Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rembuk Merah Putih, FKPT Jateng Ajak Gelorakan Pendidikan Damai Cegah Radikalisme

Rembuk Merah Putih, FKPT Jateng Ajak Gelorakan Pendidikan Damai Cegah Radikalisme

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
  • visibility 434
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id Semarang – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah menggelar kegiatan Rembuk Merah Putih di Wisma Perdamaian, Semarang, Selasa (1/10/2025).

Dalam laporannya, Ketua FKPT Jawa Tengah Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menyampaikan bahwa kekerasan tidak bisa dilawan dan diselesaikan melalui kekerasan. “Beberapa waktu lalu, kita dihadapkan dengan situasi yang memprihatinkan. Demo berkali-kali, bahkan merusak fasilitas publik. Mengutip Ibnu Khaldun (1332–1406 M) dalam kitab Muqaddimah, menjelaskan bahwa kekuasaan yang dibangun atas dasar kekerasan (mulk al-qahr) tidak bertahan lama. Kekerasan dibalas kekerasan hanya menciptakan siklus dendam dan keruntuhan sosial. Jadi kekerasan, tidak bisa diselesaikan dengan kekerasan. Api tak bisa dipadamkan dengan api,” kata dia.

Ibda juga mengatakan, bahwa filsuf muslim Al-Farabi (872–951 M) dalam karyanya Ara’ Ahl al-Madinah al-Fadilah (Pandangan Penduduk Kota Utama) menekankan bahwa masyarakat ideal dibangun dengan hikmah (kebijaksanaan), bukan kekerasan. Menurutnya, pemimpin yang bijak tidak menggunakan kekerasan untuk melawan kekerasan, karena hal itu hanya memperpanjang konflik. “Ia mengibaratkan pemimpin sebagai tabib yang mengobati masyarakat dengan ilmu dan akhlak, bukan dengan pedang,” lanjut Wakil Rektor INISNU Temanggung tersebut.

Ibda juga mengutip Martin Luther King Jr. (1929–1968) mengatakan ‘kegelapan tidak dapat mengusir kegelapan: hanya cahaya yang bisa melakukannya. Kebencian tidak dapat mengusir kebencian, hanya cinta yang bisa melakukannya.’

Ibda melaporkan, bahwa FKPT Jawa Tengah telah melaksanakan program mandatori, mulai dari Pitutur Cinta, Survei IRT dan IPR, dan hari ini adalah Rembuk Merah Putih. “Kegiatan non-mandatori kita adalah survei pendidikan damai, lomba karya tulis ilmiah, dan lomba cipta puisi menolak radikalisme,” papar dia.

Sementara itu, Gubernur Jateng yang diwakili oleh Plt. Kepala Badan Kesbangpol Jateng, Pradhana Agung Nugraha, menyampaikan di Jawa Tengah untuk mencegah radikalisme dan terorisme telah melibatkan 381 mitra. “Ini tersebar pada enam wilayah karesidenan,” kata dia.

Di Jawa Tengah, kata dia, juga ada program Jogo Tonggo. “Jogo Tonggo ini sudah ada mulai dari tingkat RT untuk menjaga kondusivitas daerah masing-masing,” lanjut dia.

Agenda ini dihadiri berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, akademisi, pemuda, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan serta meneguhkan nilai-nilai kebangsaan.

Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT RI Mayjen TNI Sudaryanto, S.E., M.Han., dalam sambutannya menegaskan bahwa Rembuk Merah Putih menjadi forum dialog strategis untuk membangun kesadaran kolektif dalam mencegah radikalisme, intoleransi, dan potensi terorisme yang dapat mengancam keutuhan bangsa. Dalam kesempatan itu, pihaknya secara resmi membuka kegiatan.

Dalam kesempatan itu, keynote speaker Anggota DPR RI Komisi XIII dr. Raja Faisal Manganju Sitorus mengatakan bahwa kegiatan tersebut diharapkan melahirkan pemuda yang cerdas, kritis, dan cinta tanah air. “Radikalisme bisa lahir karena distorsi informasi, pemelintiran informasi, dan propaganda atas nama agama,” kata dia.

Ia juga menyoroti radikalisme yang tidak bisa lepas dari ideologi, digitalisasi dan psikologi. Pihaknya mengajak peserta yang hadir untuk berkomitmen menjaga NKRI dalam kondisi apapun untuk memperkokoh Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi utama bangsa Indonesia.

Kegiatan berikutnya dilanjutkan dengan Rembuk Merah Putih bertajuk “Mewujudkan Pemuda Cerdas, Kritis, dan Cinta Tanah Air” diisi dengan diskusi panel oleh narasumber Direktur Pencegahan BNPT RI Prof. Dr. Irfan Idris, M.A., penulis skenario nasional Swastika Nohara S.Psi, M.A., Komisioner Komisi Informasi Publik (KIP) Jateng Ermy Sri Ardhyanti, S.Sos., yang dimoderatori Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT RI Kolonel (Sus) Dr. Harianto, S.Pd., M.Pd, dengan sesi terakhir adalah lomba penulisan feature. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PC IPNU IPPNU Pati Audiensi dengan Bupati, Ini Hasilnya

    PC IPNU IPPNU Pati Audiensi dengan Bupati, Ini Hasilnya

    • calendar_month Kam, 19 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Ketua PC IPNU Pati, Moh. Salman (kedua dari kanan) dan Ketua PC IPPNU, Sulistiani ditemani Ketua Panitia OC Konfercab XIII, M. Khoirul Anam (kanan) usai melakukan audiensi dengan Bupati Pati, Haryanto (baju batik) PATI – PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati baru saja mengadakan audiensi dengan Bupati Pati, Haryanto di Kantor Bupati, Kamis (19/8). Hadir dalam […]

  • KH. M. Imamuddin : Guru Agama Harus Bersanad Sampai Rosulullah

    KH. M. Imamuddin : Guru Agama Harus Bersanad Sampai Rosulullah

    • calendar_month Rab, 14 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 403
    • 0Komentar

    CLUWAK-Ancaman generasi muda sekarang adalah narkoba dan radikalisme. Indonesia telah menjadi pasar terbesar narkoba di Asia Tenggara. Di sisi lain Radikalisme kini menyebar dengan massif, menembus batas sosial dan usia. Massifnya penyebaran ini dikarenakan kemajuan teknologi informasi sehingga siapapun termasuk generasi muda NU bisa mengakses segala informasi. KH. M. Imamuddin sedang menyampaikan pengajian dalam rangka […]

  • UPZIS MWCNU Tayu Lakukan Turba dan Galakkan Program NU Care Damai

    UPZIS MWCNU Tayu Lakukan Turba dan Galakkan Program NU Care Damai

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.821
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tayu, Kabupaten Pati, rutin melaksanakan kegiatan Turun ke Bawah (Turba). Kegiatan ini merupakan program sosialisasi dan konsolidasi yang dilakukan oleh pengurus UPZIS MWC untuk mendorong aktivasi dan kinerja UPZIS di tingkat ranting. Ketua UPZIS MWCNU Tayu, Moh Fatchurrohman, menyatakan bahwa […]

  • Pengurus LTN PCNU Pati Ikuti Workshop Jurnalistik Filantropi di Cilacap

    Pengurus LTN PCNU Pati Ikuti Workshop Jurnalistik Filantropi di Cilacap

    • calendar_month Ming, 25 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 442
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id. – Pengurus Lembaga Ta’lif Wan Nasyr (LTN) PCNU Pati, turut mengikuti Workshop Jurnalistik Filantropi, di Pondok Pesantren Miftahul Huda Kroya, Cilacap, pada Jumat-Sabtu, 23-24 Mei 2025. Workshop itu diselenggarakan oleh  NU Online Jawa Tengah yang bekerjasama dengan PCNU Cilacap melalui Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah (LazisNU). Puluhan kontributor NU Online, perwakilan LTN, aktivis muda NU, […]

  • PCNU-PATI

    Yuk Bantu Korban Gempa Cianjur, Melalui LAZISNU Pati

    • calendar_month Sel, 22 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Pati-PC Lazisnu Pati terhitung mulai kemarin, Senin (21/11) melakukan penggalangan donasi untuk korban gempa Cianjur Jawa Barat.  Berdasarkan data BMKG gempa dengan magnitudo 5,6 tersebut mengguncang Cianjur pada pukul 13.21 WIB pada senin (21/11/2022) dan terasa kuat hingga jakarta.  BMKG juga mencatat guncangan gempa Cianjur tersebut berpusat di darat dengan kedalaman 10 km pada koordinat […]

  • Semarak Hari Santri di Pati, LKNU Gelar Kegiatan Sosial

    Semarak Hari Santri di Pati, LKNU Gelar Kegiatan Sosial

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.546
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) PCNU Kabupaten Pati menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) dan Khitanan Massal. Kegiatan ini dilakulan dalam rangka peringatan Hari Santri 2025. ‎LKNU Pati, Ahmad Qosim mengatakan, pihaknya menggelar kegiatan di beberapa lokasi, yakni berkat kerja sama dengan sejumlah Puskesmas dan MWCNU. “Salah satunya pengobatan gratis di Dukuhseti, pada […]

expand_less