Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » NU sebagai Civil Society

NU sebagai Civil Society

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
  • visibility 680
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Nahdlatul Ulama (NU) merupakan salah satu organisasi sosial-keagamaan terbesar di Indonesia, bahkan di dunia. Sejak didirikan pada 1926, NU memiliki peran yang sangat signifikan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk sosial, politik, dan budaya. Sebagai organisasi yang berbasis pada ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah, NU tidak hanya berfokus pada pengembangan agama, tetapi juga berkomitmen terhadap peningkatan kualitas kehidupan masyarakat secara keseluruhan.

Dalam perjalanan sejarahnya, NU telah menunjukkan peran yang sangat penting dalam membangun kesadaran masyarakat sebagai warga negara yang aktif, serta terlibat dalam berbagai proses politik untuk mencapai tujuan-tujuan sosial yang lebih adil.

Sejak Kembali ke Khittah 26, NU semakin mengukuhkan diri sebagai organisasi sosial-keagamaan yang tidak hanya mengurusi masalah internal umat Islam, tetapi juga peduli terhadap keadilan sosial dan kemajuan bangsa.

Khittah 26 merupakan landasan bagi NU untuk lebih fokus pada peran sosial kemasyarakatan dan menanggalkan kepentingan politik praktis yang sebelumnya pernah dijalani. Dengan demikian, NU berperan dalam membangun kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif dalam proses politik, dengan menggunakan mekanisme yang ada untuk memperjuangkan keadilan sosial dan kesejahteraan bersama.

Peran politik NU, meskipun tidak terfokus pada kekuasaan politik praktis, tetap melibatkan pergumulan politik dalam skala global yang sangat relevan dengan tantangan zaman. Sebagai organisasi yang berbasis pada nilai-nilai moderat, NU kini terlibat dalam politik yang tidak hanya terbatas pada persoalan sektarian, tetapi juga pada isu-isu yang lebih besar dan bersifat universal, seperti perdamaian, keadilan sosial, hak asasi manusia, dan toleransi antar-umat beragama.

Kiprah NU dalam dunia politik ini membuka ruang gerak yang lebih luas, memungkinkan organisasi ini untuk berkontribusi lebih besar pada perubahan sosial di tingkat nasional bahkan global. Persoalan yang dihadapi oleh NU bukan lagi sekadar masalah internal warga NU, melainkan masalah bangsa yang lebih luas, yang mengharuskan NU untuk lebih inklusif dan mengedepankan kepentingan bersama.

Sebagai bagian dari civil society, NU memainkan peran yang sangat luas dalam mempengaruhi kehidupan masyarakat. dalam buku ‘NU dan Masyarakat Sipil’ dijelaskan salah satu bidang utama di mana NU memberikan kontribusinya adalah dalam bidang pendidikan. Sebagai bagian dari upaya untuk memberdayakan masyarakat, NU mendirikan ribuan pesantren yang tidak hanya mengajarkan ilmu agama tetapi juga keterampilan hidup yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Pesantren NU berfungsi sebagai lembaga pendidikan yang mendidik generasi muda dengan pemahaman agama yang moderat, serta mengembangkan karakter dan moralitas mereka untuk menjadi individu yang berguna bagi masyarakat. Selain itu, pesantren NU juga berperan dalam menciptakan masyarakat yang toleran dan saling menghargai.

Selain pesantren, NU juga aktif dalam mendirikan sekolah-sekolah umum, universitas, dan lembaga pendidikan lainnya yang mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan keterampilan. Dengan demikian, NU berperan dalam menyediakan akses pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat Indonesia, dari jenjang pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. Pendidikan yang diberikan oleh lembaga-lembaga NU berlandaskan pada nilai-nilai moderat, yang mengedepankan keseimbangan antara ilmu agama dan pengetahuan umum. Ini penting untuk menciptakan masyarakat yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang mendalam, yang dapat berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa.

Dengan kontribusinya di bidang pendidikan, NU juga turut memperjuangkan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Lembaga-lembaga pendidikan NU tidak hanya mencetak lulusan yang berkompeten dalam bidangnya, tetapi juga mendorong mereka untuk berperan aktif dalam masyarakat dan menjadi agen perubahan yang memperjuangkan keadilan sosial dan kesejahteraan bersama.

Dengan demikian, NU sebagai civil society memiliki dampak yang luas dan mendalam dalam membentuk masyarakat Indonesia yang lebih beradab, moderat, dan berkeadilan sosial.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by geralt

    Celeng, Babi, dan Anjir

    • calendar_month Sel, 25 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 703
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Tiga bentuk umpatan di atas sengaja saya jadikan judul pada artikel ini. Mengingat, ragam bahasa yang digunakan anak-anak dan remaja kita, sekarang ini memprihatinkan. Di semua level. Entah pra sekolah, SD/MI hingga SMA/SMK/MA. Di kota dan desa sama. Meski bentuk umpatannya berbeda. Umpatan ditinjau dari bentuknya pun beragam. Pertama, nama binatang seperti […]

  • PCNU-PATI Photo by frolicsomepl

    Menjadi Kaya seperti Tuhan

    • calendar_month Kam, 3 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 454
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin*  Amou Hajj, pria asal Iran yang memegang gelar juara dunia sebagai manusia terkotor akhirnya meninggal dunia pada 23 Oktober lalu. Pria renta ini disinyalir sudah 60 tahun tidak mandi, sebab ia haqqul yakin bahwa jika dia mandi, maka akan mati.  Tak hanya absen mandi selama enam dekade, kebiasaan hidup Amou Hajj […]

  • LAZISNU PATI BERBAGI

    LAZISNU PATI BERBAGI

    • calendar_month Sen, 13 Jul 2015
    • account_circle admin
    • visibility 520
    • 0Komentar

    LAZISNU.Ahad 12 Juli 2015 di gedung PCNU lt, 3  LAZISNU (Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama’) Kabupaten Pati untuk yang ketiga kalinya di tahun yang ketiga telah kembali sukses melaksanakan Program Santunan Yatama dan Dhuafa’. Sebanyak 100 orang yang terdiri Yatama dan Dhuafa’. Sebagaimana pada Program Santunan Yatama dan Dhuafa’ tahun sebelumnya program […]

  • Gus Rozin: Wisuda Bukan Akhir, Tapi Awal Pengabdian kepada Masyarakat

    Gus Rozin: Wisuda Bukan Akhir, Tapi Awal Pengabdian kepada Masyarakat

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.436
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Rektor Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati, KH Abdul Ghafar Rozin memberikan sambutannya pada Wisuda Pascasarjana Magister Pendidikan Bahasa Arab 2025 yang diselenggarakan pada di Aula 2 Kampus IPMAFA, Sabtu (8/11/25). Dalam sambutannya, Gus Rozin sapaan akrabnya menyampaikan bahwa wisuda tidak boleh dimaknai hanya sebagai ajang pemberian ijazah tanpa makna yang mendalam. […]

  • PCNU - PATI Photo by Tanaphong Toochinda

    Anak Tantrum

    • calendar_month Jum, 22 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Hari minggu kemarin saat saya tengah berlibur dari rutinitas bekerja setiap hari, saya diajak ibu pergi ke pasar untuk membeli beberapa peralatan yang akan dibawa adik mondok. Sebelum pergi pagi-pagi sekali keponakan saya, Tsania sudah berada dirumah. Maklum ayah ibunya sedang di sawah dan ia dititipkan pada saya. Pagi itu, setelah melakukan aktivitas rumahan, saya […]

  • Pagar Nusa Gabus Raih 9 Emas di  KEJURCAB 2015

    Pagar Nusa Gabus Raih 9 Emas di KEJURCAB 2015

    • calendar_month Jum, 11 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 478
    • 0Komentar

    Pada akhir bulan November 2015 kemarin bertempat di SMPN 01 Juwana Pati Pimpinan Cabang Pagar Nusa Pati mengadakan kompetisi Kejuaraan Pencak Silat Cabang antar pelajar SMP/MTs dan SMA/MA/SMK se Kabupaten Pati, acara tersebut hampir di ikuti sebagian besar sekolah yang mempunyai kegiatan ekstra pencak silat.             Dan pada kesempatan ini Pagar Nusa Kecamatan Gabus meraih […]

expand_less