Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Islam Nusantara Di-Bahtsul Masail-kan

Islam Nusantara Di-Bahtsul Masail-kan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 20 Nov 2015
  • visibility 470
  • comment 0 komentar

Majlis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Trangkil Pati mengadakan bahtsul masail atau forum kajian keagamaan yang mengkaji tentang Islam Nusantara di Masjid Al-Huda desa Pasucen Trangkil Pati kemarin.
Bahtsul Masail ini dipimpin oleh KH. Abdul Madjid selaku Wakil Rais Syuriyah MWCNU Trangkil. Peserta terdiri dari para kiai utusan ranting se-Kecamatan Trangkil. Pengurus MWCNU Trangkil, Ranting dan tokoh masyarakat juga aktif mengikuti, seperti Rais Syuriyah KH. Badruddin Syathibi, Ketua Tanfidziyah Bapak Taifur Alam, S.Ag., Bapak Sya’roni, M.Pd., K. Susanto, Bapak K. Nursalim, K. Rahmat, Bapak K. Nurkasio, K. Said, KH. Ihsan Shobari, K. Supandi, K. Irham Asmani, K. Ruhani, dan lain-lain.
Dalam Bahtsul Masail ini beberapa akademisi datang, yaitu Dr. H. Abdul Karim, H. Zumradi, M.Ag, dan Dr. Jamal Ma’mur, MA. Dalam perdebatan sengit tentang Islam Nusantara akhirnya disepakati bahwa Islam Nusantara adalah Islam ala Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyyah dengan sifat tasawwuth (moderat), tasamuh(toleran), infitah (inklusif), tawazun (seimbang), dan i’tidal(tegak lurus) yang dipraktekkan oleh Walisongo dan para ulama pendiri NU, seperti Hadlratussyekh KH. M. Hasyim Asy’ari.
Adapun metodologi yang digunakan Islam Nusantara adalah sebagai berikut: Pertama, berorientasi kepada tujuan hukum syariat (maqasidus syariah), yaitu menjaga agama, jiwa, harta, akal, dan keturunan. Kedua, menggunakan sumber-sumber hukum utama dan pengembangannya, seperti al-Qur’an, hadis, ijma’, qiyas, maslahah, istihsan, ‘urf, dan saddu al-dzari’ah. Ketiga, melakukan kontekstualisasi teks-teks fiqh. Keempat, verifikasi mana ajaran yang ushul (pokok) yang tidak berubah dan mana ajaran yang furu’ (cabang) yang bisa berubah. Kelima, menjadikan fiqh sebagai etika sosial, bukan hukum positif Negara.
Para peserta bahtsul masail dihimbau untuk mengembangkan manhaj istinbath hukum, dari qauli (tekstual) menjadi manhaji (metodologis) sesuai keputusan Munas Lampung tahun 1992 yang memperbolehkan bermadzhab secara manhaji dengan aplikasi kaidah fiqh (qawaid fiqhiyyah) dan kaidah ushul fikih (qawaid ushuliyyah) jika tidak ada pendapat ulama yang mampu menjawab masalah.
 Referensi yang digunakan juga harus bersifat jama’i(kolektif) yang saling melengkapi dalam satu rumusan yang komprehensif, karena masalah yang dijawab bersifat jama’i, tidak hanya berkaitan dengan satu hal saja.
Dalam bahtsul masail ini para peserta menjadi sadar bahwa mendakwahkan Islam harus mempertimbangkan konteks sosial yang ada supaya Islam bisa diterima dengan legowo. Para Walisongo, khususnya Sunan Kalijaga, Sunan Kudus, dan Sunan Muria, sangat lihai membaca budaya lokal sebagai pintu masuk mendakwahkan ajaran-ajaran Islam.
Budaya lokal tidak dijadikan penghalang dalam berdakwah, justru sebagai senjata dalam berdakwah dengan memberikan sentuhan nilai-nilai Islam sehingga masyarakat tertarik dan masuk Islam tanpa paksaan, tapi dengan kesadaran dirinya sendiri. Tradisi selametan, manakiban, tahlil, halal bi halal, dan lain-lain merupakan karya sosial religius Walisongo yang harus dilestarikan karena mampu menggabungkan dimensi keislaman dan budaya lokal sebagai kekayaan bangsa yang luar biasa.
Bisa dibayangkan jika Walisongo datang kemudian melarang praktek-praktek budaya lokal yang ada, maka kemungkinan yang terjadi adalah perlawanan sengit masyarakat terhadap ajaran yang dibawa Walisongo. Islamisasi budaya yang menjadi strategi dakwah Walisongo terbukti efektif mengislamkan orang-orang Jawa yang sebelumnya memeluk ajaran Hindu-Budha. Walisongo mengikuti cara dakwah Nabi yang mengedepankan keteladanan dan kelembutan, tidak dengan paksaan dan permusuhan.(ni’)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GP Ansor Pati Buka 3 Posko Mudik

    GP Ansor Pati Buka Posko Mudik di 3 Lokasi

    • calendar_month Sen, 17 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Ansor Banser Pati membuka Posko Mudik menjelang hari raya Idulfitri 1444 H ini. Posko itu dibuka langsung oleh Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Muadz Thohir, Minggu (16/4) malam.  Pembukaan secara simbolis Posko Mudik Ansor Banser Pati dilakukan di Posko Margorejo, tepatnya di depan Plaza Pragola. Hadir dalam kesempatan itu Kapolresta […]

  • Photo by Prabu Panji

    Peran NU dalam Menanggulangi Bencana

    • calendar_month Sab, 9 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 593
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Lingkungan pada dasarnya merupakan tempat untuk tempat tinggal maupun bisa juga diartikan tempat untuk bercocok tanam. Sehingga lingkungan memiliki arti yang sangat luas. Oleh karena itu, lebih spesifik lingkungan di sini yang dimaksud adalah lingkungan ekosistem yang ada di sekitar kita. Dimana dalam hal ini, penting sekali untuk menjaga ekosistem dari […]

  • Hadiri Halalbihalal Ma`arif Jepara, Ketua LP Ma`arif NU Jateng Tekankan Pentingnya Penguatan Akidah Aswaja Nahdliyah di Sekolah/Madrasah

    Hadiri Halalbihalal Ma`arif Jepara, Ketua LP Ma`arif NU Jateng Tekankan Pentingnya Penguatan Akidah Aswaja Nahdliyah di Sekolah/Madrasah

    • calendar_month Ming, 13 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 489
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id Jepara – Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhruddin Karmani menegaskan pentingnya penguatan akidah Ahlussunnah Waljamaah Annahdliyah. Hal itu terungkap dalam Halalbihalal Keluarga Besar LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Jepara yang bertempat di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara, Sabtu (12/4/2025). Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah […]

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Sabet Perunggu di Olimpiade Biologi Tingkat Internasional

    Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Sabet Perunggu di Olimpiade Biologi Tingkat Internasional

    • calendar_month Sel, 5 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 543
    • 0Komentar

    PATI – Siswa MA Salafiyah Kajen Pati kembali mengukir prestasi. Ialah Ulil Albab, yang berhasil meraih medali perunggu pada ajang International Applied Biology Olympiad (IABO) yang diselenggarakan di Bali pada tanggal 30 Juni hingga 3 Juli 2022. IABO yang diselenggarakan oleh Indonesian Scienctific Society (ISS) dan bekerjasama dengan Pusat Pengembangan Dan Pemberdayaan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan […]

  • PCNU-PATI

    Tahlilan Wah Ala Kampung

    • calendar_month Kam, 13 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 620
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin*  Mengejutkan! Kata pertama yang terlontar saat mendengar bahwa ada sebuah desa yang mungkin belum dijamah Google Street View, biaya kematiannya begitu mahal. Bahkan bisa lebih mahal daripada di kota-kota besar.  Cerita ini bermula saat penulis mengantar seorang ustadz untuk mengisi ceramah dalam acara tujuh hari kematian. Tentu cuma orang NU yang […]

  • Hadapi Era VUCA, Rektor INISNU Temanggung Bekali Peserta Yudisium FTK Strategi 3C dan Pilihan Karier

    Hadapi Era VUCA, Rektor INISNU Temanggung Bekali Peserta Yudisium FTK Strategi 3C dan Pilihan Karier

    • calendar_month Sab, 27 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16.204
    • 0Komentar

      TEMANGGUNG – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung menggelar prosesi Yudisium dan Seminar Karier bagi para calon lulusannya. Acara strategis ini dihadiri langsung oleh Rektor INISNU Temanggung, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., yang memberikan arahan penting terkait tantangan dunia kerja modern. Hal itu disampaikan usai pembacaan Surat Keputusan oleh Dekan […]

expand_less