Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Kembali Belajar

Kembali Belajar

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 18 Nov 2022
  • visibility 235
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Hari ini jadwalnya saya menulis. Awalnya ada banyak ide berseliweran yang ingin saya tuliskan, namun saya malah bingung bagaimana memulainya. Saya mengambil keputusan cerita perihal kejadian tadi pagi lah yang saya pilih untuk tulisan ini. 

Pagi tadi seperti biasa setelah bangun tidur, ibu memberi pesan sebelum berpamitan berangkat bekerja. Saya dimintanya untuk memasak. Biasanya juga memang seperti itu, saat ibu sedang tak ingin memasak, maka saya yang akan memasak. Namun untuk pekerjaan lainnya seperti menyapu dan mencuci, sepertinya sudah paten dialamatkan kepada saya.

Saya meminta bantuan adik untuk membelikan tempe, sedangkan saya menyapu halaman. Awalnya dia menolak karena sedang asyik bermain game. Namun beberapa detik kemudian dia akhirnya mau, tapi yang dibawa pulang bukan tempe melainkan dua sachet kopi instan. Batin saya, ini maksudnya gimana kok malah dapatnya kopi bukan tempe. 

Setelah sedikit menginterogasi, dia menjelaskan bahwa tempe telah habis di toko itu. Baiklah saya mencoba memahami. Tak masalah tak dapat tempe. Dan percuma juga kalau mau marah lha wong kopi sudah dibeli. Saya mencoba melihat isi kulkas, dan ternyata masih ada lauk sisa kemarin. Baiklah, dengan pengetahuan bumbu yang masih dangkal saya mencoba meracik dan memasaknya. Jangan ditanya lagi bagaimana rasanya, sudah tentu enak menurut saya. 

Sambil menunggu masakannya matang, saya menyapu dapur dan menemukan teko kotor diatas meja bekas kopi milik adik yang dipakai semalam. Segala cucian peralatan dapur sudah saya bersihkan, hanya saja yang satu itu belum tersentuh karena baru selesai dipakai. Saya mencoba berbicara kepadanya dengan pelan dengan maksud agar ia mau mencuci teko tersebut. Bukannya langsung mengiyakan dan melaksanakan perintah tersebut, ia malah asyik bermain permainan lainnya. 

Tak hanya itu, halaman rumah yang baru saja saya bersihkan itu, tiba-tiba ada sampah yang berserakan akibat dia tak membuangnya ke tempat sampah. Saya rasanya ingin naik podium ehh naik pitam maksudnya melihat respon adik yang menghiraukan ocehan saya. Sambil menyapu, hati saya rasanya gelisah, gundah, tak tau arah sebab ada kemarahan yang sempat melintas. Lantas saya menyapu sambil baca mantra sholawat untuk menenangkan hati dan mencoba menerima kelakuan adik. 

Alhasil, tak lama setelah itu adik beranjak dari tempat ternyamannya tersebut untuk mencuci teko tadi. Saya menghela nafas lega. Saya mencoba menganalisis barangkali tadi adik sedang tak ingin diganggu dahulu atau apa. Yang terpenting tanggungjawabnya telah ia laksanakan. 

Saya kembali disadarkan dan belajar bahwa keinginan kita tak semua bisa segera terpenuhi. Barangkali nanti atau besok atau besoknya lagi baru terkabul. Sesungguhnya kita tak bisa memaksa orang lain untuk menuruti kemauan kita, meskipun itu hal baik sekalipun. Karena masing-masing kita mempunyai pilihan-pilihan sendiri yang tanpa harus mendapat intervensi dari pihak manapun. Sekian.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Photo by Wolfgang Hasselmann

    Hidup Sederhana Yang Apa Adanya

    • calendar_month Jum, 29 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Tadi malam saat saya mengikuti kegiatan tahlil rutinan, tiba-tiba saya terbesit ingin menulis untuk hari ini tentang kesederhanaan. Hal-hal sederhana yang terkadang dianggap sebelah mata oleh kebanyakan manusia. Landasan saya ingin berbagi cerita hari ini adalah karena orang tua dan keluarga saya. Bapak dan Ibu sejak saya kecil hingga sekarang selalu […]

  • Pelajar NU untuk Bangsa

    Pelajar NU untuk Bangsa

    • calendar_month Jum, 10 Feb 2017
    • account_circle admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Cabang IPNU dan IPPNU mengadakan Pendidikan dan Latihan sebagai salah satu faktor penting dalam kehidupan dan jalannya roda regenerasi dalam sebuah Organisasi. Yang mana dalam DIKLAT tersebut terjadinya proses regenerasi dan transfer ilmu pengetahuan serta doktrin awal tentang organisasi. Tidak terkecuali Corp Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) yang merupakan […]

  • PWNU Sambangi NU Pati untuk Bahas SISNU

    PWNU Sambangi NU Pati untuk Bahas SISNU

    • calendar_month Sab, 22 Agu 2020
    • account_circle admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Bimtek Sisnu di aula PCNU Pati bersama tim Sensus warga NU dari PW-NU Jateng PATI-PC NU Kab. Pati bersama PW NU JATENG, melaksanakan Bimbingan Teknis (BIMTEK) mengenai sensus warga NU berbasis SISNU di Aula PCNU Pati, Sabtu (22/8).  Sedikitnya 21 orang delegasi MWC NU se-kabupaten Pati beserta perwakilan oprator dari ranting NU di masing-masing MWC […]

  • Rayakan HUT ke-4, Paguyuban Sopir Pati Gelar Dialog Interaktif

    Rayakan HUT ke-4, Paguyuban Sopir Pati Gelar Dialog Interaktif

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.379
    • 0Komentar

      ​Pcnupati.or.id – Paguyuban Sopir Pati (PSP) memeriahkan hari jadinya yang ke-4 dengan semangat kebersamaan. Perayaan tahun ini dikemas secara edukatif melalui Dialog Interaktif bertajuk “Melakukan Sebuah Kebaikan, Dilakukan Oleh Siapa Saja” yang digelar di Yutaka Farm, Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, Sabtu (27/12/2025) sore. ​Acara yang berlangsung meriah ini menjadi momentum penting bagi para pengemudi […]

  • LPBI NU Pusat Dan PC Ansor Pati Salurkan Air Bersih

    LPBI NU Pusat Dan PC Ansor Pati Salurkan Air Bersih

    • calendar_month Jum, 6 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Menyikapi kemarau panjang dan melihat kondisi beberapa daerah di wilayah Kabupaten Pati yang mengalami kekeringan, Pengurus Cabang  GP Ansor Pati mendatangi sejumlah titik terparah bencana kekeringan di kabupaten Pati, Senin (2/11). Mereka mendatangkan pasokan air bersih untuk menutupi kekeringan yang melanda sumur-sumur warga. Gerakan sosial yang terselenggara atas kerja sama Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim […]

  • PCNU-PATI

    Terdampak Banjir, Ratusan Warga Desa Sinomwidodo Tambakromo Mengungsi di Masjid

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id -Ratusan warga Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, harus mengungsi karena rumah mereka terdampak banjir bandang, Rabu (30/11/2022) lalu. Ratusan warga itu mengungsi di masjid desa setempat. Penjabat (Pj) Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro mengatakan, terdapat 200 keluarga yang harus mengungsi akibat musibah tersebut. ”Kurang lebih ada 200 KK, nanti kita juga akan monitoring […]

expand_less