Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Yayasan Tarbiyatul Athfal Ajak Wali Murid Jalan Santai

Yayasan Tarbiyatul Athfal Ajak Wali Murid Jalan Santai

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 29 Agu 2019
  • visibility 65
  • comment 0 komentar

GEMBONG-Agustus merupakan bulan sakral bagi Bangsa Indonesia. Hari proklamasi kemerdekaan yang jatuh pada bulan ini menjadi alasan bahwa Agustus adalah bulan paling ramai di Indonesia. Hal ini tak lain karena perayaan demi perayaan terus dihelat selama bulan Agustus demi memeriahkan bulan kelahiran bangsa ini. Selain itu, perayaan HUT Republik Indonesia juga bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan dalam merebut kemerdekaan.

Hari ini, Kamis (29/8), Yayasan Pendidikan Islam Tarbiyatul Athfal, Dukuh Kendil, Desa Klakahkasian, Kecamatan Gembong menggelar acara jalan santai. Mengusung tajuk utama tadabbur alam dan perayaan HUT RI ke 74, panitia penyelenggara mengajak seluruh elemen yayasan untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Ratusan wali murid Yayasan Pendidikan Islam Tarbiyatul Athfal, Kendil mendampingi putra-putrinya untuk mengikuti jalan santai yang digelar oleh pihak yayasan, Kamis (29/8)

Hasilnya, Ratusan peserta memadati Halaman gedung utama Yayasan Pendidikan Islam Tarbiyyatul Athfal sejak pagi tadi. Mereka adalah para peserta didik yang terdiri dari PAUD dan MI Tarbiyatul Athfal, guru, kayawan, pengurus yayasan dan bahkan wali murid.

“Jalan sehat ini untuk memperingati kemerdekaan RI. Meskipun sederhana, tapi jika selalu diperingati, cinta tanah air akan tertanam di hati peserta didik” Ungkap K. Ahmad Djuremi, selaku ketua yayasan.

Ia juga memaparkan bahwa dengan diagendakannya jalan santai, peserta didik juga bisa lebih dekat dengan lingkungan sosial. Hal ini senada dengan tujuan utama Yayasan Pendidikan Islam Tarbiyatul Islam, yaitu mencetak kader islami yang mampu memberi manfaat di lingkungan sosialnya.

“Dengan jalan santai, peserta didik terhibur dan juga bisa lebih dekat dengan lingkungan madrasah. Wali murid juga semakinbdekat dengan kita” tandasnya.

Di sisi lain, kegiatan semacam ini juga mampu memberikan penyegaran bagi peserta didik dan juga guru. Beban adminiatrasi yang cukup banyak bisa sedikit terobati dengan kegiatan kecil semacam ini. Setidaknya itulah yang disampaikan oleh Ismail, S.Pd., guru kelas V MI Tarbiyatul Athfal, Kendil.

“Kami merasa bahwa ini adalah solusi terbaik untuk melepaskan diri sejenak dari beban administrasi sekolah. Bukan berarti kami terbebani, ya. Setiap hari di dalam kelas bersama peserta didik yang lucu-lucu, kami sudah sangat bahagia, namun berjalan santai bersama mereka jauh lebih memberikan penyegaran” terang Ismail sambil berkelakar.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    MHI Gembong Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

    • calendar_month Rab, 4 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- GABUS – Keluarga MI Hidayatul Islam (MHI)  Gembong-Pati melakukan aksi sosial. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Kosekan, Gabus pada Rabu (4/1) sore. Desa tersebut menjadi salah satu langganan banjir setiap musim penghujan. Kepala MHI Gembong, Sholikhin menegaskan bahwa Desa Kosekan menjadi tujuan penyaluran bantuan karena di daerah tersebut jarang tersorot kamera.  “Dulu pernah kami […]

  • PCNU-PATI

    Cukuplah Kematian Sebagai Nasihat!

    • calendar_month Sel, 27 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 74
    • 0Komentar

     “Mati Spektakuler” memuat kisah dan serpihan refleksi hidup. Efek yang dirasakan ketika membaca buku tersebut adalah merinding, takut dan sedih. Bukan karena takut akan kematian, melainkan takut akan amal ibadah yang belum mencukupi untuk terhindar dari api neraka dan belum pantas menjadi penghuni surga. Buku ini menjelaskan dengan detail, gamblang dan mampu menggetarkan perasaan “membuka” […]

  • PCNU-PATI

    Tetes Darah Perjuangan dalam Buku Laskar Ulama-Santri

    • calendar_month Sab, 14 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Salah satu aspek penting dari Nahdlatul Ulama yang wajib diketahui adalah sejarah perjuangan ulama-santrinya. Bukan sejarah arus utama yang kerap dibenturkan kepentingan kelompok tertentu; bukan pula yang ditulis para generasi nasionalis, yang menonjolkan figur utama sejarah sehingga detail sejarah dan tokoh-tokoh lain yang perannya sangat besar nihil disebutkan. Tulisan ini mencoba menerangkan sisi lain sejarah […]

  • Gemukkan GLM Ramadan

    Gemukkan GLM Ramadan

    • calendar_month Rab, 26 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah periode 2024-2029 menggelar Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan 1446 H di delapan titik di Jawa Tengah, yaitu Blora, Pati, Pemalang, Wonosobo, Temanggung, Magelang, Purworejo, dan Sukoharjo. GLM Ramadan 1446 H mengusung tema “Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif […]

  • Pagar Nusa akan Meriahkan HSN dengan Atraksi

    Pagar Nusa akan Meriahkan HSN dengan Atraksi

    • calendar_month Kam, 3 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 63
    • 0Komentar

    PATI-Rangkaian peringatan Hari SantriNasional (HSN) Kabupaten Pati akan dimulai Sabtu (12/10). Kendati demikian, acara puncak tetap akan dilaksanakan Selasa (22/10) mendatang. Flyer kegiatan HSN PCNU Pati Setidaknya ada dua agenda yang akan dilaksanakan dalam rangkaian acara yang diselenggarakan oleh PCNU Pati tersebut. Pertama, gema selawat bersama Habib Ali Zainal Abidin dari Jepara yang berlokasi di […]

  • Naskah Pegon dan Peradaban Nusantara

    Naskah Pegon dan Peradaban Nusantara

    • calendar_month Jum, 9 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Dalam kosa kata bahasa Indonesia, kata ‘naskah’ digunakan tidak terbatas pada dokumen tulisan tangan semata, melainkan juga mencakup dokumen cetak lainnya. Naskah atau bisa disebut manuskrip biasanya ditulis di atas alas kertas eropa, daluang, ataupun daun lontar, yang berkembang antara abad 17 hingga abad 20 di Nusantara. Manuskrip merupakan satu-satunya media yang digunakan untuk menyimpan […]

expand_less