tempat Prostitusi

    Goal, Bupati Deklarasikan Penutupan Tempat-Tempat Prostitusi

    • calendar_month Rab, 18 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 431
    • 0Komentar

    Bupati Pati, Haryanto sedang menandatangani deklarasi penutupan tempat-tempat prostitusi PATI-Rencana penutupan tempat-tempat prostitusi di Kabupaten Pati menemui titik terang. Rabu (18/8) Ormas-ormas islam, MUI serta FKUB melakukan audiensi dengan Bupati Pati dan Forkompinda.  Hasilnya, dalam audiensi yang berlangsung di Ruang Pragolo Kantor Bupati Pati tersebut, akhirnya Bupati bersedia menyatakan komitmen dan deklarasi penutupan tempat-tempat prostitusi. […]

  • PCNU-PATI

    Ketua PAC IPPNU Margoyoso Sabet Juara III Ajang Nasional MSLA 2022

    • calendar_month Kam, 17 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Margoyoso Fathul Hidayah berhasil menyabet Juara III dalam lomba Madrasah Student Leadership Award (MSLA) 2022 yang diadakan di Bogor 8-11 November 2022. Hidayah merupakan siswi kelas XII MA Salafiyah Kajen, Pati, Jawa Tengah.  Lomba tersebut digelar oleh Direktorat Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, […]

  • PBNU Mantabkan Agenda Harlah ke-102 Nahdlatul Ulama

    PBNU Mantabkan Agenda Harlah ke-102 Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 467
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Runtutan resepsi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Nahdlatul Ulama versi hijriah telah digagas oleh PBNU. Pada tahun 2025 Masehi yang bertepatan dengan 1446 Hijriyah ini, NU genap berusia 102 tahun. “Sesuai AD ART NU pasal satu, NU lahir 16 Rajab,” ungkap Nur Hidayat, Panitia HUT NU ke-102. Pada tahun ini, secara kebetulan, 16 […]

expand_less