Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bahas Perda Pesantren, RMI NU Pati Undang Para Pengurus Ponpes

Bahas Perda Pesantren, RMI NU Pati Undang Para Pengurus Ponpes

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 18 Feb 2022
  • visibility 366
  • comment 0 komentar
Para pengasuh pesantren membahas Perda Pesantren di aula PCNU Pati

PATI – Rabithah Maahid Islamiyah (RMI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati menggelar Halaqoh dengan para pengasuh pesantren yang ada di Pati, Kamis (17/2) siang, di kantor PCNU. Selain itu, RMI juga mengundang seluruh anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) di semua tingkatan. 

Ketua PCNU Pati, Kiai Yusuf Hasyim mengatakan, kegiatan itu dilakukan guna membahas Peraturan Daerah (Perda) terkait pesantren. Dalam hal itu, pihaknya menyosialisasikan kepada para pengasuh pesantren, terutama yang berada di bawah naungan NU. 

“Terkait penyiapan perda pesantren yang diusulkan oleh legislatif, dan kita sosialisasikan pada pengasuh pesantren terutama di bawah naungan NU melalui RMI karena mereka yang tahu persis problematika pengelolaan pesantren  sehingga kita minta masukan mereka agar nanti perda yang akan diusulkan di Pati ini benar-benar berpihak kepada pesantren,” kata dia.

Kiai Yusuf menjelaskan, adanya Perda ini dapat meningkatkan kapasitas pesantren. Yakni, terkait peran dan fungsinya.

“Ada beberapa hal lain, memang tidak semata-mata dana abadi. Karena pesantren sebagai lembaga pendidikan tertua di Indonesia sudah mandiri sebelum Indonesia merdeka. Bukan soal dana abadi tapi yang terpenting adalah bagaimana perhatian pemerintah ikut serta dalam memberikan layanan, baik itu pemberdayaan dan pendampingan program,” ucap dia.

“Pesantren itu SDM-nya luar biasa. Jadi ini merupakan aset daerah juga. Kontribusi nyata pemerintah adalah memberikan pendampingan berkelanjutan bagi pesantren dan santri itu sendiri,” lanjut dia.

Sementara itu, ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Pati, Bambang Susilo menurutkan, pihaknya akan memperjuangkan perda pesantren ini agar berjalan dengan maksimal. “Kami yang di Pati nanti akan mengkaji muatan lokalnya, sepanjang tidak bertentangan. Nanti kita akan cari referensi. Tahun ini insha Allah akan kami beri masukan ke pimpinan untuk menjadwalkan pra-perdanya,” ucap dia.

Sementara itu anggota DPRD Jawa Tengah dari FPKB, Muh Zen menyebut, membedah rencana tentang pentingnya penyelenggaraan perda atau fasilitasi tentang pesantren sangatlah penting. Apalagi, pihaknya telah mendapatkan instruksi dari ketua umum PKB Muhaimin Iskandar agar seluruh fraksi PKB di Jateng menjadi motor pelaksanaan perda persantren di masing-masing kota. 

“Kenapa perda ini harus dirembug di lingkungan NU terutama adalah RMI, karena RMI adalah wadah yang ada di NU dan FKPP (Forum Komunikasi Pondok Pesantren) di Kemenag. Intinya kita berharap ke depan ada perda yang lebih khusus mengatur tentang tiga hal, yakni afirmasi, rekognisi, dan fasilitasi negara terhadap pesantren,” jelas dia.

Muh Zen menyebutkan, ada beberapa catatan penting yang harus diperhatikan pemerintah. Pertama, negara harus hadir di tengah-tengah pesantren agar ke depan visi misi mendidik dan mencerdaskan anak bangsa dapat berjalan dengan baik.

“Kedua, prinsip kesetaraan agar pesantren sebagaimana undang-undang pesantren sekarang memiliki kesetaraan dengan pendidikan formal lain, baik dalam hal pemberdayaan SDM maupun output lulusan supaya memiliki kesempatan yang sama untuk berkarir atau mengabdi di instansi pemerintah maupun swasta. Ketiga, pesantren karena sudah setara maka harus ada afirmasi berupa istilah dana abadi pesantren. Pesantren ini jumlahnya ratusan ribu. Ini adalah aset. Harapan kami agar santri diberikan peluang untuk membuka potensi usaha di luar ngaji, karena ada bakat lain yang perlu dikembangakan,” tandas dia.(angga/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pernyataan Ketum PBNU Terkait Pilpres 2014

    Pernyataan Ketum PBNU Terkait Pilpres 2014

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2014
    • account_circle admin
    • visibility 352
    • 0Komentar

    NU–Online. NU merupakan jam’iyyah diniyyah ijtima’iyyah, organisasi masyarakat keagamaan. Sejak awal didirikan oleh para Kyai, NU mengemban tugas besar menjaga, merawat, dan mengembangkan ajaran Islam ala Ahlissunnah wal Jama’ah di bumi Nusantara. Karenanya sudah teramat jelas bahwa NU tidak bertujuan meraih kekuasaan politik. Kalaupun harus menyebut istilah politik, maka politik NU adalah politik kebangsaan dan […]

  • Harlah Fatayat NU Diwarnai Agenda Serba 70

    Harlah Fatayat NU Diwarnai Agenda Serba 70

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Logo resmi HUT Fatayat NU ke-70 PATI-Perayaan Hari Lahir (Harlah) Fatayat NU ke 70 dirayakan dengam berbagai agenda. Masing-masing daerah memeiliki legiatan sendiri-sendiri untuk menyambutnya. Salah satunya adalah Pengurus Cabang Fatayat NU Pati. Dengan tajuk ‘Bhakti untuk Negeri Merawat Bumi, PC Fatayat NU Pati menggelar beberapa kegiatan. Agenda 70 Khataman, 70 selawat thibbul qulub, 70 […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Please Forgive me. Photo by Brett Jordan on Unsplash.

    Maaf dan Terima Kasih

    • calendar_month Jum, 13 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Hidup tak luput dari perselisihan. Bagaimanapun jalannya disana pasti akan berjumpa dengan perselisihan. Salah paham, lebih mengedepankan ego dan sengaja melukai merupakan bibit awal timbulnya perselisihan. Dari perselisihan kita bisa belajar dewasa, sekaligus bijaksana, dalam berbicara dan bertindak. Beberapa waktu lalu saya tengah menghadapi perselisihan dengan seorang kawan. Salah paham dan mengedepankan ego lah penyebabnya. […]

  • Pimpinan Cabang Puji Antusiasme Peserta LKD Fatayat NU Cluwak

    Pimpinan Cabang Puji Antusiasme Peserta LKD Fatayat NU Cluwak

    • calendar_month Ming, 5 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 388
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id CLUWAK-Latihan Kader Dasar (LKD) merupakan satu syarat wajib untuk memasuki organisasi besar Fatayat NU. Kali ini, giliran Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Cluwak yang menyelenggarakan agenda tersebut. Berlokasi di Gedung TPQ al Hidayah, Desa Sumur, LKD Fatayat NU Cluwak berlangsung pada Sabtu (4/3) mulai pukul 08.00 WIB dan selesai 18.00 WIB petang. […]

  • LP Ma'arif NU Jateng Berencana Kerja sama dengan Atase Pendidikan KBRI Malaysia

    LP Ma’arif NU Jateng Berencana Kerja sama dengan Atase Pendidikan KBRI Malaysia

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 521
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Malaysia – Sekretaris LP Ma’arif Nahdlatul Ulama PWNU Jawa Tengah, Dr M Ahsanul Husna melakukan kunjungan ke luar negeri, bertemu dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Malaysia Prof Muhammad Firdaus di Kuala Lumpur Malaysia, Selasa (14/1/2025). Diskusi dengan Atase pendidikan KBRI Malaysia menjajaki Kerjasama dengan LP Ma’arif Jawa Tengah dalam hal studi lanjut, para […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Ramadan: Feels Like Home

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.272
    • 0Komentar

    Ramadan: Feels Like Hom ‎Oleh Hamidulloh Ibda   Saya kirim pesan WhatsApp ke Mas Egi (Virgiawan Listanto) pada Senin 23 Februari 2026. Mas Egi adalah Ketua Panitia Ramadan: Feels Like Home 1447 / 2026 Masjid Baitul Mujahid. Saya tanya”Ramadan Feels Like Home sing menggagas siapa?” Dia menjawab “Saya mas, bagaimana?”   Begini jawaban lengkapnya: Dalam […]

expand_less