Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Struktur dan Pola Pikir Keilmuan Bahasa Indonesia MI/SD Perlu Direformulasi

Struktur dan Pola Pikir Keilmuan Bahasa Indonesia MI/SD Perlu Direformulasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 8 Apr 2024
  • visibility 340
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Yogyakarta – Dalam Seminar Nasional Online (Sensasi Online) ke-7 yang digelar Perkumpulan Dosen PGMI Indonesia bertajuk “Reformasi Struktur dan Pola Pikir Keilmuan Bahasa Indonesia untuk MI/SD” secara virtual melalui Zoom Meeting pada Sabtu (6/4/2024), disimpulkan bahwa struktur dan pola pikir keilmuan Bahasa Indonesia untuk MI/SD perlu direformulasi.

Narasumber kegiatan tersebut yaitu dosen PGMI INISNU Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., dosen PGMI UIN Antasari Banjarmasin Dr. Noor Alfulaila, M.Pd., dan dosen PGMI IAIN Langsa, Aceh, Chery Julida Panjaitan, M.Pd., yang dimoderatori oleh dosen PGMI IAIQH Bagu Lombok Tengah Aenullael Mukaromah, M.Pd.

Dalam Welcoming Speech, Ka. Div. Penjamin Mutu PD PGMI Indonesia yang juga dosen PGMI UIN Ar-Raniry Banda Aceh Misbahul Jannah, M.Pd, Ph.D., mengucapkan terima kasih dan apresiasi. “Kami ucapkan terima kasih Ketua Umum PD PGMI Indonesia yang telah mendukung kegiatan ini. Kami mengucapkan  terima kasih juga kepada semua pengurus PD PGMI, Kaprodi, Sekprodi PGMI seluruh Indonesia dan mahasiswa PGMI,” katanya.

Webinar kali ini, menurutnya, ini sesuai dengan Prodi PGMI yang menghasilkan calon guru MI/SD yang profesional yang ahli di lima bidang, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS dan PPKN jenjang MI/SD.

“Bahasa Indonesia sangat dibutuhkan di era global. Kita harus mengglobalkan Bahasa Indonesia. Saat ini banyak di forum global, termasuk percakapan dalam bidang ekonomi sudah terbiasa menggunakan Bahasa Indonesia,” paparnya.

Narasumber pertama, dosen PGMI INISNU Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., mengatakan bahwa terdapat sejumlah alasan mengapa struktur dan pola pikir keilmuan Bahasa Indonesia MI/SD perlu direformulasi. “Temuan studi kami menemukan adanya problematika multibahasa di Indonesia, kanekaragaman bahasa, sastra, seni, dan budaya, kurangnya materi pembelajaran yang releven, belum terintegrasinya materi/CP Bahasa dari jenjang PAUD/TK sampai MI/SD, belum terintegrasinya materi kebahasaan, sastra, literasi, dan budaya, dianaktirikannya sastra Indonesia dan sastra lama, minimnya penguatan literasi digital dan literasi baru, PGMI/PGSD mencetak guru kelas, bukan mencetak guru Bahasa Indonesia, dan minim guru besar Bahasa Indonesia MI/SD di Prodi PGMI,” jelas Ibda.

Hal itu, menurut Ibda, menjadikan alasan mengapa Bahasa Indonesia MI/SD perlu dirumuskan ulang, dikaji, dan direformulasi dari sisi materi/bahan kajian, kurikulum, dan pembelajarannya.

Wakil Rektor INISNU Temanggung tersebut juga menyajikan temuan problematika kurikulum dan pembelajaran Bahasa Indonesia MI/SD, dan problematika kurikulum dan perkuliahan Bahasa Indonesia di PGMI/PGSD.

Dalam webinar ini, Dr. Ibda menawarkan sejumlah bahan reformulasi. Dimulai dari integrasi bahasa, sastra, budaya, dan karakter di MI/SD, reformulasi struktur dan pola pikir keilmuan bahasa Indonesia MI/SD, reformulasi kurikulum bahasa dan sastra Indonesia MI/SD, reformulasi kurikulum Prodi PGMI, sampai rencana aksi reformulasi struktur dan pola pikir keilmuan Bahasa Indonesia MI/SD. “Reformulasi tidak hanya para sturktur dan pola pikir keilmuan saja, tapi juga kurikulum MI/SD dan kurikulum Prodi PGMI atau PGSD,” lanjutnya.

Dosen PGMI UIN Antasari Banjarmasin Dr. Noor Alfulaila, M.Pd., dalam paparannya mengatakan bahwa sejarah dan perkembangan Bahasa Indonesia dimulai dari Melayu, bahasa yang digunakan secara luas di Nusantara sejak abad ke-7 Masehi. “Kemudian terjadi pemurnian dan standardisasi, yaitu upaya pemurnian dan standardisasi Bahasa Indonesia yang dimulai setelah Sumpah Pemuda 1928 untuk menciptakan identitas kebangsaan yan kuat,” beber dia.

Setelah itu, katanya, perkembangan kontemporer, Bahasa Indonesia terus berkembangan, dinamis, menyerap kosakata baru dengan beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, pihaknya mengatakan bahwa pola pikir keilmuan Bahasa Indonesia yaitu aspek deskriptif, meneliti bahasa apa danya, tanpa memberikan penilaian normatif. “Kedua adalah interdisipliner, mengintegrasikan perspektif dari berbagai bidang ilmu, seperti linguistik, sosiolinguistik, dan neurolinguistik. Ketiga adalah kontekstual, memahami bahasa dalam konteks sosial, budaya, dan sejarah yang melatarbelkanginya. “Saya setuju dengan Pak Ibda, bahwa materi Bahasa Indonesia di MI/SD perlu diupdate, perlu pengayaan, karena dari dulu ya itu-itu saja dan perlu diperluas sesesui perkembangan zaman,” kata dia.

Pihaknya mengatakan, terdapat tantangan prospek Bahasa Indonesia ke depan, dimulai dari digitalisasi, globalisais, kepunahan bahasa daerah, dan peluang pengembangan yang tinggi karena Bahasa Indonesia memiliki potensi besar untuk tumbuh dan berkembangan di era digital.

Sementara dosen PGMI IAIN Langsa Aceh, Chery Julida Panjaitan, M.Pd., dalam materinya berjudul “Integrasi Kecerdasan Buatan dan Kecakapan Hidup dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia” menegaskan bahwa kemampuan literais merupakan kemampuan mengritisi, menganalisis, mengevaluasi informasi dari berbagai sumber multidisiplin ilmu untuk mengomunikasikan informasi menjadi penting bagi reformulasi Bahasa Indonesia di MI/SD.

Dikatakannya, terdapat problematika pembelajaran Bahasa Indonesia di MI/SD. Pertama, keterbatasan kemampuan MI/SD mengelola berbagai potensi dan sumber daya yang tersedia. Kedua, pembelajaran Bahasa Indoensia tidak komunikatif, rendahnya kompetensi komunikasi pendidik, model kelas yang besar, interaksi kelas kurang optimal. Ketiga, pembelajaran Bahasa Indoensia disajikan dalam bentuk diskrit bukan dalam bentuk integratif (tematis). Keempat, semangat dan motivasi siswa mempelajari Bahasa Indoensia masih rendah. Keliam, buku sumber referensi pembelajaran kurang variatif.

 

Atas problematika itu, pihaknya menawarkan sejumlah solusi. Pertama, pembelajaran Bahasa Indonesia mengarah kepada layanan pendidikan berbasis luas dengan pembekalan kecakapan hidup. Kedua, pembelajaran Bahasa Indonesia tidak dapat dilakukan secara terpisah (integratif). Ketiga, pembelajaran Bahasa Indonesia dikaitkan dengan fungsinya untuk kepentingan komunikasi dan keperluan memenuhi keterampilan hidup.

“Pembelajaran Bahasa Indonesia diharapkan menjadi alat ekspresi diri, alat untuk kepentingan komunikasi, mengadakan integrasi dan beradaptasi sosial dalam lingkungan, dan alat untuk melakukan kontrol sosial,” kata Chery.

Setelah pemaparan dari ketiga narasumber, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab dari semua peserta. Hadir peserta dari unsur pengurus PD PGMI, Kaprodi dan Sekprodi PGMI, dosen dan mahasiswa PGMI, guru MI, dan sejumlah guru SD serta dosen PGSD di Indonesia. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relisensi LSP P2 Ma'arif PWNU Jawa Tengah

    Relisensi LSP P2 Ma’arif PWNU Jawa Tengah

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.871
    • 0Komentar

      Relisensi LSP P2 Ma’arif NU Jawa Tengah merupakan proses penilaian ulang yang dilakukan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk memastikan bahwa LSP tetap memenuhi standar mutu, tata kelola, dan kompetensi dalam pelaksanaan sertifikasi. Melalui relisensi ini, LSP P2 Ma’arif NU Jawa Tengah menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas layanan sertifikasi, meningkatkan profesionalisme asesor, serta […]

  • PCNU-PATI

    Ayahku Bukan Pembohong

    • calendar_month Ming, 14 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Novel yang menceritakan kisah seorang anak yang bernama Dam yang tumbuh dengan segala cerita-cerita ayahnya. Sang ayah sangat suka menceritakan kisah-kisah petualangan yang mengandung nilai-nilai luhur yang terdengar seperti dongeng. Seperti cerita tentang Sang Kapten, Lembah Bukhara, Negeri Penguasa Angin, Si Raja Tidur, dan lain sebagainya. Semenjak kecil, Dam selalu percaya dengan kisah-kisah yang diceritakan […]

  • Menabung Rp10 Ribu per hari, Perajin Tempe asal Soneyan Akhirnya Berangkat Haji

    Menabung Rp10 Ribu per hari, Perajin Tempe asal Soneyan Akhirnya Berangkat Haji

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.291
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Aroma kedelai fermentasi dari sebuah dapur sederhana di Dukuh Kedung Panjang, Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, bukan sekadar penanda dimulainya produksi tempe. Bagi Siti Nafiah (58), aroma itu adalah saksi bisu perjuangan selama puluhan tahun demi menggapai impian ke Tanah Suci. ​Setelah menanti belasan tahun, Siti Nafiah dijadwalkan berangkat haji pada […]

  • Sukolilo Gelar Kaderisasi NU

    Sukolilo Gelar Kaderisasi NU

    • calendar_month Sab, 28 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 387
    • 0Komentar

    SUKOLILO-Ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim membuka pelaksanaan Kaderisasi NU Sabtu (28/12) pagi. Ditemani beberapa pengurus Cabang, ketua PCNU yang sekaligus berperan sebagai instruktur dalam acara tersebut menyampaikan banyak hal terkait pengkaderan ini. “NU sangat besar, namun besar saja tidak cukup tanpa berjam’iyyah (berorganisasi).” Tuturnya. Suasana pembukaan Kaderisasi NU Sukolilo Selain itu, K. Miftahuddin, ketua […]

  • Luar Biasa! LP Maarif Magelang Bekali Guru SD dengan Pelatihan Coding dan AI

    Luar Biasa! LP Maarif Magelang Bekali Guru SD dengan Pelatihan Coding dan AI

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 489
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id Kabupaten Magelang – Lembaga Pendidikan (LP) Maarif NU PCNU Kabupaten Magelang saat ini baru mengadakan pelatihan koding dan Artificial Intelligence (AI) bagi wakil guru SD se-Kabupaten Magelang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran. Pelatihan yang berlangsung mulai Senin,28 Juli sd Jumat,1 Agustus 2025 ini diikuti oleh […]

  • PCNU-PATI Photo by Susan Wilkinson

    Mr. Bunglon

    • calendar_month Ming, 13 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Lalu apa rencanamu, Bu Dokter?” Tanya Faris datar. Wajah Najiya kembali mendung. Pandangannya menyapu lantai. Sepasang matanya berkabut. Ia menghela napas sambil menata hati. Ia harus segera mengambil keputusan. Kemana kedua kaki itu akan melangkah selanjutnya. Tak mungkin ia menumpang hidup terus di panti. Kembali ke rumah? Ah, dia belum siap […]

expand_less