Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Tanggal Merah, Tanggal Kehidupan Hakiki

Tanggal Merah, Tanggal Kehidupan Hakiki

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
  • visibility 448
  • comment 0 komentar

 

Oleh : Maulana Karim Sholikhin*

Agama Konghuchu diakui secara formal oleh Negara Indonesia melalui Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2000. Pada saat itu, Gus Dur lah yang membidani lahirnya Perpres tersebut sebagai wujud pluralitas Bangsa Indonesia.

Tentunya dawuh Presiden ini membawa efek domino di beragam aspek. Seperti dalam ranah sosial, pengakuan Agama baru ini menjadi bukti bahwa, multikulturalisme di Indonesia bukan hanya tumbuh subur namun sudah berbuah manis.

Di kalangan insan pendidikan hingga kantoran, perkara ini juga memberi dampak yang cukup melebarkan senyum. Dengan dilegalformalkannya Agama Konghuchu, secara otomatis–seperti agama lain di Indonesia–hari rayanya pun wajib ditanggalmerahkan.

Wal hasil, sejak Februari 2003, Hari Raya Imlek menjadi hari libur nasional. Satu kata yang membuat para pelajar dan pegawai kantoran sumringah. Ternyata, dengan sederhana, Gus Dur sukses membahagiakan bukan hanya para penganut Konghuchu, namun juga seluruh Bangsa Indonesia.

Maka, mereka yang turut merasakan manisnya libur Imlek, tak etis jika masih merundung perbedaan, khususnya kaum chinese yang sering kali termarginalkan akibat habit marginalisasi 32 tahun Orba.

Apalagi di 2025 ini, libur Imlek menambah panjang jajaran tanggal merah di kalender kita setelah Sabtu-Minggu dan Isra’ Mi’raj. Barokat lima hari libur, kita dapat menambah hari mancing, durasi liburan di luar kota makin panjang, tim rebahan juga kian mesra dengan kasur kesayangan dan yang terpenting, hasrat quality time bersama keluarga bisa terbayar lunas.

Setelah hampir se pekan libur, hari ini, sudah saatnya kita menjalani rutinitas kembali. Para abdi korporat dan pencari ilmu, waktunya bangkit bekerja dan belajar sambil menunggu datangnya hari Sabtu dan Minggu.

Sebab, jika kita rasa-rasakan, profesi kantoran dan pelajar hanyalah aktivitas mengisi waktu luang untuk menanti tanggal merah berikutnya. Kehidupan sebenarnya adalah Sabtu, Minggu dan Hari Libur Nasional. Karena di waktu libur itulah keluarga kaum kantoran mendapatkan perhatian jauh lebih banyak dibanding hari-hari kerja. Salam hormat buat esok Jumat, peluk hangat Sabtu dan Ahad.

*Pendidik di Ponpes Shofa Az Zahro’ Gembong-Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Pati Tawarkan Lumbung Nahdliyin, Ini Konsepnya

    NU Pati Tawarkan Lumbung Nahdliyin, Ini Konsepnya

    • calendar_month Sab, 17 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 558
    • 0Komentar

    Kantor PCNU Pati, organisasi sosial keagamaan terbesar yang saat ini menawarkab konsep lumbung nahdliyin untuk kemaslahatan ummat PATI-Dalam masa pandemi seperti ini, gotong-royong dan saling membantu menjadi keharusan. Berangkat dari alasan ini, Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati berencana akan membuat lumbung nahdliyin. Ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim mengatakan, lumbung nahdliyin ini sebenarnya sudah ada sejak […]

  • PCNU - PATI Photo by 0fjd125gk87

    Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Literasi

    • calendar_month Sab, 3 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Di era masyarakat informasi, kegiatan membaca menjadi modal penting untuk bersaing secara global. Pasalnya, informasi sudah menjadi aset penting. Siapa yang menguasai informasi, maka dunia ada dalam genggamannya. Sementara mereka yang tidak menguasai informasi akan semakin jauh tertinggal dalam belenggu keterpurukan. Maka, informasi menjadi sebuah kekuatan besar bagi siapa yang menguasainya. Sebaliknya, […]

  • PCNU-PATI

    Ketua-Sekretaris PC NU Naik Haji, Begini Nasib NU Pati

    • calendar_month Sel, 4 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. – Tahun ini menjadi tahun yang istimewa bagi PCNU Pati. Selain berbagai agenda organisasi yang padat, pada tahun 2023 ini, NU Pati ditinggal oleh dua orang penting.  Mereka adalah KH. Yusuf Hasyim dan H. Maskan, yang menjabat sebagai ketua dan sekretaris. Ke duanya secara bersamaan menunaikan ibadah haji periode 1444 Hijriyah ini.  Momen ini […]

  • Tingkatkan Kualitas Pendidik, LP Ma’arif PCNU Pati Gandeng STT Pati dalam Ma’arif English Community

    Tingkatkan Kualitas Pendidik, LP Ma’arif PCNU Pati Gandeng STT Pati dalam Ma’arif English Community

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6.728
    • 0Komentar

      ​pcnupati. or.id – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif PCNU Kabupaten Pati resmi meluncurkan program Ma’arif English Community (MEC) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Sekolah Tinggi Teknik (STT) Pati. Kegiatan yang berfokus pada peningkatan kualitas pengajaran guru Bahasa Inggris di lingkungan Madrasah dan Sekolah Ma’arif se-Kabupaten Pati ini digelar pada Sabtu, (3/1/2026) pagi di […]

  • PCNU - PATI kegiatan_akad_nikah_di_masjid

    Sighot Ta’liq dalam Pernikahan

    • calendar_month Sen, 4 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 680
    • 0Komentar

       Berikut ini kami sertakan potongan dari sighot ta’liq : ‘selanjutnya saya sekarang membaca sighot ta’liq atas istri saya itu sebagai berikut : sewaktu-waktu saya  : Meninggalkan istri saya dua tahun berturut-turut Atau saya tidak memberi nafkah wajib kepadanya selama 3 bulan lamanya Atau saya menyakiti badan atau jasmani istri saya itu Atau saya membiarkan […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Jum, 17 Jun 2016
    • account_circle admin
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum Wr Wb Melihat banyaknya buku dan kitab  yang menampilkan wirid, dzikir maupun doa-doa yang beredar disekitar kita dan kita ingin mengamalkannya tanpa melalui proses ijazah (digurukan) apakah hal itu diperbolehkan mengamalkannya ? Wa’alaikumsalam Wr Wb. Mengamalkan hal tersebut Boleh, apabila orang tersebut mempunyai keahlian dalam hal itu, dan ia juga bisa mendapatkan manfaat namun […]

expand_less