Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Memilih Diam

Memilih Diam

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 24 Mar 2023
  • visibility 478
  • comment 0 komentar

Oleh: Inayatun Najikah

Beberapa waktu yang lalu kawan baik saya tengah berkeluh kesah pada saya. Ia membagikan kisah perjalanan cintanya yang begitu rumit. Saat ia bercerita sesekali ia meneteskan air mata. Barangkali terlalu berat kisah yang dihadapinya ini. Saya hanya mendengarkannya dengan seksama, tanpa ingin mengintervensi atau semacamnya. Barangkali dengan begitu ia akan sedikit lega karena telah mencurahkan isi hatinya kepada saya.

Ia menjalin asmara dengan laki-laki yang begitu mencintainya. Begitu juga dengan dirinya. Sekilas memang tak ada masalah dalam hal ini. Dua sejoli yang saling mencintai dan berbagi kebahagiaan. Cinta mereka saling berbalas. Namun yang menjadi persoalan adalah ketika si laki-laki tak kunjung menyatakan niatnya untuk maju ke jenjang serius ataukah berhenti cukup sampai disini.

Seperti yang kita ketahui bahwa menjadi perempuan itu tak mudah. Saat usianya sudah menginjak kepala dua betapa kalang kabutnya orang tua ingin segera menikahkannya. Entah dengan dalih ingin segera melepas tanggungjawab anaknya untuk diserahkan kepada sang suami atau dengan alasan ikut-ikutan seperti yang lainnya atau karena alasan apa, saya hanya bisa menerka.

Seperti yang dialami kawan saya. Ia merasa dilema. Dengan usianya yang telah menginjak kepala dua, ia selalu didorong untuk segera menikah. Meski ia sebenarnya mudah untuk mengambil keputusan itu karena statusnya yang telah memiliki pasangan. Namun pada realitanya tak demikian. Kekasih hatinya masih saja stag alias mandek. Tak ada perubahan dan perkembangan. Namun anehnya mereka merasa bahagia atas cinta tersebut.

Dari cerita yang disampaikan kawan saya, sebenarnya saya bisa saja memberikan komentar dan tanggapan mengenai masalahnya tersebut. Saya bisa saja berkata,

“Ngapain capek-capek menunggu yang tak pasti. Mending cari yang lain yang memberikan kepastian.”

Namun saya memilih untuk diam dan menjadi pendengar setianya saja. Bagi saya jika ia tak menginginkan saran atau tanggapan, sebaiknya hal itu tak usah saya lakukan. Karena menurut saya tak elok jika ikut mencampuri privasinya.

Saya percaya kisah ini bisa terjadi pada siapapun. Dan yang saya garis bawahi adalah siapapun bisa menjadi saya sebagai tempat yang dipercaya seseorang untuk berbagi keluh kesah. Saya cuma bisa berpesan, apa yang kita anggap baik belum tentu akan baik bagi orang lain. Begitu juga apa yang kita anggap buruk bisa jadi malah menjadi hal baik untuk orang lain.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Mutu SDM, Pelajar NU Wedarijaksa Gelar Learning Together

    Tingkatkan Mutu SDM, Pelajar NU Wedarijaksa Gelar Learning Together

    • calendar_month Jum, 13 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 520
    • 0Komentar

      Prosesi kegiatan ‘Learning Together’ Departemen Organisasi PAC IPNU-IPPNU Wedarijaksa Masa pandemi tidak lantas menyurutkan semangat Pengurus Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Wedarijaksa.  Departemen Organisasi PAC IPNU-IPPNU di kecamatan tersebut justru membuat gebrakan baru. Sebuah program yang diberi nama ‘Learning Together’ justru lahir di tengah pandemi covid-19. Dimana organisasi-organisasi lain kerepotan untuk tetap menjalankan roda organisasi.  […]

  • GP Ansor Pati Ikut Demo di Ponpes Ndholo Kusumo, Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

    GP Ansor Pati Ikut Demo di Ponpes Ndholo Kusumo, Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

    • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13.487
    • 0Komentar

      ​Pcnupati – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pati mengambil sikap tegas dengan ikut serta dalam aksi massa menggeruduk Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Sabtu (2/5/2026). ​Ansor Pati mendesak pihak kepolisian untuk segera meringkus pengasuh pesantren terduga pelaku berinisial A dan memberikan hukuman maksimal guna menyelamatkan masa depan […]

  • PCNU-PATI

    Terobosan Baru dari Manager Fundrising

    • calendar_month Kam, 8 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 469
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Manager Fundrising PC Lazisnu Pati melaksanakan tugasnya hari ini (07/12) untuk mengambil isi kotak koin yang dititipkan pada toko-toko di sekitar Kantor PCNU Pati. Hal ini dimaksudkan untuk mengembangkan dan meningkatkan pergerakan Fundrising koin NU agar semakin baik. Syaiful Huda selaku Manager Fundrising PC Lazisnu Pati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan follow up […]

  • Kordar SKPP Pati, Alumni Harapkan Sinergitas

    Kordar SKPP Pati, Alumni Harapkan Sinergitas

    • calendar_month Sen, 6 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 499
    • 0Komentar

      Nur Khoiriyah (berdiri), alumni SKPP Pati sekaligus aktifis PMII menyampaikan pandangannya mengenai pergerakan SKPP ke depan PATI – Jajaran Alumni SKPP (Sekolah Kader Pengawas Parsipatif) Pati mengadakan Kordar ke dua. Agenda ini berlokasi di Kantor Bawaslu Pati, Jumat (3/12) kemarin. Nur Khoiriyah, salah satu alumni SKPP mengemukakan bahwa SKPP akan mampu memberikan dampak signifikan […]

  • Pelajar Islam Berbudaya untuk Toleransi dan Persatuan Bangsa  KONGRES XVII I  IPPNU

    Pelajar Islam Berbudaya untuk Toleransi dan Persatuan Bangsa KONGRES XVII I IPPNU

    • calendar_month Kam, 3 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Negara-negara berkembang hanya menjadi penonton bagi masuk dan berkembangnya nilai-nilai negara maju yang dianggap nilai-nilai global ke wilayah negaranya. Bagi Indonesia, merasuknya nilai-nilai Barat yang menumpang arus globalisasi ke kalangan masyarakat Indonesia merupakan ancaman bagi budaya asli yang mencitrakan lokalitas khas daerah di negeri ini. Kesenian-kesenian daerah seperti wayang, gamelan, dan tari menghadapi ancaman serius […]

  • Unik! Ditengah Ramadhan, Pelajar NU Margoyoso Gelar Ngaji Budaya

    Unik! Ditengah Ramadhan, Pelajar NU Margoyoso Gelar Ngaji Budaya

    • calendar_month Sen, 25 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 498
    • 0Komentar

    MARGOYOSO – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kecamatan Margoyoso menggelar Gebyar Ramadan dan Workshop Kebudayaan. “Ngaji Budaya” bersama sejarawan muda Pati ini bertempat di Aula Serbaguna Kecamatan Margoyoso, Minggu (24/4/2022) Puluhan delegasi dari pimpinan ranting sekecamatan Margoyoso memadati lokasi dengan penuh antusias. Acara tersebut diisi […]

expand_less