Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Semua akan NU pada Waktunya

Semua akan NU pada Waktunya

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 15 Des 2022
  • visibility 234
  • comment 0 komentar

Oleh : Maulana Karim Sholikhin*

Dulu, dulu sekali, diceritakan bahwa Imam Syafi’i sudah mengajar di Masjidil Haram sebelum usianya genap 12 tahun. Santrinya bukan anak-anak yang masih belajar a-ba-ta, melainkan para syaikh, pemuka agama. Bukan main!

Al kisah, di suatu hari di Bulan Ramadhan, Imam Syafi’i mengajar sejak pagi sampai siang bolong. Saat mencapai tengah hari, beliau tak tahan lagi dengan terik yang menghantam kepala dan dahaga yang mengoyak tenggorokan. Hingga di sela pengajaran, sang syaikh pun permisi sejenak memulihkan energi.

Tapi siapa sangka, Seorang imam, syaikh muda berkharisma, ternyata dengan sengaja minum air, padahal bulan puasa. Seger bener!. Sontak, santri yang memergokinya pun kaget setengah mati dan memberanikan diri untuk tabayun kepada Sang Guru.

“Lhoh, njenengan kok mokel (buka sebelum waktunya-red), kanjeng syaikh?,” tanya si Murid.

Di hati santri tersebut barang kali ada rasa kecewa. Seorang yang ia anggap sebagai guru, murabbi ruh, ternyata melanggar kewajiban, rukun Islam, lagi. Sungguh terlalu. Namun tak diduga, Imam Syafi’i justru memberikan jawaban yang sangat cool.

“Sek, sek… menurut yang panjenengan pelajari, batas baligh itu berapa tahun?,” tanya Imam Syafi’i.

“Maaf, 14 tahun atau sudah mimpi anu, kanjeng syaikh, mohon koreksi jika saya salah.”

“Lha, ya. Wong saya belum pernah mencapai keduanya, kok. Berarti saya belum baligh. Kalau saya mokel, itu tidak termasuk melanggar perintah Allah,” jawab Imam Syafi’i. Semua santri pun lega.

***

Jaman 4.0 ini, kerap kita temui, orang-orang yang belum banyak tau tapi suka tuding-tudingan. Jujur saja, NU lah yang sering jadi sasaran, mulai kasus tahlilal, maulidan, manaqiban hingga soal prinsip bernegara.

Sebagai orang NU, penulis cukup dongkol. Bagaimana tidak? Mereka dengan seenaknya menuduh Nahdliyyin sebagai ahlul bidngah, kafir, musyrik dan lain sebagainya. Andaikan mereka mau meneladani santrinya Imam Syafi’i tadi, penulis cukup yakin, semua akan NU pada waktunya.

*Penulis adalah Pendidik di Ponpes Shofa Az Zahro’ dan MI Hidayatul Islam

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    NU, Nasionalisme dan Bernegara

    • calendar_month Kam, 28 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Nahdlatul Ulama (NU) yang selama ini kita kenal sebagai organisasi sosial keagamaan terbesar di Indonesia,bahkan tersebar dunia merupakan salah satu ormas yang sudah tidak diragukan lagi dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebagai ormas terbesar di dunia tentunya NU memiliki sumbangsih yang juga besar di masyarakat. Adapun bentuk sumbangsih yang […]

  • Meneladani Kepimpinan Abu Bakar

    Meneladani Kepimpinan Abu Bakar

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2015
    • account_circle admin
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sebagai umat Islam tentu kita pasti mengetahui siapa Abu Bakar Al-Shiddiq yaitu khalifah pertama yang akan melanjutkan dan kian menyempurnakan tugas-tugas kenabian, hingga burung-burung bernyanyi dengan riang. Abu  Bakar seorang laki-laki yang bahkan Nabi Muhammad Saw pun selalu membenarkannya. Nabi selalu berkata kepadanya, “Engkau benar, engkau benar!” tanpa rasa ragu sedikit pun.             Dialah Abu […]

  • Peroleh 20 Medali, Kontingen Pati Menempati Urutan Keempat Porsema XIII Jateng

    Peroleh 20 Medali, Kontingen Pati Menempati Urutan Keempat Porsema XIII Jateng

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 405
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Kontingen Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menempati urutan keempat dalam Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII Jawa Tengah Tahun 2025, yang berlangsung di Kabupaten Wonosobo. Adapun urutan juara diumumkan pada penutupan Porsema XIII di Gedung Sasana Adipura Kencana, Wonosobo, Sabtu (13/9/2025) pagi. […]

  • PCNU-PATI

    Ngaji Posonan di PAC Gunungwungkal

    • calendar_month Sen, 27 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- GUNUNGWUNGKAL – PAC Fatayat NU Gunungwungkal mengadakan kegiatan ngaji posonan yang dilaksanakan setiap hari Jumat, Ahad, dan Selasa selama bulan Ramadhan. “Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota Fatayat NU kecamatan Gunungwungkal, baik pengurus maupun anggota ranting. Ngaji posonan tersebut bertempat di masjid Daarul Muttaqin Desa Ngetuk” jelas Hariati Ketua PAC Fatayat Gunungwungkal Kegiatan ini […]

  • PCNU-PATI Photo by The Cleveland Museum of Art

    Puisi- Puisi Pulo Lasman Simanjuntak

    • calendar_month Ming, 12 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    RUMAH MUNGIL TANAH MERDEKA rumah mungil tanah merdeka di sini puisiku bernyanyi bersama santi berwajah matahari disodorkan busana warna putih masa kanak-kanak lalu memanjang membentur pohon rambutan porselen antik jadi perhiasan mati hanya wajah Tuhan ada di jantung kami sehingga apa saja tergenang dalam sejarah dalam rumah tua boneka panda di kursi, patung porselen, kelinci […]

  • PCNU- PATI Photo by MasterTux

    Kabar Pernikahan Terviral

    • calendar_month Ming, 4 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Kasihan, lulus jadi dokter bedah langsung disuruh nikah sama kakek-kakek.” “Rupanya dokter cantik itu jadi tumbal orang tuanya sendiri. Ck… ck… ck….” “Kalau aku sih mau aja. Kan konglomerat itu udah aki-aki. Bentar lagi dipanggil Yang Maha Kuasa. Warisan yang gak bakal habis dimakan tujuh turunan akan jatuh di tangan. Haha.” […]

expand_less