Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » ALFI SYAHRIN (Antara Selingkuh dan Poligami)

ALFI SYAHRIN (Antara Selingkuh dan Poligami)

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 16 Apr 2015
  • visibility 318
  • comment 0 komentar
ALFI SYAHRIN, Nama yang sangat indah dan menarik. Setidaknya dengan dua suku terakhir siapa saja yang memberikan nama kepadanya mengharap kehidupan si cabang bayi itu kelak mulia dan bahagia dunyan wa ukhran. Lebih – lebih apabila yang memberikan nama adalah ibu atau bapaknya tentu dilatarbelakangi dengan pengalaman spiritual dari ayat alfi syahrin yang tidak asing lagi bagi orang2 yang akan mendekat ke Khadratul Quds. Alfi Syahrin bukanlah Nareswati Ken Dedes yang siapapun mengawininya akan lahir seorang raja dalam legenda Jawa. Dia tak sehormat Geisha di Jepang. Tidak seinspiratif Aspasia 2400 th yang lalu dari Athena sang pecinta dari Pericles. Juga tidak seberuntung Thais, wanita hetaera (penjaja di zaman Yunani) yang sempat diperistri oleh Alexander the great dan kemudian berpindah sebagai permaisuri raja Ptolomeus Mesir . Kisah Alfi Syahrin tidak ada yang akan meng-operakan, dikenang. Nasibnya sangat menyedihkan sebagaimana kisah Alfi Lailah wa lailah pada bagian yang memilukan, bahkan mungkin akan disumpah serapahi oleh kaum agamawan. Tidak ada seorang bapa atau ibu muslim muslimah yang mengharapkan anaknya jadi wanita penghibur. Ibunya – khusnudldlon saya– bukanlah Unaizah yang rela menyerahkan anak cantiknya kepada Qudar bin Salif. Alfi bukan pula seorang anak sebagaimana Shoduf bintu Makhya bin Dahr Janda cantik kaya raya yang memasrahkan dirinya pada Mashda’ bin Mahraj, asalkan kedua laki-laki itu mau membunuh unta Nabi Sholeh as. Namun diakui atau tidak, Alfi lahir ditengah masyarakat yang beranggapan wanita sebagai pelayan laki-laki. Dia hidup ditengah wanita sosialita, istri pejabat yang sering memamerkan kekayaan. Atau bahkan istri agamawan yang sering bergaya glamaur. Dia lahir dari umat manusia yang pernah menjadikan hasil prostitusi untuk menghidupi kuil dan pendeta-pendetanya. Dia hidup di tengah masyarakat yang gagal menghargai wanita meskipun pekik lantang emansipasi selalu terdengar nyaring. Hidup di alam dan zaman yang melahirkan begal-begal muda, ditengah segala aturan thethek bengek pendidikan formal yang tidak jelas arahnya. Prostitusi memang pekerjaan yang hina dan sangat tercela, namun masalahnya tidak akan selesai hanya dengan ucapan laknat. Dia bukan hanya dosa wanita saja, tapi juga dosa kaum laki laki yang tidak bertanggung jawab, dosa masyarakat yang menganggap perselingkuhan adalah hal biasa sedangkan matsna tsulatsa ruba’a adalah suatu aib. Alfi Syahrin, dengan namamu itu sepantasnya engkau memakai jilbab menenteng kitab bersenandung sholawat. Yah memang nasib tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Jikalah syahadatmu masih ada, bagaimanapun aku tetap mendoakan semoga Alloh mengampunimu. Allohumma sallim sallim sallim zurriyatana wa thullabana wa nisaalmukminin عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَإِذَا شَهِدَ أَمْرًا فَلْيَتَكَلَّمْ بِخَيْرٍ أَوْ لِيَسْكُتْ وَاسْتَوْصُوا بِالنِّسَاءِ فَإِنَّ الْمَرْأَةَ خُلِقَتْ مِنْ ضِلَعٍ وَإِنَّ أَعْوَجَ شَيْءٍ فِي الضِّلَعِ أَعْلَاهُ إِنْ ذَهَبْتَ تُقِيمُهُ كَسَرْتَهُ وَإِنْ تَرَكْتَهُ لَمْ يَزَلْ أَعْوَجَ اسْتَوْصُوا بِالنِّسَاءِ خَيْرً

Disadur dari FB Kang Ubeyd (Rais Syuriyah PWNU Jateng)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NKRI Yes, Radikalisme No

    NKRI Yes, Radikalisme No

    • calendar_month Sen, 29 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Indonesia adalah negara Pancasila, yang di dalamnya terdapat multietnik, multiagama, multukultural dan sebagainya. Memang mayoritas pemeluk agama di Indonesia adalah Islam Ahlu as-Sunnah Wa al-Jama’ah (Aswaja) yang memiliki cara berpikir moderat dan menghargai perbedaan. KH. Bisri Musthofa yang biasa di panggil Gus Mus ini memaparkan tentang garis besar Aswaja, Pertama, dalam bidang hukum Islam (Fiqh), […]

  • PCNU-PATI

    Lewat Kenduri Desa Damai; FKPT Jateng Cegah Terorisme

    • calendar_month Rab, 21 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Kudus – Bertempat di Balai Desa Getaspejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar Kenduri Desa Damai bertajuk “Kenali dan Peduli Lingkungan Sendiri” pada Rabu (21/6/2023). Ketua Bidang Media, Hukum dan Hubungan Masyarakat FKPT Jawa Tengah Hamidulloh Ibda mengatakan bahwa Kenduri Desa Damai […]

  • PCNU-PATI

    153 Banser Jawa-Bali Ditempa di Kabupaten Pati

    • calendar_month Kam, 31 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 501
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Ratusan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) se-Jawa dan Bali menempa diri dalam sejumlah kemampuan di Kabupaten Pati. Kegiatan Diklatsus Banser Protokoler dan Tanggap Bencana (Bagana) ini digelar di MI Nurul Huda Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, selama tiga hari, yaitu pada 25-27 Agustus 2023.  Ratusan anggota Banser ini disiapkan untuk menjadi kader yang siap dan […]

  • SMK Salafiyah Kajen Gunakan Teknologi Face Print

    SMK Salafiyah Kajen Gunakan Teknologi Face Print

    • calendar_month Rab, 20 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 459
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Salafiyah, Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, memanfaatkan teknologi terkini, yaitu aplikasi Face Print, di tahun ajaran 2023/2024 ini.   Aplikasi ini telah diintegrasikan untuk melakukan presensi siswa dengan cara yang inovatif, yang secara otomatis terkoneksi langsung ke WhatsApp orang tua dan Wali Kelas. Face Print, atau yang dikenal sebagai teknologi […]

  • Surat Kehidupan

    Surat Kehidupan

    • calendar_month Jum, 30 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 331
    • 0Komentar

      Jostein Gaarder  selalu memberikan pengalaman yang  berbeda setiap kali kita membaca karya-karyanya. Penulis yang satu ini tidak perlu di ragukan kualitasnya, Dunia Shopie, Misteri Soliter, The Magic Library, Dunia Anna. Setiap buku mempunyai makna yang berbeda. Kali ini Jostein Gaarder  hadir kembali dengan novel bertajuk The Orange Girl atau lebih mudahnya yaitu Gadis Jeruk. […]

  • Mbah Arwani Amin Kudus Sang Penjaga Ilmu Qiraat

    Mbah Arwani Amin Kudus Sang Penjaga Ilmu Qiraat Sab’ah

    • calendar_month Rab, 6 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 356
    • 0Komentar

    “Sesungguhnya Alquran diturunkan dalam tujuh huruf, Maka bacalah apa yang mudah darinya menurutmu.” (al-Hadits) Diskursus tentang ragam membaca Alquran tentunya banyak sekali jenisnya. Hal ini tentunya sangat menarik untuk dikaji dan diteliti. Sebagaimana lazimnya diskursus ragam membaca Alquran sudah disepakti oleh para jumhur ulama yang jumlahnya ada tujuh ragam bacaan. Hal ini juga ditegaskan oleh […]

expand_less