Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Me (maaf) kan

Me (maaf) kan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 3 Agu 2022
  • visibility 416
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Minggu lalu,  saya sempat berbeda pendapat dengan perempuan yang saya sayangi. Sebab ketika saya menemukan sesuatu saya tak langsung bilang. Dengan alasan agar saya sedikit bisa meredam emosi agar supaya tak langsung tersalurkan. Diam sejenak, ambil nafas dalam dalam. Sebuah  metode yang seringkali saya jalani.

 Saya dibilang sering mudah marah; meskipun marah saya bisa dikatakan standar tak seperti marahnya Shiva yang tak mau dibilang anak kecil padahal dia adalah anak kecil dengan tubuh mungil dengan sepeda listriknya bisa terbang kesana kemari mengejar penjahat mengambil alih tugasnya inspektur Ladusing. Kemarahan saya masih dalam mode wajar.

Berbuat kesalahan dan setelah itu meminta maaf itu bukan perkara mudah. Sebab setiap orang mempunyai alibi masing masing. Seringkali orang merasa dirinya paling benar, paling berpengalaman dan yang banyak terjadi yaitu merasa paling benar. Kondisi kondisi seperti itu bukanlah hal yang salah dan tak juga dibenarkan. Tak ada orang benar terus menerus, tak juga salah berkelanjutan.

Seperti kisah dua teman saya yang akan menikah, mereka sering kali berbeda pendapat yang perempuan memegang teguh prinsipnya; sedangkan laki laki bersikukuh atas jiwa melindunginya. Dan ketika mereka selesai berdebat kusir tanpa kudanya, saat selesai,  ketika sudah reda sebab kecapean energi; kedua belah pihak belum pernah saya lihat bilang maaf atau pun sejenisnya. Diam membisu, namun kemudian kembali semula seperti jurus Izanami yang di  miliki klan Uchiha dalam serial Naruto.

Melalui kisah teman saya tersebut; saya menarik benang merah yaitu kalimat sederhana akan tetapi berat untuk di ucapkan, berat untuk di jalani. Sebab untuk melakukan atau mengucapkan kata maaf dan memaafkan kita harus terbiasa dan membiasakan.  Selain itu, harus menurunkan ego pribadi. Kalau istilahnya para motivator kehidupan;  hidup itu harus saling memaafkan dengan begitu kehidupan yang kita jalani akan bahagia serta berbunga bunga.

Kembali pada yang saya jalani saat ini. Banyak yang mengatakan apabila saya itu mudah marah dan mudah memaafkan. Banyak yang mengemukakan demikian. Akan tetapi, ketika saat saya marah tentu ada alasan dan marahnya pun ada porsi porsinya, sesuai dengan koridor yang berlaku. Berbeda dengan Shiva yang langsung marah menghajar habis habisan kepada siapa saja yang mengatakan Shiva anak kecil.

Dari cerita Shiva dan teman saya tentu tak ada singkronisasi, akan tetapi keduanya mempunyai alasan berbeda-beda ketika akan mengaplikasikan sebuah kemarahan dan Shiva mudah memberikan kata maaf bagi orang yang telah dihajarnya atau melakukan kesalahan. Sedangkan teman saya tersebut masih proses menuju itu.

Meminta maaf bukan sebab salah dan benar, melainkan dikarenakan bagaimana kita mampu mengelola diri, mengurangi sifat dendam terpendam dalam hati dan sanubari diri. Bagaimana saya dan Anda mampu mengondikasikan akal pikiran,  perasaan dan tekanan darah agar tak mudah marah. Seperti halnya saya teringat dengan ucapan presiden kita ke empat yang seringkali membuat banyak orang gila yaitu maaf iya lupa tak.

Jadi saya dapat menyimpulkan bahwa untuk memaafkan seharusnya itu mudah dijalankan, meskipun untuk melupakan saya dan Anda perlu waktu. Dan yang paling penting kita harus memaafkan dan meniadakan benar dan salah bagi orang yang saya dan Anda sanyangi.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Ranting Kajen Gelar Khitan Massal

    NU Ranting Kajen Gelar Khitan Massal

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 457
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Puluhan anak mengikuti khitan massal di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Senin (27/1/2025). Khitan massal ini digelar oleh Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Kajen dalam rangka peringatan Isra Miraj Nabi Muhamad SAW dan Hari Lahir (Harlah) ke-102 NU. Anak-anak ini tampak antusias mengikuti sunatan massal. Sebelum dikhitan, mereka diarak keliling desa menggunakan […]

  • Momen Kemerdekaan, Banser Wedarijaksa Ziarahi Makam Syeh Syadzili

    Momen Kemerdekaan, Banser Wedarijaksa Ziarahi Makam Syeh Syadzili

    • calendar_month Kam, 19 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Aksi Banser Satkoryon Wedarijaksa di Air Terjun Rejenu paska ziarah di makam Syeh Syadzili dan melakukan pengibaran bendera di sana WEDARIJAKSA-Tepat tanggal 17 Agustus kemarin Banser Satkoryon Wedarijaksa melakukan perjalanan ke Muria. Tujuan mereka adalah makam Syeh Syadzili.  Kegiatan ini diikuti hampir seluruh anggota Banser Wedarijaksa. Andis Qomarudin, sesepuh Banser terjun sendiri mengawal kegiatan ini.  […]

  • Kiai Kampung Yang Rendah Hati

    Kiai Kampung Yang Rendah Hati

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Almaghfurlah KH Ahmad Suyuthi merupakan sosok kiai yang alim tetapi rendah hati. Kontribusinya dalam forum Sidang Syuriah Bulanan di pendopo maqbaroh Syeikh KH Ahmad Mutamakkin Kajen, Margoyoso, Pati, Jawa Tengah, diakui para ulama dan tokoh masyarakat. Khususnya ketika PCNU dipimpin oleh sahabat karibnya, KH Suyuthi Abdul Qodir, Pendiri Pesantren Raudlatul Ulum Guyangan.Katib Syuriah KH Abdul […]

  • PCNU-PATI

    HUT Muslimat NU ke-77 di Pati Dihadiri Sederet Tokoh 

    • calendar_month Sel, 4 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 503
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. – PC Muslimat NU Pati sukses rayakan hari jadinya yang ke-77. Di bawah komando Dr. Hj. Umi Hanik, kaum emak tersebut sempat menghebohkan Kota Pati pada Sabtu (1/6) lalu.  Agenda yang dihelat dalam peringatan HUT Muslimat NU ke-77 tersebut adalah jalan santai. Tidak ada kejelasan data, namun peserta kegiatan yang dimulai dari Gedung Muslimat […]

  • Vaksinasi, Lebih Sakit Donor Darah

    Vaksinasi, Lebih Sakit Donor Darah

    • calendar_month Kam, 25 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 342
    • 0Komentar

      Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, Kiai Yusuf Hasyim, menjadi satu di antara tokoh publik yang mendapat suntik vaksin Sinovac perdana di Pati. Ia bersama Bupati Haryanto dan sejumlah tokoh publik lainnya menerima suntik vaksin di RSUD RAA Soewondo, Senin (25/1/2021). “Hari ini saya mengikuti program vaksinasi Covid-19. Sebelumnya saya mengikuti swab […]

  • Berkhidmat bagi NU, Pengurus PAC Ansor Tambakromo Resmi Dilantik

    Berkhidmat bagi NU, Pengurus PAC Ansor Tambakromo Resmi Dilantik

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.025
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id — Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP Ansor) Kecamatan Tambakromo periode 2025-2027 resmi dilantik pada Minggu, (26/10/2025). Berlokasi di Desa Pakis Kecamatan Tambakromo kegiatan pelantikan dilangsungkan bersama dengan Pengajian dan Sholawat peringatan Hari Santri 2025. Pelantikan pengurus dilakukan secara langsung oleh Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pati, Abdullah Syafi’i alias Gus […]

expand_less