Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jakenan Awali Peringatan Hari Santri dengan Kirab Santri

Jakenan Awali Peringatan Hari Santri dengan Kirab Santri

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
  • visibility 416
  • comment 0 komentar

JAKENAN – Mengawali rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2019, MWCNU Kecamatan Jakenan bekerja sama dengan berbagai kalangan menggelar kegiatan Kirab Santri 2019. Kirab Santri yang dilangsungkan pada Ahad (20/10/2019) ini diikuti oleh sekurangnya 40 lembaga dan organisasi se-Kecamatan Jakenan.

Kirab Santri Se-Kecamatan Jakenan dimulai pukul 13.45. Camat Jakenan, Aglis Muljana, SH, memimpin langsung pemberangkatan Kirab Santri Jakenan di halaman Kantor Camat Jakenan. Turut mendampingi Forkopimcab, Rais Syuriyah MWCNU, KH. Ahmad Suja’i, Ketua MWCNU, Aris Sutopo, S.Pd, MM, dan jajaran pengurus MWCNU Jakenan lainnya.

Kirab Santri Jakenan
Camat Jakenan, Aglis Muljana, SH, bersama Rais dan Ketua MWCNU Jakenan, Panitia Hari santri, dan Forkopimcab Jakenan, melepas Kirab Santri Jakenan 2019

Dari halaman Kantor Camat Jakenan, Kirab Santri ini menempuh rute beberapa desa mulai dari ujung timur, selatan hingga barat wilayah kecamatan. Mulai dari desa Tanjungsari, Sidomulyo, Jatisari, Karangrejolor, Puluhantengah, dan Sembaturagung. Berlanjut ke Glonggong, Tambahmulyo Sendangsoko, dan Kedungmulyo.

Rute kirab masih berlanjut melalui desa Ngastorejo, Karangrowo, Sidoarum, Kalimulyo, hingga finish di Lapangan Olahraga Desa Glonggong.

Menurut seksi kegiatan Kirab Santri, Sholihin, S.Pd.I, rute kirab memang didesain mencakup wilayah kecamatan mulai ujung timur hingga barat.

“Pokoknya dari ujung timur sampai ujung barat kecamatan,” ungkap Sholihin.

Menurut Ketua Panitia Peringatan Hari Santri Kecamatan Jakenan, Kharisun, S.Pd, kegiatan Kirab Santri ini merupakan kali kedua. Sebelumnya, pada peringatan tahun 2018 juga telah dilaksanakan acara Kirab Santri.

Kirab Santri Jakenan
Rombongan peserta Kirab Santri Jakenan 2019

Masih menurut Kharisun, S.Pd, peserta kirab meliputi MI, MTs, TPQ, Madrasah Diniyah se Kecamatan Jakenan. Ditambah dengan Badan Otonom NU yang ada di Kecamatan Jakenan.

“Bahkan beberapa Ranting Muslimat NU dan Fatayat NU juga ikut serta,” ungkap Kharisun yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmilyah Kecamatan Jakenan.

Setelah pelaksanaan Kirab Santri Jakenan, masih terdapat beberapa kegiatan lainnya yang akan dilaksanakan oleh Panitia Hari Santri Kecamatan Jakenan. Puncaknya adalah Upacara Peringatan Hari Santri yang akan digelar pada 22 Oktober 2019 di Lapangan Olahraga Desa Glonggong. (Mun/LTNNU)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Rozin Tekankan Pentingnya Literasi Akademik di Era Digital

    Gus Rozin Tekankan Pentingnya Literasi Akademik di Era Digital

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 482
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menggelar Studium Generale (SG) dengan tema “Menyiapkan Sumber Daya Manusia Unggul, Kompetitif, dan Berkarakter Pesantren” di Aula Kampus setempat, Kamis (25/9/2025). Kegiatan ini diikuti 300 mahasiswa baru dan segenap civitas akademika IPMAFA. Rektor IPMAFA, KH Abdul Ghofarrozin dalam sambutannya menekankan pentingnya literasi akademik bagi mahasiswa di […]

  • PCNU-PATI

    Ayahku Bukan Pembohong

    • calendar_month Ming, 14 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

    Novel yang menceritakan kisah seorang anak yang bernama Dam yang tumbuh dengan segala cerita-cerita ayahnya. Sang ayah sangat suka menceritakan kisah-kisah petualangan yang mengandung nilai-nilai luhur yang terdengar seperti dongeng. Seperti cerita tentang Sang Kapten, Lembah Bukhara, Negeri Penguasa Angin, Si Raja Tidur, dan lain sebagainya. Semenjak kecil, Dam selalu percaya dengan kisah-kisah yang diceritakan […]

  • MA Abadiyah Gabus Raih Juara

    MA Abadiyah Gabus Raih Juara

    • calendar_month Sel, 9 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 522
    • 0Komentar

    Pati. Madrasah Aliyah Abadiyah Gabus  menyabet Medali Perunggu dalam ajang Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) Se Indonesia Ke 12 Di Bogor di wakili oleh Septiana Rohmawati siswi Kelas X.             Madrasah tentu bisa bersaing dengan sekolah-sekolah umum, tinggal kita sebagai guru pendidik mampu mengenali potensi dan bakat terhadap anak didik kita.             “Saya sebagai guru […]

  • Aswaja: Manhaj Nahdlatul Ummah

    Aswaja: Manhaj Nahdlatul Ummah

    • calendar_month Sen, 27 Jun 2016
    • account_circle admin
    • visibility 507
    • 0Komentar

    Aswaja adalah golongan yang konsisten mengikuti tradisi dan metode yang dipraktekkan Nabi dan Para sahabat (ma ana alaihi al-yauma wa ashhabi).Aswaja dalam kontek Indonesia adalah golongan yang secara mayoritas mengikuti Imam Abu Hasan al-Asy’ari dalam bidang akidah, Imam Asy-Syafi’I dalam bidang fiqih, dan Imam Abu Hamid Al-Ghazali dan Imam Abi al-Hasan Asy-Syadzili dalam bidang tasawuf. […]

  • Ngaji Daring KKN MDR Valhalla Ipmafa Bahas Vaksin

    Ngaji Daring KKN MDR Valhalla Ipmafa Bahas Vaksin

    • calendar_month Sab, 21 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 513
    • 0Komentar

      Para peserta KKN MDR Valhalla Ipmafa berpose denga Dr. Jamal Ma’mur usai ngaji daring yang diampu oleh wakil ketua PCNU Pati tersebut MARGOYOSO-Tanggal 20 Agustus 2021 KKN MDR IPMAFA Kelompok 17 (Valhalla) mengadakan ngaji daring dengan tema vaksin dalam perspektif islam. Kegiatan ini dilatar belakangi karena banyak masyarakat yang masih meragukan dan takut akan […]

  • Gus Nadir : Pemuda Harus Kaya Literasi

    Gus Nadir : Pemuda Harus Kaya Literasi

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA-Tokoh kontroversial, Nadirsyah Hosen (Gus Nadir) hadir di Yogyakarta, Sabtu (28/9) malam. Dosen Monash Institute, Australia tersebut, merupakam salah satu tokoh NU yang dianggap liberal oleh khalayak. Hal ini tak lepas dari aktivitas Gus Nadir di media sosial yang cukup intens dan memancing reaksi kaum radikalis. Gus Nadir saat merespon pertanyaan hadirin Malam ini, Gus […]

expand_less