Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rintisan Kampung Moderasi Beragama di Kaloran Temanggung

Rintisan Kampung Moderasi Beragama di Kaloran Temanggung

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 18 Jul 2023
  • visibility 585
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id Temanggung – Penetapan Desa Getas sebagai Rintisan Kampung Moderasi Beragama (KMB) Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah disambut positif oleh Kepala Desa Getas, tokoh agama, sesepuh dan tokoh adat Desa Getas. Demikian ini tergambar dari forum sambung rasa lintas agama Desa Getas pada Senin (10/7/2023) kemarin di balai Desa Getas. Hadir pada kegiatan ini Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, Kasi Bimas Islam Kankemenag Kab. Temanggung, Pokjaluh Kabupaten Temanggung, Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Kec Kaloran, Camat Kaloran, Kepala KUA Kaloran, Danramil Kaloran, Kapolsek Kaloran dan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kec Kaloran. Kades Getas Dwiyanto menyampaikan, guyup rukun warganya yang terdiri dari banyak agama dapat dilihat langsung pada setiap acara tradisi yang digelar di desanya. “Dari sedekah bumi, sadranan dan pagelaran tradisi lainnya, di sini melibatkan semua agama dan dihadiri oleh semua pemeluk agama juga,” tuturnya kepada awak media, Selasa (18/7/2023). Ditambahkannya, untuk menyelesaikan konflik yang muncul, digunakan pendekatan rembug kekeluargaan. “Konflik berbau agama pernah terjadi. Berangkat dari rasa kekelurgaan dan legowonya semua pihak, permasalahan selesai tanpa harus keluar desa,” imbuhnya. Selanjutnya, pihak pemerintah Desa Getas bersama seluruh tokoh agama, sesepuh dan tokoh masyarakat siap untuk bersama-sama dengan Tim Kelompok Kerja KMB Kantor Urusan Agama (KUA) Kaloran menyukseskan semua program dan kegiatan penguatan sikap dan perilaku moderasi beragama di Desa Getas. Sebagai bukti keseriusan, sekretariat rintisan KMB di diberi tempat di kantor balai desa. Desa yang berkontur perbukitan dengan mayoritas petani ini, sudah menjadi tujuan penelitian hubungan lintas agama dari pelbagai lembaga dan perorangan. Di dalamnya hidup pelbagai adat dan tradisi desa yang bersifat lintas agama. Terdapat juga destinasi wisata religi seperti dusun budhis Krecek. Karena itulah, selama ini Desa Getas dijuluki sebagai Indonesia mini-nya Kabupaten Temanggung. Ada juga yang menamakan sebagai sktesa kebhinekaan Indonesia. (oen)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perbaiki Arah Kiblat Masjid dan Musala, Kemenag Pati Kerahkan Puluhan Verifikator

    Perbaiki Arah Kiblat Masjid dan Musala, Kemenag Pati Kerahkan Puluhan Verifikator

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13.601
    • 0Komentar

      Pati – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati berupaya memperbaiki arah kiblat masjid maupun musala. Mereka pun mengerahkan puluhan verifikator untuk terjun ke masjid maupun musala di 21 kecamatan. Sebelum terjun ke lapangan, tim verifikasi arah kiblat dibekali dengan pelatihan sekaligus praktik pengukuran arah kiblat. Kegiatan ini diikuti agar tim verifikator mempunyai standar pengukuran yang […]

  • Photo by KE ATLAS

    Menulis Sebagai Support System

    • calendar_month Sen, 11 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Oleh: M. Iqbal Dawami Dalam berbagai fase hidup, baik saat menghadapi kesulitan maupun kebahagiaan, keberadaan support system ini terasa sangat berharga. Salah satu bentuk dukungan yang sering terlupakan, namun memiliki dampak yang tidak ternilai, adalah menulis. Bagi saya, menulis bukan hanya sekadar mengatur kata-kata dalam kalimat. Lebih dari itu, menulis adalah perjalanan mendalam menjelajahi sudut-sudut […]

  • PCNU- PATI

    Setelah Punya 2 Unit MLU, NU Winong Targetkan Bangun Klinik

    • calendar_month Sen, 22 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 550
    • 0Komentar

    WINONG – MWC NU Winong memang sering menjadi sorotan bagi kaum Nahdliyyin di Kabupaten Pati. Hal itu karena preatasi yang ditorehkan oleh para pengurus MWC NU plus lembaga-lembaganya, terutama Lazisnu.  Pada Minggu (21/8) pagi, MWC NU Winong sukses menggelar Apel Kemerdekaan untuk memperingati HUT-RI ke-77. Kegiatan tersebut dihelat di Lapangan Olahraga Desa Pekalongan, Winong.  Sebelumnya, […]

  • Momen halal Bi Halal MWCNU Winong, Ranting NU dan Banomnya Sepakat Dukung Penuh Klinik NU HALAL BI HALAL Pratama Rawat Inap

    Momen halal Bi Halal MWCNU Winong, Ranting NU dan Banomnya Sepakat Dukung Penuh Klinik NU HALAL BI HALAL Pratama Rawat Inap

    • calendar_month Rab, 23 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Winong mengadakan acara Halal Bihalal pada minggu, 20 April 2025. Halal Bihalal yang dilaksanakan bertempat di Gedung Klinik Pratama Rawat Inap NU Winong ini dihadiri oleh Ketua PCNU Kab Pati KH Yusuf Hasyim, S.Ag, M.SI, Pengurus MWCNU Winong, Muspika Kec Winong, Badan Otonom Muslimat NU, Fatayat […]

  • Puisi Puisi Pulo Lasman Simanjuntak. Photo by Rima Kruciene On Usplash.

    Puisi Puisi Pulo Lasman Simanjuntak

    • calendar_month Ming, 31 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

      JANIN REMBULAN janinnya lahir dari pecahan rahim rembulan pada malam mencemaskan bahkan darahnya mengalir ganjil menyusuri mataair bermuara pada sebuah gua rahasia teramat dalam disimpan sekian waktu ada jarak keras sampai angin dinihari berlalu ke sana dimulai titik perzinahan sungguh menjijikkan, katamu mengurai dua musim menguliti tubuhnya tanpa warna obat di meja operasi berbayar […]

  • PCNU-PATI Photo by Fadhila Nurhakim

    Malam yang Aneh

    • calendar_month Sen, 15 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Pukul sembilan malam aku keluar dari kamar hotel. Aku bergegas menuju kafe Sunny Story yang tak jauh dari alun-alun. Sesampainya di kafe, kucari tempat duduk di pojok yang agak sepi di halaman kafe. Hanya beberapa orang saja yang ada di situ, berpasang-pasangan, di mejanya masing-masing. Hanya aku yang sendirian. Jika […]

expand_less