Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Branding

Branding

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 6 Apr 2022
  • visibility 315
  • comment 0 komentar

Saban pagi rutinitas harian adalah minum kopi, seseklai membaca buku puisi. Robusta adalah merk kopi rakyat yang sangat di gemari masyarakat. Sebab harganya pas di kantong tak bikin kantong kosong. Selain itu, adalah bentuk perlawanan dengan merk-merk kopi pabrikan. Masyarakat di desa kami lebih menghargai produk-produk tetangga dan saudara dan temannya, ketimbang produk pabrikan.

Apabila produk kampung sudah bisa memenuhi kebutuhan, kenapa harus beli yang pabrikan. Toh jika kita membeli produk-produk karya tetangga kita sendiri tentu akan membantu perputaran roda keuangan masyarakat sekitar rumah kita dan orang yang kita kenal, seringkali Rt nan bersama, tertawa berbarengan ketika sedang njagong padon di perempatan jalan.

            Di kampung kami, minum kopi di pagi hari adalah sebuah ritual yang tak dapat di hindari. Pasti di setiap keluarga jika pagi datang dan sarapan belum terhidangkan, minum kopi harus di dahulukan. Tanpa  ritual itu ketika menjalani rutinitas harian, seakan ada yang kurang serta sepi sunyi.

            Secangkir kopi menjadi teman dalam sendiri. Namun ramai dalam dunia maya, saya bisa saling sapa dengan siapa saja, yang berada disana dan ada disini. Tanpa harus melihat langsung.  Pun bisa saling terhubung dan dekat melekat. Sebab dunia maya adalah mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat, katanya.

            Sesekali saya scroll men-scroll dunia maya dan menemukan berbagai hal unik menarik. Sedangkan arti scroll sendiri adalah menggulir, dalam bahasa gaul ini menunjukan sebuah kegiatan seseorang yang sedang menggulir layar HP, Tablet atau layar monitor. Contohnya kegiatan seperti melihat beranda Facebook, menggulir pesan  chat atau lagi scroll  halaman website maupun komentar di media sosial.

            Dan saat melakukan aktifitas scroll tersebut saya membaca sebuah iklan tentang bisnis, perihal membangun usaha, kalimatnya kurang lebihnya seperti ini “Cara jitu membranding produkmu tanpa bayar mahal, tanpa iklan, segera daftar kuata terbatas, kesempatan tak datang dua kali”

            Saban pagi saat saya berselancar di dunia maya sering mendapatkan, melihat iklan kurang lebihnya seperti itu. Bombastis, menjanjikan yang manis-manis dan menghipnotis. Sehingga siapa saja yang membacanya akan terbawa. Padahal kita sering lupa jika pembuat iklan tersebut juga bekerja. Bekerja dengan caranya sendiri, dengan apa yang bisa dilakukan.

            Dari iklan tersebut saya jadi teringat dengan celoteh teman saya beberapa waktu lalu, begini celotehnya kurang lebihnya, soalnya ingatan saya sudah mulai berkurang. Maklum sudah beristri. Dan bermimpi menambah istri lagi.

            “Mem-Branding sebuah produk atau usaha penting. Akan tetapi lebih penting adalah mem-Brangding diri sendiri”

            Ketika mendengarkan celotehnya saya hanya senyam-senyum. Dan dalam hati berujar.

            “Pantesan semua aktifitasmu tersiarkan semuanya, setiap detik berstatus di whatshapp, Facebook dan Twitter, Instragram, sehari tanpa berstatus seakan putus kehidupan ini”

            Saya mengetahui dengan jelas bagaimana kapasitas teman saya tersebut di dunia nyata sangat bertolak belakang sekali dengan di dunia maya. Seingat saya, selama saya berteman dengan teman saya di dunia nyata dan maya, hanya satu adegan yang tak pernah di jadikan status yaitu ketika bercinta, saya juga heran padahal bercinta itu ibadah dan dapat pahala pula jika dilakukan dengan suami istri yang sah, kok ndak di siarkan ya !!??

            “Pak…bapak kalau nulis mbok yo realistis ngono, sekarang semua orang itu ingin di akui, semua orang ingin dipandang pinter, merasa layak ketimbang yang lain, serba bisa. Jadi ketika sampean tak mengikuti Brangding-Mem-Branding, maka sampean itu kuno dan ketinggalan zaman,”

            Istri saya selalu datang dengan tiba-tiba dan dengan celetuknya yang berbeda. Saya mengamini apa yang barusan dikatakannya. Saya akan terasa asing dan aneh apabila tak mengikuti arus yang sedang berjalan saat ini. Biarlah, semua kembali ke diri masing-masing.

(Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMII Joyo Kesumo Ziarahi Makam-Makam Auliya’

    PMII Joyo Kesumo Ziarahi Makam-Makam Auliya’

    • calendar_month Sen, 29 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 414
    • 0Komentar

    PATI-Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Joyo Kesumo Pati melakukan tour religi tiga wali di Pati dan sekitarnya. Kegiatan ini berlangsung dari Hari Minggu (28/7) siang hingga malam. Belasan pengurus Komsat Joyo Kesumo membelah panasnya siang dan dinginnya malam untuk mengingat jasa para auliya’. Para Pengurus PMII Komsat Joyo Kesumo saat melaukan ziarah di makam […]

  • 4 Tips Agar Tetap Produktif saat Weekend. Photo by Andreas Klassen on Unsplash.

    4 Tips Agar Tetap Produktif saat Weekend

    • calendar_month Sel, 29 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Kebanyakan dari orang-orang sering memanfaatkan weekend untuk rebahan. Iya, kita sering bermalas-malasan alias malas gerak (mager). Tentunya hal itu menjadikan kita tidak produktif.  Nah, agar weekend kalian tetap produktif, lakukan empat hal ini. 

  • PCNU-PATI

    Daun Yang Jatuh Tak Membenci Angin

    • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Kehadirannya bagai seorang malaikat bagi keluargaku, dimana dia merengkuh ibu dan juga adikku dari kehidupan kelam hidup di jalanan yang miskin dan nestapa. Dia memberikan kebutuhan yang kami butuhkan baik itu makan, tempat berteduh, sekolah, dan juga janji-janji di masa depan yang lebih baik. Sungguh merupakan malaikat yang diberikan langit untukku, juga memberikan kami kasih […]

  • Didatangi Cabang, Ketua UPZIS MWCNU Gembong Siap Turba

    Didatangi Cabang, Ketua UPZIS MWCNU Gembong Siap Turba

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.800
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Unit Pengelola Zakat (UPZIS) MWC NU Gembong menerima kunjungan dari Lazisnu Pati, Ahad (30/11) di Gedung MWCNU Gembong). Kedatangan rombongan dari kabupaten tersebut adalah dalam rangka monitoring. Ahmad Shodiq Ketua Lazisnu Gembong, menilai monitoring ini sebagai langkah evaluasi. Dia menilai kendala pengelolaan ZIS di Gembong cukup kompleks. “Kami terimakasih kepada Lazisnu cabang. […]

  • Pesan Rois Syuriah PCNU Pati dalam Musyawarah Kerja Cabang

    Pesan Rois Syuriah PCNU Pati dalam Musyawarah Kerja Cabang

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 494
    • 0Komentar

    Pati, Jajaran Pengurus Cabang Nahlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati melaksanakan kegiatan Pelantikan, Musyawarah Kerja dan Halal Bi Halal, bertempat di Kampus IPMAFA Margoyoso Pati, Ahad 7 Juli 2019. Dalam kesempatan tersebut Rois Syuriah KH. M. Aniq Muhammad memberi pengarahan terhadap pengurus baru, baik lembaga, atau pun banomnya. ” Kita harus bersaing dengan organisasi lain, harus […]

  • PCNU-PATI

    Pelepasan Mahasiswa PPL di PC LAZISNU Pati

    • calendar_month Kam, 8 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – PC Lazisnu Pati melepas satu orang mahasiswa PPL untuk dikembalikan lagi ke kampus IPMAFA, rabu (07/12). Pada kegiatan tersebut dihadiri oleh Umar Faruq selaku kaprodi manajemen zakat dan wakaf Institut Perguruan Tinggi Mathaliul Falah. Terhitung sejak tanggal 17 Oktober sampai 07 Desember 2022, kampus IPMAFA program studi manajemen zakat dan wakaf, menitipkan satu […]

expand_less