Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Pesantren dan Pendidikan Karakter Santri

Pesantren dan Pendidikan Karakter Santri

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 8 Jul 2023
  • visibility 423
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto, MA

Pesantren sebagaimana kita ketahui merupakan tempat pendidikan tradisional Islam tertua di Indonesia. Bahkan menurut Nurcholis Madjid dalam bukunya ‘Bilik-Bilik Pesantren’ dijelaskan bahwa pesantren adalah wujud proses perkembangan sistem pendidikan nasional.

Ditinjau dari segi historis, pesantren tidak hanya identik dari makna keislaman, tetapi juga mengandung makna keaslian Indonesia (indigenous). Sebab, Lembaga yang serupa pesantren ini sudah ada sejak pada masa kekuasaan Hindu-Budha. Sehingga Islam tinggal meneruskan dan mengislamkan lembaga pendidikan yang sudah ada.  

Oleh karena itu pesantren sejak dulu hingga sekarang masih eksis keberadaannya dalam menebarkan pendidikan khas klasik tradisional, baik di lingkungan pondok maupun masyarakat sekitar. Sehingga keberadaan pesantren di tengah-tengah masyarakat sudah tidak diragukan lagi dalam menyebarkan pendidikan sosial-keagamaan.

Selain itu, pesantren juga memiliki daya tarik tersendiri oleh para calon wali santri untuk memondokkan anaknya di pesantren.  Mengingat untuk membentuk karakter anak, pendidikan karakter terbaik masih didominasi oleh pesantren. Karena di dalam pesantren ajaran akhlak, budi pekerti, unggah-ungguh sudah berjalan dan diamalkan oleh semua santri. Maka tak ayal, apabila para calon wali santri ingin menyekolahkan dan memondokkan anaknya di lingkungan pesantren.

Adapun data terbaru yang dihimpun di website kemenag, dari hasil Laporan Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama mencatat, ada 4,37 juta santri yang tersebar di seluruh Indonesia pada tahun ajaran 2020/2021. Para santri itu tersebar di 30.494 pondok pesantren di Nusantara.

Data di atas menunjukkan betapa signifikan jumlah santri dari tahun ke tahun terus meningkat. Hal ini tentunya menjadi sebuah kebanggan tersendiri bagi pengelola pesantren untuk terus berinovasi dan memajukan pesantren hingga ke kancah internasional.

Maka, sebelum melakukan ekspansi sampai ke luar negeri, tentunya ada beberapa hal yang terus dipertahankan dan diistikamahkan di lingkungan pesantren. Baik meliputi pendidikan holistik, karakter, dan spiritual. Adapun dalam hal ini ada beberapa point penting antara lain sebagai berikut.

Pertama, sebagai pendidikan agama. Pesantren adalah lembaga pendidikan yang mengutamakan pendalaman ilmu agama Islam. Santri (siswa pesantren) diajarkan tentang ajaran Islam, Alquran, hadis, fiqih, akhlak, dan berbagai disiplin ilmu agama lainnya. Sehingga pesantren membantu menjaga dan memperkuat identitas keagamaan dan moralitas santri.

Kedua, sebagai pembentukan karakter santri. Pesantren menempatkan pentingnya pembentukan karakter sebagai bagian integral dari proses pendidikan di lingkungan pesantren. Santri diajarkan nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, kesederhanaan, kerjasama, dan rasa hormat terhadap orang lain. Pesantren memberikan pendidikan yang holistik, mencakup aspek akademik dan karakter.

Ketiga, kemandirian. Pesantren memberikan kesempatan kepada santri untuk belajar menjadi mandiri dan bertanggung jawab atas diri mereka sendiri. Santri diberikan tanggung jawab harian seperti mengurus kebersihan diri, mencuci pakaian, atau mengatur jadwal harian mereka. Hal ini membantu mengembangkan kemandirian dan kebiasaan yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Dan sebagai cikal-bakal Ketika kelak terjun di lingkungan masyarakat.

Keempat, keberagaman. Pesantren menjadi tempat bertemunya santri dari berbagai latar belakang mulai budaya, suku, adat-istiadat, ras etnis, dan daerah. Sehingga dari situ memungkinkan terjadinya interaksi antar-santri yang beragam, saling mengenal, berbagi pengalaman, dan belajar tentang keberagaman sosial dan budaya Indonesia. Pesantren memainkan peran penting dalam memupuk toleransi dan persaudaraan antar sesama santri.

Kelima, pengembangan pengetahuan dan ketrampilan. Selain pendidikan agama, pesantren juga memberikan pelajaran umum seperti matematika, bahasa Indonesia, ilmu pengetahuan sosial, dan bahasa asing. Beberapa pesantren juga menyediakan keterampilan praktis seperti pertanian, kerajinan tangan, atau keterampilan profesional tertentu. Hal ini membantu santri dalam mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat untuk masa depan mereka.

Dengan demikian, pesantren memiliki peran penting dalam menyediakan pendidikan yang holistik, mengembangkan karakter, memperkuat identitas keagamaan, dan membentuk kemandirian santri. Pesantren menjadi pusat edukasi yang mengintegrasikan pendidikan agama, akademik, dan karakter dalam lingkungan yang islami dan beragam.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Istri Stroke, Suami Kecelakaan, Lazisnu Turun Tangan

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id -TAMBAKROMO – PC Lazisnu Pati bersama dengan UPZIS MWC Tambakromo menyalurkan bantuan untuk Dimin, warga desa Kedalingan RT 05 RW 02, Tambakromo, Kabupaten Pati. Diatribusi bantuan ini dilaksanakan pada Senin (26/12) lalu.  Dimin tinggal bersama anak dan istrinya yang menderita stroke sejak 1,5 tahun lalu. Sebagai tulang punggung keluarga, dirinya sehari-hari berjualan pentol keliling […]

  • Manusia Penetap dan Manusia Penyinggah

    Manusia Penetap dan Manusia Penyinggah

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 601
    • 0Komentar

    Darurat Kasih Sayang diangkat sebagai tema Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi ke-153 pada Sabtu (21/9) malam kemarin. Tema ini sengaja dipilih sebagai ajakan untuk merenungkan kembali carut marut yang semakin menggejala dalam kehidupan kebangsaan kita. Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman menyebut di bulan kelahiran Nabi Muhammad ini, belajar sifat kasih sayang menjadi sesuatu yang […]

  • PCNU-PATI Photo by Haidan

    Kemampuan Haji dan Allah Yang Maha Neriman

    • calendar_month Kam, 22 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 473
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Berangkat haji menjadi impian semua muslim. Sebab, ibadah yang satu ini termasuk kategori rukun Islam. Artinya, haji itu wajib bagi yang mampu (istitha’ah). Kemampuan ini meliputi kompetensi finansial dan fisik. Perjalanan yang aman juga termasuk di dalamnya. Namun timbul satu pertanyaan, apakah kemampuan mental juga masuk kategori istitha’ah? Sebab, diakui atau […]

  • PCNU - PATI Photo by Mufid Majnun

    Uang Pemberian Calon KADES

    • calendar_month Ming, 3 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 797
    • 0Komentar

    Disuatu desa akan diadakan pemilihan Kades (kepala desa). Dalam PILKADES tersebut ada seorang calon membagi-bagikan uang atau sejenisnya kepada calon pemilih didesa tersebut, dengan maksud dan tujuan tiada lain adalah menjadi KADES terpilih. Pertanyaan : Bagaimana hukum pemberian uang dalam kasus diatas ? Jawaban :  Tafsil, Jika menjadi KADES itu hukumnya fardlu `ain (sebab tidak […]

  • Kamis Sore, Waktunya Menentukan Arah Qiblat

    Kamis Sore, Waktunya Menentukan Arah Qiblat

    • calendar_month Kam, 15 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 321
    • 0Komentar

    PATI -Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LF-NU) baru-baru ini membagikan informasi tentang penentuan arah kiblat. Dalam istilah agama, momen ini biasa disebut dengan rashdul kiblat.  Lembaga yang bergerak di bidang astronomi tersebut, menyatakan bahwa Kamis, (15/7) sekira pukul 16.27 WIB adalah waktu penentuan kembali arah kiblat. “Pada saat itu, matahari berada tepat di atas ka’bah, jadi […]

  • Gerakan Ayo Menulis Santri

    Gerakan Ayo Menulis Santri

    • calendar_month Kam, 2 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 465
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Pondok Pesantren Mansajul Ulum Putri Cebolek Margoyoso Pati mengadakan pelatihan jurnalistik dengan mendatangkan Redaktur Jurnal Khittah M. Iqbal Dawami, bertempat di aula pondok, kamis, 23/3 kemarin. Pengasuh Pondok Mansajul Ulum,  KH. Liwa’uddin memaparkan perlu adanya  Gerakan Ayo Menulis. “ Karena gerakan tersebut sangat di perlukan sekali karena banyak sekali para santri yang […]

expand_less