Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Ramadan dan Muhasabah diri

Ramadan dan Muhasabah diri

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 16 Mar 2024
  • visibility 401
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto, MA

“Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa.” Q.S: Albaqarah 183.

Momentum datangnya bulan suci Ramadan tentunya sangat dinantikan oleh semua umat Muslim di seluruh penjuru dunia. Datangnya bulan suci ini tentunya disambut dengan gagap-gempita baik melalui medsos (media sosial) maupun melalui selebaran pamflet, banner, dan poster yang terpasang di pelbagai tempat.

Momentum datangnya bulan yang penuh rahmat ini dijadikan seluruh umat Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak melakukan amal ibadah, seperti membaca Alquran, zikir, ifaq, sedekah, memberi takjil, dan bentuk amal jariyah lainnya.

Dari beberapa bentuk amal jariyah di atas menunjukkan betapa antusiasnya umat Muslim untuk berlomba-lomba dalam melakukan amal ibadah. Hal ini tidak lain mengharap ridlo, rahmat, hidayah, dan maghfirah di bulan yang penuh berkah ini. Maka, tak ayal apabila setiap satu tahun sekali semua umat muslim berlomba-lomba untuk beribadah.

Selain itu juga momentum bulan Ramadan juga dijadikan untuk muhasabah, mengingat di bulan yang penuh maghfirah ini semua bentuk amal ibadah akan dilipat gandakan pahalanya dan akan diampuni segala kesalahannya bagi orang-orang yang ingin bertaubat. Dalam hal ini Rasulullah saw bersabda.

“Siapa yang berpuasa pada bulan Ramadan dengan iman dan harapan pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Dan barangsiapa yang shalat pada Lailatul Qadar dengan iman dan harapan pahala, maka diampuni juga dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam hadis di atas disebutkan bahwa orang yang berpuasa selama bulan Ramadan dan menghabiskan malam lailatul qadar dengan melakukan ibadah sunnah dan berharap pahala dari Allah Swt. Mereka akan diampuni semua dosa sebelumnya.

Hal ini sebagaimana penulis nukil dari nu. online bahwa hadits di atas tentang ibadah yang dapat secara otomatis menghapus dosa seseorang, imam Muslim mengatakan bahwa dosa-dosa di sini hanyalah dosa kecil, bukan dosa besar.

Karena, jika seseorang melakukan dosa besar, cara untuk melenyapkannya adalah dengan memohon ampun dan bertaubat dengan sungguh-sungguh. Hal ini masuk akal, karena setiap orang pasti melakukan dosa kecil, entah sengaja maupun tidak. Jadi, hanya dengan memperbanyak ibadah yang biasa kita lakukan akan cukup untuk menghapusnya. Peluang untuk mendapatkan ampunan akan lebih besar jika ibadah tersebut dilakukan selama bulan Ramadan.

Oleh karena itu, momentum datangnya bulan Ramadan marilah kita jadikan sebagai bentuk intropeksi diri kita kepada Allah dan marilah kita tingkatkan ibadah kita kepada Allah Swt. Agar di dalam bulan yang penuh berkah ini kita mendapatkan rahmat, hidayah, dan maghfirah dari Allah swt.

Dan marilah kita jadikan Ramadan ini untuk mengharap ampunan dan ridlo kepada Allah swt. Dengan memperbanyak melakukan amal ibadah dan kita tingkatkan ketaqwaan kita kepada Allah swt. Agar di bulan yang penuh berkah ini kitab isa mendaptkan hidayah dari Allah Swt.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Islam dan Modernitas

    Islam dan Modernitas

    • calendar_month Kam, 22 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 395
    • 0Komentar

     Oleh : Miftahus Salam* Modernitas (kemodernenan) adalah salah satu masalah paling krusial yang dihadapi oleh umat Islam abad ini. Pasalnya sampai saat ini umat Islam selalu diidentikkan dengan kelompok yang berseberangan dengan modernitas. Bahkan ada yang membuat kesan bahwa Islam tidak cocok dengan modernitas. Isu-isu terkait modernitas menjadi tantangan tersendiri bagi umat Islam, terutama dalam […]

  • Syaifuddin-Nihayah Panglimai PAC IPNU/IPPNU Gembong

    Syaifuddin-Nihayah Panglimai PAC IPNU/IPPNU Gembong

    • calendar_month Jum, 9 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 491
    • 0Komentar

    GEMBONG-Setelah sekian lama vakum, IPNU/IPPNU Kecamatan Gembong akhirnya memiliki pengurus baru. Jumat (9/8) siang tadi telah diadakan Konferensi Anak Cabang IPNU/IPPNU Gembong. K. Sholikhin, ketua MWC NU Gembong sedang memberikan sambutan dalam Konferancab IPNU/IPPNU Gembong. Tampak pula beberapa ketua Ranting NU dan jajaran Muspika sebagai tamu undangan  Kegiatan yang berlangsung di aula gedung MWC-NU Gembong […]

  • Hasil-Hasil Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama

    Hasil-Hasil Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Rab, 21 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 476
    • 0Komentar

    Isi beserta uraian perincian sebagaimana dimaksud oleh keputusan ini terdapat dalam naskah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Nahdlatul Ulama beserta Muqaddimah al-Qanunil Asasy sebagai pedoman untuk melaksanakan tata organisasi dalam mencapai tujuan dan cita-cita Nahdlatul Ulama;

  • Terjangkit Penyakit, Calon Jemaah Haji Asal Pati Dipulangkan

    Terjangkit Penyakit, Calon Jemaah Haji Asal Pati Dipulangkan

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13.642
    • 0Komentar

      Pati – Seorang calon jemaah haji asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah terpaksa dipulangkan dan gagal berangkat ke tanah suci pada tahun 2026 ini. Pasalnya, jemaah haji asal Kecamatan Sukolilo tersebut mengidap hepatitis. Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Pati atau Kemenhaj Pati, Rahardian Yunianto memaparkan calon jemaah haji tersebut […]

  • ​Ketua PCNU Pati: Istighotsah Itu Semacam 'Demo' kepada Allah

    ​Ketua PCNU Pati: Istighotsah Itu Semacam ‘Demo’ kepada Allah

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15.797
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – PLT Bupati Pati, Risma Ardhi Candra bersama dengan Ormas yang ada di Kabupaten Pati menggelar Istighotsah dan doa bersama di Pendopo Kabupaten Pati. Agenda ini dilaksanakan pada Jumat (5/6) malam. Dalam agenda itu, Risma menyebut anggaran yang tepat sasaran adalah tanggung jawab besar. Maka, dalam beberapa pengerjaan proyek infrastruktur yang telah dimulai sejak […]

  • Abu Bakar: Membenarkan Isra’ Mi’raj dengan Logika. Photo by Abdullah Mukadam on Unsplash.

    Abu Bakar: Membenarkan Isra’ Mi’raj dengan Logika

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 455
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Shalihin* Sejak duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah hingga bertahun-tahun setelahnya, penulis selalu dihinggapi kegelisahan ketika menjelang peringaan isra’ mi’raj. Hal ini berkaitan dengan rasionalitas para Sahabat Khususnya Abu Bakar RA. Mengapa Abu Bakar percaya begitu saja dengan cerita isra’ mi’raj Nabi Muhammad yang di luar nalar. Padahal, dilihat dari latar belakang keilmuan, […]

expand_less