Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Dari Jari; Cermin Diri

Dari Jari; Cermin Diri

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 17 Jun 2022
  • visibility 74
  • comment 0 komentar

Media sosial kini menjadi virus yang begitu pesat menyebar di seluruh lini masyarakat kita. Virus ini membuat saya prihatin karena media sosial kini sengaja dikemas menjadi semacam diary book oleh kebanyakan pengguna. Bahkan ada yang mengatakan apabila media sosial ibaratnya sebuah lautan sehingga semua bisa dimasukkan dan ditumpahkan tanpa terkecuali.

Nyaris ironis bukan? Dari detik ke menit selalu ada kegiatan harian untuk ditampilkan. Mengapa hal ini bisa terjadi. Apa memposting keseharian dimedia sosial sudah menjadi hal lumrah di masyarakat kita dan menjadi sebuah trend sekarang ini. Ataukah sebuah kebahagiaan tersendiri?

Memang tak ada larangan dan hukum yang mengharamkan hal tersebut. Tapi jika itu dilakukan setiap saat maka akan menimbulkan kecanduan, serta kebanggaan terhadap diri sendiri. Semakin banyak yang menyukai dan meninggalkan pesan komentar pada postingan yang diunggah. Maka semakin semangat pula untuk mempublikasikan segala macam hal termasuk yang bersifat privasi, yang menurut saya seharusnya itu tak perlu dipublikasikan. Tampaknya seperti ada kepuasan tersendiri. Dan orang lain tak boleh ikut mencampuri.

Mengunggah sesuatu di media sosial pasti memiliki suatu tujuan. Entah ingin pamer atau sekadar butuh pengakuan atau sebagai tempat pelarian dari segala penat yang menghampiri. Tak ada yang tahu. Karena di lubuk hati hanya pribadi masing masing yang dapat memahami dan mengerti.

Tapi perlu diingat bahwa segala sesuatu selalu memiliki nilai positif dan negatif. Saya teringat kisah kawan saya satu kos dulu ketika di Semarang. Malam itu ia pergi keluar untuk belanja dan meletakkan dompetnya di dashbor motor. Sesampainya dikos ia baru menyadari bahwa dompetnya telah jatuh. Lantas ia mengunggah kejadian itu berharap ada yang menemukan. Saya yang saat itu tengah bersantai dikamar didatanginya untuk membantu menyebarkan informasi tersebut. Tak berapa lama kemudian muncul pemberitahuan di salah satu group facebook bahwa ada yang menemukan dompet dengan ciri-ciri yang sama seperti punya kawan saya ini. Salah satu di pandang dari sudut manfaatnya. Bisa saling menolong dan membantu, tinggal bagaimana kita menggunakan media sosial tersebut.

Lain cerita saat saya sedang berbincang dengan seorang senior dikampus. Saat itu ia bercerita.

“Yang saya takutkan bukan karena tak kunjung menikah, akan tetapi kehidupan setelah menikah sebab lama tak dikasih momongan.”

Alasannya sederhana karena ia takut tak mampu menghadapi berbagai macam pertanyaan dari para keluarga maupun teman dan para koleganya. Ditambah banyak postingan berseliweran yang berkaitan dengan hal itu yang memperlihatkan kebahagiaan sang calon ayah dan bunda. Sehingga ia merasa minder lalu menyalahkan dirinya sendiri. Layu sebelum berkembang bahasa kerennya.

Saya jadi sadar bahwa media sosial banyak pengaruhnya terhadap pola pikir kita serta kehidupan saat ini. Sebab media sosial adalah sumber informasi tak bisa di bendung sama sekali. Maka dari itu sebaiknya digunakan sebagaimana mestinya. Meski semua tergantung pada niat masing-masing sang pengguna, tapi alangkah baiknya jika dalam bersosial media dilakukan dengan bijak dan baik.

Tanpa menyinggung atau merendahkan. Dan yang perlu saya garis bawahi namanya juga dunia maya. Sudah tentu penuh tipu daya. Jangan asal percaya dengan apa yang ditampilkan. Karena terkadang yang ditampilkan hanyalah dari satu sisi saja. Senantiasa pergunakan jari kita untuk menuliskan sesuatu yang bermanfaat, jangan sebaliknya. Kalau dulu ada pepatah mulutmu harimaumu, sekarang ada pepatah baru jarimu mampu mencelakakanmu. (Inayatun Najikah)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Jangan Jadi Macan Ompong

    NU Jangan Jadi Macan Ompong

    • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. Jamal Makmur Asmani* KH. Ubaidullah Shodaqah, Rais Syuriyah PWNU Jateng, saat halal bi halal PCNU Pati (Selasa, 24 Mei 2022) di kantor PCNU Pati memberikan warning kepada seluruh elemen NU agar NU jangan menjadi macan ompong. Besar kuantitasnya, tapi tidak mempunyai kualitas kompetitif yang dibanggakan dan dihormati pihak lain. Sudah saatnya NU […]

  • PCNU PATI - IPNU IPPNU Se-Kawedanan Juwana Kompak Gelar Buka Bersama

    IPNU IPPNU Se-Kawedanan Juwana Kompak Gelar Buka Bersama

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 106
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA – IPNU IPPNU se-Kawedanan Juwana yang meliputi Pimpinan Anak Cabang (PAC) Juwana, PAC Wedarijaksa, PAC Batangan, dan PAC Trangkil kompak mengadakan buka bersama, Kamis (21/4/2022). Acara tersebut bertempat di Gedung MWC NU Wedarijaksa. Buka bersama ini sekaligus menjadi rangkaian acara menuju perhelatan Festival Ramadhan PAC Wedarijaksa. Masing-masing perwakilan PAC hadir dalam acara tersebut. Usai […]

  • Ketua Ma'arif Jateng: Alhamdulillah, Dana Bos Madrasah Urung Dipangkas

    Ketua Ma’arif Jateng: Alhamdulillah, Dana Bos Madrasah Urung Dipangkas

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Semarang – Ketua Ma’arif Jateng, Fakhrudin Karmani menyatakan, dana BOS Madrasah tidak jadi dipotong. “Alhamdulillah, Juknis sudah keluar, BOS tidak jadi dipotong!” tegasnya saat penutupan Diklat Pelatihan Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah, di Balai Diklat Keagamaan Semarang, Jumat (14/3/2025). Untuk diketahui, sebelumnya beredar surat dari Kementerian Agama, tentang tindak lanjut efisiensi rekonstruksi belanja Ditjen Pendidikan […]

  • Fatayat NU Pati Gelar Seminar Pendidikan Politik Perempuan

    Fatayat NU Pati Gelar Seminar Pendidikan Politik Perempuan

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Pati, 18/02/2020. Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Pati kerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas P3AP2K) menyelenggarakan Seminar Pendidikan Politik Perempuan bertempat di Aula Gedung PCNU Kabupaten Pati. Ketua PC Fatayat NU Kab. Pati Asmonah, M. Pd menjelaskan tujuan diadakan seminar adalah memberikan pemahaman yang benar tentang pendidikan politik  […]

  • PCNU Beri Selamat dan Doa untuk Presiden dan Wapres Baru

    PCNU Beri Selamat dan Doa untuk Presiden dan Wapres Baru

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 62
    • 0Komentar

    PATI-Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden baru saja diselenggarakan Minggu (20/10) sore. Ir. H. Joko Widodo, beserta wakilnya, KH. Ma’ruf Amin resmi memimpin negeri ini lima tahun ke depan. Warga NU menyambut baik pelantikan tersebut. Banyak yang beranggapan bahwa pengangkatan K.H. Ma’ruf Amin sebagai Wapres merupakan hadiah terbesar untuk Hari Santri Nasional. Pasalnya, kiai yang pernah […]

  • Menuju Amil Lazisnu yang Profesional dan Kreatif

    Menuju Amil Lazisnu yang Profesional dan Kreatif

    • calendar_month Ming, 1 Nov 2020
    • account_circle admin
    • visibility 55
    • 0Komentar

      KH MA Sahal Mahfudh (Mbah Sahal) dikenal berhasil dalam mengembangkan zakat, infaq serta sedekah yang berhasil membangun ekonomi warga Kajen, Pati dan sekitarnya. Hal itu menjadi salah satu alasan dari Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Pati, Jawa Tengah untuk menyelenggarakan pelatihan Madrasah Amil pada Ahad (1/11).     “Keberhasilan Mbah […]

expand_less