Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Selamat Jalan Perpisahan

Selamat Jalan Perpisahan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 3 Apr 2017
  • visibility 464
  • comment 0 komentar

Al-Azhari berkata,”Arti cinta seorang hamba kepada Allah dan Rasul-Nya adalah menaati dan mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya.” Al-Baidhawi berkata, “Cinta adalah keinginan untuk taat,”. Cinta manusia kepada Allah dan Rasul-Nya adalah menaati keduanya dan riddha terhadap segala perintah Allah dan segala ajaran yang dibawa Rasulullah Saw.”sedangkan arti cinta Allah kepada hamba-Nya adalah ampunan, ridha dan pahala. (hal 12)
Karena cinta adalah bahasan yang tidak akan kering untuk dibicarakan. Berbagai cita rasa cinta menghiasi kehidupan kita. Beragam warna dan cerita menyertainya. Cinta memiliki arti luas tidak terbatas pada perasaan antara laki-laki dan perempuan. Kasih sayang terhadap orang tua, kepedulian terhadap sesame, semua itu adalah implementasi cinta.
Padahal setiap kita yang saling mencintai pasti ingin selalu bersama kekasih tercinta, selamanya. Tak ada seorang pun menginginkan perpisahan, karena cinta itu menyakitkan. Rasanya, cinta terasa indah saat dua insane telah saling memiliki. Jika terpisah, masihkah cinta adalah indah, atau cinta bersulih menjadi masyakah?
Penulis buku ini bukan mengajari perpisahan; yang memilukan, menyedihkan dan menyisakan kenangan. Buku ini menyajikan kisah-kisah nyata nan indah tentang mereka yang tetap senyum kala rindu tak tertepikan kepada kekasih, saat cinta tak berlabuh pada muaranya, saat hati tak menemukan tempat kembalinya, sebab perpisahan yang selalu menepikan keindahan. Siapa yang tak bersedih dan menderita kehilangan kekasih tercinta. Karena terkadang kita menemukan cinta yang sebenarnya saat kita berpisah.
Buku yang memuat 26 kisah tentang kekuatan cinta, kesabaran saat menjalani perpisahan dengan orang yang dicintai. Banyak memberikan inspirasi bagi yang membaca bahwa cinta itu bukan harus bersanding terus-menerus, terkadang pula dalam menjalani cinta harus ada jeda untuk menikmati bahagianya cinta yang sebenarnya. Namun cinta kepada yang Esa tidak boleh ada jeda melainkan kita harus terus menerus, setiap waktu untuk mencintai-Nya.
Dalam hidup pasti ada suka dan duka. Sejak awal, setiap hal mempunyai pasangan. Siang dan malam. Manis dan asin. Begitu pun manusia ada lelaki dan perempuan. Kesedihan tidak boleh menjajah karena dibalik kesedihan akan ada kegembiraan yang menyertai. Di balik kesusahan Allah akan member kemudahan. (hal 74)
Buku ini berisi kumpulan kisah kita saudara-saudara kita yang tetap berdiri tegak meskipun mengalami kegagalan ta’aruf, bahkan kegagalan menjelang bersanding dipelaminan. Sakit tak dapat dihindarkan. Namun, bagaimana mereka berusaha keras untuk survive, patut kita teladani. Mereka sadar bahwa kegagalan adalah pelecut untuk intropeksi diri dan momentum tepat untuk mendekatkan diri kepada ilahi. Dengan harapan kegagalan itu tak terulang kembali.
Melalui buku ini kita bisa mendapatkan banyak kisah, banyak pelajaran jika putus cinta bukan harga mati untuk mengetahui. Karena sejatinya cinta adalah untuk  mendekatkan kepada ilahi robbi, bukan sebaliknya. 

            Judul                 : Selamat Berpisah Calon Imamku
Penerjemah      : Ririn Astutiningrum
Penerbit           : Mizania
Tahun terbit     : Cetakan I, 2016
Tebal               : 162 hlm
ISBN               : 9786029-1337-99-8
Peresensi         : Pujianto
           
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekolah Inovasi Pangan Gelombang Dua Mantab Cetak Pemuda Sadar Kedaulatan Pangan

    Sekolah Inovasi Pangan Gelombang Dua Mantab Cetak Pemuda Sadar Kedaulatan Pangan

    • calendar_month Ming, 7 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 573
    • 0Komentar

    Antusiasme para pemuda peserta Sekolah Inovasi Pangan gelombang kedua di MMH Tayu. TAYU – Setelah melaksanakan kegiatan Sekolah Inovasi Pangan di Kecamatan Winong (4/11) lalu, PCNU Pati menggandeng Forbil kembali melaksanakan kegiatan serupa di wiliyah Pati utara. Tepatnya, di gedung MTs. MMH Tayu.  Sama seperti di Winong, agenda tersebut juga diklasifikasi menjadi dua kelas. Bedanya, […]

  • Petanesia Pati Siap Jaga Keutuhan NKRI

    Petanesia Pati Siap Jaga Keutuhan NKRI

    • calendar_month Sab, 12 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 685
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pecinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) Kabupaten Pati adakan rapat kerja (raker), Jumat (11/8/2023) siang. Raker yang berlangsung di Hotel Pati tersebut diikuti oleh puluhan anggota.  Wakil Ketua Petanesia Jawa Tengah, Muh Zen mengatakan, organisasi ini sudah berdiri sejak 2018 silam dengan berpusat di Pekalongan. Sementara di Kabupaten Pati, baru didirikan satu tahun ini. “Didirikan […]

  • IKA PMII PATI Gelar Silaturahim dan Ngopi Bareng Lintas Generasi

    IKA PMII PATI Gelar Silaturahim dan Ngopi Bareng Lintas Generasi

    • calendar_month Sen, 14 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 513
    • 0Komentar

    Ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim (kiri), berada di barisan depan dalam acara Sulaturrahim dan Ngopi Bareng IKA PMII yang dilangsungkan di warung kopi Perko PATI – Senin (14/03), Pengurus Cabang Ikatan Alumni (IKA) PMII Kabupaten Pati mengadakan Silaturahim dan Ngopi Bareng bersama Alumni Lintas Generasi. Agenda langka ini bertempat di Sebuah Cafe, Pati.  Ketua […]

  • Salat Jaga Jarak Lebih Utama saat Pandemi, Ini Penjelasannya

    Salat Jaga Jarak Lebih Utama saat Pandemi, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Ming, 11 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 575
    • 0Komentar

    KH. Abdul Qohar, Pengasuh PP. Al Ma’arif Gembong saat menyampaikan pendapatnya tentang salat berjamaah dengan jaga jarak GEMBONG- KH. Abdul Qohar, Pengasuh Ponpes Al Ma’arif Gembong baru-baru ini mengeluarkan pendapat tentang salat jemaah di era pandemi ini. Hal itu disampaikan olehnya Sabtu (10/7) malam usai ngaji Malam Minggu Ihya Ulumuddin di pondoknya.  Menurut pria yang […]

  • Ikhtiar Hadapi Kemarau, Warga Binaan Lapas Pati Gelar Salat Istisqa

    Ikhtiar Hadapi Kemarau, Warga Binaan Lapas Pati Gelar Salat Istisqa

    • calendar_month Sab, 19 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19.758
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati memfasilitasi pelaksanaan Salat Istisqa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pati, Jumat (18/9/2026). Kegiatan ini digelar sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama dalam menyikapi musim kemarau panjang yang melanda wilayah Bumi Mina Tani. ​Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Kabupaten Pati, M. Ahsin, mengungkapkan […]

  • Sakoma NU PWNU Jawa Tengah Siap Gelar Musda II

    Sakoma NU PWNU Jawa Tengah Siap Gelar Musda II

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 504
    • 0Komentar

      Semarang – Dalam rangka menyambung Musyawarah Darah (Musda) II, Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Pra Musda yang digelar pada Rabu malam (23/10/2024) secara virtual melalui Zoom Meeting. Kegiatan Pra Musda II ini diawali dengan pembukaan, tahlil, lagu Indonesia Raya dan Hime Pramuka, dilanjutkan sambutan sekaligus membuka acara Pra Musda […]

expand_less