Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Dunia Anak, dunia Parenting & Dunia Film

Dunia Anak, dunia Parenting & Dunia Film

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 7 Okt 2022
  • visibility 380
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah


Beberapa waktu yang lalu saya bersama teman-teman pergi ke bioskop untuk menonton sebuah film. Awalnya cuma berdua, tapi ternyata pas sampai di lokasi ketemu teman-teman yang lain. Dan tanpa disengaja pula kami menonton film yang sama. Miracle In Cell No. 7. Film yang menceritakan tentang bagaimana perjuangan seorang ayah.

Sebelumnya saya sempat melihat trailer film tersebut di youtube. Rasa penasaran saya akan bagaimana alur ceritanya, membawa saya ingin menonton filmnya versi lengkap. Awal pemutaran film sudah dibuat haru dengan acting aktor utamanya. Seorang ayah yang memiliki kebutuhan khusus berjuang untuk anak gadisnya yang masih kecil.

Seakan dunianya sedang terbalik. Si ayah memiliki sifat dan perilaku seperti anak-anak. Sedangkan putri kecilnya seakan menjadi orang dewasa yang senantiasa sabar merawat dan menjaga ayahnya. Mengapa bisa begitu?

Seorang anak yang dididik dengan penuh keikhlasan dan kesabaran maka lambat laun semakin ia tumbuh, akan menjadi seseorang yang baik budi pekertinya. Mendidik dengan penuh kasih sayang dan senantiasa mengajarkan hal-hal yang baik.

Memori anak kecil memang tak sekuat orang dewasa, namun mereka akan mampu merekam hal-hal pertama yang diajarkan kedua orang tuanya hingga mereka tumbuh menjadi dewasa. Oleh karena itu, hal pertama yang kita ajarkan kepada anak-anak itu apa. Hal-hal yang baik atau sebaliknya.

Begitu halnya dengan kartika, tokoh anak kecil di film Miracle In Cell No. 7 ini. Biarpun usianya baru sekitar 8 tahun, ia sudah memiliki perangai yang baik. Kartika sabar menemani ayahnya bermain dengan penuh keceriaan. Ia juga tak sungkan membantu ayahnya melakukan pekerjaan rumah dan turut serta membantu ayahnya berjualan balon keliling naik sepeda. Begitu sederhana. Namun kesederhanaan itulah yang membuat keluarga kecil ini begitu bahagia.

Kita sebagai orang tua terkadang lupa. Saat anak-anak menginjak remaja bahkan dewasa, apabila memiliki sifat dan perilaku yang tak baik, pasti kita akan membentak dan memarahi mereka. Padahal itu sebab kesalahan dari didikan kita. Kita lupa untuk melihat kembali bagaimana kita mendidiknya sewaktu mereka masih kecil. Oleh sebab itu, mari jadi orang tua yang baik dan peduli terhadap anak-anak. Terlebih anak-anak kita sendiri.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rundown Acara Muktamar ke-34 NU Tahun 2021

    Rundown Acara Muktamar ke-34 NU Tahun 2021

    • calendar_month Sel, 21 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 970
    • 0Komentar

    Rundown Muktamar ke-34 NU Pati – Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) segera dilaksanakan besok 22 hingga 23 Desember 2021. Berdasar Rundown Acara yang diterima NU Pati, pembukaannya digelar pada Rabu (22/12) mulai pukul 10.00 hingga 12.00 dan akan dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin.  Selain acara pembukaan, pelaksanaan Muktamar ke-34 […]

  • a microphone that is sitting on a stand

    Kekuatan Berbicara: Seni Menyampaikan dengan Bijak

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 642
    • 0Komentar

      Berbicara adalah salah satu keterampilan berbahasa yang sangat penting, selain menyimak, membaca, dan menulis. Keempatnya ibarat empat pilar komunikasi yang efektif. Namun, berbicara memiliki peran khusus karena merupakan cara kita menyampaikan ide, gagasan, dan informasi secara langsung kepada orang lain. Ketika kita berbicara tanpa pikir panjang, risiko kesalahpahaman pun muncul, yang bisa menimbulkan masalah […]

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Sabet Medali Emas dalam Ajang AISEEF 2024

    Siswa MA Salafiyah Kajen Sabet Medali Emas dalam Ajang AISEEF 2024

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 453
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Siswa Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, torehkan prestasi di tingkat internasional. Mereka adalah Tsalisa Chulaili Sahri Nova, Yoga Dimas Saputra, Dwi Erfiyan Sadewa, Achmad Najmi Zidan, dan Muhammad Jihaduddin Lathif. Lima siswa dari tim riset MA Salafiyah Kajen yang duduk di kelas XI dan XII itu baru saja […]

  • PCNU-PATI Photo by Bayu Syaits

    Mengembangkan Pola Asuh Demokratis di Lingkungan Keluarga

    • calendar_month Sab, 27 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 498
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Di era digital yang begitu pesat perkembanganya, menuntut manusia tidak hanya cerdas dalam intelektual namun juga berkarakter. Sebab karakter merupakan sebagai bentuk kepribadian khusus yang menjadi pendorong dan penggerak untuk membedakan dengan individu lain. Adapun terbentuknya suatu karakter tidak semudah membalikkan telapak tangan, namun memerlukan proses yang relative lama dan terus-menerus. […]

  • PCNU-PATI

    BPUN Pati Resmi Dibuka, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    • calendar_month Sel, 11 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 519
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- TRANGKIL – Bimbingan Persiapan Masuk Perguruan Tinggi Negeri (BPUN) Pati resmi dibuka pada Senin (10/4). Bimbingan yang diselenggarakan oleh PC IPNU IPPNU Pati bersama Majelis Alumni Sanlat (MAS) BPUN Pati ini digelar di Madrasah Mansyaul Ulum, Kadilangu, Trangkil Pati. Hadir dalam kesempatan itu, Ketua PC IPNU Pati sekaligus Manajer BPUN Pati 2023 Mastna Zakiyyatus […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi pemberdayaan masyarakat melalui pesantren. Photo by sam sul on Unsplash.

    Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pesantren

    • calendar_month Kam, 14 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 469
    • 0Komentar

    Pesantren pada umumnya lebih dikenal sebagai lembaga pendidikan yang konsen dalam transformasi keilmuan di bidang keagamaan. Anggapan ini bukannya tidak beralasan, karena kegiatan yang berlangsung saban harinya secara intensif adalah pada kajian hafalan, sorogan dan bandongan. Model pengajian ini sudah lazim berlaku di berbagai pesantren di Indonesia. Sehingga tidak menafikan apabila mayarakat menilai kalau pesantren […]

expand_less