Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Puting Beliung Terjang Kertomulyo, Madrasah Shirathul Ulum Terdampak

Puting Beliung Terjang Kertomulyo, Madrasah Shirathul Ulum Terdampak

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 21 Mar 2024
  • visibility 389
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id – Angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Rabu (20/3/2024) siang. Akibatnya, ratusan rumah di lima desa mengalami kerusakan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, desa-desa di Kecamatan Trangkil yang terdampak puting beliung di antaranya Kertomulyo, Karangwage, Tlutup, Ketanen, dan Guyangan.

Di kertomulyo, angin kencang menerjang 137 rumah/bangunan. Kemudian di Karangwage 22 rumah/bangunan, di Tlutup 27 rumah/bangunan, di Ketanen 46 rumah/bangunan, dan di Guyangan 55 rumah/bangunan.

Ratusan bangunan itu umumnya mengalami kerusakan di bagian atap. Selain rumah, sejumlah fasilitas umum juga mengalami kerusakan. Seperti gedung sekolahan, Polindes, hingga balai desa.

Berdasarkan pantauan di kompleks Balai Desa Kertomulyo, Kamis (21/3/2024) siang, warga tampak bergotong royong memperbaiki atap Polindes yang rusak. Ada pula yang membersihkan ranting-ranting pohon yang tumbang akibat terjangan angin. Kemudian di Madrasah Shirathul Ulum, para siswa juga melakukan kerja bakti membersihkan puing-puing atap yang rusak.

Kepala Desa Kertomulyo, H Karyo Busono mengatakan, angin puting beliung itu menerjang desanya sekira pukul 11.15 WIB. Menurut dia, angin datang dengan singkat dan secara tiba-tiba.

Ia menceritakan, saat itu dirinya sedang duduk di depan balai desa bersama perangkatnya. Waktu itu, wilayah Kertomulyo diguyur hujan yang lebat. Secara tiba-tiba angin kencang datang menerjang kompleks Balai Desa Kertomulyo.

“Pertama kali yang diterjang adalah SDN 1 Kertomulyo. Memudian angin menerjang balai desa, Polindes, dan Madrasah. Pohon beringin di depan balai desa juga tumbang,” kata dia saat ditemui, Kamis (22/3/2024). Saat itu dirinya sedang bersih-bersih bersama sejumlah warga di halaman balai desa.

Ia menjelaskan, usai kejadian, pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Camat dan Pemerintah Desa yang lainnya. Ia baru menyedari, bahwa puting beliung tidak hanya menerjang desanya, tetapi juga desa lainnya.

”Angin itu dari arah Desa Mojoagung kemudian ke Ketanen, berputar di Desa Karangwage, lalu ke Tlutup, yang paling parah ke Desa Kartomulyo dan berakhir di Desa Guyangan. Di Guyangan anginnya sudah melemah,” jelas dia.

Ia menyebut, total kerugian yang dialami akibat kejadian itu mencapai Rp 400 juta hingga Rp 500 juta.

”Ada rumah warga, kemudian gedung tani milik desa atapnya hilang separuh, kantor balai desa, madrasah rusak parah, dan polindes rusak. Kerugian sekitar Rp 400-500 juta,” terang dia.

Madrasah Terdampak
Puting Beliung yang menerjang Desa Kertomulyo, juga mengakibatkan kerusakan di Madrasah Shirathul Ulum. Tampak atap sekolah itu mengalami kerusakan. Madrasah pun akhirnya menunda ujian. Bahkan, Diniyah juga diliburkan untuk sementara waktu.

Bendahara Yayasan Shirathul Ulum, Mashuri, mengatakan bahwa atap gedung madrasah yang berlantai tiga itu mengalami kerusakan.

”Enam ruangan kelas yang berada di atas rusak semuanya. Karena atapnya rusak. Kemudian sekitar enam pintu di kelas lainnya juga rusak usai diterjang angin. Langsung keterak (diterjang) angin,” kata Mashuri.

”Untuk pembelajaran pada hari ini masuk tapi hanya untuk kerja bakti. Untuk ulangan ditunda besok pada Sabtu. Karena ini untuk membenahi genteng. Kuatirnya kalau ada hujan lagi, kelasnya kemasukan air,” lanjut dia.

Beruntung, saat kejadian itu para siswa sudah pulang. Mengingat madrasah sedang menggelar ujian.

”Siswa sudah pulang jam 10.30 WIB. Sebelum zuhur hujan dan angin kencang datang. Selang beberapa saat puting beliung menerjang. Beruntung tidak ada korban jiwa,” tandas dia. (angga/ltn).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWI Pati Salurkan Air Bersih ke Dua Desa Terdampak Kekeringan

    PWI Pati Salurkan Air Bersih ke Dua Desa Terdampak Kekeringan

    • calendar_month Sab, 23 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Sejumlah wilayah di Kabupaten Pati masih mengalami krisis air bersih. Di antaranya Kecamatan Pucakwangi. Melihat kondisi ini, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pati menggandeng agen LPG mengirimkan bantuan air bersih ke dua desa di wilayah Kecamatan Pucakwangi, yaitu di Desa Plosorejo dan Tanjungsekar, Sabtu (23/9/2023) siang. Masing-masing desa diberikan satu tangki air bersih.  […]

  • Islam Nusantara Di-Bahtsul Masail-kan

    Islam Nusantara Di-Bahtsul Masail-kan

    • calendar_month Jum, 20 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Majlis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Trangkil Pati mengadakan bahtsul masail atau forum kajian keagamaan yang mengkaji tentang Islam Nusantara di Masjid Al-Huda desa Pasucen Trangkil Pati kemarin. Bahtsul Masail ini dipimpin oleh KH. Abdul Madjid selaku Wakil Rais Syuriyah MWCNU Trangkil. Peserta terdiri dari para kiai utusan ranting se-Kecamatan Trangkil. Pengurus MWCNU Trangkil, Ranting […]

  • Peraih Umroh PGSI: Hadiah Ini untuk Ibu Agar Bisa ke Baitullah

    Peraih Umroh PGSI: Hadiah Ini untuk Ibu Agar Bisa ke Baitullah

    • calendar_month Ming, 18 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 558
    • 0Komentar

    JAKEN-Sri Muhsinah, guru RA yang mendapatkan doorprize umroh berencana menghadiahkan paket umroh tersebut untuk ibu tercinta. Sehingga Sang Ibu tercinta dapat menunaikan ibadah umroh ke Baitullah. Paket umroh ini merupakan hadiah utama dalam acara Jalan Sehat yang digelar oleh Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) pada Minggu (18/8) kemarin. Sebagaimana diberitakan pcnupati.or.id sebelumnya, Persatuan Guru Seluruh Indonesia […]

  • PCNU-PATI

    Mahasiswa Prodi PMI Studi Kunjungan di Perintis Mesin Tetas Telur

    • calendar_month Sab, 18 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Pati, (senin, 14/10/2023) Segenap mahasiswa program studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) angkatan 2020, melakukan studi kunjungan kepada salah satu perintis mesin tetas telur otomatis yang terletak di Desa Bancak Kecamatan Gunungwungkal Kabupaten Pati. Dengan didampingi dosen pembimbing lapangan bapak Siswanto, kegiatan ini merupakan bagian dari bentuk belajar di lapangan dari […]

  • PC NU Pati Jelaskan 3 Prasyarat untuk Pengurus Baru

    PC NU Pati Jelaskan 3 Prasyarat untuk Pengurus Baru

    • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 395
    • 0Komentar

      K. Yusuf Hasyim (ketua PC NU Pati) sedang memberikan sambutan dalam acara Pelantikan XIV dan Raketcab I PC IPNU-IPPNU Pati. PATI – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama’ (PCNU) Kabupaten Pati, Kyai Yusuf Hasyim menjelaskan tiga prasyarat yang harus dimiliki oleh pengurus baru PC Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (IPNU IPPNU) […]

  • PENGEMBANGAN PEMIKIRAN ASWAJA NAHDLIYAH

    PENGEMBANGAN PEMIKIRAN ASWAJA NAHDLIYAH

    • calendar_month Sel, 27 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Karakteristik komunitas NU adalah menjadikan Ahlussunnah wal jama’ah (aswaja) sebagai paham keagamaan yang mempengaruhi seluruh aspek kehidupan. Secara simplistik, aswaja mempunyai tiga dimensti, yaitu dalam aqidah mengikuti salah satu dari Imam Abu Hasan al-Asy’ari dan Imam Abu Mansur al-Maturidi, dalam syari’ah mengikuti salah satu dari empat mazhab, yaitu mazhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali, dalam […]

expand_less