Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh » Lampu Terang Di Balik Seribu Bambu

Lampu Terang Di Balik Seribu Bambu

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 22 Jan 2015
  • visibility 674
  • comment 0 komentar
Keberadaan KH Gholib di daerah bambu seribu atau Pringsewu, Provinsi Lampung membawa “lampu yang terang”. Begitu H.A Musa Achmad pada tahun 1973 menggambarkannya. Lampu adalah madrasah, penerang anak-anak dengan pendidikan agama Islam.
Berikut kisah KH Gholib dalam perjuangan di bidang agama, pendidikan dan sosial yang dituturkan Dr. Dra. Hj. Farida Ariyani, M.Pd, cucu KH Gholib, di Pringsewu, Jumat (14/11). “Madrasah didirikan simbah kakung sederhana dan cukup untuk belajar 20 orang, terdiri atas tiga lokal berlantai tanah, berdinding geribik dan beratap genteng,” ujar Farida.
Guru pertama di madrasah KH Gholib bernama H.M Nuh, berasal dari Cianjur, Jawa Barat. Pada tahun 1942, di masa penjajahan Jepang, lembaga pendidikan KH Gholib tetap berjalan terus dan mengalami kemajuan sangat pesat. Madrasah semakin maju ditandai dengan banyaknya santri dan juga hadirnya para guru madrasah baik dari Jawa maupun dari Lampung. Dengan keadan itu, ia mendirikan pesantren. Kondisi itu menarik minat belajar, mencapai ± 1.000 murid berasal dari Lampung, Palembang, Bengkulu dan Jambi.
Kompetensi yang dikembangkan di madrasah itu antara lain: bahasa Arab, nahwu, shorof, membaca Qur’an dengan fasih dan lagu yang merdu, memelihara waktu ibadah (tiba waktu sholat siswa dan guru harus sholat berjamaah di masjid). “Lalu di malam Jumat dilakukan pembacaan Berzanji dan marhaban. Hal itu yang menjadi beberapa sebab madrasah dan Pondok Pesantren KH Gholib menjadi maju pada saat itu,” papar Farida lagi.
Di madrasah itu, semua siswa belajar dengan gratis. Semua kebutuhan guru dijamin KH Gholib itu sendiri. Kekayaan KH Gholib juga disediakan untuk kemajuan madrasah dan pesantren.
“Kemudian jika guru dan keluarganya sakit, berobat di poliklinik tanpa biaya. Banyak pula tamu yang datang dan memohon doa barokah dari Allah melalui beliau, bahkan ada yang menginap sampai beberapa malam,” tuturnya.
Berdirinya lembaga pendidikan Islam di Pringsewu juga berdampak positif, seperti tidak ada pencurian di sekitar desa Pringsewu. KH Gholib juga disegani oleh masyarakat dan tidak memperbedakan antara golongan, serta sayang pada fakir-miskin dan yatim piatu serta bergaul dengan masyarakat sekitar.
KH Gholib lahir di Mojosantren, Sidoarjo, Jawa Timur, 1899. Ayahnya K Rohani bin K Nursihan telah meninggalkannya sejak dirinya masih kecil karena peperangan. Muksiti, ibunya, yang mengasuh Gholib hingga dewasa. Di masa kecilnya, ujar Farida lagi, KH Gholib memperoleh pendidikan agama langsung dari orang tuanya dan dari bangku sekolah Madrasah Ibtidaiyah di desa kelahirannya. (Gatot Arifianto/Abdullah Alawi) Sumber:http://www.nu.or.id/a

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt Bupati Pati Tak Larang Takbir Keliling Pakai Sound Horeg, Tapi...

    Plt Bupati Pati Tak Larang Takbir Keliling Pakai Sound Horeg, Tapi…

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.172
    • 0Komentar

      Pati – Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra tak melarang takbir keliling menggunakan sound horeg. Asalnya, bunyi sound horeg yang dinyalakan tidak menganggu masyarakat. Hal ini diungkapkan Chandra usai memberikan bantuan kesejahteraan bagi guru agama di Pendapa Kabupaten Pati. Ia menilai takbir keliling sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Kabupaten Pati untuk merayakan Idulfitri. Maka […]

  • UPZIS Pucakwangi Dapat Monitoring dari LAZISNU Pati

    UPZIS Pucakwangi Dapat Monitoring dari LAZISNU Pati

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.807
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pucakwangi mendapat monitoring dari LAZISNU PCNU Pati, Jumat (28/11/2025). Adapun monitoring ini dilakukan dalam rangka mewujudkan LAZISNU menuju lembaga filantropi terkemuka di Kabupaten Pati. Ketua UPZISNU Pucakwangi, Husaini, menekankan pentingnya monitoring dalam pengelolaan keuangan, terutama zakat, infak, dan sedekah […]

  • PCNU-PATI

    Ratusan Santri Pati Ziarah di Makam Gus Hasyim

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 597
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati melaksanakan apel sekaligus berziarah di Taman Makam Pahlawan Giri Dharma, Selasa (22/10/2024) sore. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2024. Satusan santri mengikuti kegiatan ini dengan khidmat. Kegiatan apel sekaligus ziarah dipimpin oleh Penjabat (Pj) Bupati Pati Sujarwanto Dwiatmoko. Usai apel, rombongan […]

  • PCNU-PATI

    Ketika Kapal Titanic Menabrak Gunung Es

    • calendar_month Sen, 8 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 559
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Gunung es adalah bongkahan besar es air tawar yang berada di tengah lautan. Separuh badan gunung berada di dalam laut, sedang separuhnya lagi berada di permukaan. Tapi, tahukah Anda, yang berada di permukaan hanyalah 10% saja, sedang 90% berada di dalam lautan. Kita hanya melihat puncak gunungnya saja yang tampak […]

  • Pelantikan PC IPNU IPPNU Pati Berlangsung Sakral

    Pelantikan PC IPNU IPPNU Pati Berlangsung Sakral

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 406
    • 0Komentar

    PATI-Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Kabupaten Pati masa khidmat 2019-2021 hari ini (27/10) resmi melangsungkan pelantikan dan rapat kerja 1. Acara tersebut terasa sakral karena bertempat di Pendopo Kabupaten Pati. Beberapa tokoh penting tampak hadir diantaranya K. Yusuf Hasyim selaku Ketua Tanfidziyah PCNU Pati, Banom NU, Majelis Alumni, Polres Pati, Dandim dan yang spesial kehadiran dari […]

  • Ketum PCNU Diagendakan Jadi Pemateri Diskusi Kebangsaan Siang Ini

    Ketum PCNU Diagendakan Jadi Pemateri Diskusi Kebangsaan Siang Ini

    • calendar_month Ming, 15 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 473
    • 0Komentar

    Pamflet undangan ngaji kebangsaan bersama kelompok 18 KKN Gembira IPMAFA dan K. Yusuf Hasyim PATI-Situasi pandemi yabg belum juga reda, membuat masyarakat harus putar otak agar aktifitas mereka tetap lancar dan tentunya taat Protokol Kesehatan (Prokes).  Salah satu kegiatan mahasiswa yang sedikit banyak terhambat adalah Kuliah Kerja Nyata (KKN). Agenda yang sedianya dilaksanakan dengan menerjunkan […]

expand_less