Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Unik! Ditengah Ramadhan, Pelajar NU Margoyoso Gelar Ngaji Budaya

Unik! Ditengah Ramadhan, Pelajar NU Margoyoso Gelar Ngaji Budaya

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 25 Apr 2022
  • visibility 306
  • comment 0 komentar

MARGOYOSO – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kecamatan Margoyoso menggelar Gebyar Ramadan dan Workshop Kebudayaan. “Ngaji Budaya” bersama sejarawan muda Pati ini bertempat di Aula Serbaguna Kecamatan Margoyoso, Minggu (24/4/2022)

Puluhan delegasi dari pimpinan ranting sekecamatan Margoyoso memadati lokasi dengan penuh antusias.

Acara tersebut diisi oleh Ragil Haryo Yudiartanto (Sejarawan Muda Pati) dan M. Farid Abbad (Senior PAC IPNU Margoyoso dan Pegiat Literasi Pesantren).

Bagus Mubarik, Ketua PAC IPNU Margoyoso menyampaikan, bahwa acara Gebyar Ramadan ini sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. Ia juga mengatakan kalau Pelajar sangat butuh terhadap pengetahuan mengenai budaya agar ia bisa mengenali diri dan lingkungan di sekitarnya dengan baik.

“Pelajar butuh terhadap pengetahuan budaya. Selain belajar budaya Indonesia secara umum di bangku sekolah, juga dibutuhkan pengetahuan tentang budaya lokal,” ujarnya.

Ia juga menambahi,  kegiatan ini sebagai ikhtiar dalam mengenalkan dan mengembangkan budaya kepada generasi muda, sebagai wujud rasa memiliki dan takut kehilangan akan budaya.

Ragil dalam menyampaikan materi, ia banyak menyampaikan tentang cagar budaya dan kearifan lokal kecamatan Margoyoso serta upaya pelestarian sejarah untuk generasi muda. Ia menjelaskan dengan rinci seluk beluk budaya hingga tradisi apa saja yang masih berlangsung sampai sekarang dan bagaimana langkah-langkah agar situs cagar budaya mendapat pengakuan di level lokal, nasional, hingga international.

Selain memberi penguatan materi, Farid Abbad, senior yang lebih akrab disapa Gus Farid itu mengajak generasi milenial untuk menyukai sebuah sejarah atau setidaknya mempelajari sedikit tentang sejarah, istilahnya kepo, terutama sejarah di desa sendiri.

Gus Farid juga menambahkan untuk menarik minat generasi muda masa kini berarti kita harus mengikuti media dan instrumen yang dekat dengan dunia milenial saat ini.
“Cara kita mengemasnya harus tepat. Sejarah yang luar biasa percuma karena tidak dikemas dengan baik,” ujarnya.

Gus Farid itu juga berpesan bahwa budaya adalah karakter bangsa kita, jadi sudah seharusnya  kita menanamkan nilai-nilai budaya pada kehidupan sehari-hari. Jangan sampai kita terlalu ikut arus hingga budaya kita tercerabut perlahan tanpa kita sadari.

Acara ditutup dengan buka puasa bersama. Dalam bulber tersebut, para peserta tampak bersemangat menyantap hidangan yang disiapkan oleh panitia.(yar/iam/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GP Ansor Gagas Agenda-Agenda Besar

    GP Ansor Gagas Agenda-Agenda Besar

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 316
    • 0Komentar

    PATI – Pimpinan Cabang Ansor Kabupaten Pati menggelar Rapat Koordinasi (Rakor), Senin (2/9). Ada beberapa agenda yang dibahas dalam rakor tersebut. Diantaranya adalah koordinasi Selametan Bumi Pesantenan, Pembaretan seribu Banser, istighotsah kubro dan khotmil qur’an bil ghoib sebanyak seratus khataman. “Banyak program kerja yang harus kita selesaikan. Ada proker jangka pendek dan jangka panjang. Dan […]

  • Sekolah Inovasi Pangan Gelombang Dua Mantab Cetak Pemuda Sadar Kedaulatan Pangan

    Sekolah Inovasi Pangan Gelombang Dua Mantab Cetak Pemuda Sadar Kedaulatan Pangan

    • calendar_month Ming, 7 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Antusiasme para pemuda peserta Sekolah Inovasi Pangan gelombang kedua di MMH Tayu. TAYU – Setelah melaksanakan kegiatan Sekolah Inovasi Pangan di Kecamatan Winong (4/11) lalu, PCNU Pati menggandeng Forbil kembali melaksanakan kegiatan serupa di wiliyah Pati utara. Tepatnya, di gedung MTs. MMH Tayu.  Sama seperti di Winong, agenda tersebut juga diklasifikasi menjadi dua kelas. Bedanya, […]

  • Tazkiyatul Muthmainnah (tengah jas batik) anggota komisi E DPRD Jateng usai melakukan FGD dengan Kader GPSA Fatayat NU Pati

    Tazkiyatul Muthmainnah Respon Perempuan Bersuara Mengawal JKN-KIS

    • calendar_month Ming, 12 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 384
    • 0Komentar

    PATI – Fatayat NU Pati semakin hari menunjukkan progres yang signifikan. Kolaborasi demi kolaborasi dilakukan dalam rangka memberikan manfaat kepada masyarakat. Mulai dari kerja sama dengan berbagai kementerian hingga stakeholder non pemerintah. Terakhir, PC Fatayat NU Pati baru saja melakukan evaluasi atas kerja samanya dengan Akatiga. Program bertajuk Monev Global Partnership for Social Accountability (GPSA) […]

  • MI PIM Mujahidin Bageng Jadi Juara Umum Loksis se-Kecamatan Gembong

    MI PIM Mujahidin Bageng Jadi Juara Umum Loksis se-Kecamatan Gembong

    • calendar_month Rab, 15 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 481
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Perguruan Islam Monumen (PIM) Mujahidin, Desa Bageng, Kecamatan Gembong, menjadi juara umum dalam Lomba Kompetensi Siswa (Loksis) tingkat MI se-Kecamatan tahun 2023. Pada kesempatan ini, PIM Mujahidin Bageng juga menjadi tuan rumah penyelenggaraan Loksis tingkat MI Kecamatan Gembong yang dilaksanakan pada Rabu (15/11/2023). Kepala MI PIM Mujahidin Bageng, Sulkhan, mengatakan […]

  • PCNU-PATI

    NU dan Nasionalisme Kebangsaan

    • calendar_month Sab, 13 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Di tengah arus gerakan formalisasi syariat Islam pada era reformasi, Nahdlatul Ulama (NU) yang kita kenal membuat ketetapan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan bentuk final dari sistem kebangsaan di negri ini. Hal ini, sebagaimana telah ditetapkan dalam Muktamar NU ke-31 di Boyolali dan Solo 2004 tentang tausyiah Muktamar di […]

  • MA Abadiyah Gabus Raih Juara

    MA Abadiyah Gabus Raih Juara

    • calendar_month Sel, 9 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Pati. Madrasah Aliyah Abadiyah Gabus  menyabet Medali Perunggu dalam ajang Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) Se Indonesia Ke 12 Di Bogor di wakili oleh Septiana Rohmawati siswi Kelas X.             Madrasah tentu bisa bersaing dengan sekolah-sekolah umum, tinggal kita sebagai guru pendidik mampu mengenali potensi dan bakat terhadap anak didik kita.             “Saya sebagai guru […]

expand_less