Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Kebangkitan Nahdlatut Tujjar 

Kebangkitan Nahdlatut Tujjar 

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 20 Feb 2023
  • visibility 567
  • comment 0 komentar

Oleh : Dr. H. Jamal Makmur Asmani

Memasuki abad kedua Nahdlatul Ulama, tantangan terbesar NU adalah nahdlatut tujjar, kebangkitan ekonomi. 

Tashwirul afkar sudah dipresentasikan tafaqquh fiddin di pesantren, madrasah, perguruan tinggi, madin, dan TPQ. Sedangkan nahdlatul wathan sudah menjadi ‘karakter inhern’ NU dalam kiprah kebangsaan dan kemanusiaan.

Maka, nahdlatut tujjar masih menjadi bidang yang harus diperjuangkan. 

Sejak era awal pendiriannya, Hadlratussyaikh KH. Moh. Hasyim Asy’ari merintis ‘syirkatul inan’, dengan mendirikan toko-toko yang memberikan diskon kepada warga NU yang membawa KARTANU (Kartu Tanda Nahdlatul Ulama).

Dikembangkan di era Gus Dur dengan mendirikan Bank-Bank di Pesantren. Dan di era KH. Said Aqil Siradj digalakkan kebangkitan Lazisnu (Lembaga Amil Zakat Infak Nahdlatul Ulama).

Dalam forum bedah buku ‘Jihad Kebangsaan dan Kemanusiaan Nahdlatul Ulama’ menyongsong 1 Abad NU, H. Tri Handoko, Ketua Lazisnu MWCNU Winong, memberikan beberapa tips sukses menggalakkan Lazisnu.

1. Membangun manajemen yang amanah, transparan dan akuntabel dengan prosedur dan mekanisme yang bisa dipertanggungjawabkan.

2. Mekanisme pengawasan harus diatur dan dilaksanakan secara disiplin supaya potensi kecurangan dihindari dan dicegah sejak dini.

3. Jika dua langkah di atas sudah dilakukan, maka kepercayaan akan didapat. Jika kepercayaan sudah didapatkan, maka langkah selanjutnya adalah menggalakkan fundraising sebagai berikut:

A. Kotak koin disebar dengan pendataan yang akurat dan valid.

B. Non-Koin: 

Di Lazisnu MWCNU Winong, non-koin adalah iuran Rp. 5.000,- (lima ribu rupiah) setiap bulan untuk program pembelian mobil layanan umat, yang diteruskan dengan klinik kesehatan NU. 

Yang luar biasa adalah anggota NU yang mengikuti program ini sudah mencapai 5000 (lima ribu) dan lima tahun ke depan akan dikembangkan menjadi 25.000,- (dua puluh lima ribu).

C. Menggalakkan Zakat Tijarah yang berhasil menghimpun kurang lebih Rp. 800.000.000,- (delapan ratus juta) pertahun.

D. Menggalakkan zakat pertanian yang baru dirintis. 

Sementara Dr. Ahmad Qosim menjelaskan pentingnya NU merintis Klinik Kesehatan untuk melayani aspek kesehatan warga NU. Untuk mendukung ini diharuskan warga NU meneruskan studi di jurusan kedokteran dan kesehatan supaya mampu mengisi ‘ruang kosong’ yang jarang ditempuh kader-kader NU yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat setiap saat. 

Dengan SDM unggul di bidang ini, NU akan mudah mendirikan Klinik Kesehatan bahkan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama. 

Semoga ikhtiyar menjemput abad ke dua NU mendapat hidayah, taufiq, dan ridlo Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Amiin Yaa Rabbal ‘Alamiin.

Bedah Buku di PP. Inaratud Duja Fin Nahwi Wat Tashnifi Pasucen, Sabtu, 26 Rajab 1444 / 17 Februari 2023

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Paradigma Kaum Terdindas

    • calendar_month Rab, 9 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 622
    • 0Komentar

    Dalam memahami islam bukanlah dengan mengeluh dan meratap. Kita membahas penderitaan demi adanya suatu kesadaran akan penderitaan itu. Ajaran yang kita yakini yaitu islam harus menjadi landasan kerja, kegiatan, pemikiran. Memahami islam ada beberapa cara menurut Dr. Ali Syari’ati yaitu, Mengenal Allah atau islam dengan membandingkan dengan sesembahan lainnya, Kitab suci Al-Quran dengan kitab-kitab lainnya, […]

  • water droplets on glass window

    Rangkaian Hujan

    • calendar_month Sen, 20 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Aku sangat menyukai momen ini, saat kecil.  Hujan. Adalah momen bahagiaku untuk bermain di setiap rintik-rintiknya. Entah sambil berlari-lari atau hanya sekadar berguyur di bawah deraiannya. Lain halnya dengan sekarang, paling tidak suka dengan hujan. Bukan, lebih tepatnya kehujanan,. Aku tak pernah menyalahkan Tuhan yang menurunkan hujan. Hanya saja aku tak menyukai kehujanan. Itu saja. […]

  • PCNU-PATI Photo by Galina Nelyubova

    Begitulah Demi

    • calendar_month Rab, 5 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 431
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Saya berselancar di dunia maya dengan lihat lihat status di Whatsapp dan Reels di Instagram dan cuitan di Twitter dan pertanyaan Apa yang Anda Pikirkan di Facebook sambil menikmati secangkir kopi dalam sendirian dan keterasingan dari orang orang yang sibuk dengan ke si bukannya masing masing. Meja tempat saya ngopi […]

  • PCNU - PATI

    Buku Pintar Aswaja

    • calendar_month Sab, 2 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 496
    • 0Komentar

    Didalam “Buku Pintar Aswaja” ini, Penulis membahas 21 pertanyaan terkait Ahlus Sunnah Wal Jamaah (ASWAJA) yang masih banyak dipertanyakan dikalangan umat islam indonesia. Islam yang masuk ke wilayah nusantara adalah islam yang menganut paham Aswaja. Sampai hari ini, paham Aswaja masih bertahan dengan kokoh yang bersikap tengah-tengah di kalangan umat islam tanpa bermaksud menyalahkan paham […]

  • PCNU-PATI

    Pengentasan Kemiskinan Melalui Fikih Sosial Kiai Sahal

    • calendar_month Sab, 3 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 679
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Islam adalah agama sempurna yang membawa perubahan besar dalam hidup. Perubahan yang dilakukan tidak hanya persoalan teologis (tauhid) tapi juga sosial (ijtima’iyah). Kemiskinan, keterbelakangan, ketidakadilan, keterpurukan, dan kezaliman merupakan musuh utama Islam yang harus diberantas. Namun sayang, banyak umat Islam yang terjebak dalam pengertian agama secara sempit, hanya pada aspek teologis. Maka, […]

  • Jamaah dan Jam’iyyah Harus Sinergi

    Jamaah dan Jam’iyyah Harus Sinergi

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 582
    • 0Komentar

    Pati, Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati memaparkan secara garis besar tentang program program selama lima tahun mendatang pada Ahad (7/7/2019) dalam musyawarah kerja cabang. Ketua PCNU Pati Yusuf Hasyim mengemukakan bahwa jamaah dan jam’iyyah dalam NU harus bersinergi.”Kenapa Jamaah jamaah kita diajak bergerak kok susah, ketika kita bertanya kepada jamaah, lha pengurus […]

expand_less