Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Keterwakilan Perempuan

Keterwakilan Perempuan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 16 Feb 2024
  • visibility 405
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Pada waktu itu saya bersama teman-teman berkunjung kerumah seorang sejarawan Pati. Disana kami tak hanya bertamu, melainkan diskusi soal sejarah Kabupaten Pati dan Jawa pada umumnya. Kami juga sempat berbincang soal tokoh-tokoh perempuan zaman dulu yang banyak dikaburkan oleh sejarah. Padahal perjuangan para perempuan zaman dahulu tak kalah hebat dengan perjuangan perempuan zaman sekarang. Zaman dahulu banyak tokoh perempuan yang menjadi pemimpin dan ahli siasat. Namun karena munculnya patriarkisme yang begitu masif, maka jejak tersebut dibelokkan bahkan dimanipulasi untuk kepentingan tertentu.

Hingga saat ini pun saya masih merasakan dan melihat bahwa perempuan yang memilih berjuang diranah publik tampaknya masih dianggap sebelah mata. Urusan domestik sumur, kasur, dan dapur masih menjadi momok yang selalu dipojokkan untuk kaum perempuan. Saya misalnya. Diumur yang terbilang cukup matang ini, desakan demi desakan selalu saya terima untuk memaksa saya segera melepas masa lajang. Pelabelan bahwa perempuan yang berkarir akan sulit mendapat jodoh, dan perempuan yang tak kunjung menikah akan mendapat cap perawan tua selalu dilayangkan oleh keluarga besar dan kawan yang lain. Ketika saya menanggapi dengan penjelasan yang logis, lagi-lagi saya dibenturkan dengan dalih agama yang mengatakan nanti akan kualat dan sebagainya.

 

Namun setelah mendengar salah satu podcast di youtube NU Pati bersama pimpinan Bawaslu Kabupaten Pati Ibu Ayu Dwi Lestari beberapa hari yang lalu, saya sedikit bisa bernapas lega. Dalam perbincangan tersebut Ibu Ayu bercerita soal bagaimana jatuh bangunnya ia sehingga kini mampu menjadi satu-satunya perempuan di Bawaslu dari unsur pimpinan. Bahkan sepak terjang dan pengalaman ia terjun di dunia politik sudah ia mulai sejak masih muda.

 

Menariknya, keterlibatan dirinya dalam Bawaslu ternyata mampu memberi kedamaian dalam menyelesaikan sebuah kasus. Satu contoh yang dipaparkan adalah ketika pemilu tahun lalu ada salah satu caleg yang datang ke kantor Bawaslu dengan marah-marah. Para pimpinan laki-laki yang berusaha mendinginkan suasana tampak kewalahan bahkan turut terpancing emosi juga. Akhirnya Ibu Ayu dipanggil untuk ikut membantu, dan berhasil. Dalam perbincangan yang berlangsung 34 menit itu, ada satu kata pamungkas yang ia lontarkan. Laki-laki jika melawan perempuan, menang ora kondang kalah wirang.

 

 

Perempuan dan segala yang melekat pada dirinya merupakan sesuatu yang mesti dihargai. Kapabilitas, skill, ide dan tubuhnya sekalipun adalah sesuatu yang berharga. Maka tak boleh dirinya direndahkan hanya karena statusnya sebagai perempuan. Dan kemarin hari rabu pada saat saya turut andil ikut menyumbangkan suara pada pemilu, saya menyaksikan telah banyak para perempuan yang ikut berkompetisi dalam pemilu kali ini. Saya percaya keterwakilan perempuan tersebut adalah untuk memperjuangankan hak-hak para perempuan lainnya dan masyarakat pada umumnya sebagai penyeimbang untuk menciptakan kehidupan yang berkeadilan.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Menumbuhkan Ghirah Akademik Mahasiswa Melalui Diskusi

    • calendar_month Kam, 16 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- MARGOYOSO – Dalam rangka menumbuhkan iklim akademik mahasiswa yang dirasa mengalami kemunduruan, para mahasiswa Program Studi Pengembengan Masyarakat Islam (PMI) Isntitut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati mengadakan diskusi bertempat di kantin IPMAFA, Rabu (15/030/23). Diskusi ini dilakukan tidak lain untuk menumbuhkan ghirah mahasiswa agar tidak pudar dan kembali pada jalur yang benar, yakni mahasiswa […]

  • PCNU-PATI

    Istri KH. Mohammad Achmad Sahal Mahfudh Berpulang

    • calendar_month Jum, 11 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 479
    • 0Komentar

    MARGOYOSO – Inna lillahi wa inna ilaihi rooji’uun. Kabar duka menyelimuti Nahdlatul Ulama. Salah satu tokoh perempuan NU sekaligus Mustasyar PBNU 2022-2027, Nyai Hj. Nafisah Sahal Mahfudh wafat.  Kabar duka tersebut dikonfirmasi melalui KH. Faishal Muzammil pada Kamis (10/11) petang kemarin.  “Sekitar jam 18.00 WIB beliau berpulang di Rumah Sakit Islam (RSI) Pati. Sebelumnya beliau […]

  • Fakhruddin Karmani Monitoring Tenda Mudik Sakomanu di Rembang

    Fakhruddin Karmani Monitoring Tenda Mudik Sakomanu di Rembang

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 445
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id- Rembang – Ketua LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhruddin Karmani melakukan monitoring dan memberikan dukungan kepada tim Satuan Komunitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (Sakomanu) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kabupaten Rembang yang membuka Tenda Mudik dan Balik di dua titik pada Kamis (27/3/2025). Pihaknya mengapresiasi ketiga Sakomanu LP. Ma’arif NU PCNU di […]

  • Ilustrasi, Dari Membaca ke Karya - PCNU PATI. Photo by Min An on Pexels

    Dari Membaca Ke Karya

    • calendar_month Jum, 8 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Mencipta sebuah karya yang mesti disiapkan adalah banyak membaca. Membaca buku, koran, majalah, status dimedia sosial sampai membaca kondisi atau keadaan yang tengah terjadi. Karena membaca adalah modal utama dalam menciptakan sebuah karya. Semakin banyak bacaan; maka semakin banyak kosa kata. Sehingga akan memudahkan kita untuk merangkai kalimat hingga menjadi rentetan paragraf utuh dalam karya […]

  • KH. Sya'roni Gantikan KH. Thoifur Pimpin NU Trangkil

    KH. Sya’roni Gantikan KH. Thoifur Pimpin NU Trangkil

    • calendar_month Sab, 27 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

    TRANGKIL – Kursi kepemimpinan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Trangkil baru saja berpindah tangan. Hal ini, setelah dilaksanakannya konferensi di Desa Kertomulyo, Trangkil pada Jumat (26/8) kemarin. Duet KH. Badruddin Syatibi dan KH. Thoifur Alam sebagai Ro’is Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah MWC NU Trangkil dan pungkas dengan manis pada bulan ini. Sebagai penerusnya, […]

  • Photo by fotoblend

    Perseteruan Menjelang Pernikahan

    • calendar_month Jum, 1 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Pekan lalu saya menyaksikan kejadian yang sangat memprihatinkan. Salah satu kawan media sosial saya, seorang MUA mengabarkan bahwa kliennya sempat akan batal menikah karena suatu permasalahan. Disebutkan dalam cerita, MUA ini membagikan momen tangis sang calon pengantin perempuan lengkap dengan kronologi permasalahannya. Disana menuliskan narasi bahwa pada saat melakukan ijab qabul, […]

expand_less