Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Bukan Pejabat, Ekspektasi Rakyat yang Salah 

Bukan Pejabat, Ekspektasi Rakyat yang Salah 

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 26 Jan 2023
  • visibility 343
  • comment 0 komentar

Oleh : Maulana Karim Sholikhin* 

Kopka Azmiadi, TNI yang baru saja memperoleh kenaikan jabatan pesat sebagai Sersan Dua di Mabes TNI Angkatan Darat. Kejadiannya bermula saat Azmiadi yang merupakan Anggota Babinsa Koramil/02 Sungai Pinang, Kodim 0901 Samarinda sukses mengurai kemacetan yang terjadi selama 16 jam. 

Kokap Azmiadi dengan inisiatifnya, menggadaikan sepeda motor untuk menyewa eskavator guna mengevakuasi truk penyebab kemacetan. Dana yang ia gelontorkan guna menyewa alat berat tersebut pun tak tanggung-tanggung untuk kelas Babinsa, yaitu sebesar 22 juta rupiah. Wow!. 

Kisah semacam ini memang sangat menyentuh qalbu Rakyat Indonesia sebab pengabdian seserius Azmiadi memang sudah langka. Aparat pemerintah yang diharapkan menjadi pengayom publik, bekerja intens melayani rakyat layaknya barang antik di negeri ini. Pak Azmiadi bukan hanya oase di padang pasir, tapi dia seperti sungai air bening di daratan Mars. 

Betapa tidak! Di lapangan, sudah jadi rahasia umum, oknum petugas kesehatan yang membentak-bentak rakyat kecil pas tanggal tua, oknum pegawai dinas yang kerjanya main PUBG, Kades dan Guru ASN yang konangan enak-enak di sebuah hotel dan ratusan kasus KKN yang dimotori pejabat, mau tak mau membuat kepercayaan publik remuk redam. 

Hanya saja, kalau boleh jujur, perulaku menyimpang para pejabat tidak sepenuhnya salah mereka. Ekspektasi kita lah yang terlalu tinggi. Sudah tau banyak oknum pelayan publik yang kerjanya gitu-gitu aja, plus akhlaknya yang cuma nol koma, eh, kita masih berharap integritas. 

Kita juga lupa, kalau kita pernah menyogok petugas di di sebuah instansi untuk menyalip antrean. Apalagi pas musim politik. Ekspektasi kita, punya pemimpin yang amanah, jujur, sayang rakyat dan nggak main uang. Tapi kita lalai berapa banyak amplop yang kita terima dari Caleg atau calon Kades tempo hari. 

Logika, ekspektasi dan langkah konkret kita mengalami tabrakan hebat yang membuat hari-hari kita terluka parah. Manusia Indonesia kebanyakan sadar akan luka, namun lupa bahwa kita pula lah yang dengan sengaja menabrakkan diri dalam situasi itu. 

Perilaku tepat (menurut penulis) yang layak diambil ialah istighfar yang banyak dan berkomitmen menghentikan kesalahan masa lampau, jangan tergiur amplop. 

Satu hal lain yang tak kalah urgent, tingkah Pak Azmiadi dan aparat-aparat yang seperti beliau harus viral di media-media sosial. Jangan sampai Pak Azmiadi dan fiends kalah populer dengan oknum para pejabat yang bejat, hidden cam yang merekam sopir truk yang terpaksa menyuap petugas, pun oknum pelayan kesehatan yang ramahnya pas tanggal muda saja. 

Satu sisi, mengunggah kelakuan nakal oknum pejabat dan pelayan masyarakat memang baik untuk kontrol instansi. Namun di sisi lain, semakin viral kasus pelayanan publik dan perilaku negatif aparat, bukannya membikin mereka jera, tapi malah membuat masyarakat semakin memaklumi dan menganggap wajar. 

Belum lagi UU ITE yang mengintai (mereka yang dianggap) ‘pelanggar’ di dunia maya. Kita yang jadi korban, kita yang berjuang memberikan info berharga, eh malah kita yang di penjara. 

*Penulis adalah Pendidik di Ponpes Shofa Az Zahro’ dan MI Hidayatul Islam

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mbah Syahid Kemadu,  Kiai Alhamdulillah

    Mbah Syahid Kemadu, Kiai Alhamdulillah

    • calendar_month Sel, 22 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 614
    • 0Komentar

      Kiai pada umumnya dipersepsikan sebagai seseorang yang memiliki wawasan pengetahuan di bidang agama. Persepsi ini tak ayal diberikan masyarakat, karena sumbangsih dan kontribusinya di lingkungan masyarakat dalam berdakwah maupun saat membimbing masyarakat dalam kajian sosial-keagamaan. Sehingga labeling kiai secara tidak langsung disematkan kepada seseorang yang unggul dalam ilmu keagamaan.  Sebagai orang yang dipersepsikan demikian, […]

  • Sekretaris PCNU dan Dua Perwakilan Garfa Pati Ikuti Geladhen Hageng Jemparingan Nasional di Kulon Progo

    Sekretaris PCNU dan Dua Perwakilan Garfa Pati Ikuti Gladhen Hageng Jemparingan Nasional di Kulon Progo

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.876
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-74 Kulon Progo, ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul di Alun-Alun Wates untuk mengikuti Gladhen Hageng Jemparingan Nasional, sebuah ajang panahan tradisional bergaya Mataram. Turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut adalah delapan peserta dari Kabupaten Pati. Di antaranya lima anggota Persatuan Panahan Tradisional Indonesia (Perpatri) […]

  • PCNU-PATI

    Subsidi di Cabut, Bantuan Berebut

    • calendar_month Rab, 14 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Beberapa hari lalu, setelah kenaikan harga bahan bakar yang notabene memberatkan masyarakat menurut sebagian orang. Kini kantor pos dan balai desa ramai oleh orang orang yang mengantri untuk mengambil bantuan dari dampak BBM di paksa naik. Saya hanya mengamati, melihat hiruk pikuk tersebut, ada yang saling desak berdesakan, ada pula saling […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Perempuan Selalu Benar.. Photo by Siddharth Salve on Unsplash.

    Perempuan Selalu Benar

    • calendar_month Jum, 20 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Alih-alih mengurangi rasa gabut yang tengah melanda, saya mencoba berselancar di sosial media untuk melihat berbagai macam hal. Karena sosial media sekarang sangat digandrungi bahkan sedetik tidak membuka sosial media berasa ada yang kurang. Ibarat sayur tanpa garam. Apa saja dapat ditemukan disini. Dari mulai jualan segala macam barang sampai pada curhat perihal masalah asmara, […]

  • Gelar PKD, Ini Target Ketua GP Ansor Gembong

    Gelar PKD, Ini Target Ketua GP Ansor Gembong

    • calendar_month Ming, 28 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 502
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Anak Cabang Gembong menggelar PKD. Puluhan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pati turut menjalani pelatihan wajib tersebut. Pelaksanaan PKD kali ini, ditempatkan di lokasi yang tidak biasa. Ponpes Nurul Qur’an Jonggol, Sitiluhur Kecamatan Gembong sengaja dipilih untuk menggelar agenda sakral tersebut. “Tempatnya di lereng gunung, bisa dilihat, sehingga […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Jangan Bandingkan Anak

    • calendar_month Jum, 30 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Apakah kalian pernah merasa dibandingkan dengan saudara sendiri atau anak tetangga? Bagaimana rasanya? Tak perlu dijawab. Cukup kalian simpan rasa itu. Sebab saya juga merasakannya kok. Dibanding-bandingkan dengan pencapaian saudara dan anak tetangga yang bisa itu dan ini, sedangkan kita masih begini-begini saja. Orang tua bahkan paman dan bibi kita, melakukan […]

expand_less