Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Memahami Bahasa Anak

Memahami Bahasa Anak

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 12 Agu 2022
  • visibility 365
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Pada minggu yang lalu, saya membantu ibu mempersiapkan hidangan untuk menyambut teman-teman bapak yang hendak singgah ke rumah. Mereka datang dari kota seribu candi, berniat ziarah ke makam salah satu wali yang ada di kota kelahiran saya ini. Dibalik kesibukan didapur, keponakan saya Tsania tiba-tiba merengek minta ditemani belajar membaca. Maklum semenjak saya perkenalkan pada buku yang diberikan cuma-cuma oleh seseorang yang saya cintai, ia lebih sering datang ke rumah untuk sekedar dibacakan cerita. Ia begitu antusias dan sesekali ia akan menirukan apa yang saya baca.

Namun berbeda dengan minggu kemarin. Saya telah mengecewakannya. Saya dihadapkan pada dua pilihan yang keduanya sama-sama penting. Janji saya untuk senantiasa sigap saat ia menginginkan sesuatu, telah saya ingkari. Saya mengesampingkan keinginannya dengan memilih membantu ibu. Tampak raut kekecewaan pada wajah mungilnya. Sebab tak hanya sekali ia menghampiri saya dengan maksud untuk dibacakan sebuah cerita.

Sampai tulisan ini dibuat, saya menyadari pada saat itu saya telah melupakan satu hal. Bahwa anak kecil berbeda dengan orang dewasa. Tsania tak seharusnya saya paksa untuk memahami kondisi dan situasi yang sedang terjadi. Andai saya punya mesin waktu seperti miliknya doraemon, pasti saya akan memutar waktu itu kembali. Mengiyakan ajakannya dan menemaninya belajar. Meski saya menolak dengan memberikannya alasan yang sangat logis, tetapi baginya penolakan adalah sebuah penolakan.

Setelah kesibukan didapur selesai, saya mendekatinya dengan maksud ingin meminta maaf dan mengajaknya bercerita.  Namun diluar dugaan saya, ia mengalihkan pandangan dan memilih untuk tetap bermain dengan sepupu yang lain. Saya memaklumi sikapnya yang berubah menjadi dingin itu. Lantas saya membiarkannya terlebih dahulu agar kembali pulih pada kondisi normal. Kemudian setelah ia selesai bermain, saya mengajaknya kembali berbicara.

Saya menjabarkan perihal kesibukan tadi dan ia hanya berdiam diri. Setelah saya selesai berbicara, rupanya ia tertidur. Barangkali apa yang telah saya sampaikan baginya adalah sebuah dongeng pengantar menuju alam mimpi. Bagi saya semua anak-anak memang begitu. Jika ia menginginkan sesuatu, maka hal itu akan selalu diutamakan. Hanya setelah ia merasa jenuh dan bosan, maka sesuatu itu akan dilepaskannya. Tak melulu soal mainan. Makanan dan berbagai hal lainnya pun juga begitu.

Kita yang dianggap sudah dewasa sebaiknya mampu menempatkan posisi sebagai teman sekaligus orang tua untuk anak. Menjadi teman saat anak butuh lawan main untuk bermain dan belajar, sedang menjadi orang tua saat anak butuh bimbingan dan pendampingan. Sebab dari kedua hal ini bukanlah menjadi sebuah pilihan yang harus dipilih salah satu dan meninggalkan yang satunya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PC IPNU/IPPNU Gelar Koordinasi dengan Dua Ranting

    PC IPNU/IPPNU Gelar Koordinasi dengan Dua Ranting

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 502
    • 0Komentar

    PATI-PC IPNU/IPPNU Kabupaten Pati hari ini (21/7) menggelar koordinasi dengan dua Pengurus Ranting Sekaligus. Agenda tersebut dikhususkan untuk membahas tentang kaderisasi dan Makesta (Masa Kesetiaan Anggota) IPNU/IPPNU. Pertemuan singkat tersebut berlangsung di Gedung PC NU Pati lantai dua mulai pukul 10.30 sampai dengan 13.00 WIB. Dua ranting yang hadir adalah sari Kepoh Kencono dan Karangwotan. […]

  • PCNU-PATI

    Tim Riset MA Salafiyah Kajen Pati Masuk Final Madrasah Young Researchers Super Camp 2023

    • calendar_month Sen, 10 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Tim riset Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, Pati, menjadi salah satu Finalis Madrasah Young Researchers Super Camp (MYRES) 2023 bidang Ilmu Keagamaan Islam. Perlombaan itu diselenggarakan oleh Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian RI yang diumumkan beberapa waktu lalu.  Tim MA Salafiyah Kajen beranggotakan dua […]

  • Iqra’, Perintah yang Terlupakan

    Iqra’, Perintah yang Terlupakan

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 476
    • 0Komentar

    Kata Iqra’ dalam Al Qur’an memiliki kandungan yang luar biasa, karena ia menjadi kata pertama dari wahyu pertama Surat Al ‘Alaq yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW.  Begitu pentingnya kata Iqra’, sehingga Allah swt mengulang sampai dua kali dalam rangkaian surat Al ‘Alaq. Rahasia dibalik makna kata Iqra’ telah banyak dikaji dalam berbagai konteks disiplin […]

  • Santri Salafiyah Kajen Juara Pencak Silat Nasional

    Santri Salafiyah Kajen Juara Pencak Silat Nasional

    • calendar_month Sen, 16 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 362
    • 0Komentar

    SEMARANG-Ikatan Pencak Silat NU yang dikenal dengan Pagar Nusa, dalam perkembangannya telah banyak mengalami perkembangan. Dari yang semula berfungsi sebagai pelindung para ulama, sekarang juga mengarah ke arah prestasi. Hal ini diungkapkan oleh salah satu pelatih pencak silat Pagar Nusa di Madrasah Salafiyah, Zaenal Abidin. “Dulu para santri-santri jawara silat bertugas untuk menjaga ulama saja, […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Semua akan NU pada Waktunya

    • calendar_month Kam, 15 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Oleh : Maulana Karim Sholikhin* Dulu, dulu sekali, diceritakan bahwa Imam Syafi’i sudah mengajar di Masjidil Haram sebelum usianya genap 12 tahun. Santrinya bukan anak-anak yang masih belajar a-ba-ta, melainkan para syaikh, pemuka agama. Bukan main! Al kisah, di suatu hari di Bulan Ramadhan, Imam Syafi’i mengajar sejak pagi sampai siang bolong. Saat mencapai tengah […]

  • Buka Lowongan, LazisNU Pati Seleksi 122 Peserta

    Buka Lowongan, LazisNU Pati Seleksi 122 Peserta

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 446
    • 0Komentar

      Pati – LazisNU PCNU Pati membuka lowongan karyawan manajemen eksekutif. Mereka pun menyeleksi 122 peserta di Aula Lantai 2, Gedung Islamic Center Masjid Agung Baitunnur Pati, Kamis (30/1/2025). Seratusan peserta ini mengikuti psikotes yang merupakan rangkaian tahapan rekrutmen yang telah LazisNU Pati lakukan. Sebelumnya, LazisNU membuka lowongan pada tanggal 18 Januari 2025. ”Kami sedangkan […]

expand_less