Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Kebangkitan Nahdlatut Tujjar 

Kebangkitan Nahdlatut Tujjar 

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 20 Feb 2023
  • visibility 447
  • comment 0 komentar

Oleh : Dr. H. Jamal Makmur Asmani

Memasuki abad kedua Nahdlatul Ulama, tantangan terbesar NU adalah nahdlatut tujjar, kebangkitan ekonomi. 

Tashwirul afkar sudah dipresentasikan tafaqquh fiddin di pesantren, madrasah, perguruan tinggi, madin, dan TPQ. Sedangkan nahdlatul wathan sudah menjadi ‘karakter inhern’ NU dalam kiprah kebangsaan dan kemanusiaan.

Maka, nahdlatut tujjar masih menjadi bidang yang harus diperjuangkan. 

Sejak era awal pendiriannya, Hadlratussyaikh KH. Moh. Hasyim Asy’ari merintis ‘syirkatul inan’, dengan mendirikan toko-toko yang memberikan diskon kepada warga NU yang membawa KARTANU (Kartu Tanda Nahdlatul Ulama).

Dikembangkan di era Gus Dur dengan mendirikan Bank-Bank di Pesantren. Dan di era KH. Said Aqil Siradj digalakkan kebangkitan Lazisnu (Lembaga Amil Zakat Infak Nahdlatul Ulama).

Dalam forum bedah buku ‘Jihad Kebangsaan dan Kemanusiaan Nahdlatul Ulama’ menyongsong 1 Abad NU, H. Tri Handoko, Ketua Lazisnu MWCNU Winong, memberikan beberapa tips sukses menggalakkan Lazisnu.

1. Membangun manajemen yang amanah, transparan dan akuntabel dengan prosedur dan mekanisme yang bisa dipertanggungjawabkan.

2. Mekanisme pengawasan harus diatur dan dilaksanakan secara disiplin supaya potensi kecurangan dihindari dan dicegah sejak dini.

3. Jika dua langkah di atas sudah dilakukan, maka kepercayaan akan didapat. Jika kepercayaan sudah didapatkan, maka langkah selanjutnya adalah menggalakkan fundraising sebagai berikut:

A. Kotak koin disebar dengan pendataan yang akurat dan valid.

B. Non-Koin: 

Di Lazisnu MWCNU Winong, non-koin adalah iuran Rp. 5.000,- (lima ribu rupiah) setiap bulan untuk program pembelian mobil layanan umat, yang diteruskan dengan klinik kesehatan NU. 

Yang luar biasa adalah anggota NU yang mengikuti program ini sudah mencapai 5000 (lima ribu) dan lima tahun ke depan akan dikembangkan menjadi 25.000,- (dua puluh lima ribu).

C. Menggalakkan Zakat Tijarah yang berhasil menghimpun kurang lebih Rp. 800.000.000,- (delapan ratus juta) pertahun.

D. Menggalakkan zakat pertanian yang baru dirintis. 

Sementara Dr. Ahmad Qosim menjelaskan pentingnya NU merintis Klinik Kesehatan untuk melayani aspek kesehatan warga NU. Untuk mendukung ini diharuskan warga NU meneruskan studi di jurusan kedokteran dan kesehatan supaya mampu mengisi ‘ruang kosong’ yang jarang ditempuh kader-kader NU yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat setiap saat. 

Dengan SDM unggul di bidang ini, NU akan mudah mendirikan Klinik Kesehatan bahkan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama. 

Semoga ikhtiyar menjemput abad ke dua NU mendapat hidayah, taufiq, dan ridlo Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Amiin Yaa Rabbal ‘Alamiin.

Bedah Buku di PP. Inaratud Duja Fin Nahwi Wat Tashnifi Pasucen, Sabtu, 26 Rajab 1444 / 17 Februari 2023

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkokoh Militansi Kader, DKAC CBP KPP Kec. Trangkil gelar DIKLATAMA

    Perkokoh Militansi Kader, DKAC CBP KPP Kec. Trangkil gelar DIKLATAMA

    • calendar_month Sab, 30 Jan 2021
    • account_circle admin
    • visibility 340
    • 0Komentar

      DKAC CBP KPP Kec. Trangkil sukses gelar kegiatan Pendidikan Kaderisasi tingkat pertama DIKLATAMA selama 2 hari 28-29 Januari 2021. Kegiatan yang berlokasi di TPQ Uswatun Hasanah Asempapan Trangkil Pati, di ikuti 28 peserta yang berlangsung dengan khidmat. Mengangkat tema “Refitalisasi Roh Loyalitas dan Militansi, Menyongsong Kader CBP  KPP bela NKRI” Bertujuan untuk mengkokohkan militansi […]

  • white concrete building during daytime

    Santri dan Literasi

    • calendar_month Sab, 25 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Pesantren pada umumnya merupakan model pendidikan yang menekankan pada khazanah keilmuan kitab kuning dan ilmu agama. Sehingga pesantren lebih terkenal di lingkungan masyarakat sebagai lembaga pendidikan non formal yang fokus pada pendidikan keagamaan dan pendidikan karakter terhadap para santri. Sedangkan santri sendiri di dalam pondok pesantren merupakan salah satu unsur penting yang […]

  • UPZIS MWCNU Tayu Studi Tiru ke Ranting Bae Kudus, Pelajari Pengelolaan Kaleng INUK

    UPZIS MWCNU Tayu Studi Tiru ke Ranting Bae Kudus, Pelajari Pengelolaan Kaleng INUK

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.090
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) MWCNU Tayu Pati, melaksanakan kegiatan studi tiru ke UPZIS Ranting Bae, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Ahad (4/1/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Dalam kegiatan itu, rombongan disambut hangat oleh jajaran pengurus UPZIS Ranting Bae bersama pengurus […]

  • sepeda-webp

    Membeli Sepeda Motor Secara Kredit

    • calendar_month Sel, 22 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 359
    • 0Komentar

      Pak Ahmad membeli sepeda motor di dealer, dengan ketentuan; jika kontan harga Rp. 5 jt. Jika kredit dalam waktu satu tahun, dengan uang muka 500 rb, maka harga menjadi 6 jt. Dan jika dalam jangka waktu yang ditentukan pak ahmad belum bisa melunasi, maka sepeda motor akan ditarik kembali, kemudian uang muka dinyatakan hilang. […]

  • PCNU-PATI Photo by Gabriel Goller

    Bapak Hamdi van Holland

    • calendar_month Sen, 23 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Hari itu adalah musim bunga bermekaran indah di halaman rumah. Keindahannya seolah hendak menyambut kedatangan kami yang tahun 2013 berlebaran di Bojong, Pandeglang. Ah, desa Bojong. Sebuah desa yang penuh dengan memori masa kecil dan remajaku. Kenanganku akan pasar Bojong, sawah Cijakan, dan sungai Cilemer tak lekang ditelan zaman. Di […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Rapat Tikus di Kamar Bersalin

    • calendar_month Ming, 5 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Kalau nggak pergi, aku teriak nih.” Shanaya mendekap sebuah bantal dan siap menimpukkan bantal itu ke arah Nikhil. Sudah hampir tengah malam dan sedang tidak ada pasien di RB. Jadi suasana rumah bersalin kali ini sangat sepi. Bisa dipastikan Tita dan Bu Eko sudah lelap di tempat peristirahatan masing-masing. Tubuh Shanaya […]

expand_less