Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Memilih Diam

Memilih Diam

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 24 Mar 2023
  • visibility 343
  • comment 0 komentar

Oleh: Inayatun Najikah

Beberapa waktu yang lalu kawan baik saya tengah berkeluh kesah pada saya. Ia membagikan kisah perjalanan cintanya yang begitu rumit. Saat ia bercerita sesekali ia meneteskan air mata. Barangkali terlalu berat kisah yang dihadapinya ini. Saya hanya mendengarkannya dengan seksama, tanpa ingin mengintervensi atau semacamnya. Barangkali dengan begitu ia akan sedikit lega karena telah mencurahkan isi hatinya kepada saya.

Ia menjalin asmara dengan laki-laki yang begitu mencintainya. Begitu juga dengan dirinya. Sekilas memang tak ada masalah dalam hal ini. Dua sejoli yang saling mencintai dan berbagi kebahagiaan. Cinta mereka saling berbalas. Namun yang menjadi persoalan adalah ketika si laki-laki tak kunjung menyatakan niatnya untuk maju ke jenjang serius ataukah berhenti cukup sampai disini.

Seperti yang kita ketahui bahwa menjadi perempuan itu tak mudah. Saat usianya sudah menginjak kepala dua betapa kalang kabutnya orang tua ingin segera menikahkannya. Entah dengan dalih ingin segera melepas tanggungjawab anaknya untuk diserahkan kepada sang suami atau dengan alasan ikut-ikutan seperti yang lainnya atau karena alasan apa, saya hanya bisa menerka.

Seperti yang dialami kawan saya. Ia merasa dilema. Dengan usianya yang telah menginjak kepala dua, ia selalu didorong untuk segera menikah. Meski ia sebenarnya mudah untuk mengambil keputusan itu karena statusnya yang telah memiliki pasangan. Namun pada realitanya tak demikian. Kekasih hatinya masih saja stag alias mandek. Tak ada perubahan dan perkembangan. Namun anehnya mereka merasa bahagia atas cinta tersebut.

Dari cerita yang disampaikan kawan saya, sebenarnya saya bisa saja memberikan komentar dan tanggapan mengenai masalahnya tersebut. Saya bisa saja berkata,

“Ngapain capek-capek menunggu yang tak pasti. Mending cari yang lain yang memberikan kepastian.”

Namun saya memilih untuk diam dan menjadi pendengar setianya saja. Bagi saya jika ia tak menginginkan saran atau tanggapan, sebaiknya hal itu tak usah saya lakukan. Karena menurut saya tak elok jika ikut mencampuri privasinya.

Saya percaya kisah ini bisa terjadi pada siapapun. Dan yang saya garis bawahi adalah siapapun bisa menjadi saya sebagai tempat yang dipercaya seseorang untuk berbagi keluh kesah. Saya cuma bisa berpesan, apa yang kita anggap baik belum tentu akan baik bagi orang lain. Begitu juga apa yang kita anggap buruk bisa jadi malah menjadi hal baik untuk orang lain.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perdana, PCNU Selenggarakan Rakor Sensus Warga NU

    Perdana, PCNU Selenggarakan Rakor Sensus Warga NU

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2020
    • account_circle admin
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Ahmad Saiku, koordinator admin PCNU Pati sedang memberi arahan kepada para admin Ranting NU se-Kawedanan Pati kota Tambahkan tek GEMBONG-Hari ini, Rabu (19/8) untuk pertama kalinya PCNU Pati menyelenggarakan Rapat Koordinasi Sensus Warga NU. Kegiatan tersebut diikuti oleh admin Pengurus Ranting NU yang ada di wilayah eks-kawedanan Pati Kota.  Sedikitnya, ada 60 peserta dari empat […]

  • Indonesia Tetap Merdeka, Meski Rakyat Sengsara

    Indonesia Tetap Merdeka, Meski Rakyat Sengsara

    • calendar_month Rab, 7 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Baru bulan lalu kita tertawa bahagia merayakan hari kemerdekaan, hari merdeka, nusa dan bangsa, hari lahirnya bangsa Indonesia, Merdeka, Sekali merdeka tetap merdeka, Kita tetap setia tetap sedia, sepenggal lirik dari lagu Coklat. Dan bulan lalu kita merayakan Kemerdekaan yang ke 77 tahun, beraneka ragam, bermacam macam perlombaan di hadirkan […]

  • Pelantikan Ranting NU se-Kecamatan Gembong Dihadiri Gus Muwaffiq

    Pelantikan Ranting NU se-Kecamatan Gembong Dihadiri Gus Muwaffiq

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 359
    • 0Komentar

    GEMBONG-Pelantikan Ranting NU se-Kecamatan Gembong berlangsung hari ini, Rabu (25/9) siang di Lapangan Joko Tingkir, Sentul. Dalam agenda tersebut, dihadiri langsung oleh Gus Muwaffiq untuk mengisi mauidloh hadanah. Sebanyak 39 orang yang terdiri dari ro’is syuriyah, ketua dan sekretaris dari 13 ranting bersumpah setia kepada NU dan NKRI. Baiat ini dipimpin langsung oleh ketua PCNU […]

  • PCNU - PATI kaligrafi-kubah-masjid

    Kaligrafi di dalam Masjid

    • calendar_month Sab, 2 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 593
    • 0Komentar

    Sekarang banyak sekali berbagai macam kaligrafi tulisan arab dengan bentuk seperti pohon, masjid dll. Pertanyaan : Apakah boleh menulis huruf Al-Qur’an dengan khot yang berbagai macam bentuk? Jawaban : Boleh jika : 1. Tidak berbentuk makhluk yang bernyawa 2. Tidah ada unsur ihanah (merendahkan) 3. Menggunakan rosm / khot ustmani menurut mayoritas ulama’     Referensi : […]

  • PCNU-PATI

    Alumni Silahul Ulum Didorong Teruskan Perjuangan Para Masyayikh

    • calendar_month Rab, 14 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Pcnu.pati.or.id- PATI – Ittihadul Mutakharijin Mutakharijat Silahul Ulum (IMMASU) sukses mengadakan Silaturahmi Alumni Nusantara (SILANUS) pada Rabu (14/6/2023). Kegiatan yang dipusatkan di Madrasah Aliyah (MA) Silahul Ulum Asempapan, Trangkil, Pati itu berlangsung secara online dan offline, serta diikuti oleh alumni se-nusantara. Presiden IMMASU Supriyadi mengatakan kegiatan ini sebagai wadah untuk menguatkan kembali pengabdian, kepercayaan dan […]

  • Spirit Resolusi Jihad Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari  dalam Mempertahankan NKRI. Photo by Mufid Majnun on Unsplash.

    Spirit Resolusi Jihad Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari  dalam Mempertahankan NKRI

    • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 397
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Dalam sejarah perkembangan komunitas kiai, baik pada tataran pemikiran maupun tataran perjuangannya, sangat erat berkaitan dengan sejarah pertumbuhan bangsa dan negara Indonesia. Perkembangan tersebut dapat dilihat sejak zaman perjuangan merebut kemerdekaan Republik Indonesia sampai dengan sekarang ini. Perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa memang tidak terlepas dari peranan para kiai. Pembentukan tentara […]

expand_less