Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Ketika Cinta Over Protektif

Ketika Cinta Over Protektif

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 26 Mar 2022
  • visibility 538
  • comment 0 komentar

 

Cintailah cinta dengan sewajarnya, karena cinta yang berlebihan akan membuatmu buta, tak bisa membedakan mana hitam dan mana putih. Bisa jadi pula berlebihan dalam urusan cinta akan berbalik menjadi benci tak terobati. Meskipun kita semua tahu, cinta adalah fitrah manusia dalam menjalani kehidupan di dunia ini. Tanpa adanya cinta dalam diri manusia kita tak ubahnya mayat hidup sebelum dikuburkan. Maka sewajarnya dalam bercinta dan memaknai cinta.

            Buku yang bertajuk dua wajah cinta ini, menceritakan kisah cinta yang berbeda. Jika dua perempuan rebutan satu laki-laki yang tidak ada hubungan kekeluargaan itu hal yang lumrah sekali, akan tetapi dalam novel ini seorang Ibu Aminah sangat mencintai anaknya Haikal sehingga berebut dengan menantunya. Naia istri Haikal.

            Haikal berprofesi sebagai Dokter yang baik hati dan suka menolong terhadap pasien yang sedang kebingungan soal biaya. Dia selalu menjadi penolong pertama ketika ada pasien tidak punya uang untuk membayar biaya perawatan di rumah sakit. Bagi Haikal menolong seseorang yang sedang membutuhkan adalah soal kemanusiaan. Dia tidak bisa membiarkan orang-orang yang tidak mampu seperti mereka tidak mendapatkan tidak mendapat kesempatan mendapat perawatan yang layak di rumah sakit. (hal 42)

            Dari budi pekerti seperti itulah, kemungkinan sang Ibu tidak dapat membedakan cinta terhadap anak dan cinta terhadap suami. Sehingga meskipun Haikal anaknya sudah menikah akan tetapi tidak dapat memberikan kebebasan terhadapnya untuk sekedar mengungkapkan cinta terhadap istrinya yang baru sebulan di nikahi Haikal.

            Satu bulan telah berlalu, dan tak ada hal yang lebih menyakitkan dari pada merasa disia-siakan oleh suaminya sendiri. Selama satu bulan itu Naia belum pernah mendapatkan nafkah batin dari Haikal sejak kali pertama mereka menikah. Semua itu dipicu bukan lantaran keegoisan dan sikap dingin Haikal yang telah menelantarkan dirinya selaku istri yang sah dan berhak mendapatkan semuanya, termasuk cinta dan kasih sayang dari suami tercinta. Haikal sendiri juga merasa tersiksa dengan kondisi seperti itu dan Naia mengetahui semuanya.

            Ketidaksempatan mereka untuk menjali kemesraan berdua karena sang Ibu yang selalu hadir di setiap malam-malamnya bersama Naia. Entah sampai kapan keadaan itu akan berakhir. Menunggu Ibu Aminah menghentikan sikap posesifnya kepada anak satu-satunya, atau melakukan tindakan tegas atas semua sikap yang ditunjukan sang Ibu selama ini.(hal 51)

            Padahal sifat posesif itu sikap yang sering muncul dalam sebuah hubungan asmara. Dan sifat posesif merupakan kumpulan dari rasa tidak aman, tidak percaya diri, kesepian dan ketergantungan dan takut kehilangan karena rasa cinta yang berlebih. Novel ini menceritakan bagaimana cinta seharusnya, bagaimana cinta yang sebenarnya, cinta seorang Ibu terhadap anaknya berbeda dengan cinta seorang istri terhadap suaminya.

            Novel tentang wanita Ibu dan Istri ini, berusaha mengungkapkan dengan penuh perbedaan, apabila cinta Over Protektif itu bukan ke bahagian yang didapatkan melainkan kesedihan yang tak berujung. Selamat membaca. ( Niam At-Majha, Petani Kopi)

 

Judul               :  2 Wajah Cinta

Penulis             : Abhie Albahar

Penerbit           : Alvabet

Tahun Terbit   : Juli 2016

Tebal               : 258 hlm

ISBN               : 978-602-9193-90-9

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurus NU Kayen Diwejang Habib Luthfi sebelum Dilantik

    Pengurus NU Kayen Diwejang Habib Luthfi sebelum Dilantik

    • calendar_month Sen, 31 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Pelantikan pengurus MWC dan Ranting-Ranting NU se-Kecamatan Kayen di GOR Desa Purwokerto, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati KAYEN – Pengurus MWC NU Kayen masa khidmat 2022-2027 resmi dilantik pada Hari Minggu (30/1). Acara pelantikan Tersebut berlangsung di GOR (Gedung Olah Raga) Desa Purwokerto Kayen.  Bukan Hanya Pelantikan Pengurus MWC NU tetapi acara tersebut juga dilangsungkan bersama […]

  • Peringati Isra' Mi'raj, SMP dan MA QT Al-Akrom Banyuurip Gelar Siraman Rohani

    Peringati Isra’ Mi’raj, SMP dan MA QT Al-Akrom Banyuurip Gelar Siraman Rohani

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 545
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – SMP QT dan MAQT Al-Akrom Banyuurip, Desa Banyuurip, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, mengadakan kegiatan siraman rohani dalam rangka peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, pada Selasa (28/1/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa SMP QT dan MA QT Akrom Banyuurip. Ustaz Rohmat Aji Wibowo dihadirkan untuk mengisi ceramah pada kegiatan bertema “Menauladani Hikmah […]

  • Love is Stupid. Photo by Brigitte Tohm on Unsplash.

    Love Is Stupid

    • calendar_month Ming, 5 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Part : 5Shanaya geleng-geleng mendengar cerita Nikhil. Ia kini tahu lelaki asal Banjarnegara ini adalah putra dari sahabat kental Ayahnya. Persahabatan yang membawa petaka bagi Shanaya—yang bahkan bisa bertindak konyol mengadakan pernikahan dalam sehari. Sungguh di luar nalar. Dan yang paling tidak rasional menurut Shanaya adalah lelaki di hadapannya. Shanaya juga […]

  • Ratusan Siswanya Ikuti Pelatihan Jurnalisti, Kepala Madrasah Ini Ingatkan Pentingnya Literasi

    Ratusan Siswanya Ikuti Pelatihan Jurnalisti, Kepala Madrasah Ini Ingatkan Pentingnya Literasi

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.303
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – MTs Al Ma’arif Gembong menggelar Pelatihan Jurnalistik dan Workshop Penulisan Berita pada Sabtu (13/12). Kegiatan ini merupakan wujud kerja sama antara pihaj madrasah dengan LTN NU Pati. Nur Afif Nashiruddin atau Afif, Kepala Madrasah menegaskan bahwa, agenda yang dihelat di kompleks Yayasan Al Ma’arif Gembong tersebut merupakan langkah awal untuk meningkatkan literasi […]

  • Lazisnu Ajak Warga Peduli Kekeringan

    Lazisnu Ajak Warga Peduli Kekeringan

    • calendar_month Sen, 16 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 312
    • 0Komentar

    WINONG-LAZISNU, LKKNU  dan LPBINU tak henti-henti melancarkan distribusi air bersih bagi warga Kabupaten Pati yang membutuhkan. Hal ini mengingat matinya sumber air di beberapa daerah. Terhitung sejak Minggu (15/9) sudah lebih dari 80.000 liter air didistribusikan untuk warga.  “Kami akan terus bergerak demi tersalurnya air bersih untuk saudara-saudara kita” tutur Edi Fitrianto, pengurus cabang LPBI […]

  • Mempertahankan Tradisi Nilai. Photo by Aditya Nara on Unsplash.

    Mempertahankan Tradisi Nilai

    • calendar_month Kam, 20 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 447
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin Ngumbah keris atau gaman (mencuci benda pusaka) menjadi tradisi malam 1 Muharrom di Pulau Jawa. Ritual ini digunakan sebagai ajang untuk menyambung ‘silaturrahim’ antara pemilik keris dan benda keramatnya setidaknya setahun sekali. Hanya saja, kultur yang telah melegenda ini, terancam punah akibat pengkultusan terhadap benda-benda semacam itu sudah mulai langka. Benda […]

expand_less