Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Keterwakilan Perempuan

Keterwakilan Perempuan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 16 Feb 2024
  • visibility 526
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Pada waktu itu saya bersama teman-teman berkunjung kerumah seorang sejarawan Pati. Disana kami tak hanya bertamu, melainkan diskusi soal sejarah Kabupaten Pati dan Jawa pada umumnya. Kami juga sempat berbincang soal tokoh-tokoh perempuan zaman dulu yang banyak dikaburkan oleh sejarah. Padahal perjuangan para perempuan zaman dahulu tak kalah hebat dengan perjuangan perempuan zaman sekarang. Zaman dahulu banyak tokoh perempuan yang menjadi pemimpin dan ahli siasat. Namun karena munculnya patriarkisme yang begitu masif, maka jejak tersebut dibelokkan bahkan dimanipulasi untuk kepentingan tertentu.

Hingga saat ini pun saya masih merasakan dan melihat bahwa perempuan yang memilih berjuang diranah publik tampaknya masih dianggap sebelah mata. Urusan domestik sumur, kasur, dan dapur masih menjadi momok yang selalu dipojokkan untuk kaum perempuan. Saya misalnya. Diumur yang terbilang cukup matang ini, desakan demi desakan selalu saya terima untuk memaksa saya segera melepas masa lajang. Pelabelan bahwa perempuan yang berkarir akan sulit mendapat jodoh, dan perempuan yang tak kunjung menikah akan mendapat cap perawan tua selalu dilayangkan oleh keluarga besar dan kawan yang lain. Ketika saya menanggapi dengan penjelasan yang logis, lagi-lagi saya dibenturkan dengan dalih agama yang mengatakan nanti akan kualat dan sebagainya.

 

Namun setelah mendengar salah satu podcast di youtube NU Pati bersama pimpinan Bawaslu Kabupaten Pati Ibu Ayu Dwi Lestari beberapa hari yang lalu, saya sedikit bisa bernapas lega. Dalam perbincangan tersebut Ibu Ayu bercerita soal bagaimana jatuh bangunnya ia sehingga kini mampu menjadi satu-satunya perempuan di Bawaslu dari unsur pimpinan. Bahkan sepak terjang dan pengalaman ia terjun di dunia politik sudah ia mulai sejak masih muda.

 

Menariknya, keterlibatan dirinya dalam Bawaslu ternyata mampu memberi kedamaian dalam menyelesaikan sebuah kasus. Satu contoh yang dipaparkan adalah ketika pemilu tahun lalu ada salah satu caleg yang datang ke kantor Bawaslu dengan marah-marah. Para pimpinan laki-laki yang berusaha mendinginkan suasana tampak kewalahan bahkan turut terpancing emosi juga. Akhirnya Ibu Ayu dipanggil untuk ikut membantu, dan berhasil. Dalam perbincangan yang berlangsung 34 menit itu, ada satu kata pamungkas yang ia lontarkan. Laki-laki jika melawan perempuan, menang ora kondang kalah wirang.

 

 

Perempuan dan segala yang melekat pada dirinya merupakan sesuatu yang mesti dihargai. Kapabilitas, skill, ide dan tubuhnya sekalipun adalah sesuatu yang berharga. Maka tak boleh dirinya direndahkan hanya karena statusnya sebagai perempuan. Dan kemarin hari rabu pada saat saya turut andil ikut menyumbangkan suara pada pemilu, saya menyaksikan telah banyak para perempuan yang ikut berkompetisi dalam pemilu kali ini. Saya percaya keterwakilan perempuan tersebut adalah untuk memperjuangankan hak-hak para perempuan lainnya dan masyarakat pada umumnya sebagai penyeimbang untuk menciptakan kehidupan yang berkeadilan.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cek Fakta! Video Viral Jemaah Salat Disodok Tongkat Bukan di Pati

    Cek Fakta! Video Viral Jemaah Salat Disodok Tongkat Bukan di Pati

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.367
    • 0Komentar

      PATI – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Ahmad Syaiku, menanggapi beredarnya video viral yang menunjukkan aksi tidak terpuji sekelompok anak-anak dan remaja saat pelaksanaan ibadah salat di masjid. ​Dalam video tersebut, tampak sejumlah remaja menyodok jemaah yang sedang bersujud menggunakan tongkat. Mirisnya, imam salat pun tak luput dari aksi jahil tersebut. ​Video […]

  • UPZIS MWCNU Tayu Lakukan Turba dan Galakkan Program NU Care Damai

    UPZIS MWCNU Tayu Lakukan Turba dan Galakkan Program NU Care Damai

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.951
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tayu, Kabupaten Pati, rutin melaksanakan kegiatan Turun ke Bawah (Turba). Kegiatan ini merupakan program sosialisasi dan konsolidasi yang dilakukan oleh pengurus UPZIS MWC untuk mendorong aktivasi dan kinerja UPZIS di tingkat ranting. Ketua UPZIS MWCNU Tayu, Moh Fatchurrohman, menyatakan bahwa […]

  • Istri Membayar Zakat Fitrah Sendiri

    Istri Membayar Zakat Fitrah Sendiri

    • calendar_month Kam, 16 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 708
    • 0Komentar

    Pada malam lebaran (ied al-fithri) sang suami berada di Jakarta, sedangkan sang istri dirumah (Pati, misal).   Pertanyaan : Siapakah yang wajib mengeluarkan zakat fitrah dalam masalah diatas ?   Jawaban :Suamilah yang wajib mengeluarkan zakat, kalau memang sang istri tidak melakukan hal-hal yang menyababkan nusyuz (purek : jawa).   Referensi : & Al-bâjûri, vol. […]

  • Porsema XIII, Ketua PWNU Jateng: No One Left Behind

    Porsema XIII, Ketua PWNU Jateng: No One Left Behind

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 424
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII Tahun 2025 yang berlangsung di Kabupaten Wonosobo menerapkan pendekatan inklusif. Menurut Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani, hal itu sesuai arahan Ketua Tanfidziyah PWNU Jateng, yang mana, tidak boleh ada anak yang tertinggal satupun di dalam kelas. “Dalam Porsema XIII ini kami […]

  • Guru RA Asal Jaken Raih Hadiah Umroh dari PGSI

    Guru RA Asal Jaken Raih Hadiah Umroh dari PGSI

    • calendar_month Ming, 18 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 477
    • 0Komentar

    PATI-Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Pati membuat gebrakan. Dalam rangka peringatan sewindu PGSI sekaligus merayakan HUT RI ke 74, PGSI Pati menggelar event di Pati kota, Minggu (18/8) pagi. Berlokasi di halaman parkir kantor Bupati Pati, PGSI mengadakan jalan santai untuk semua guru swasta Kabupaten Pati. Kegiatan bertajuk PGSI Pati Jalan Sehat tersebut diikuti oleh […]

  • Menuju 500 Madrasah Berstandar Global, LP Ma’arif Jateng Perkuat Kemitraan dengan Pearson Indonesia

    Menuju 500 Madrasah Berstandar Global, LP Ma’arif Jateng Perkuat Kemitraan dengan Pearson Indonesia

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Juli 2026 – LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah dan Pearson Indonesia resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di Hotel JW Marriott, Kuningan, Jakarta, Sabtu (4/7/2026). Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengembangan kompetensi Bahasa Inggris bagi guru dan peserta didik di lingkungan madrasah dan sekolah Ma’arif di Jawa Tengah. Dalam kesempatan […]

expand_less