Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bahas Perda Pesantren, RMI NU Pati Undang Para Pengurus Ponpes

Bahas Perda Pesantren, RMI NU Pati Undang Para Pengurus Ponpes

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 18 Feb 2022
  • visibility 476
  • comment 0 komentar
Para pengasuh pesantren membahas Perda Pesantren di aula PCNU Pati

PATI – Rabithah Maahid Islamiyah (RMI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati menggelar Halaqoh dengan para pengasuh pesantren yang ada di Pati, Kamis (17/2) siang, di kantor PCNU. Selain itu, RMI juga mengundang seluruh anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) di semua tingkatan. 

Ketua PCNU Pati, Kiai Yusuf Hasyim mengatakan, kegiatan itu dilakukan guna membahas Peraturan Daerah (Perda) terkait pesantren. Dalam hal itu, pihaknya menyosialisasikan kepada para pengasuh pesantren, terutama yang berada di bawah naungan NU. 

“Terkait penyiapan perda pesantren yang diusulkan oleh legislatif, dan kita sosialisasikan pada pengasuh pesantren terutama di bawah naungan NU melalui RMI karena mereka yang tahu persis problematika pengelolaan pesantren  sehingga kita minta masukan mereka agar nanti perda yang akan diusulkan di Pati ini benar-benar berpihak kepada pesantren,” kata dia.

Kiai Yusuf menjelaskan, adanya Perda ini dapat meningkatkan kapasitas pesantren. Yakni, terkait peran dan fungsinya.

“Ada beberapa hal lain, memang tidak semata-mata dana abadi. Karena pesantren sebagai lembaga pendidikan tertua di Indonesia sudah mandiri sebelum Indonesia merdeka. Bukan soal dana abadi tapi yang terpenting adalah bagaimana perhatian pemerintah ikut serta dalam memberikan layanan, baik itu pemberdayaan dan pendampingan program,” ucap dia.

“Pesantren itu SDM-nya luar biasa. Jadi ini merupakan aset daerah juga. Kontribusi nyata pemerintah adalah memberikan pendampingan berkelanjutan bagi pesantren dan santri itu sendiri,” lanjut dia.

Sementara itu, ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Pati, Bambang Susilo menurutkan, pihaknya akan memperjuangkan perda pesantren ini agar berjalan dengan maksimal. “Kami yang di Pati nanti akan mengkaji muatan lokalnya, sepanjang tidak bertentangan. Nanti kita akan cari referensi. Tahun ini insha Allah akan kami beri masukan ke pimpinan untuk menjadwalkan pra-perdanya,” ucap dia.

Sementara itu anggota DPRD Jawa Tengah dari FPKB, Muh Zen menyebut, membedah rencana tentang pentingnya penyelenggaraan perda atau fasilitasi tentang pesantren sangatlah penting. Apalagi, pihaknya telah mendapatkan instruksi dari ketua umum PKB Muhaimin Iskandar agar seluruh fraksi PKB di Jateng menjadi motor pelaksanaan perda persantren di masing-masing kota. 

“Kenapa perda ini harus dirembug di lingkungan NU terutama adalah RMI, karena RMI adalah wadah yang ada di NU dan FKPP (Forum Komunikasi Pondok Pesantren) di Kemenag. Intinya kita berharap ke depan ada perda yang lebih khusus mengatur tentang tiga hal, yakni afirmasi, rekognisi, dan fasilitasi negara terhadap pesantren,” jelas dia.

Muh Zen menyebutkan, ada beberapa catatan penting yang harus diperhatikan pemerintah. Pertama, negara harus hadir di tengah-tengah pesantren agar ke depan visi misi mendidik dan mencerdaskan anak bangsa dapat berjalan dengan baik.

“Kedua, prinsip kesetaraan agar pesantren sebagaimana undang-undang pesantren sekarang memiliki kesetaraan dengan pendidikan formal lain, baik dalam hal pemberdayaan SDM maupun output lulusan supaya memiliki kesempatan yang sama untuk berkarir atau mengabdi di instansi pemerintah maupun swasta. Ketiga, pesantren karena sudah setara maka harus ada afirmasi berupa istilah dana abadi pesantren. Pesantren ini jumlahnya ratusan ribu. Ini adalah aset. Harapan kami agar santri diberikan peluang untuk membuka potensi usaha di luar ngaji, karena ada bakat lain yang perlu dikembangakan,” tandas dia.(angga/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMA Negeri 1 TAYU Berpartisipasi dalam Penanaman 4.000 Bibit Tanaman Mangrove di Desa Tluwuk

    SMA Negeri 1 TAYU Berpartisipasi dalam Penanaman 4.000 Bibit Tanaman Mangrove di Desa Tluwuk

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 604
    • 0Komentar

    PATI-Puluhan siswa dari SMA Negeri 1 Tayu berpartisipasi dalam penanaman 4.000 bibit mangrove di Desa Tluwuk, Pati, pada 29 Oktober 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Masyarakat yang dimotori oleh LPMM UNNES dan Saka Energi Muriah Ltd (SEML). SMA Negeri 1 Tayu aktif dalam program adiwiyata yang bertujuan menciptakan sekolah peduli lingkungan. Program […]

  • PC IPNU Sowan ke MWC-NU Gembong

    PC IPNU Sowan ke MWC-NU Gembong

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 403
    • 0Komentar

    GEMBONG-Pengurus Cabang IPNU/IPPNU Pati secara masif menggalang keaktifan ditingkat bawah. Program utamanya adalah pembentukan pengurus sampai di tingkat ranting. Dari total 21 PAC di Kabupaten Pati, hanya Kecamatan Gembong yang belum memiliki Pengurus Anak Cabang IPNU/IPPNU. Koordinasi PC IPNU/IPPNU Pati dengan MWC-NU Gembong Oleh sebab itu, Selasa (23/7) sore, Pengurus Cabang IPNU/IPPNU melakukan silaturrohim di […]

  • Tazkiyatul Muthmainnah (tengah jas batik) anggota komisi E DPRD Jateng usai melakukan FGD dengan Kader GPSA Fatayat NU Pati

    Tazkiyatul Muthmainnah Respon Perempuan Bersuara Mengawal JKN-KIS

    • calendar_month Ming, 12 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 630
    • 0Komentar

    PATI – Fatayat NU Pati semakin hari menunjukkan progres yang signifikan. Kolaborasi demi kolaborasi dilakukan dalam rangka memberikan manfaat kepada masyarakat. Mulai dari kerja sama dengan berbagai kementerian hingga stakeholder non pemerintah. Terakhir, PC Fatayat NU Pati baru saja melakukan evaluasi atas kerja samanya dengan Akatiga. Program bertajuk Monev Global Partnership for Social Accountability (GPSA) […]

  • Tulis Dua Artikel Scopus, Dosen Asal Pati Ini Raih Doktor Tanpa Ujian Terbuka

    Tulis Dua Artikel Scopus, Dosen Asal Pati Ini Raih Doktor Tanpa Ujian Terbuka

    • calendar_month Jum, 16 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 549
    • 0Komentar

      Yogyakarta – Dosen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Hamidulloh Ibda, resmi menjadi doktor pendidikan dasar setelah berhasil mempertahankan disertasinya berjudul “Guru Sekolah Dasar Profesional dalam Pembelajaran berbasis Digital” di hadapan dewan penguji Ujian Hasil Disertasi (Ujian Tertutup) pada Jumat (16/2/2024). Dewan Penguji dalam […]

  • Indeks Potensi Radikalisme Jawa Tengah Turun, BNPT: Kewaspadaan terhadap Radikalisme Digital Harus Terus Dijaga

    Indeks Potensi Radikalisme Jawa Tengah Turun, BNPT: Kewaspadaan terhadap Radikalisme Digital Harus Terus Dijaga

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Bogor – Provinsi Jawa Tengah kembali mencatatkan capaian positif dalam upaya pencegahan radikalisme. Berdasarkan Survei Indeks Potensi Radikalisme (IPR) Tahun 2025 yang dipublikasikan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), nilai IPR Jawa Tengah turun menjadi 10,9, dari 11,4 pada tahun 2024. Capaian tersebut menempatkan Jawa Tengah sebagai salah satu provinsi dengan tingkat potensi radikalisme terendah di […]

  • ​'Nyanyian Pesisir': Warisan 194 Puisi Aloeth Pathi yang Tak Lekang Oleh Zaman

    ​’Nyanyian Pesisir’: Warisan 194 Puisi Aloeth Pathi yang Tak Lekang Oleh Zaman

    • calendar_month Ming, 13 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19.686
    • 0Komentar

    ATI — Ratusan kenangan tentang penyair Aloeth Pathi kembali dihidupkan melalui doa, puisi, musik, dan buku. Memperingati 100 hari wafatnya almarhum, Gandrung Sastra Pati menggelar doa bersama sekaligus meluncurkan buku kumpulan puisi bertajuk Nyanyian Pesisir di Rumah Gandrung Sastra, Desa Sekarjalak, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Sabtu (13/9/2026) malam. ​Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.30 hingga […]

expand_less