Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Menulis adalah Aktivitas yang Menyenangkan

Menulis adalah Aktivitas yang Menyenangkan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 23 Jul 2022
  • visibility 178
  • comment 0 komentar

Di antara anggota tubuh yang lain, tangan adalah alat tubuh yang paling dekat hubungannya dengan kreativitas isi kepala kita. Otak kita merancang sesuatu dan tangan kita yang mengerjakannya (kecuali mungkin pemain sepak bola, sepak takraw, atau pemain sepak-sepak lainnya; di luar lapangan, para penyepak itu tetap mengerjakan apa yang ada dalam pikiran mereka dengan tangan juga).

Seorang petani berfikir bagaimana cara terbaik mengolah tanahnya, dan tangannyalah yang mengerjakan mewujudkan apa dia pikirkan. Tangan itu menggenggam gagang cangkul dan mengayunkannya. Tanganlah yang menggemburkan tanah dan menyiramkan rabuk agar tanah yang keras menjadi subur. Tanganlah yang mengguyurkan air ke tanaman ke dalam pot.

Karena itu, beri kesempatan kepada tangan Anda untuk melakukan apa yang memang menjadi kesukaannya. Jangan membiarkannya menjadi penganggur, kasihan ia. Jika Anda betul-betul ingin menulis, beri tangan Anda pena, beri ia kesempatan menekan tuts mesin ketik atau keyboard komputer Anda, biarkan ia menjalin kerjasama dengan otak, kawan karibnya. Seorang penulis menyatakan kira-kira begini; “Tulis apa saja yang ada dalam pikiran Anda, dan segala yang berkecamuk di dalam pikiran itu akan menemukan jalan keluar.” Ketika menulis, katanya, “Tangan kita melakukan sesuatu dan sebagai sahabat karib dari otak, ia akan tahu cara mewujudkan apa yang ada di pikiran kita.” (hlm. 9).

Latihan dan kedisiplinan

Sebagaimana pekerjaan-pekerjaan lain membutuhkan latihan, menulis pun membutuhkan latihan. Menulis juga tidak mengenal bakat, sebab dalam beberapa kasus, kata “bakat” seolah-olah menggatikan kata “takdir”. Tak ada orang yang berbakat menjadi tukang ledeng atau tukang servis AC, polisi, pemain bulutangkis, atau petintu. Semua harus melalui latihan atau pendidikan untuk bisa menjadi penulis yang handal. Dalam buku  Creative Writing ini yang ditulis AS. Laksana mencotohkan sosok petinju Muhammad Ali yang paling dikenang dalam sejarah pertinjuan. Karena ia bukan seorang siswa yang cerdas di sekolahannya. Kadang-kadang ia mendapat nilai bagus karena mengancam teman sebangkunya, dengan kekuatan ototnya untuk memberikan contekan. Tapi, dunia kemudian mengakuinya sebagai petinju jenius.

Itu tak semata-mata soal bakat, tetapi karena ia tahu apa yang harus dilakukan. Ia menciptakan sebaris kalimat puitis: “ Menyengat seperti lebah, melayang seperti kupu-kupu.” Dan ia mewujudkan apa yang tidak pernah dipikirkan oleh petinju-petinju lain. Sampai sekarang kita percaya bahwa hanya ada satu petinju yang bisa menyengat seperti lebah, dan menari-nari seindah kupu-kupu, itu hanya ada pada diri Muhammad Ali.

Dengan begitu menulis pun bukan sesuatu yang berbeda dari pekerjaan-pekerjaan lain. Ia memerlukan latihan dan kekeraskepalaan. Tanpa latihan, Anda hanya akan menjadi petinju yang selalu dipukul KO dalam setiap pertandingan. Tanpa latihan, Anda hanya akan menjadi penari yang gerakannya memalukan. Tanpa latihan, Anda hanya akan menjadi penulis yang tak pintar membikin kalimat. (hlm. 209).

Oleh karena menulis adalah aktivitas yang menyenangkan, tapi terkadang kita mengalami kebuntuan ide ssaat memulai sebuah kalimatatau bagaimana menutup sebuah cerita. Pada dasarnya, menulis akan terasa mudah dan menyenangkan bila kita punya keterampilan.

Buku creative writing akan membantumu mengenali hal-hal mendasar dalam penulisan kreatif. Se,misal, bagaimana membuat adegan yang menarik, sudut penceritaan beragam, dan dialog yang tidak berlarat-larat. Karena setiap pembahasan dalam buku ini dilengkapi dengan contoh yang memudahkanmu dalam berlatih. Selamat mencoba.

Judul Buku      : Creative Writing

Penulis             : AS Laksana

Penerbit           : baNANA

Tahun Terbit   : Cetakan Kelima Juli 2021

Tebal Halaman: 226

ISBN               : 978-623-96372-4-8

Peresensi         : Siswanto

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Tradisi Ruwahan Sebagai Tradisi Local Wisdom Masyarakat

    • calendar_month Sab, 2 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Setiap memasuki bulan Sya’ban masyarakat desa pada umumnya melanggengkan tradisi kirim doa yang ditujukan kepada para leluruh dan kerabat yang sudah meninggal. Tradisi ini sudah berjalan dari dulu sampai sekarang. Tradisi ruwahan ini juga biasanya dilakukan baik di masjid, mushola dan makam. Hal ini dilakukan masyarakat tidak lain adalah karena adanya […]

  • Kader Pati, Ikut Apel Akbar

    Kader Pati, Ikut Apel Akbar

    • calendar_month Sab, 22 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Pati; Para Kader Penggerak Nahdlatul Ulama Pati, ikut serta dalam Istighosah dan Apel Kesetiaan terhadap NKRI dan Pancasila sebagai Dasar Negara pada 15-16 April 2017 di Pantai Petanahan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Apel  tersebut  di ikuti sekitar 10 ribu Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (NU) se-Jawa Tengah. Ketua Kordinator Pati, Maskan, mengatakan kader-kader NU di Pati […]

  • PCNU-PATI Photo by aboodi vesakaran

    Pendidikan Sebagai Hak Asasi Manusia

    • calendar_month Sab, 6 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto “Pendidikan bukanlah menabur benih pada dirimu, melainkan menumbuhkan benih-benih yang ada dalam dirimu”. (Jalaluddin Rumi). Pendidikan itu benih harapan bagi masyarakat dan bagi manusia itu sendiri. Karena pendidikan merupakan instrumen kunci untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu, manakala masyarakat dilanda  kegelapan, keterbelakangan, keterpurukan, kekacauan, dan tidak tahu cara mengatasinya, maka sandaran […]

  • Ketua Ma'arif Jateng: Alhamdulillah, Dana Bos Madrasah Urung Dipangkas

    Ketua Ma’arif Jateng: Alhamdulillah, Dana Bos Madrasah Urung Dipangkas

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Semarang – Ketua Ma’arif Jateng, Fakhrudin Karmani menyatakan, dana BOS Madrasah tidak jadi dipotong. “Alhamdulillah, Juknis sudah keluar, BOS tidak jadi dipotong!” tegasnya saat penutupan Diklat Pelatihan Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah, di Balai Diklat Keagamaan Semarang, Jumat (14/3/2025). Untuk diketahui, sebelumnya beredar surat dari Kementerian Agama, tentang tindak lanjut efisiensi rekonstruksi belanja Ditjen Pendidikan […]

  • PCNU-PATI

    Kebenaran Yang Hilang

    • calendar_month Sel, 1 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Buku ini adalah edisi revisi terjemahan karya FaragFouda, Kebenaran yang Hilang, yang pernah kami terbitkanakhir tahun lalu, bekerjasama dengan Badan Litbang danDiklat Departemen Agama. Banyaknya permintaan publikatas buku ini mendorong kami untuk menerbitkan edisikedua ini sesegera mungkin.

  • PCNU PATI. Dunia Anak, dunia Parenting & Dunia Film. Photo by Caroline Hernandez on Unsplash.

    Dunia Anak, dunia Parenting & Dunia Film

    • calendar_month Jum, 7 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Beberapa waktu yang lalu saya bersama teman-teman pergi ke bioskop untuk menonton sebuah film. Awalnya cuma berdua, tapi ternyata pas sampai di lokasi ketemu teman-teman yang lain. Dan tanpa disengaja pula kami menonton film yang sama. Miracle In Cell No. 7. Film yang menceritakan tentang bagaimana perjuangan seorang ayah. Sebelumnya saya […]

expand_less