Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Selamat Jalan Perpisahan

Selamat Jalan Perpisahan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 3 Apr 2017
  • visibility 275
  • comment 0 komentar

Al-Azhari berkata,”Arti cinta seorang hamba kepada Allah dan Rasul-Nya adalah menaati dan mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya.” Al-Baidhawi berkata, “Cinta adalah keinginan untuk taat,”. Cinta manusia kepada Allah dan Rasul-Nya adalah menaati keduanya dan riddha terhadap segala perintah Allah dan segala ajaran yang dibawa Rasulullah Saw.”sedangkan arti cinta Allah kepada hamba-Nya adalah ampunan, ridha dan pahala. (hal 12)
Karena cinta adalah bahasan yang tidak akan kering untuk dibicarakan. Berbagai cita rasa cinta menghiasi kehidupan kita. Beragam warna dan cerita menyertainya. Cinta memiliki arti luas tidak terbatas pada perasaan antara laki-laki dan perempuan. Kasih sayang terhadap orang tua, kepedulian terhadap sesame, semua itu adalah implementasi cinta.
Padahal setiap kita yang saling mencintai pasti ingin selalu bersama kekasih tercinta, selamanya. Tak ada seorang pun menginginkan perpisahan, karena cinta itu menyakitkan. Rasanya, cinta terasa indah saat dua insane telah saling memiliki. Jika terpisah, masihkah cinta adalah indah, atau cinta bersulih menjadi masyakah?
Penulis buku ini bukan mengajari perpisahan; yang memilukan, menyedihkan dan menyisakan kenangan. Buku ini menyajikan kisah-kisah nyata nan indah tentang mereka yang tetap senyum kala rindu tak tertepikan kepada kekasih, saat cinta tak berlabuh pada muaranya, saat hati tak menemukan tempat kembalinya, sebab perpisahan yang selalu menepikan keindahan. Siapa yang tak bersedih dan menderita kehilangan kekasih tercinta. Karena terkadang kita menemukan cinta yang sebenarnya saat kita berpisah.
Buku yang memuat 26 kisah tentang kekuatan cinta, kesabaran saat menjalani perpisahan dengan orang yang dicintai. Banyak memberikan inspirasi bagi yang membaca bahwa cinta itu bukan harus bersanding terus-menerus, terkadang pula dalam menjalani cinta harus ada jeda untuk menikmati bahagianya cinta yang sebenarnya. Namun cinta kepada yang Esa tidak boleh ada jeda melainkan kita harus terus menerus, setiap waktu untuk mencintai-Nya.
Dalam hidup pasti ada suka dan duka. Sejak awal, setiap hal mempunyai pasangan. Siang dan malam. Manis dan asin. Begitu pun manusia ada lelaki dan perempuan. Kesedihan tidak boleh menjajah karena dibalik kesedihan akan ada kegembiraan yang menyertai. Di balik kesusahan Allah akan member kemudahan. (hal 74)
Buku ini berisi kumpulan kisah kita saudara-saudara kita yang tetap berdiri tegak meskipun mengalami kegagalan ta’aruf, bahkan kegagalan menjelang bersanding dipelaminan. Sakit tak dapat dihindarkan. Namun, bagaimana mereka berusaha keras untuk survive, patut kita teladani. Mereka sadar bahwa kegagalan adalah pelecut untuk intropeksi diri dan momentum tepat untuk mendekatkan diri kepada ilahi. Dengan harapan kegagalan itu tak terulang kembali.
Melalui buku ini kita bisa mendapatkan banyak kisah, banyak pelajaran jika putus cinta bukan harga mati untuk mengetahui. Karena sejatinya cinta adalah untuk  mendekatkan kepada ilahi robbi, bukan sebaliknya. 

            Judul                 : Selamat Berpisah Calon Imamku
Penerjemah      : Ririn Astutiningrum
Penerbit           : Mizania
Tahun terbit     : Cetakan I, 2016
Tebal               : 162 hlm
ISBN               : 9786029-1337-99-8
Peresensi         : Pujianto
           
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Refleksi Harlah NU ke-94 Kebangkitan Kaum Muda NU

    Refleksi Harlah NU ke-94 Kebangkitan Kaum Muda NU

    • calendar_month Sel, 11 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Harlah NU ke-94 adalah momentum strategis untuk membangkitkan spirit kaum muda NU. Sejak dipimpin Gus Dur pada tahun 1984, eskalasi pergerakan kaum muda NU mengagumkan. Gus Dur berhasil mengorbitkan kader-kader muda untuk tampil sebagai pemimpin dan aktivis NU masa depan yang kreatif, inovatif, progresif, dan kompetitif. Pencerahan pemikiran dan aksi-aksi kontroversial Gus Dur mampu membangkitkan […]

  • Bersua di Dalam Tanah

    Bersua di Dalam Tanah

    • calendar_month Sen, 8 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Seorang sufi ternama, Maulana Jalaluddin Rumi, dalam satu syairnya berkata, “Jauh melebihi apa yang benar dan apa yang salah, tersebutlah sebentang tanah. Kita akan bersua di sana.” Syair yang pendek namun menghunjam ke dalam relung hati. Sebuah kritikan yang tajam dari seorang sufi tatkala menyaksikan hiruk-pikuk manusia yang diributkan oleh […]

  • PCNU - PATI

    Guruku Orang Orang Dari Pesantren

    • calendar_month Jum, 24 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Guruku Orang-orang dari Pesantren menceritakan perjalanan hidup KH. Saifuddin Zuhri, mulai periode awal pendidikannya di sekitar akhir dekade 1920-an, sampai sekitar tahun 1955, ketika ia telah menjadi salah satu tokoh NU.  Buku ini dibagi menjadi 10 bab, yakni: “Di Ambang Pintu Pesantren”, “Madrasahku cuma Langgar”, “Tokoh-tokoh Pengabdi tanpa Pamrih”, Apresiasi terhadap Rasa Seni”, “Memasuki Persiapan […]

  • PBNU Rilis Daftar Pengurus, 4 Ulama Pati Masuk Jajaran Syuriyah

    PBNU Rilis Daftar Pengurus, 4 Ulama Pati Masuk Jajaran Syuriyah

    • calendar_month Rab, 12 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 562
    • 0Komentar

    KH. Aniq Muhammadun, salah satu kiai asal Pati yang namanya masuk dalam jajaran Syuriyah PBNU.  JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hari ini, Rabu (12/1) meluncurkan daftar nama pengurus baru era kepemimpinan KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Surat bernomor  01/A.II.04/01/2022 tentang Pengesahan Susunan Pengurus Besar NU tersebut memperlihatkan nama-nama tokoh yang akan […]

  • Saifullah Kembali Pimpin MWC NU Gabus

    Saifullah Kembali Pimpin MWC NU Gabus

    • calendar_month Sen, 25 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Jumat malam 15 Januari 2016, kemarin. Bertempat di Masjid Al-Iman desa Plumbungan Kecamatan Gabus, berlangsung acara pelantikan Pengurus MWC NU Gabus sekaligus maudhoh khasanah dari KH. M Aniq Muhammadun Rois Syuriah PCNU Pati.             “Setelah pelantikan ini, saya sebagai ketua akan berusaha membawa MWC NU menjadi lebih baik dari periode sebelumnya, meskipun periode sebelumnya saya […]

  • PCNU-PATI

    Enam Rumah di Godo Winong Hanyut Diterjang Banjir Bandang

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Banjir bandang menerjang sejumlah desa di Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Rabu (30/11/2022) lalu. Camat Winong, Luky Pratugas Narimo mengatakan, ada enam desa yang diterjang banjir bandang di kecamatan tersebut. Di antaranya Desa Kropak, Padangan, Danyangmulyo, Kudur, Gunungpanti, dan Godo. Ketinggian air bervariasi, mulai 1 hingga hampir 3 meter. Desa Godo, Gunungpanti, dan Kropak […]

expand_less