Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Surat Kehidupan

Surat Kehidupan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 30 Jul 2021
  • visibility 373
  • comment 0 komentar

 


Jostein Gaarder  selalu memberikan pengalaman yang  berbeda setiap kali kita membaca karya-karyanya. Penulis yang satu ini tidak perlu di ragukan kualitasnya, Dunia Shopie, Misteri Soliter, The Magic Library, Dunia Anna. Setiap buku mempunyai makna yang berbeda. Kali ini Jostein Gaarder  hadir kembali dengan novel bertajuk The Orange Girl atau lebih mudahnya yaitu Gadis Jeruk.

Novel ini bercerita tentang Georg Roed, seorang remaja berusia 15 tahun yang tinggal di Oslo. Georg tinggal bersama ibu, ayah tirinya (Jorgen), dan adik perempuannya dari pernikahan ibu dengan ayah tirinya. Ayah kandung Georg telah meninggal 11 tahun sebelumnya, ketika dia berusia 4 tahun.

Hampir setiap halaman bercerita tentang kisah pertemuan antara Jan Olav dengan Gadis Jeruk yang misterius, selalu menghilang tiba-tiba. Bagaimana Jan Olav mengutarakan kepolosannya dengan membuat hipotesis-hipotesis mengapa si Gadis Jeruk membawa jeruk begitu banyak, mengapa si Gadis Jeruk bisa tahu namanya dan dimana dia tinggal.

Penulis selalu mengungkapkan sesuatu lewat surat serta menarasikan dalam bentuk cerita atau dongengan. Karena mendongen adalah menasihati tanpa menggurui. Dongeng hebat apakah yang sedang kita jalani dalam hidup ini? Dan yang masing-masing dari kita hanya boleh mengalaminya untuk waktu yang singkat? Mungkin teleskop ruang angkasa akan membantu kita untuk mengerti lebih banyak tentang hakikat dongeng ini suatu hari. Barangkali di luar sana, di balik galaksi-galaksi, terdapat jawaban apa sebenarnya manusia itu. (hal 177)

Di setiap kehidupan tentunya banyak pilihan, tinggal kita sendiri untuk menentukan pilihan tersebut. Gadis Jeruk  telah bimbang akan pilihannya. Setiap kali membaca surat kehupan pikirannya selalu berubah-ubah. Apa yang akan kamu pilih seandainya kamu punya kesempatan untuk memilih? Akankah kamu memilih hidup yang singkat di bumi kemudian dicerabut lagi? Atau, apakah kamu akan berkata tidak, terima kasih? Kamu hanya dua pilihan ini. Itulah aturannya. Dengan memilih hidup, kamu juga memilih mati. (hal 206)

Melalui surat yang berisi kisah cinta dan petualangannya mencari gadis jeruk Jan Olav mencoba membangun kesadaran anaknya bahwa kehidupan yang dialami manusia itu bagaikan sebuah dongeng yang memiliki akhir. Karena setiap dongeng memiliki aturannya sendiri, dimana semua peran dan kisahnya telah dituliskan untuk menuju sebuah akhir kisah. Dalam hal ini Penulis mampu mengajak pembaca untuk berfikir ulang tentang bagaimana hidup yang sebenarnya.

Setiap orang hanya menjalani tugas untuk hidup di dunia dan tidak tahu kapan akan dilahirkan, tidak juga berapa lama  akan hidup yang diketahui hanyalah bahwa, jika memilih untuk hadir di tempat tertentu di dunia ini, kamu juga harus meninggalkannya lagi suatu hari dan pergi meninggalkan segalanya.

Jika hidup itu bagaikan sebuah dongeng singkat yang harus berakhir dan kita harus pergi meninggalkan segalanya, maka dalam kehidupan yang singkat ini apa yang harus kita kerjakan? Melalui surat kehidupan, penulis mampu memberikan dongengan tentang kehidupan. Bukan yang sarat akan nasihat dan penuh dengan filosofi ini sangat bagus sekali untuk di baca bagi mereka yang menginginkan kehidupan yang lebih baik.


Judul                : The Orange Girl

Penulis             : Jostein Gaarder

Penerbit           : Mizan

Tahun terbit     : Cetakan I, Januari 2016

Tebal               : 251 hlm

ISBN               : 978-979-433-921-1

Peresensi         : Khoirun Niam (Pecinta Buku dan Petani Kopi )

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Apa Dengan Tawasul

    Ada Apa Dengan Tawasul

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Apa itu tawasul dan ada apa dengan tawasul? Sehingga tradisi tawasul yang mendarah daging bagi nahdliyin ini kerap dicap sebagai syirik oleh sebagian pihak. Simak opini dan penjelasan K. Ahmad Suja’i, berikut ini. Salah satu hobi kaum sarungan (santri) adalah ziarah ke para Aulia baik yang masih sugeng maupun yang sudah wafat, inilah salah satu […]

  • NU dan Muhammadiyah Bersatu Mengawal Perda  No 8 Tahun 2013

    NU dan Muhammadiyah Bersatu Mengawal Perda No 8 Tahun 2013

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2015
    • account_circle admin
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Kabar NU. Sabtu 27 Juni 2015 di ruang rapat Pragola Setda Kab Pati. Ormas terbesar di Kabupaten Pati Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, Ansor dan Banser mengadakan Audiensi  dengan Forkompinda perihal Perda No 8 tahun 2013  yang telah habis masa toleransinya awal bulan Juli nanti.             “Terima kasih banyak Pak Bupati telah memberikan waktu untuk kami […]

  • KH Nafi’ Abdillah Kajen dan Sembilan Akhlak Mulia

    KH Nafi’ Abdillah Kajen dan Sembilan Akhlak Mulia

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 379
    • 0Komentar

    KH Ahmad Nafi’ Abdillah Kajen, Pati, Jawa Tengah dipanggil Yang Maha Kuasa. Menurut keluarga, beliau wafat di Turki pada hari ahad, 22 Jumadil Ula 1438 H/19 Februari 2017. KH A. Nafi’ Abdillah adalah putra KH. Abdullah Zein Salam bin KH Abdussalam. Kakeknya KH Abdussalam adalah pendiri Perguruan Islam Mathali’ul Falah (PIM) Kajen yang dulu dikenal […]

  • Tim Rukyat dan Arah Kiblat Kemenag Pati Sosialisasikan Rashdul Kiblat di MAN 1 Pati

    Tim Rukyat dan Arah Kiblat Kemenag Pati Sosialisasikan Rashdul Kiblat di MAN 1 Pati

    • calendar_month Sel, 14 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16.525
    • 0Komentar

    Pati — Tim Rukyat dan Arah Kiblat Kelopok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kementerian Agama Kabupaten Pati mengadakan sosialisasi dan praktik pengukuran arah kiblat melalui metode Rashdul Kiblat di MAN 1 Pati pada Selasa (14/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh guru dan peserta didik sebagai upaya meningkatkan pemahaman tentang penentuan arah kiblat yang benar berdasarkan fenomena astronomi. Dalam […]

  • PCNU-PATI

    Forum Diskusi MEJA PANJANG  Episode Ketiga 

    • calendar_month Kam, 3 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu, 2 Agustus 2023 ,- Forum Diskusi Sastra MEJA PANJANG episode ketiga  berlangsung di Selasar Lantai Lima ,  Gedung Ali Sadikin ,  Pusat Kesenian Jakarta (PKJ) Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta, Jumat siang lalu (28 Juli 2023)  bertemakan JAKARTA KITA DAN SASTRA. Menghadirkan pertama adalah  Pembicara  Ahli ,Yahya Andi Saputra , dengan makalah berjudul […]

  • Pecah, Perayaan HUT IPPNU Di Gembong Berlangsung Semarak

    Pecah, Perayaan HUT IPPNU Di Gembong Berlangsung Semarak

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2020
    • account_circle admin
    • visibility 497
    • 0Komentar

    GRMBONG-Malam perayaan hari lahir Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) ke-65 di Kecamatan Gembong berlamgsung semarak, Minggu (1/3) malam tadi. Pasalnya, PAC IPNU-IPPNU Gembong menghelat sholawatan bersama. Ketua IPPNU Gembong, diwakili oleh Ketua IPNU, Ahmad Saifuddin (ke dua dari kiri) mengecup tangan Gus Faiz (baju putih) dan K. Ro’fat Hilmy (paling kiri) sebagai simbol ketaatan kepada […]

expand_less