Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Surat Kehidupan

Surat Kehidupan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 30 Jul 2021
  • visibility 474
  • comment 0 komentar

 


Jostein Gaarder  selalu memberikan pengalaman yang  berbeda setiap kali kita membaca karya-karyanya. Penulis yang satu ini tidak perlu di ragukan kualitasnya, Dunia Shopie, Misteri Soliter, The Magic Library, Dunia Anna. Setiap buku mempunyai makna yang berbeda. Kali ini Jostein Gaarder  hadir kembali dengan novel bertajuk The Orange Girl atau lebih mudahnya yaitu Gadis Jeruk.

Novel ini bercerita tentang Georg Roed, seorang remaja berusia 15 tahun yang tinggal di Oslo. Georg tinggal bersama ibu, ayah tirinya (Jorgen), dan adik perempuannya dari pernikahan ibu dengan ayah tirinya. Ayah kandung Georg telah meninggal 11 tahun sebelumnya, ketika dia berusia 4 tahun.

Hampir setiap halaman bercerita tentang kisah pertemuan antara Jan Olav dengan Gadis Jeruk yang misterius, selalu menghilang tiba-tiba. Bagaimana Jan Olav mengutarakan kepolosannya dengan membuat hipotesis-hipotesis mengapa si Gadis Jeruk membawa jeruk begitu banyak, mengapa si Gadis Jeruk bisa tahu namanya dan dimana dia tinggal.

Penulis selalu mengungkapkan sesuatu lewat surat serta menarasikan dalam bentuk cerita atau dongengan. Karena mendongen adalah menasihati tanpa menggurui. Dongeng hebat apakah yang sedang kita jalani dalam hidup ini? Dan yang masing-masing dari kita hanya boleh mengalaminya untuk waktu yang singkat? Mungkin teleskop ruang angkasa akan membantu kita untuk mengerti lebih banyak tentang hakikat dongeng ini suatu hari. Barangkali di luar sana, di balik galaksi-galaksi, terdapat jawaban apa sebenarnya manusia itu. (hal 177)

Di setiap kehidupan tentunya banyak pilihan, tinggal kita sendiri untuk menentukan pilihan tersebut. Gadis Jeruk  telah bimbang akan pilihannya. Setiap kali membaca surat kehupan pikirannya selalu berubah-ubah. Apa yang akan kamu pilih seandainya kamu punya kesempatan untuk memilih? Akankah kamu memilih hidup yang singkat di bumi kemudian dicerabut lagi? Atau, apakah kamu akan berkata tidak, terima kasih? Kamu hanya dua pilihan ini. Itulah aturannya. Dengan memilih hidup, kamu juga memilih mati. (hal 206)

Melalui surat yang berisi kisah cinta dan petualangannya mencari gadis jeruk Jan Olav mencoba membangun kesadaran anaknya bahwa kehidupan yang dialami manusia itu bagaikan sebuah dongeng yang memiliki akhir. Karena setiap dongeng memiliki aturannya sendiri, dimana semua peran dan kisahnya telah dituliskan untuk menuju sebuah akhir kisah. Dalam hal ini Penulis mampu mengajak pembaca untuk berfikir ulang tentang bagaimana hidup yang sebenarnya.

Setiap orang hanya menjalani tugas untuk hidup di dunia dan tidak tahu kapan akan dilahirkan, tidak juga berapa lama  akan hidup yang diketahui hanyalah bahwa, jika memilih untuk hadir di tempat tertentu di dunia ini, kamu juga harus meninggalkannya lagi suatu hari dan pergi meninggalkan segalanya.

Jika hidup itu bagaikan sebuah dongeng singkat yang harus berakhir dan kita harus pergi meninggalkan segalanya, maka dalam kehidupan yang singkat ini apa yang harus kita kerjakan? Melalui surat kehidupan, penulis mampu memberikan dongengan tentang kehidupan. Bukan yang sarat akan nasihat dan penuh dengan filosofi ini sangat bagus sekali untuk di baca bagi mereka yang menginginkan kehidupan yang lebih baik.


Judul                : The Orange Girl

Penulis             : Jostein Gaarder

Penerbit           : Mizan

Tahun terbit     : Cetakan I, Januari 2016

Tebal               : 251 hlm

ISBN               : 978-979-433-921-1

Peresensi         : Khoirun Niam (Pecinta Buku dan Petani Kopi )

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Ketua IPNU Pati Tulis Buku tentang Santri

    Mantan Ketua IPNU Pati Tulis Buku tentang Santri

    • calendar_month Ming, 4 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Pamflet acara book review Literasi Digital Santri Milenial yang akan diselenggarakan Minggu (4/7) pukul 15.30 WIB. Penulis buku tersebut merupakan ketua domisioner PC IPNU Kabupaten Pati masa bhakti 2009-2011 SURABAYA-Karya literer yang membahas dunia santri semakin banyak terbit akhir-akhir ini. Banyaknya santri yang mulai sadar literasi membuat martabat santri terangkat melalui beragam karya ilmiah berbasis […]

  • Foto: Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) anggota Banser Pati. (PCNU Pati)

    Gembleng Kader, Ansor Pati Gelar PKD dan Diklatsar

    • calendar_month Sab, 18 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 563
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pati terus menggembleng para kader agar menjadi tangguh. Mereka menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar). PKD dan Diklatsar ini digelar selama tiga hari, Jumat (17/1/2025) hingga Minggu (19/1/2025) besok. Seratusan peserta tampak antusias mengikuti pelatihan di Gedung Yayasan Pendidikan Islam […]

  • LP Ma'arif NU PCNU Kudus Siapkan Program Peningkatan Kompetensi Jurnalistik bagi Guru

    LP Ma’arif NU PCNU Kudus Siapkan Program Peningkatan Kompetensi Jurnalistik bagi Guru

    • calendar_month Sen, 28 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 643
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Negeri Semarang (UNNES) bersama LP Ma’arif NU PCNU Kudus tengah menyiapkan program penguatan literasi bagi guru tingkat SMA/MA/SMK. Tim pengabdian terdiri atas tujuh orang, yaitu Abdul Arif, Edi Subkhan, Muhammad Nazil Iqdami dari Prodi Teknologi Pendidikan UNNES. Lalu Farida Rachmawati dari Prodi KPI UIN Walisongo. Serta tiga mahasiswa UNNES, […]

  • Wejangan Rois Syuriyah dalam Rapat Pleno PCNU Pati

    Wejangan Rois Syuriyah dalam Rapat Pleno PCNU Pati

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 642
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – PCNU Pati menggelar Rapat Pleno I pada Ahad (13/7) pagi. Kegiatan wajib ini dilaksanakan di Gedung SMK NU Pati, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati. KH. Minanurrahman, Rois Syuriyah PCNU Pati, dalam pengangarahannya menegaskan bahwa, konsen NU Pati adalah menjaga ukhuwah. Kalaupun terjun ke politik, lanjut dia, yang musti dipegang oleh pengurus NU adalah […]

  • PCNU - PATI

    Agil; Tekankan IPNU Inklusif, Produktif, Prestatif, Debat Caketum Putaran II

    • calendar_month Sab, 2 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Kalsel (01/07/2022) – Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) menggelar Debat Calon Ketua Umum Putaran II sebagai rangkaian dari Kongres IPNU XX. Agenda ini dilaksanakan di Ballroom Berlian Hotel Dafam Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Sebagaimana hasil verifikasi PP IPNU yang tertuang dalam SK Panitia Kongres XX IPNU Nomor: 042/Kongres/IPNU/XX/2022 tentang Penetapan Calon Ketua […]

  • Gerakan Sadar Zakat Dimulai Sejak Dini

    Gerakan Sadar Zakat Dimulai Sejak Dini

    • calendar_month Kam, 16 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 591
    • 0Komentar

    Pati. Kesadaran berzakat harus dimulai sejak dini, supaya ketika sudah dewasa, kesadaran tersebut tetap menyatu dalam jiwa. Dalam rangka membangun kesadaran zakat sejak dini itulah, Program Studi Manajemen Zakat Wakaf IPMAFA mengadakan Pelatihan Manajemen Zakat Wakaf di Madrasah Aliyah NU Miftahul Huda Gabus kemarin. Rais Syuriyah MWCNU Gabus Pati, K. Abdurrahman Adam menyambut baik pelatihan […]

expand_less