Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Melalui Sedekah Hidup Menjadi Berkah

Melalui Sedekah Hidup Menjadi Berkah

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 2 Mei 2017
  • visibility 279
  • comment 0 komentar

“Barangsiapa bersedekah dengan sesuatu senilai satu buah kurma yang diperolehnya dari hasil kerja yang baik, bukan haram, dan Allah itu tidak akan menerima kecuali yang baik. Maka sesungguhnya Allah akan menerima sedekah orang itu dengan tangan kanannya, sebagai kiasan kekuasaanNya, kemudian memperkembangkan pahala sedekah tersebut untuk orang yang melakukannya, sebagaimana seseorang dari engkau semua memperkembangkan anak kudanya sehingga menjadi seperti gunung – yakni memenuhi lembah gunung karena banyaknya.” (Muttafaq ‘alaih, dari Abu Hurairah r.a.)
            Melaui hadis diatas kita mengetahui apabila sedekah akan menjadikan hidup di dunia menjadi lebih berkah. Sebab dengan sedekah kepada orang yang membutuhkan kita tidak akan kekurang. Bahkan akan bertambah lebih harta kekayaan kita.
            Buku yang bertajuk Tukang Singkong Naik Haji, ada 33 kisah yang menceritakan keajaiban sedekah.  Semisal salah satu kisah dari Nurma yang buka usaha di bidang aksesoris. Saat itu yang ia jual adalah kalung. Sudah hampir dua minggu ia jualan. Namun tak satu pun pemesan datang. Padahal, ia sudah membuat website dan menyebarkan brosur dan lain sebagainya sudah ia lakukan.
            Hingga akhirnya, suatu hari setelah sholat ashar di masjid di bilangan Ragunan. Nurma saat itu melihat bapak-bapak tua yang sedang membersihkan toilet dan tempat wudhu. Entah kenapa tiba-tiba terbesit untuk memberikan uang kepada bapak tersebut. Ia berikan uang 50 ribu dan di selipkan ke saku bapak tadi. Keesokan harinya Nurma mendapatkan order kalung banyak dari teman-temanya. (hal 55)
Kisah lain yang mengharukan, adalah Guru Ngaji Naik Haji hari-hari sang guru ngaji dihabiskan untuk mengajari anak-anak kampung membaca al-Quran, mengenal akidah Islam, dan memahami baik burunya kehidupan. Waktu terus berjalan dan anak didiknya bertambah dewasa, menyebar keman-mana dan menjadi orang kaya dengan bekal ilmu agama yang sang guru ajarkan dengan tulus. Sememtara anak didiknya menjalani hari-harinya dengan sukses, sedangkan sang guru tetap menjalani hari-hari yang sama di desa tempat tingal dengan kondisi yang sama.
            Kemudian salah satu muridnya mengetahui keadaan guru ngajinya tersebut dan membicarakan dengan teman-temannya. Maka, terbitlah keinginan mereka untuk sedikit memberikan kebahagiaan kepada yang guru ngaji yaitu dengan menaikan haji. Sang guru pun naik haji karena amal yang ditanamnya dari dulu dengan ikhlas. (hal 102)
Inilah sebagian isi buku karya Satria. Dalam buku ini, juga diuraikan, keutamaan sedekah. Pertama mendapatkan pahala yang besar. Kedua, rezeki semakin bertambah. Orang-orang banyak yang keliru dengan berpikir sedekah malah membuat miskin, padahal malah sebaliknya. Seperti kisah di atas dan kisah lainnya dalam buku ini. Rasulullah Saw bersabda yang diriwayatkan oleh al-Bukhari, “Barang siapa bersedekah senilai satu biji kurma yang berasal dari mata pencarian yang naik, sesungguhnya Allah akan menerimanya dengan tangan kanan-Nya, kemudian dipelihara untuk pemiliknya sebagaimana seseorang di antara kalian terhadap anak kuda, sehingga sedekah itu menjadi besar seperti gunung.” (halaman 33)
Buku ini direkomendasikan untuk dibaca oleh para Muslim. Semoga dengannya, kehidupan kita semakin berkah karena terbiasa untuk bersedekah dan berbagi kepada sesama. Karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk sesamanya.
Judul                            : Tukang Singkong Naik Haji
Penulis                          : Satria Nova
Penerbit                       : Mizania
Tahun Terbit                : Pertama, Februari 2017
Tebal                            : 196 halaman
ISBN                           :  978-602-418-083-6
Peresensi                     : Munawwaroh
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fatayat NU Winong Gelar Gebyar Muharrom

    Fatayat NU Winong Gelar Gebyar Muharrom

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 294
    • 0Komentar

    WINONG-Ratusan anggota Fatayat se-Kecamatan Winong tumplek blek di halaman Masjid Baitussalam, Desa Kudur, Jumat (6/8). Menurut Ani Agustyani, S.Ag., M.Si., selaku ketua PAC Fatayat Winong, kehafiran mereka adalah untuk memeriahkan peringatan tahun baru hijriyah. 34 anak yatim menerima dantunan dari PAC Fatayat NU Winong dalam acara Gebyar Muharrom yang digelar untuk memperingati tahun baru hijriyah […]

  • Twibbon 1 Abad NU, PCNU: Desainnya Macho

    Twibbon 1 Abad NU, PCNU: Desainnya Macho

    • calendar_month Sab, 4 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

    JAKARTA – PBNU merilis twibbon dalam rangka menyambut resepsi 1 abad NU, Senin (7/2) mendatang. Twibbon berbentuk persegi tersebut memperlihatkan kesiapan pemakai twib untuk menjadi bagian sejarah 1 abad NU. “SAYA SIAP MENJADI BAGIAN SEJARAH 1 ABAD NU,” begitu isi twibbon tersebut. Ketua PCNU Pati, KH. Yusuf Hasyim menilai desain twibbon 1 Abad NU yang […]

  • PCNU-PATI Photo by Jason Leung

    Bagai Pungguk Menjerat Bulan Part 2

    • calendar_month Ming, 9 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Oleh: Elin Khanin “Nga-ngapunten, Bu Nyai. Maaf, ini santri baru, Bu Nyai. Tolong dimaafkan. Biar nanti saya yang beri hukuman,” ucap lelaki berkacamata terbata—santri senior yang bertugas sebagai pengawas kelompok. Jika tidak salah dengar tadi namanya Kang Awan. Ya, Kang Awan. Dari suaranya, kentara sekali jika dia sedang menahan ketakutan. Sangat berbanding terbalik dengan sikap […]

  • Bahasan Suluk Maleman Kali ini Sujud di Tengah Guncangan Zaman

    Bahasan Suluk Maleman Kali ini Sujud di Tengah Guncangan Zaman

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.971
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id Sujud secara semantik bermakna ketundukan mutlak, kepatuhan dan merendahkan diri baik secara jasadi mau pun ruhani. Bila Islam dimaknai penyerahan mutlak kepada Allah, maka sujud adalah manifestasi puncaknya. Bila Islam dimaknai kedamaian, maka sujud adalah bentuk paling sempurna untuk meraihnya. Ini diungkapkan Anis Sholeh Ba’asyin sebagai simpul penjelasannya dalam Suluk Maleman bertajuk “Sujud, Semesta […]

  • PCNU - PATI Photo by Alwi Hafizh A.

    Pesona Selebgram

    • calendar_month Ming, 17 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Perjalanan selama tujuh jam cukup membuat punggung dan pantat Farhan pegal. Untung Agus adalah supir handal dan berpengalaman, jadi mereka bisa tiba tepat waktu tanpa bingung bertanya kesana kemari. Agus sudah selalu kontak dengan Liasion Officer yang disediakan khusus untuk Farhan selama perjalanan. Juga ketika mereka sampai di gapura bertulisan “Selamat datang di Wonosobo Asri.” […]

  • SMPQT  As Salafiyah di Resmikan

    SMPQT As Salafiyah di Resmikan

    • calendar_month Sel, 13 Apr 2021
    • account_circle admin
    • visibility 351
    • 0Komentar

      Pati, Jajaran Pengurus dan tenaga pendidik Yayasan As Salafiyah Bageng Gembong Pati, melakukan peresmian sekolah baru SMPQT As Salafiyah dengan dihadiri oleh Bupati Pati H. Haryanto, MM, MSI serta Dinas Pendidikan Kabupaten Pati, Senin 12 April 2021             Meskipun terletak di desa akan tetapi kami selaku Pengurus Yayasan dan tenaga pendidik akan bekerja yang […]

expand_less