Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Anak Berkembang, Orang Tua Harus Cemerlang

Anak Berkembang, Orang Tua Harus Cemerlang

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 26 Agu 2022
  • visibility 302
  • comment 0 komentar

Oleh: Inayatun Najikah

Saya berusaha menuntut diri untuk menulis tentang anak-anak secara rutin. Lambat laun menjadi sebuah kesukaan. Bagi saya anak-anak adalah makhluk kecil yang istimewa. Namun seringkali keberadaannya seringkali disepelekan dan dianggap sebagai pelengkap keluarga saja. Bahkan dengan kehadirannya tersebut terkadang membuat kita bertindak sangat dominan atas dirinya dan pilihannya. Meski saat ia belum lahir, kita selalu mengusahakan kehadirannya disisi kita.

Anak-anak hanyalah titipan dari Sang Esa. Bagaimanapun bentuk fisik dan kepribadiannya adalah sesuatu yang istimewa. Kita lupa bahwa seorang anak adalah turunan dari orang tuanya. Sikap dan kepribadiannya pun tak jauh berbeda dengan mereka. Namun terkadang kita tak menyadari. Kita berusaha menjadikannya sebagai seseorang yang membanggakan untuk kita. Tapi usaha tersebut seringkali membuat kita memaksa dan menuntut dirinya.

Terbukti saat mereka menginginkan sesuatu sedangkan dalam pandangan kita hal itu adalah sesuatu yang salah, lantas kita memarahinya. Kita bertindak sangat agresif. Kita lupa bahwa mereka juga punya hak menentukan apa yang mereka suka meski usianya masih kecil. Bahkan kita menuntut mereka agar bertindak sesuai dengan yang kita mau, bukan yang mereka mau.

Seharusnya kita menyadari bahwa kehidupan ini terus berkembang. Begitu juga dengan pola asuh kita. Jika kita memakai pola asuh yang diterapkan orang tua kita terdahulu terhadap anak generasi sekarang tentu sangat tak relevan. Jika dahulu menggunakan pola asuh dengan keras agar anak patuh itu berhasil, sebaliknya pola asuh sekarang yang tepat adalah menjadi teman anak-anak tetapi tak lantas membiarkan mereka begitu saja.

Saya ada cerita dari seorang laki-laki yang telah menjadi seorang ayah. Ketika pagi saat anak sulungnya hendak berangkat sekolah, terlihat beradu argumen dengan ibunya. Usut punya usut si anak meminta jatah uang jajan yang sedikit lebih banyak dari biasanya. Si anak meminta lima ribu rupiah, tetapi ibunya tak memberikannya dengan alasan setiap hari uang sakunya hanya empat ribu rupiah. Si anak dan ibu saling kuat mempertahankan pendapatnya masing-masing. Hingga si anak memutuskan untuk tak berangkat sekolah jika tak dikasih uang saku yang ia inginkan.

Saya mencoba menganalisis mengapa sang ibu tetap teguh pada pilihannya. Barangkali ia tak mau anaknya jadi seorang pemboros nantinya. Niat ini sangat bagus namun menjadi tak bagus karena memaksakan si anak tanpa ada toleransi atau pilihan lainnya. Untung saja ayahnya punya cara untuk membujuk si anak agar tetap mau berangkat sekolah dan keinginan ibunya juga terpenuhi. Ayahnya memberi uang lima ribu tetapi dengan syarat yang seribu harus dibawa pulang untuk ditabung. Tak disangka jurus ini berhasil.

Dari kejadian ini semestinya kita bisa mengambil pelajaran bahwa dalam mengasuh anak diperlukan sebuah cara agar tak menyinggung kemauan sang anak dan keinginan kita sebagai orang tua tetap terpenuhi. Akan sangat bahaya jika sang anak tetap dipaksa untuk mengikuti kemauan orang tua. Tak perlu dengan berkata keras atau memarahi anak, cukup dengan lembut dan ditambah trik. Ibarat seorang pesulap yang memakai trik untuk mengelabui penontonnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 49 Tim Ramaikan Lomba Reportase dari Sekolah-Madrasah, Ini Daftar Pesertanya

    49 Tim Ramaikan Lomba Reportase dari Sekolah-Madrasah, Ini Daftar Pesertanya

    • calendar_month Sab, 3 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Pendaftaran lomba Reportase dari Sekolah-Madrasah resmi ditutup. Total peserta 49 tim dari MA/SMA/SMK di Jawa Tengah. SEMARANG- Pendaftaran lomba Reportase dari Sekolah-Madrasah yang diselenggarakan oleh babad.id bekerja sama dengan LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah resmi ditutup sejak 30 April 2025 lalu. Ada total 49 tim yang ikut serta dalam adu keterampilan di […]

  • SMP IT Al-Anis Sukoharjo Konsisten Gelar Muhadhoroh

    SMP IT Al-Anis Sukoharjo Konsisten Gelar Muhadhoroh

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Sukoharjo – Ekstrakurikuler muhadhoroh yang diprkatikkan SMP IT Al-Anis Kartasura, Kabupaten Sukoharjo menjadi salah satu kegiatan untuk memerkuat karakter siswa. Sebagai SMP di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU, SMP IT Al-Anis Kartasura secara konsisten melaksanakan muhadhoroh setiap seminggu sekali.   Ekstrakulikuler muhadharah di SMPIT Al – Anis Kartasura dilaksankan setiap hari Sabtu pada […]

  • PCNU-PATI

    Meneguhkan Khittah NU

    • calendar_month Sab, 11 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Khittah Nahdlatul Ulama (NU) merupakan sebuah landasan berfikir, bertindak, dan berjuang sesuai dengan nilai-nilai NU. Khittah NU ini dirumuskan pada Muktamar ke- 27 di Situbondo tahun 1984. Khittah NU juga merupakan hasil dari gerakan kembali  ke khittah yang dalam sejarahnya telah disuarakan sejak tahun 1959. Khittah NU, meski baru dirumuskan secara tertulis […]

  • PCNU-PATI

    PC Lazisnu Pati, Bantu Korban Luka Bakar

    • calendar_month Kam, 17 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id PC Lazisnu Pati memberikan bantuan kepada korban luka bakar akibat minyak goreng panas di Desa Ngablak RT 03  RW 11, Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati, Kamis (17/11/2022). Dalam hal ini pihak Lazisnu Pati yang diwakili oleh beberapa tim managerial turut serta menggandeng MWC Cluwak selaku wilayah tempat kejadian.  Saiful Huda selaku manager fundrising PC Lazisnu […]

  • Peserta Ma’arif Cilacap Registrasi Pertama Kali di Porsema

    Peserta Ma’arif Cilacap Registrasi Pertama Kali di Porsema

    • calendar_month Kam, 9 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Semarang – Pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kabupaten Cilacap datang pertama kali yaitu pukul 04.00 WIB atau sata subuh dan registrasi pertama kali dalam kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XII di Kabupaten Semarang, Kamis (9/2/2023). Ketua Panitia Porsema Cilacap Sholikin, mengatakan bahwa LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Cilacap membawa 155 peserta lomba. […]

  • 15 Mahasiswa Ipmafa Terima Pembekalan Fundraising  and Networking  dari Lazisnu

    15 Mahasiswa Ipmafa Terima Pembekalan Fundraising and Networking dari Lazisnu

    • calendar_month Ming, 17 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 335
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Ketua MWC NU Margoyoso KH. Muslich AR  bersama Lazisnu Cabang Pati mengadakan pembekalan kepada relawan Fundraising and Networking Lazisnu dari Ipmafa, Sabtu (16/11). Bertempat di kediamannya, acara ini diikuti oleh 15 mahasiswa-mahasiswi jurusan Pengembangan Masyarakat Islam. Mereka akan bertugas melakukan sosialisasi program Beberkah door to door di kalangan aghniya di wilayah Margoyoso. KH. Muslich AR, […]

expand_less