Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Belajar Pada Kiai Sahal Mahfudh

Belajar Pada Kiai Sahal Mahfudh

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 10 Des 2021
  • visibility 622
  • comment 0 komentar

 

KH. Muhammad Ahmad Sahal Mahfudh merupakan seorang kiai yang  ‘alim dan faqih dalam berbagai disiplin ilmu. Beliau merupakan anak ketiga dari enam bersaudara  dari pasangan KH. Mahfudh Salam (w. 1944) dan Nyai Hj. Badi’ah (w.1945). Kiai Sahal lahir di Desa Kajen  Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati Jawa Tengah pada 17 Desember 1937.

Kiai Sahal sapaan akrabnya sejak kecil memang terkenal gemar membaca baik bacaan kitab kuning maupun buku ilmiah. Dari kegemaran membaca inilah Kiai Sahal tumbuh menjadi seorang ulama dan kiai besar yang selama hidupnya dihabiskan untuk memberikan sumbangsih pemikiran kepada bangsa dan negara.

Dalam diri Kiai Sahal Mahfudh terdapat karakter tawadhu’ (rendah hati), hirsh(spirit memburu ilmu yang sangat tinggi), i’timad ala nafsi (percaya diri), kifah mudawamah (spirit juang yang tingggi), istiqomah(konsisten), amanah (dapat dipercaya), tawassuth (moderat), zuhud(tidak berorientasi pada dunia), dan uswah hasanah (mampu menjadi teladan baik). Kesembilan karakter Kiai Sahal Mahfudh ini melahirkan berkah yang melimpah, baik untuk pribadi maupun keluarga, lingkungan, dan bangsa. Hlm (10).

Keteladanan Kiai Sahal Mahfudh dalam Menegakkan Khittah NU

Salah satu prestasi besar Kiai Sahal Mahfudh adalah menegakkan khittah 1926. Kiai Sahal Mahfudh mampu menampilkan diri sebagai seorang negarawan besar yang mampu mengakomodasikan semua elemen yang ada di Nahdlatul Ulama (NU) dan bangsa Indonesia. Beliau tidak hanya melayani satu partai dan satu kepentingan. Kenegarawanannya diakui semua orang. Keberadaannya diterima dan diapresiasi semua kalangan. Sehingga sosok Kiai Sahal Mahfudh akhirnya menjadi milik bangsa, bukan golongan. Di sinilah kehebatnya beliau yang harus menjadi teladan bangsa ini. Hlm (137).

Sebagau salah satu eksponen NU yang memperjuangkan Khittah 1926 di Muktamar NU ke 27 di Situbondo tahun 1984, Kiai Sahal mempunyai pemikiran besar tentang Khittah NU. Kiai Sahal saat di Muktamar Situbondo ini  sebenarnya secara struktural masih menjabat sebagai Rais Syuriyah Pengurus Wilayah NU Jawa Tengah.

Meskipun Kiai Sahal masih menjadi Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah, namun aktivitas dan keilmuan Kiai Sahal sudah menasional. Kiai Sahal sudah terlibat dalam forum diskusi nasional tentang pesantren bersama KH. Abdurrahman Wahid, dan juga yang tak kalah penting adalah bahwa Kiai Sahal aktif dalam majalah pesantren yang terkenal yang berada di bawah naungan P3M (Perhimpunan Pesantren dan Pengembangan Masyarakat).

Dari modal intelektual dan pergaulan di atas menjadi modal besar Kiai Sahal terlibat dalam percaturan nasional. Dalam konteks inilah kita bisa melihat ketokohan Kiai Sahal sejak Muktamar NU tahun 1984 di Situbondo. Kiai Sahal Mahfudh yang berfikiran brilian dengan ide-ide besar trasformatif. Hlm (157).

Perjuangan Kiai Sahal Mahfudh

Dalam membangun peradaban Islam trasformatif, Kiai Sahal mempunyai beberapa fondasi pemikiran. Pertama, Islam mendorong umatnya menjadi muslim yang kuat supaya mampu memberikan kemanfaatan yang besar kepada orang lain secara luas. Kedua, Islam mendorong umat Islam untuk berjuang, baik dengan harta maupun jiwa. Berjuang dengan harta mengharuskan umat Islam mempunyai prestasi di bidang ekonomi. Di sinilah urgensi membangkitkan entrepreneurship dengan etos kerja. Ketiga, islam mendorong umatnya untuk berprestasi di bidang ilmu dengan perintah membaca sebagai kegiatan yang sangat representatif dalam konteks mencari ilmu. Umat Islam tidak boleh kalah dengan umat-umat lainnya, misalnya Yahudi dan Nasrani yang prestasi keilmuannya dan kualitas pendidikan umat Islam jauh di bawah Yahudi dan Nasrani. Hal ini mendorong seluruh seluruh umat Islam untuk mencurahkan segala kemampuan dalam mengembangkan kualitas personal dan institusional demi izzul Islam wal Muslimin. Hlm (42).

Dengan demikian, benang merah pemikiran Kiai Saal Mahfudh dalam buku ini adalah menjadikan teks-teks agama, khususnya fiqh sebagai instrumen efektif dalam melakukan trasformasi, khususnya di bidang ekonomi umat. Keadilan dan kesejahteraan ekonomi menjadi core value pemikiran Kiai Sahal Mahfudh yang dimanifestasikan dalam dedikasi dan perjuangannya sepajang hayat. Hlm (41).

Buku ini ingin mengeksplorasi lebih lanjut tentang karakter-karakter agung Kiai Sahal yang termaktub dalam buku ini terdiri dari tujuh bab. Bab pertama, menjelaskan tentang mengenal dari dekat Kiai Sahal mahfudh. Bab kedua, menjelaskan keteladanan Kiai Sahal Mahfudh. Bab ketiga, keteladanan Kiai Sahal Mahfudh menegakkan khittah NU. Bab keempat, Kendala menegakkan khittah NU. Bab kelima, Khittah Nahdliyah. Bab keenam, meneguhkan politik kebangsaan. Bab ketujuh, menegakkan khittah menuju era keemasan. Melalui buku ini, Anda dapat mengarungi samudra inspirasi untuk membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik pada masa mendatang.

Judul Buku      : KH. MA. Sahal Mahfudh Sang Penegak Khittah NU

Penulis             : DR. Jamal Ma’mur Asmani, M.A.

Penerbit           : Diva Press

Tahun Terbit   : 2021

Tebal Halaman: 227

ISBN               : 978-623-293-532-7

Peresensi         : Siswanto

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KKN IPMAFA mengajar TPQ di Masjid Al-Ikhlas Desa Pulorejo  Winong

    KKN IPMAFA mengajar TPQ di Masjid Al-Ikhlas Desa Pulorejo Winong

    • calendar_month Sen, 28 Agu 2017
    • account_circle admin
    • visibility 610
    • 0Komentar

    Pati – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pemberdayaan Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) yang bertempat di Desa Pulorejo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati menjalankan salah satu program kerja pilar pendidikan dengan mengajar kegiatan TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur’an) di Masjid Al-Ikhlas Dukuh Mblibak belum lama ini. (Rabu, 23/08/2017) Kegiatan yang berlangsung setiap hari Senin, Rabu dan Kamis […]

  • Photo by Mailchimp

    Pemimpin

    • calendar_month Rab, 2 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Tulisan ini saya buat saat hati dan pikiran kalut sekalutnya. Gundah segundahnya. Sambil duduk seorang diri di Cafe Circa Jl. Penjawi dengan harapan dapat menenangkan diri, mendapatkan ketenangan dalam senja yang mulai menghilang. Cafe masih sepi hanya beberapa orang, bisa jadi ikutan menyendiri sepeti saya saat ini. Alih alih malahan mendengar […]

  • Digitalisasi NU Semakin Dekat, Ini Pernyataan PBNU

    Digitalisasi NU Semakin Dekat, Ini Pernyataan PBNU

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 610
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menegaskan adanya program-program unggulan NU di tahun 2025 ini. Ungkapan ini dilontarkannya dalam agenda Ngopi Bareng Gus Yahya di Gedung PBNU lantai 8, Jumat (3/1) kemarin. Kepada awak media, putra Rembang tersebut menyebut akan digalakkannya program yang bernama DIGDAYA NU. Ini merupakan akronim […]

  • Rapimancab Pelajar NU Wedarijaksa Berjalan Mulus

    Rapimancab Pelajar NU Wedarijaksa Berjalan Mulus

    • calendar_month Sen, 21 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 552
    • 0Komentar

      Suasana Rapimancab IPNU IPPNU Wedarijaksa WEDARIJAKSA – Pimpinan Anak Cabang IPNU IPPNU Wedarijaksa sukses menggelar Rapat Pimpinan Anak Cabang (Rapimancab) dengan tema ‘Satukan Visi, Perkuat Sinergi’, Jum’at (18/3) lalu. Ketua Panitia Rapimancab, Reno Panggalih menyebut bahwa tujuan utama dihelatnya acara tersebut adalah untuk memperkuat sinergitas. Masih menurut Reno, forum Rapimancab merupakan tempat berkumpulnya para […]

  • NU Salurkan 1000 Paket Sembako Gratis Via Lazisnu

    NU Salurkan 1000 Paket Sembako Gratis Via Lazisnu

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Ribuan beras kemasan siap distribusi dikumpulkan dari para aghniya untuk diberikan kepada kaum dhuafa melalui Lazisnu Kabupaten Pati  PATI-Lembaga Amil Zakat dan Sedekah kepunyaan Nahdlatul Ulama atau Lazisnu Pati, membagikan 1000 paket sembako, Kam8s (9/4). Hal ini ditujukan kepada kaum dhuafa ditengah wabah covid 19. Adapun isi masing-masing paket adalah berupa beras 1,5 kg dan […]

  • PCNU-PATI

    Pesantren dan Community Development

    • calendar_month Sab, 15 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Seiring derasnya arus perubahan sosial akibat adanya modernisasi-industrialisasi mau tidak mau menuntut pesantren untuk memberikan reaksi atau respon secara memadai. Sedangkan respon pesantren dalam menghadapi perubahan yang berjalan selama ini ada yang lunak dan ada yang keras. Ada yang membuka, dan juga ada yang menutup diri. Namun meski ada yang mendifinisikan zaman […]

expand_less