Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LP Ma’arif Bersyukur atas Penutupan LI, Ini Alasannya

LP Ma’arif Bersyukur atas Penutupan LI, Ini Alasannya

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 14 Feb 2022
  • visibility 471
  • comment 0 komentar
Adib al Arif, ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Pati

PATI – Terkait dengan penutupan tempat maksiat Lorok Indah (LI) yang ada di Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati, LP Ma’arif NU Kabuoaten Pati merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Kab. Pati dan seluruh jajarannya. Hal itu disampaikan langsung oleg Ketua LP Ma’arif Pati, Ahmad Adib Al Arif, di sela-sela kesibukannya di kantor PCNU, Ahad (13/2) kemarin.

Saat diminta komentar oleh reporter pcnuoati.or.id soal urgensi penutupan LI bagi LP Ma’arif, Adib menjawab dengan tegas bahwa LP Ma’arif sangat berkepentingan dengan itu.

Sebab, lanjut dia, LP Ma’arif sebagai Lembaga Pendidikan tentu sangat mengedepankan akhlak dan ketakwaan di dalam mengemban amanat Pendidikan bagi anak-anak didik calon pemimpin bangsa. 

Sementara, ketersediaan fasilitas kemasiatan yang dapat diakses secara mudah akan menjadi kendala serius bagi misi pendidikan yang diemban oleh LP Ma’arif. Sebagaimana diketahui bersama bahwa LI ini merupakan fasilitas kemaksiatan yang diakses oleh masyarakat luas dengan mudah. 

“Tentunya ini sangat berpengaruh terhadap kondisi mentalitas anak-anak di rumah dan bahkan stabilitas ekonomi rumah tangga,” tandasnya.

Lebih lanjut, Adib menjelaskan bahwa LP Maarif NU Kabupaten Pati bertanggung jawab atas keberhasilan Pendidikan anak-anak yang belajar di lingkungan madrasah dan sekolah. 

Berdasarkan data yang ia miliki, Di wilayah Kabupaten Pati, tak kurang dari 29.000-an anak belajar di 211 Madrasah Ibtidaiyah, 25.000 lebih anak belajar di 135 Madrasah Tsanawiyah dan hampir 15,000 anak belajar di 64 Madrasah Aliyah. Ini belum termasuk anak yang belajar di sekolah umum. Ada lebih dari 20 SMA dan SMK yang tergabung dibawah naungan LP Ma’arif NU Kab, Pati. 

“Semua pelajar, termasuk orang tuanya, semua perlu dihindarkan dari tempat-tempat kemaksiatan supaya terlindungi dari pengaruh-pengaruh negatif yang ditimbulkan,” lanjut dia.

Maka, menurut Adib, langkah yang diambil oleh Pemkab Pati beserta seluruh jajarannya dan didukung ormas-ormas yang ada pada Kamis 3 Pebrurai 2022 untuk membongkar tempat prostitusi itu merupakan langkah yang sangat tepat dan perlu didukung oleh seluruh warga Pati.

Temuan Buku Tuntunan Shalat

Selain mengomentari pembongkaran LI, LP Ma’arif melalui Adib juga memberikan statemen tentang ditemukannya buku tuntunan shalat di bekas area prostutusi tersebut. Terkait hal ini, ia menanggapinya secara positif. 

“Alhamdulillah, minimal sudah ada benih-benih spiritual dari mereka. Mudah-mudahan kekuatan iman serta kemauan untuk memperdalam agama itu mampu menggantikan celah-celah kemaksiatan. Semoga,” tutur Adib. 

Selain itu, Adib menilai bahwa perlu adanya bimbingan kepada eks-‘pekerja’ LI, khususnya yang berstatus warga Pati agar tidak terjerumus ke lubang yang sama. 

“Perlu adanya pendekatan dan ini harus dibicarakan dengan pihak-pihak terkait,” terangnya.(rahel/lut/ltn)

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DKC CBP-KPP Gelar Diskusi, Ini Hasilnya

    DKC CBP-KPP Gelar Diskusi, Ini Hasilnya

    • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

      Para peserta diskusi yang terdiri dari DKC CBP-KPP IPNU IPPNU se-Kabupaten Pati sedang antusias menerima materi. PATI-Dewan Koordinasi Cabang Corps Brigade Pembangunan dan Korp Pelajar Putri (DKC CBP-KPP) IPNU IPPNU Pati menggelar diskusi di Aula Gedung NU Pati Lantai 3 pada Minggu (25/7). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pelatih CBP-KPP Se Kabupaten Pati. Matsna Zakiyatus […]

  • Hukum Zakat Kopi

    Hukum Zakat Kopi

    • calendar_month Kam, 2 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 379
    • 0Komentar

     Pertanyaan : Sebagian masyarakat di salah satu perdukuhanmayoritas adalah petani kopi. Mereka sempat merasa bingung mengenai perkataan yang telah disampaikan oleh seorang tokoh masyarakatnya .Dalam beberapa kali khotbah ia mengatakan “bahwa kopi termasuk tanaman yang wajib dizakati ketika sudah mencapai satu nishob seusai panen” .Ia mengatakan hal itu berdasarkan bahwa kopi adalah tanaman yang dibudidaya […]

  • Peduli Yatim, Lazisnu Pati Beri Bantuan Pengobatan

    Peduli Yatim, Lazisnu Pati Beri Bantuan Pengobatan

    • calendar_month Sab, 9 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 309
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- PC Lazisnu Pati beri bantuan pengobatan kepada Teguh Prasetyo, warga Growong Kidul Kecamatan Juwana Kabupaten Pati kamis (07/12) lalu. Pihak Lazisnu Pati yang diwakili oleh salah satu pengurus dan manajerial turut serta menggandeng Lazisnu MWC Juwana selaku wilayah tempat penyaluran donasi. Teguh Prasetyo merupakan anak tunggal dari pasangan Sarinah dan suami. Teguh mengalami […]

  • RMI-NU Desak Polresta Pati Tuntaskan Kasus Asusila Santri

    RMI-NU Desak Polresta Pati Tuntaskan Kasus Asusila Santri

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 12.827
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Kabar seorang oknum pengasuh pondok pesantren yang cabuli santrinya memicu respon pedas dari khalayak. Salah satu yang memberikan komentar keras adalah PCNU Pati. “Bagaimanapun, Pondok Pesantren (Ponpes) sangat diidentikkan dengan NU. Jadi, mau tidak mau NU harus angkat suara,” tutur Kiai Yusuf Hasyim, Ketua PCNU Pati, Rabu (29/4) petang. Selain itu, berdasarkan […]

  • Ruqyah Massal Dilaksanakan Sehari, Masyarakat Minta Tambah

    Ruqyah Massal Dilaksanakan Sehari, Masyarakat Minta Tambah

    • calendar_month Ming, 10 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 480
    • 0Komentar

    GEMBONG-Pelaksanaan ruqyah massal di Kecamatan Gembong yang diselenggarakan oleh Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) berjalan lancar. Namun demikian, banyak masyarakat merasa kecewa dengan agenda ini, sebab hanya dilaksanakan sehari saja. “Saya mendapatkan laporan bahwa banyak masyarakat yang kecewa karena kegiatan ini hanya dilakukan sehari saja.” Tutur K. Sholikhin, Ketua MWC NU Gembong sambil berkelakar. Peserta ruqyah […]

  • Buka Diklat Kamad Ma'arif Jateng, Prof. Ali Ramdhani Analogikan Pemimpin Sebagai Jantung

    Buka Diklat Kamad Ma’arif Jateng, Prof. Ali Ramdhani Analogikan Pemimpin Sebagai Jantung

    • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang* – Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenag RI, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T. menganalogikan pemimpin sebagai organ jantung dalam tubuh, hal tersebut ia sampaikan saat membuka Diklat Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah Tahap 1 Tahun 2025 di Balai Diklat Keagamaan Semarang, Banyumanik, Senin (10/3/2025). Menurutnya, organ […]

expand_less