Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Si Dombos, Logo dan Maskot Porsema XIII Ma’arif NU Jateng

Si Dombos, Logo dan Maskot Porsema XIII Ma’arif NU Jateng

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
  • visibility 376
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id Wonosobo – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) PWNU Jawa Tengah kembali menggelar agenda besar, Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (PORSEMA) XIII Tahun 2025. Kegiatan bergengsi ini akan berlangsung pada Rabu 10 September 2025 – Sabtu 13 September 2025 di Kabupaten Wonosobo dengan tema “Kolaborasi membangun generasi yang sehat, hebat dan prestasi dahsyat untuk Nusantara yang kuat.”

PORSEMA merupakan ajang rutin yang digelar untuk memperkuat mutu pendidikan sekaligus menjadi wadah pengembangan minat, bakat, dan potensi pelajar di bawah naungan Ma’arif NU. Tahun ini, PORSEMA XIII menghadirkan energi baru dengan melibatkan 5.577 peserta, 1.794 official, serta lebih dari 4.000 partisipan yang siap memeriahkan jalannya kegiatan.

Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani, M.S.I., menegaskan bahwa PORSEMA bukan sekadar ajang kompetisi. “PORSEMA adalah media pembinaan karakter generasi muda NU. Melalui kegiatan ini, kami ingin melahirkan pelajar yang sehat jasmani, kuat rohani, berprestasi, serta berkarakter Aswaja An-Nahdliyah. PORSEMA juga menjadi sarana silaturahmi, kolaborasi, sekaligus upaya membangun budaya sportivitas,” ujarnya.

Fakhruddin juga menginformasikan, bahwa Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI Prof Suyitno, Ketua LP. Ma’arif NU PBNU Prof Dr. Muhammad Ali Ramdhani, Perwakilan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, H. Saiful Mujab, Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), Bupati Wonosobo H. Afif Nur Hidayat, S. Ag., Wakil Bupati Wonosobo Amir Husein., seluruh Ketua LP. Ma’arif NU PCNU Kab/Kota se Jawa Tengah, dan sejumlah pejabat lain akan menghadiri kegiatan pembukaan Porsema XIII di Kabupaten Wonosobo.

Logo dan Maskot “Si Dombos”
PORSEMA XIII menghadirkan maskot “Si Dombos”, ikon khas Wonosobo yang melambangkan semangat, ketangguhan, dan kehangatan. Maskot ini menjadi representasi persahabatan dan kebersamaan antarpelajar NU. Sementara logo PORSEMA XIII menggambarkan energi kolaborasi, sportivitas, dan prestasi yang membara.

Tujuan PORSEMA XIII
PORSEMA XIII dirancang sebagai ajang penyalur bakat, minat, pengetahuan, dan keterampilan dalam suasana yang kompetitif namun menyenangkan. Porsema menurut Fakhruddin, memiliki sejumlah tujuan. Pertama, membentuk Profil Pelajar Aswaja An-Nahdliyah. Kedua, menumbuhkan persatuan, kesatuan, dan nasionalisme. Ketiga, meningkatkan loyalitas terhadap jam’iyyah Nahdlatul Ulama. Keempat, memotivasi peserta didik dalam bidang olahraga dan seni. Kelima, menjaring pelajar berpotensi yang siap berkompetisi hingga tingkat internasional. Keenam, mendorong lahirnya generasi muda sehat jasmani dan rohani sebagai wujud pembangunan nasional.

“Target besar dari PORSEMA XIII adalah lahirnya pelajar NU yang nasionalis, religius, sportif, dan berprestasi, sehingga mutu pendidikan di lingkungan Ma’arif NU Jawa Tengah semakin terjaga,” kata Fakhruddin.

29 Cabang Lomba
Porsema XIII menghadirkan 29 cabang lomba, terdiri atas 11 cabang olahraga dan 18 cabang seni dengan jumlah 29 cabang lomba.

Cabang Olahraga Porsema XIII terdiri atas catur, Lari Jauh, Lari Sprint, Tenis Meja Beregu, Bulutangkis, Bola Voli, Futsal, Sepak Takraw, Senam Nahdlatul Ulama (SNU), Lompat Jauh, Basket. Sedangkan Cabang Seni terdiri atas Pencak Silat NU Pagar Nusa Seni Wiraloka, Debat Bahasa Inggris, Debat Bahasa Arab, Kaligrafi, Desain Poster Digital, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Puisi Religi, Qasidah Religi, Pidato Bahasa Inggris, Pidato Bahasa Arab, Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Jawa, Pidato Empat Bahasa, Film Dokumenter NU, Penulisan Biografi Kiai Lokal, Rebana, Video (Vlog) Reportase Kegiatan, Festival Talenta PDBK.

Dengan ragam cabang lomba tersebut, PORSEMA XIII bukan hanya panggung kompetisi olahraga, melainkan juga ruang untuk menghidupkan seni, budaya, literasi, serta kreativitas pelajar NU.

Lokasi dan Agenda Kegiatan
Kegiatan PORSEMA XIII tersebar di 24 venue utama di Kabupaten Wonosobo. Beberapa lokasi strategis telah disiapkan panitia. Pertama, MAN 2 Wonosobo: Catur (semua jenjang), Bola Voli Putri, dan cabang seni tertentu. Kedua, Stadion Kalianget: Lari Jauh, Lari Sprint, Lompat Jauh.

Ketiga, GOR Tobong Kertek & GOR Sanera Ketinggring: Bulutangkis. Keempat, GOR Watu Gong & Gedung Golkar: Sepak Takraw. Kelima, Lapangan Futsal Kejiwan, Bhayangkara, dan Andongsili: Futsal. Keenam, Pendopo Kabupaten: Rebana. Ketujuh, Alun-Alun Wonosobo: Qasidah Religi dan panggung hiburan. Kedelapan, UNSIQ Wonosobo: Berbagai cabang seni (Debat, MTQ, Kaligrafi, Poster, Biografi Kiai, Vlog, Festival PDBK, Pencak Silat, Puisi Religi, Pidato 4 Bahasa, dan lain-lain).

Sejumlah agenda kegiatan telah disiapkan panitia. Pertama, Rabu, 10 September 2025: Registrasi, rapat koordinasi pimpinan kontingen, dan Opening Ceremony di Hall Sasana Adipura Kencana. Kedua, Kamis–Jumat, 11–12 September 2025: Pelaksanaan seluruh lomba olahraga dan seni di venue masing-masing. Ketiga, Sabtu, 13 September 2025: Penutupan di Pendopo Kabupaten Wonosobo, pengumuman juara umum, penyerahan medali, dan sayonara.

Selain lomba, panitia juga menyiapkan panggung hiburan di Alun-Alun Wonosobo yang menampilkan kreasi seni budaya pelajar NU dan menjadi pusat keramaian masyarakat.

Ajang Silaturahmi dan Prestasi
PORSEMA XIII tidak hanya sekadar ajang lomba, melainkan juga momentum silaturahmi, ukhuwah Islamiyah, dan penguatan karakter. Dengan melibatkan 5.577 peserta, 1.794 official, serta lebih dari 4.000 partisipan dari 4.241 lembaga Ma’arif NU se-Jawa Tengah, kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi LP Ma’arif NU dalam membangun peradaban pendidikan berbasis Aswaja.

“Dengan semangat kolaborasi dan sportivitas, PORSEMA XIII diharapkan melahirkan pelajar NU yang tangguh, berprestasi, dan loyal terhadap NU serta NKRI. PORSEMA bukan sekadar kompetisi, tetapi sebuah gerakan bersama untuk membangun generasi muda yang sehat, hebat, dan siap memperkuat Nusantara,” kata Fakhruddin. (Ibda)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Santri Pesat Temanggung Diajak Dakwah Lewat Media Massa

    Santri Pesat Temanggung Diajak Dakwah Lewat Media Massa

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Temanggung – Bertempat di Pondok Pesantren Salafiyah Tawangsari (PESAT) dan SMP PESAT Kabupaten Temanggung, dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda mengatakan bahwa santri Pesantren Pesat harus berdakwah melalui media massa. “Selain penyebaran informasi, mengasah kemampuan literasi menulis, membangun kepedulian sosial, menjadi duta pesantren, berlatih kritis dan analisis, […]

  • PCNU-PATI

    Ideologi Islam dan Utopia

    • calendar_month Ming, 27 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Buku ini adalah karya ilmiah pelopor dari titik pandang empiris sekalligus teoretis. Sejauh pengetahuan saya, inilah upaya sistematis pertama untuk menafsirkan pemikiran politik Muslim Indonesia selama periode waktu yang panjang, sejak pertengahan 1940-an sampai sekarang, dan yang pertama kali berusaha mengembangkan model teoretis pemikiran itu dengan mengategorikan arus-arus pemikiran politik yang berbeda-beda menurut tujuan politik […]

  • Adzan Dengan Pengeras Suara

    Adzan Dengan Pengeras Suara

    • calendar_month Sab, 24 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Pada zaman sekarang banyak kita jumpai di masjid-masjid yang adzannya menggunakan pengeras suara .padahal ada hadis yang seperti tertera di bawah ini : أن النبى صلى الله عليه وسلم : اهتمّ للصلاة كيف يجمع لها الناس فذكر له البوق فلم يعجبه ذلك أى ام يحتسنه ولم يرضه بل يكرهه وينكره . Nabi SAW.  Pernah memikirkan […]

  • Duet K. Muslim – KH. Fu’ad Abdillah Siap Pimpin NU Dukuhseti Hingga 2026

    Duet K. Muslim – KH. Fu’ad Abdillah Siap Pimpin NU Dukuhseti Hingga 2026

    • calendar_month Rab, 12 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 296
    • 0Komentar

      Para pengurus MWC NU Dukuhseti berfoti bersama usai konferensi DUKUHSETI – Majelis Wakil Cabang Nahdhatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Dukuhseti sukses menggelar Konferensi XII. Agenda agung tersebut guna memilih Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah masa khidmah 2022-2026.  Kegiatan yang digelar di Gedung Haji Kecamatan Dukuhseti pada Minggu (9/1) ini, turut dihadiri oleh jajaran Pengurus MWCNU, […]

  • PCNU-PATI

    Ihya’ Ulum, Al- Din

    • calendar_month Sel, 8 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Ilmu merupakan pengetahuan secara mendalam atas hasil usaha ijtihad dar ilmuwan muslim (‘ulama’/mujtahid) atas persoalan-persoalan duniawi dan ukhrawi dengan bersumber kepada wahyu Allah. Kitab Ihya’ Ulumuddin mampu menggabungkan antara syariat, akidah dan akhlak. “Kitab Ihya’ Ulumuddin merupakan salah satu kitab yang termasuk yang luar biasa, dikaji para ulama’ sepanjang masa,” ungkapnya. Sejak Imam Ghazali menulis […]

  • Tanggapi Perpres Nomor 82 Tahun 2021, PCNU : Memang Sudah Kewajiban Pemerintah

    Tanggapi Perpres Nomor 82 Tahun 2021, PCNU : Memang Sudah Kewajiban Pemerintah

    • calendar_month Ming, 19 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 314
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim saat diwawancarai oleh rekan-rekan wartawan terkait Perpres Nomor 82 Tahun 2021 usai trasyakuran atas disahkannya Perpres tersebut PATI – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati, Kiai Yusuf Hasyim mengatakan bahwa terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) nomor 82 tahun 2021 menjadi angin segar bagi Pesantren. Hal itu ia ungkapkan saat menghadiri tasyakuran atas […]

expand_less