Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Membentuk Pendidikan Karakter Ala Kiai Sahal Mahfudh

Membentuk Pendidikan Karakter Ala Kiai Sahal Mahfudh

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 18 Mar 2023
  • visibility 468
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Pendidikan selama ini yang kita pahami merupakan sebuah cara untuk mengarahkan pada kognitif dan psikomotorik anak dengan tujuan untuk membentuk karakter peserta didik. Karena sesuai dengan undang-undang pendidikan nasional dijelaskan, bahwa pendidikan dilakukan secara demokratis, berkeadilan, dan tidak deskriminasi dengan menjunjung tinggi nilai keagaman, nilai budaya, dan keseragaman bangsa.

Selain itu juga, pendidikan bisa diartikan sebagai suatu proses yang dinamis dan kompleks yang sangat dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal. Sehingga dari situ,pendidikan tidak hanya sekadar mekanisme membentuk pengetahuan manusia, melainkan sebagai proses yang terus berkelanjutan.

Oleh karena itu, untuk bisa menuju ke ranah tersebut menurut KH. Muhammad Ahmad Sahal Mahfudh yang selanjut disebut Kiai Sahal. Maka diperlukan pendampingan,pengarahan, dan pembinaan secara kontinyu dengan maksud dan tujuan untuk mencatak karakter dan manusia yang beradab dan berbudaya.

Lebih lanjut Kiai Sahal dengan merujuk pada konsep yang dikemukakannya di atas menyatakan, bahwa pendidikan bukan sekedar pengajaran ilmu pengetahuan, lebih dari itu Kiai Sahal berpendirian bahwa pendidikaan adalah proses internalisasi ilmu itu sendiri.

Menurutnya pendidikan dan pengajaran dalam hal tertentu memang merupakan dua hal yang sama tetapi sebenarnya keduanya merupakan term yang berbeda. Kiai Sahal mengemukakan bahwa jika pengajaran secara sistemik lebih menekankan pada aspek “kognitif” dengan asumsi bahwa pemahaman keilmuan yang baik akan menuntun peserta didiknya ke arah kehidupan yang lebih baik, maka pendidikan menurut Kiai Sahal adalah proses internalisasi yang menekankan pada aspek afektif dan lebih dari itu pendidikan diharapkan mampu mengembangkan dirinya menjadi perangkat psiko-motorik sehingga peserta didiknya mampu menempatkan pendidikannya sebagai pemandu aktifitas, sesedikit apapun ilmu atau pengetahuan yang diserapnya.

Dengan kata lain pendidikan yang menjadi rumusan Kiai Sahal adalah mengajarkan yang dengan segala aspeknya sekaligus mengupayakan ajaran itu supaya menjadi sikap dan perilaku. Jadi pendidikan yang mengelola esensi manusia secara utuh meliputi fisiknya, rasionya, jiwanya, kehidupan materialnya, juga meliputi kehidupan sepiritualnya sebagai bidang garapan ruhani untuk pembentukan watak dan karakteristik.

Dalam hal ini Kiai Sahal menyitir sebuah hadits:

من ربى صغيرا حتى يقول لا اله الا الله لم يحاسبه الله

Barangsiapa mendidik seorang anak kecil sampai dia mengucapkan kalimat “lailaha illallah” maka Allah tidak akan menghisab (menghitung segala amalnya di hari perhitungan yaitu hari kiyamat) orang itu.

Dengan menganalisa hadits tersebut, Kiai Sahal berpendapat bahwa dalam hadits di atas tidak digunakan kata “allama” yang bererti sekedar mengajar tetapi digunakan kata “rabba” yang berarti mendidik yaitu mengajar sampai materi yang diajarkannya itu benar-benar difahami dan diselami ajaranya untuk dilakukan. Ini berarti sekali lagi Kiai Sahal menegaskan bahwa pendidikan bukan sekedar mengajarkan atau kegiatan mentransfer pengetahuan semata, pendidikan dengan demikian juga bertanggung jawab terhadap perilaku dan watak peserta didik.

Atas dasar pandangannya ini, pendidikan dalam konteks kehidupan ini menurutnya bertujuan untuk mewujudkan kebahagian hidup manusia di dunia dan akhirat (sa’adah daraini).

Dengan demikian, sebagaimana konsep Kihajar Dewantara tujuan dari pendidikan adalah untukmembentuk karakter, budi pikerti, daya, karsa, beradab,dan menumbuhkan manusia merdeka yang berbudaya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lazisnu dan Muslimat-Fatayat NU Winong Kompak Lawan Corona

    Lazisnu dan Muslimat-Fatayat NU Winong Kompak Lawan Corona

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

    WINONG-Menghadapi penyebaran covid 19, beberapa elemen masyarakat melakukan pergerakan yang cukup masif. NU salah satu organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia memberikan treatment bagi warganya. Pembagian masker dari Lazisnu melalui PAC Muslimat NU kepada warga Winong  Menindaklanjuti Maklumat PCNU Kab. Pati dalam upaya penanggulangan wabah Covid-19 maka di tingkat MWCNU dibentuklah Posko NU Peduli Covid yang […]

  • PCNU- PATI Photo by Mufid Majnun

    Pancasila Sebagai Pilar Penanggulangan Terorisme

    • calendar_month Sab, 10 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 452
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Baru-baru kita digegerkan dengan adanya aksi bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Kota Bandung. Aksi bom bunuh diri ini, sebagai dikutip melalui detik.news setidak memakan 12 korban. Adapun korban yang meninggal dunia pertama, atas nama Agus sujatno (pelaku), kedua, anggota polisi atas nama Sofyan Didu, dan 10 korban lainnya mengalami luka-luka […]

  • MBG Dalam Perspektif Maqashidus Syariah

    MBG Dalam Perspektif Maqashidus Syariah

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.823
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani Makan bergizi gratis (MBG) menjadi sorotan publik. Banyaknya kasus keracunan yang mencapai angka lima ribu lebih menjadikan program ini menunai kritik pedas. Wali murid dan publik sangat menyayangkan kasus keracunan ini. Analisis banyak kalangan menyatakan bahwa anggaran besar MBG yang mencapai 335 triyun ini jika tidak diawasi dengan ketat dan disiplin […]

  • PCNU-PATI Photo by Tangerine Newt

    Saweran

    • calendar_month Rab, 21 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 551
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Pada sebuah kafe saya dengan beberapa tim kerja, membahas sesuatu hal yang berkaitan dengan pengumpulan orang, menghimpun masa, menggiring opini untuk satu tujuan yaitu salah satu klien dari kami yang ingin maju dalam pertarungan merebut simpati dari masyarakat dan umat. Dan klien kami ingin menjadi pemenang dalam perebutan pemimpin tingkat nasional. […]

  • Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar

    Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar (bagian 1)

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 432
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Pemilihan pengurus baru PCNU Pati telah dilangsungkan melalui Konfercab, Ahad (23/6) lalu. Hasilnya, KH. Yusuf Hasyim kembali memimpin NU lima tahun ke depan. Dalam wawancara dengan pcnupati.or.id, Selasa (25/6), Ketua PCNU tiga periode ini menjelaskan program-programnya ke depan. “Tentunya ada penyegaran, tapi kita tetap berpegang pada kaidah fikih, menjaga tradisi lama yang […]

  • NU Sukolilo Pilih Ketua Baru

    NU Sukolilo Pilih Ketua Baru

    • calendar_month Sen, 29 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Suasana konferensi MWC NU Sukolilo  SUKOLILO – MWC NU Kecamatan Sukolilo menggelar konferensi pada Minggu (28/11) lalu. Kegiatan yang dihelat di Gedung MWC NU tersebut berbarengan dengan Konferensi Anak Cabang Ansor dan Muslimat NU.  Agenda sakral ini diselenggarakan dalam rangka menentukan nakhoda NU Sukolilo lima tahun ke depan. Beberapa nama muncul ke permukaan, namun konferensi […]

expand_less