Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Belajar Pada Kiai Sahal Mahfudh

Belajar Pada Kiai Sahal Mahfudh

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 10 Des 2021
  • visibility 536
  • comment 0 komentar

 

KH. Muhammad Ahmad Sahal Mahfudh merupakan seorang kiai yang  alim dan faqih dalam berbagai disiplin ilmu. Beliau merupakan anak ketiga dari enam bersaudara  dari pasangan KH. Mahfudh Salam (w. 1944) dan Nyai Hj. Badi’ah (w.1945). Kiai Sahal lahir di Desa Kajen  Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati Jawa Tengah pada 17 Desember 1937.

Kiai Sahal sapaan akrabnya sejak kecil memang terkenal gemar membaca baik bacaan kitab kuning maupun buku ilmiah. Dari kegemaran membaca inilah Kiai Sahal tumbuh menjadi seorang ulama dan kiai besar yang selama hidupnya dihabiskan untuk memberikan sumbangsih pemikiran kepada bangsa dan negara.

Dalam diri Kiai Sahal Mahfudh terdapat karakter tawadhu’ (rendah hati), hirsh(spirit memburu ilmu yang sangat tinggi), i’timad ala nafsi (percaya diri), kifah mudawamah (spirit juang yang tingggi), istiqomah(konsisten), amanah (dapat dipercaya), tawassuth (moderat), zuhud(tidak berorientasi pada dunia), dan uswah hasanah (mampu menjadi teladan baik). Kesembilan karakter Kiai Sahal Mahfudh ini melahirkan berkah yang melimpah, baik untuk pribadi maupun keluarga, lingkungan, dan bangsa. Hlm (10).

Keteladanan Kiai Sahal Mahfudh dalam Menegakkan Khittah NU

Salah satu prestasi besar Kiai Sahal Mahfudh adalah menegakkan khittah 1926. Kiai Sahal Mahfudh mampu menampilkan diri sebagai seorang negarawan besar yang mampu mengakomodasikan semua elemen yang ada di Nahdlatul Ulama (NU) dan bangsa Indonesia. Beliau tidak hanya melayani satu partai dan satu kepentingan. Kenegarawanannya diakui semua orang. Keberadaannya diterima dan diapresiasi semua kalangan. Sehingga sosok Kiai Sahal Mahfudh akhirnya menjadi milik bangsa, bukan golongan. Di sinilah kehebatnya beliau yang harus menjadi teladan bangsa ini. Hlm (137).

Sebagau salah satu eksponen NU yang memperjuangkan Khittah 1926 di Muktamar NU ke 27 di Situbondo tahun 1984, Kiai Sahal mempunyai pemikiran besar tentang Khittah NU. Kiai Sahal saat di Muktamar Situbondo ini  sebenarnya secara struktural masih menjabat sebagai Rais Syuriyah Pengurus Wilayah NU Jawa Tengah.

Meskipun Kiai Sahal masih menjadi Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah, namun aktivitas dan keilmuan Kiai Sahal sudah menasional. Kiai Sahal sudah terlibat dalam forum diskusi nasional tentang pesantren bersama KH. Abdurrahman Wahid, dan juga yang tak kalah penting adalah bahwa Kiai Sahal aktif dalam majalah pesantren yang terkenal yang berada di bawah naungan P3M (Perhimpunan Pesantren dan Pengembangan Masyarakat).

Dari modal intelektual dan pergaulan di atas menjadi modal besar Kiai Sahal terlibat dalam percaturan nasional. Dalam konteks inilah kita bisa melihat ketokohan Kiai Sahal sejak Muktamar NU tahun 1984 di Situbondo. Kiai Sahal Mahfudh yang berfikiran brilian dengan ide-ide besar trasformatif. Hlm (157).

Perjuangan Kiai Sahal Mahfudh

Dalam membangun peradaban Islam trasformatif, Kiai Sahal mempunyai beberapa fondasi pemikiran. Pertama, Islam mendorong umatnya menjadi muslim yang kuat supaya mampu memberikan kemanfaatan yang besar kepada orang lain secara luas. Kedua, Islam mendorong umat Islam untuk berjuang, baik dengan harta maupun jiwa. Berjuang dengan harta mengharuskan umat Islam mempunyai prestasi di bidang ekonomi. Di sinilah urgensi membangkitkan entrepreneurship dengan etos kerja. Ketiga, islam mendorong umatnya untuk berprestasi di bidang ilmu dengan perintah membaca sebagai kegiatan yang sangat representatif dalam konteks mencari ilmu. Umat Islam tidak boleh kalah dengan umat-umat lainnya, misalnya Yahudi dan Nasrani yang prestasi keilmuannya dan kualitas pendidikan umat Islam jauh di bawah Yahudi dan Nasrani. Hal ini mendorong seluruh seluruh umat Islam untuk mencurahkan segala kemampuan dalam mengembangkan kualitas personal dan institusional demi izzul Islam wal Muslimin. Hlm (42).

Dengan demikian, benang merah pemikiran Kiai Saal Mahfudh dalam buku ini adalah menjadikan teks-teks agama, khususnya fiqh sebagai instrumen efektif dalam melakukan trasformasi, khususnya di bidang ekonomi umat. Keadilan dan kesejahteraan ekonomi menjadi core value pemikiran Kiai Sahal Mahfudh yang dimanifestasikan dalam dedikasi dan perjuangannya sepajang hayat. Hlm (41).

Buku ini ingin mengeksplorasi lebih lanjut tentang karakter-karakter agung Kiai Sahal yang termaktub dalam buku ini terdiri dari tujuh bab. Bab pertama, menjelaskan tentang mengenal dari dekat Kiai Sahal mahfudh. Bab kedua, menjelaskan keteladanan Kiai Sahal Mahfudh. Bab ketiga, keteladanan Kiai Sahal Mahfudh menegakkan khittah NU. Bab keempat, Kendala menegakkan khittah NU. Bab kelima, Khittah Nahdliyah. Bab keenam, meneguhkan politik kebangsaan. Bab ketujuh, menegakkan khittah menuju era keemasan. Melalui buku ini, Anda dapat mengarungi samudra inspirasi untuk membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik pada masa mendatang.

Judul Buku      : KH. MA. Sahal Mahfudh Sang Penegak Khittah NU

Penulis             : DR. Jamal Ma’mur Asmani, M.A.

Penerbit           : Diva Press

Tahun Terbit   : 2021

Tebal Halaman: 227

ISBN               : 978-623-293-532-7

Peresensi         : Siswanto

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Zakat Mal Vs Zakat Mall

    Zakat Mal Vs Zakat Mall

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 735
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Saat perjalanan ke DIY dari Sukoharjo, Sabtu malam (22/3/2025), suasana Kota Sukoharjo ramai. Macet parah lah. Utamanya, di mall, toko di komplek alun-alun Sukoharjo. “Kok ramai tenan” celetuk Gus Taqim yang semobil dengan saya. Saya pun menjawab ringan “Ini sudah saatnya zakat mall. Dadine ya kebak wong antre di mall.” Ya, menjelang […]

  • 4 Tips Agar Tetap Produktif saat Weekend. Photo by Andreas Klassen on Unsplash.

    4 Tips Agar Tetap Produktif saat Weekend

    • calendar_month Sel, 29 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Kebanyakan dari orang-orang sering memanfaatkan weekend untuk rebahan. Iya, kita sering bermalas-malasan alias malas gerak (mager). Tentunya hal itu menjadikan kita tidak produktif.  Nah, agar weekend kalian tetap produktif, lakukan empat hal ini. 

  • Ranting NU Ngagel Bagi-Bagi Sembako

    Ranting NU Ngagel Bagi-Bagi Sembako

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 441
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Sebanyak 65 paket Sembako berhasil didistribusikan kepada kaum dhuafa. Kegiatan sosial tersebut merupakan salah satu program Pengurus Ranting NU Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti. Kegiatan yang digalang bersama dengan Lazisnu dan beberapa Banom NU itu dilaksanakan pada Selasa (12/4) kemarin. Tujuannya, tak lain adalah untuk menyambung silaturrahim antara ulama dan ummat. “Selain itu juga […]

  • NU Sukolilo Pilih Ketua Baru

    NU Sukolilo Pilih Ketua Baru

    • calendar_month Sen, 29 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Suasana konferensi MWC NU Sukolilo  SUKOLILO – MWC NU Kecamatan Sukolilo menggelar konferensi pada Minggu (28/11) lalu. Kegiatan yang dihelat di Gedung MWC NU tersebut berbarengan dengan Konferensi Anak Cabang Ansor dan Muslimat NU.  Agenda sakral ini diselenggarakan dalam rangka menentukan nakhoda NU Sukolilo lima tahun ke depan. Beberapa nama muncul ke permukaan, namun konferensi […]

  • Kelas Advokasi Non-Litigasi HMPS HKI UIN Gus Dur, Suarakan Keadilan di Media Sosial

    Kelas Advokasi Non-Litigasi HMPS HKI UIN Gus Dur, Suarakan Keadilan di Media Sosial

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.228
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Hukum Keluarga Islam (HKI) mengadakan Kelas Advokasi Non Litigasi yang bertempat di Aula Fakultas Syariah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan selama tiga hari, Rabu, Jumat dan Sabtu (5,7,8/11/2025). Kegiatan yang diikuti oleh 32 peserta ini menghadirkan lima narasumber yang punya pengalaman di bidangnya. Salah satu materi pada acara […]

  • MMH Tayu Cetak 90 Calon Anggota IPNU-IPPNU

    MMH Tayu Cetak 90 Calon Anggota IPNU-IPPNU

    • calendar_month Sab, 4 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 495
    • 0Komentar

    Suasana pembukaan Makesta IPNU IPPNU MMH Tayu, Kamis (2/9) TAYU – MA Miftahul Huda  mengadakan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta). Makesta merupakan tahap kaderisasi pertama dalam organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Agenda ini diharapkan mampu mencetak kader yang mampu menjalankan tugas di tengah-tengah masyarakat dengan memegang ajaran Islam […]

expand_less