Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Anak Berkembang, Orang Tua Harus Cemerlang

Anak Berkembang, Orang Tua Harus Cemerlang

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 26 Agu 2022
  • visibility 469
  • comment 0 komentar

Oleh: Inayatun Najikah

Saya berusaha menuntut diri untuk menulis tentang anak-anak secara rutin. Lambat laun menjadi sebuah kesukaan. Bagi saya anak-anak adalah makhluk kecil yang istimewa. Namun seringkali keberadaannya seringkali disepelekan dan dianggap sebagai pelengkap keluarga saja. Bahkan dengan kehadirannya tersebut terkadang membuat kita bertindak sangat dominan atas dirinya dan pilihannya. Meski saat ia belum lahir, kita selalu mengusahakan kehadirannya disisi kita.

Anak-anak hanyalah titipan dari Sang Esa. Bagaimanapun bentuk fisik dan kepribadiannya adalah sesuatu yang istimewa. Kita lupa bahwa seorang anak adalah turunan dari orang tuanya. Sikap dan kepribadiannya pun tak jauh berbeda dengan mereka. Namun terkadang kita tak menyadari. Kita berusaha menjadikannya sebagai seseorang yang membanggakan untuk kita. Tapi usaha tersebut seringkali membuat kita memaksa dan menuntut dirinya.

Terbukti saat mereka menginginkan sesuatu sedangkan dalam pandangan kita hal itu adalah sesuatu yang salah, lantas kita memarahinya. Kita bertindak sangat agresif. Kita lupa bahwa mereka juga punya hak menentukan apa yang mereka suka meski usianya masih kecil. Bahkan kita menuntut mereka agar bertindak sesuai dengan yang kita mau, bukan yang mereka mau.

Seharusnya kita menyadari bahwa kehidupan ini terus berkembang. Begitu juga dengan pola asuh kita. Jika kita memakai pola asuh yang diterapkan orang tua kita terdahulu terhadap anak generasi sekarang tentu sangat tak relevan. Jika dahulu menggunakan pola asuh dengan keras agar anak patuh itu berhasil, sebaliknya pola asuh sekarang yang tepat adalah menjadi teman anak-anak tetapi tak lantas membiarkan mereka begitu saja.

Saya ada cerita dari seorang laki-laki yang telah menjadi seorang ayah. Ketika pagi saat anak sulungnya hendak berangkat sekolah, terlihat beradu argumen dengan ibunya. Usut punya usut si anak meminta jatah uang jajan yang sedikit lebih banyak dari biasanya. Si anak meminta lima ribu rupiah, tetapi ibunya tak memberikannya dengan alasan setiap hari uang sakunya hanya empat ribu rupiah. Si anak dan ibu saling kuat mempertahankan pendapatnya masing-masing. Hingga si anak memutuskan untuk tak berangkat sekolah jika tak dikasih uang saku yang ia inginkan.

Saya mencoba menganalisis mengapa sang ibu tetap teguh pada pilihannya. Barangkali ia tak mau anaknya jadi seorang pemboros nantinya. Niat ini sangat bagus namun menjadi tak bagus karena memaksakan si anak tanpa ada toleransi atau pilihan lainnya. Untung saja ayahnya punya cara untuk membujuk si anak agar tetap mau berangkat sekolah dan keinginan ibunya juga terpenuhi. Ayahnya memberi uang lima ribu tetapi dengan syarat yang seribu harus dibawa pulang untuk ditabung. Tak disangka jurus ini berhasil.

Dari kejadian ini semestinya kita bisa mengambil pelajaran bahwa dalam mengasuh anak diperlukan sebuah cara agar tak menyinggung kemauan sang anak dan keinginan kita sebagai orang tua tetap terpenuhi. Akan sangat bahaya jika sang anak tetap dipaksa untuk mengikuti kemauan orang tua. Tak perlu dengan berkata keras atau memarahi anak, cukup dengan lembut dan ditambah trik. Ibarat seorang pesulap yang memakai trik untuk mengelabui penontonnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI - Dari Jari; Cermin Diri. Photo by Laurenz Kleinheider on Unsplash.

    Dari Jari; Cermin Diri

    • calendar_month Jum, 17 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 490
    • 0Komentar

    Media sosial kini menjadi virus yang begitu pesat menyebar di seluruh lini masyarakat kita. Virus ini membuat saya prihatin karena media sosial kini sengaja dikemas menjadi semacam diary book oleh kebanyakan pengguna. Bahkan ada yang mengatakan apabila media sosial ibaratnya sebuah lautan sehingga semua bisa dimasukkan dan ditumpahkan tanpa terkecuali. Nyaris ironis bukan? Dari detik […]

  • Harta Karun Terpendam di Pati

    Harta Karun Terpendam di Pati

    • calendar_month Sen, 6 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 459
    • 0Komentar

    Kabupaten Pati, memang memiliki sejumlah “harta karun” terpendam. Salah satunya adalah Kopi Plukaran yang memiliki warna dan cita rasa berbeda dengan kopi-kopi lain seperti Kopi Lampung, Kopi Lasem, Kopi Kudus, Kopi Luwak dan berbagai jenis kopi. Salah satu pegiat, yang juga penjual Kopi Plukaran adalah Niam. Menurut dia, Plukaran memiliki sejumlah harta karun terpendam yang […]

  • Jakenan Gelar Pelantikan PAC dan Ranting Muslimat NU dan Fatayat NU

    Jakenan Gelar Pelantikan PAC dan Ranting Muslimat NU dan Fatayat NU

    • calendar_month Sab, 25 Jan 2020
    • account_circle admin
    • visibility 665
    • 0Komentar

    Jakenan – Fatayat NU dan Muslimat NU menggelar pelantikan Pimpinan Anak Cabang dan Pimpinan Ranting bersama, Sabtu (25/01/2020) pagi ini. Bertempat di Gedung Haji Jakenan, PAC Muslimat NU Jakenan Masa Khidmat 2020 – 2024, bersama Pimpinan Ranting se Kecamatan Jakenan berhasil dilantik. Pun dengan PAC Fatayat NU Kec. Jakenan beserta Pimpinan Ranting Fatayat se Kec. […]

  • PCNU-PATI

    Peringatan Hari Santri Nasional

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 594
    • 0Komentar

    Oleh : Arbangatun Desi Maesaroh Hari Santri Nasional diperingati setiap tanggal 22 Oktober. Lantas tahun 2023 perayaan Hari Santri ke berapa? Dilamsir dari laman resmi Kementerian Agama RI, Peringatan Hari Santri Nasional pertama kali ditetapkan melalui Keputusan Presiden RI Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari santri. Berdasarkan keputusan tersebut ditetapkan bahwa tanggal 22 oktober ditetapkan […]

  • c

    Twibbonize Hari Santri Nasional 2022

    • calendar_month Kam, 20 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 419
    • 0Komentar
  • KH. Mukhlison Hadi Singgung NU dalam Acara Maulid

    KH. Mukhlison Hadi Singgung NU dalam Acara Maulid

    • calendar_month Sen, 18 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 505
    • 0Komentar

    TRANGKIL-Takmir Masjid Sirojul Anam Trangkil menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW., Sabtu (15/11) kemarin. Pengurus takmir, Dr. Jamal Makmur menyatakan bahwa setiap tahun, masjid ini menyelenggarakan peringatan maulid dengan berbagai variasi. KH. Mukhlison Hasi Khoiron menyampaikan tausyiyah dalah acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh takmir Masjid Sirojul Anam, Trangkil. “Maulidan merupakan agenda […]

expand_less