Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Putri Bungsu Ketua Muslimat NU Viral di TikTok dengan Al Qur’an

Putri Bungsu Ketua Muslimat NU Viral di TikTok dengan Al Qur’an

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 14 Jan 2022
  • visibility 469
  • comment 0 komentar
Potongan video di akun TikTok @auniazulfa. (Sumber : tribunnews.com)

GEMBONG – Baru-baru ini, dunia maya kembali digegerkan oleh kemunculan seorang gadis yang mengaku baru boleh bermain keluar bersama-sama temannya setelah selesai setoran hafalan al Qur’an kepada ibunya. 

Kisah tersebut disebarkan lewat media sosial TikTok oleh pemilik akun @auniazulfa. Melalui video yang telah ditonton lebih dari 4 juta pasang mata tersebut, gadis bernama asli Aunia Zulfa tersebut menceritakan kisahnya bahwa dirinya baru boleh bermain keluar rumah setelah muroja’ah (mengulang hafalan-red) kepada ibunya yang bernama Maria Ulfah. 

Selain itu, melalui akun TikTok-nya, Aunia, juga mengunggah video yang memperliharkan dirinya sedang menyetor hafalan kepada ibunya. Uniknya, hal ini dilakukan di sela-sela waktu bermainnya. 

Sontak, unggahan tersebut banjir respon dari netizen. Kebanyakan dari pengguna TikTok mengapresiasi positif kegiatan ini. Dilansir dari tribunnews.com, gadis viral berusia 23 tahun merupakan santri Ponpes Yanbu’ul Qur’an dan telah hafal 30 juz al Qur’an pada 2020 lalu. 

Putri Ketua Muslimat

Portal Tribun News juga menyebut bahwa gadis manis tersebut merupakan putri daerah Kabupaten Pati. Namun, tidak disebutkan secara rinci darimana ia berasal. 

Belakangan diketahui, bahwa Aunia merupakan putri bungsu dari Ketua PAC Muslimat NU Gembong, Maria Ulfah. Sang Ibu, bahkan tidak menyangka cerita iseng anaknya akan menjadi viral. 

“Saya tau dia mengunggah video itu, tapi tidak menyangka akan se viral ini,” tutur dia. 

Dirinya menambahkan bahwa bahwa apa yang sedang diraih anaknya saat ini bukanlah tujuan utama. Buk Ul, Sapaan Akrabnya, mengaku hanya ingin putra-putrinya bermanfaat. 

“Harapan saya semoga anak-anak saya menjadi generasi yang bermanfaat. Kalau lewat sosial media seperti TikTok dia bisa menginspirasi dan membawa manfaat ke banyak orang, ya itu cuma wasilah (perantara) saja,” terangnya.

Rasa Takut

Tak seperti kebanyakan orang yang menginginkan dirinya viral lewat berbagai macam cara, Aunia malah sebaliknya. Dirinya mengaku sedikit cemas dengan video viralnya. 

“Bukan apa-apa, tapi jujur, saya takut terkena penyakit hati, entah jadi sombong, lah, atau riya, pamer, lah. Saya khawatirnya di situ,” jelas Aunia. 

Namun di sisi lain, ia juga mengaku cukup senang, melihat komentar positif netizen. Baginya, itu semua merupakan support, bukan hanya untuk dirinya, tapi juga para penghafal al qur’an lainnya serta bagi para pemgguna sosial media, khususnya TikTok. 

“Respon positif dari netizen artinya masih banyak orang baik di TikTok. Kita bisa berdakwah lewat mana saja, kan?,” katanya sambil berkelakar. 

Disamping itu, menurut Aunia, dengan muroja’ah kepada ibunya setiap hari, ia juga bisa menjaga hafalan. Bahkan menurutnya, kapada ibunya, ia merasa nyaman menyetor hafalan.

“Andaikan ibu nggak ketat seperti itu, pasti saya banyak berleha-leha,” tandas dia.(karim/ltn) 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lampu Terang Di Balik Seribu Bambu

    Lampu Terang Di Balik Seribu Bambu

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 613
    • 0Komentar

    Keberadaan KH Gholib di daerah bambu seribu atau Pringsewu, Provinsi Lampung membawa “lampu yang terang”. Begitu H.A Musa Achmad pada tahun 1973 menggambarkannya. Lampu adalah madrasah, penerang anak-anak dengan pendidikan agama Islam. Berikut kisah KH Gholib dalam perjuangan di bidang agama, pendidikan dan sosial yang dituturkan Dr. Dra. Hj. Farida Ariyani, M.Pd, cucu KH Gholib, […]

  • Melatih Mental Santri  Tabligh

    Melatih Mental Santri Tabligh

    • calendar_month Sab, 18 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 520
    • 0Komentar

    Pati. Darul Hadlanah YKMNU Pati mengadakan tabligh yang merupakan salah satu kegiatan setiap dua bulan satu kali di bawah tanggung jawab seksi pendidikan kepengurusan santriwati Darul Hadlanah. Senin, 13/11 kemarin.             “Tujuan di adakannya kegiatan tersebut yaitu bertujuan untuk melatih santri agar terbiasa tampil di depan khalayak ramai. Selain itu juga untuk menyalurkan bakat-bakat yang […]

  • Harlah NU  dengan Lomba Cerpen

    Harlah NU dengan Lomba Cerpen

    • calendar_month Sab, 8 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Pati. Lembaga Pendidikan Lutful Ulum Pasucen Pati, dalam merayakan Harlah NU Ke- 91 mengadakan lomba menulis cerpen, mulai dari tinggkatan MI, Mts, dan MA, hal tersebut dilakukan untuk menumbuhkan minat bakat menulis anak mulai sejak dini.             “Kegitan lomba cerpen ini sudah berlangsung sejak tahun lalu, jika tahun lala di khususkan buat tinggkatan MA saja, […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Malas Mudik: Gejala Penyakit Jiwa?

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.458
    • 0Komentar

        Oleh Hamidulloh Ibda   Saya pernah membuat status WhatsApp pada puasa Ramadan 1446 H tahun 2025 lalu. “Orang yang tidak mau mudik itu sebenarnya adalah peyakit jiwa.” Sontak banyak yang komen. Memang tak sempat menuliskannya dalam bentuk artikel dan baru sempat tahun 2026 ini.   Jumlah pemudik dari tahun ke tahun selalu melimpah. […]

  • Mengelola Energi Kreatif Pegiat Lesbumi Dalam Berkesenian dan Berkebudayaan

    Mengelola Energi Kreatif Pegiat Lesbumi Dalam Berkesenian dan Berkebudayaan

    • calendar_month Sab, 2 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 626
    • 0Komentar

    Oleh : M. Syafii Pahlevi Menghidupkan spirit berkesenian dan berkebudayaan meniscayakan adanya beberapa unsur pendukung, selain kemampuan praksis personal juga ditopang oleh penerimaan masyarakat pendukungnya. Sehingga hal ini memerlukan beragam gagasan yang saling bersinergi, yang kemudian dikolaborasikan menjadi satu gerakan atau perhelatan yang menyatu. Selain itu, kebutuhan adanya resource atau sumber daya penunjang bagi kegiatan […]

  • LP Maarif NU Jateng adakan Seminar Kerukunan Umat Beragama

    LP Maarif NU Jateng adakan Seminar Kerukunan Umat Beragama

    • calendar_month Ming, 8 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 467
    • 0Komentar

    Semarang – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah bekerjasama dengan Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementerian Agama RI menggelar Seminar Kerukunan Pelajar/Mahasiswa Lintas Agama bertajuk “Harmoni dalam Keberagaman” yang bertempat di Universitas Wahid Hasyim Semarang pada Sabtu, 7 Desember 2024. Dalam acara ini dihadiri oleh Rektor Unwahas Prof. Dr. H. Mudzakir Ali, Sekretaris LP […]

expand_less