Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Memilih Diam

Memilih Diam

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 24 Mar 2023
  • visibility 67
  • comment 0 komentar

Oleh: Inayatun Najikah

Beberapa waktu yang lalu kawan baik saya tengah berkeluh kesah pada saya. Ia membagikan kisah perjalanan cintanya yang begitu rumit. Saat ia bercerita sesekali ia meneteskan air mata. Barangkali terlalu berat kisah yang dihadapinya ini. Saya hanya mendengarkannya dengan seksama, tanpa ingin mengintervensi atau semacamnya. Barangkali dengan begitu ia akan sedikit lega karena telah mencurahkan isi hatinya kepada saya.

Ia menjalin asmara dengan laki-laki yang begitu mencintainya. Begitu juga dengan dirinya. Sekilas memang tak ada masalah dalam hal ini. Dua sejoli yang saling mencintai dan berbagi kebahagiaan. Cinta mereka saling berbalas. Namun yang menjadi persoalan adalah ketika si laki-laki tak kunjung menyatakan niatnya untuk maju ke jenjang serius ataukah berhenti cukup sampai disini.

Seperti yang kita ketahui bahwa menjadi perempuan itu tak mudah. Saat usianya sudah menginjak kepala dua betapa kalang kabutnya orang tua ingin segera menikahkannya. Entah dengan dalih ingin segera melepas tanggungjawab anaknya untuk diserahkan kepada sang suami atau dengan alasan ikut-ikutan seperti yang lainnya atau karena alasan apa, saya hanya bisa menerka.

Seperti yang dialami kawan saya. Ia merasa dilema. Dengan usianya yang telah menginjak kepala dua, ia selalu didorong untuk segera menikah. Meski ia sebenarnya mudah untuk mengambil keputusan itu karena statusnya yang telah memiliki pasangan. Namun pada realitanya tak demikian. Kekasih hatinya masih saja stag alias mandek. Tak ada perubahan dan perkembangan. Namun anehnya mereka merasa bahagia atas cinta tersebut.

Dari cerita yang disampaikan kawan saya, sebenarnya saya bisa saja memberikan komentar dan tanggapan mengenai masalahnya tersebut. Saya bisa saja berkata,

“Ngapain capek-capek menunggu yang tak pasti. Mending cari yang lain yang memberikan kepastian.”

Namun saya memilih untuk diam dan menjadi pendengar setianya saja. Bagi saya jika ia tak menginginkan saran atau tanggapan, sebaiknya hal itu tak usah saya lakukan. Karena menurut saya tak elok jika ikut mencampuri privasinya.

Saya percaya kisah ini bisa terjadi pada siapapun. Dan yang saya garis bawahi adalah siapapun bisa menjadi saya sebagai tempat yang dipercaya seseorang untuk berbagi keluh kesah. Saya cuma bisa berpesan, apa yang kita anggap baik belum tentu akan baik bagi orang lain. Begitu juga apa yang kita anggap buruk bisa jadi malah menjadi hal baik untuk orang lain.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahtsul Masail PCNU Kabupaten Pati Perbolehkan Mengikuti Pendapat Wakaf Uang Sah

    Bahtsul Masail PCNU Kabupaten Pati Perbolehkan Mengikuti Pendapat Wakaf Uang Sah

    • calendar_month Ming, 19 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 135
    • 0Komentar

          Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati pada hari Rabu, 7 Dzulqa’dah 1445 H atau 15 Mei 2024 lalu menyelenggarakan Bahtsul Masail dengan tema Wakaf Uang. Bahtsul Masail di Pondok Pesantren Manba’ul Ulum Pakis Tayu Pati, asuhan KH M. Aniq Muhammadun ini  dilaksanakan oleh Lembaga Bahtsul Masail PCNU dengan melibatkan beberapa pihak. […]

  • Gandeng Lesbumi Pati, Gandrung Sastra Muncul Kembali

    Gandeng Lesbumi Pati, Gandrung Sastra Muncul Kembali

    • calendar_month Jum, 21 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 129
    • 0Komentar

      Pati – Gandrung Sastra muncul kembali menjelang bulan suci Ramadan, Kamis (20/2/2025) malam. Acara tadarus puisi ini menggandeng beberapa pihak, salah satunya Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pati. Gairah sastra di Bumi Mina Tani pun kembali menggeliat dalam gandrung Gandrung Sastra #13 itu. Suasana syahdu pun tercipta di Rumah Gandrung Sastra Desa Sekarjalak, […]

  • Cak Imin Sampaikan Peran Penting Santri saah Hadiri Reuni Akbar Salafiyah Kajen Pati

    Cak Imin Sampaikan Peran Penting Santri Hadiri Reuni Akbar Salafiyah Kajen Pati

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 79
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Yayasan Salafiyah Kajen, Margoyoso, Pati, mengadakan Reuni Akbar dan Temu Alumni Nasional Ke-5, Sabtu (5/7/2025). Acara itu dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Ketua Yayasan Salafiyah Kajen, KH. Ubaidillah Wahab berharap, kegiatan reuni akbar ini dapat meningkatkan semangat alumni dalam menjaga ukhuwah islamiyah dan […]

  • closed brown wooden door

    Sejauh Mana Weton Menghalangimu?

    • calendar_month Jum, 10 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 166
    • 0Komentar

      pncupati.or.id – Menelisik lebih jauh tentang peranan weton atau satuan yang masih sangat dipercaya hampir mayoritas orang Jawa. Secara pengertian weton berasal dari bahasa Jawa yang memiliki makna hari kelahiran. Dalam keseharian orang Jawa weton memiliki konsep penting dalam budaya yang sering dikaitkan dengan perhitungan kalender dan ramalan nasib. Kita ketahui bersama, kalau di […]

  • Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren

    Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren

    • calendar_month Jum, 5 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Pati. Serangkaian acara kegiatan Konferensi Cabang IPNU dan IPPNU salah satunya yaitu bedah buku bertajuk Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren, dengan menghadirkan dua narasumber Abdullah Hamid Pengurus IPNU Wilayah Jawa Tengah dan Farid Abbad Sekretari Lakpesdam NU Pati, 29/4 kemarin. Sudah tak diragukan lagi bahwa pesantren memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan pendidikan. Apalagi dilihat secara […]

  • PCNU-PATI

    Setelah Jepara, Giliran Lazisnu Grobogan Bantu Korban Bencana Pati

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id PATI – Di tengah maraknya bencana yang terjadi di Indonesia, tingkat kepedulian masyarakat menjadi meningkat. Bahkan sebagian masyarakat tergerak merogoh kocek lebih dalam untuk membantu sesamanya yang menjadi korban bencana.  Bantuan yang datang pun beragam, mulai dari uang, sembako, pakaian layak pakai. Justru, menurut pantauan Lazisnu Pati, bantuan non-tunai inilah yang dibutuhkan korban yang […]

expand_less