Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Mengenal Lebih Dekat Sosok KH Maimoen Zubair

Mengenal Lebih Dekat Sosok KH Maimoen Zubair

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 9 Jun 2022
  • visibility 548
  • comment 0 komentar

KH. Maimoen Zubair merupakan sosok kiai yang ‘alim, faqih, relegius, dan pemersatu bangsa. Kiai Maimoen Zubair juga merupakan mata air keteladanan. Ulama karismatik ini membaktikan seluruh hidupnya untuk santri dan pesantren. Mbah Maimoen, demikian sapaan akrabnya beliau, begitu telaten dalam mendidik santri-santri yang datang dari berbagai penjuru negeri. Ia tak sekedar mengajar, tetapi juga menjadi mata air keteladanan yang menyejukkan batin para santri atau siapa saja yang datang untuk tabarrukan kepadanya.

Bagi Mbah Maimoen, mengajar di pesantren adalah komitmen tarekat seorang kiai. Semua jadwal ngajinya dijalani dengan penuh istiqomah. Padahal, sebagai ulama besar, ia memiliki jadwal pengajian yang cukup padat di luar. Namun, menurut sejumlah santrinya, ia selalu mempertimbangkan ngajinya di pondok agar tak terganggu. Ia sering menyampaikan perbedaan antara ngaji dan pengajian. Menurut Mbah Maimoen, pengajian adalah orasi umum di ruang-ruang terbuka, sedangkan ngaji adalah membaca kitab kuning di depan para santri. Pengajian selamanya taka akan mencetak para ulama.

Mencintai Ilmu

Mbah Maimoen adalah sosok yang mencintai ilmu sepenuh hati, jiwa raga. Cinta ilmu menjadikan KH. Maimoen Zubair mengabdikan seluruh umur dan waktunya untuk ilmu, baik dengan membaca, mengajar, dan menyampaikan ilmu kepada masyarakat sepanjang hayat masih di kandung badan. Karena ilmu adalah kunci utama kebangkitan Islam. Oleh sebab itu, Nabi Muhammad saw bersabda;

“ Bergegaslah menjadi orang yang punya ilmu (mengajar), atau orang yang belajar, atau orang yang mendengar, atau orang yang mencintai ilmu, dan jangan jadi orang yang kelima, maka engkau akan binasa.” (HR. Baihaqi).

Salah satu bukti kecintaan mendalam Mbah Maimoen terhadap ilmu adalah aktivitas beliau dalam membaca dan menulis. Kedua aktivitas ini menjadi kunci seorang ilmuan dalam mengembangkan ilmu. Mbah Maimoen selalu muthalaah kitab (membaca kitab) dan meluangkan waktu untuk menulis karya-karya yang berkualitas. Hlm (55-56).

Teladan Istiqomah

Mbah Maimoen tidak hanya aktiv mengaji kitab dan ceramah di tengah masyarakat. Tetapi beliau juga mempraktikkan  pentingnya istiqomah dalam kebaikan. Salah satu indikator istiqomah Mbah Maimoen adalah selalu mengaji kepada santri dan masyarakat meskipun baru saja datang dari acara luar yang menyita banyak waktu dan tenaga. Mbah Maimoen juga mengajarkan pentingnya istiqomah sebagai akhlak para ulama yang harus diteladani sebagai wasilah meraih keberkahan dan kesuksesan hidup. 

Urgensi istiqomah dalam mendidik santri dijelaskan oleh KH. Dr. Abdul Ghofur Maimoen. Menurut pengalaman putra Mbah Maimoen itu, saat beliau sering pergi untuk memenuhi acara, sehingga santri di pondoknya terbengkalai, maka mengharapkan santri-santrinya memahami agama secara mendalam sungguh sulit. Namun, sejak KH. Dr. Abdul Ghofur Maimoen tidak banyak meninggalkan santri, tetapi mendidik dan mengajar mereka dengan istiqomah, maka kualitas dan akhlak santri semakin baik. Ini menunjukkan bahwa keistiqomahan Mbah maimoen menjadi inspirasi anak-anaknya ketika mengasih santri. Tentunya istiqomah berkaitan dengan intensitas dan ekstensitas kiai dalam mendidik santri secara lahir dan batin.

Sehingga istiqomah menjadi sesuatu yang sangat penting karena di dalamnya ada loyalitas, totalitas, dan kapabilitas dalam melakukan sesuatu dengan kemampuan terbaik dalam rangka menggapai ridla Allah Subhanahu wa Ta’ala. (156).

Keteladanan KH. Maimoen Zubair dalam Mendidik Santri

Dalam mendidik santri, Mbah Maimoen selalu mengedepankan aspek spritualitas. Ini termasuk cara tingkat tinggi. Kedalaman spritualitas Mbah Maimoen membuat beliau selalu mendekatkan diri kepada Allah di mana pun dan kapan pun. Zikir kepada Allah terus dilantunkan, khususnya dalam hati, sehingga dalam setiap ucapan dan perbuatannya selalu menyebut nama Allah. Mendidik yang berangkat dari aspek spritual akan diterima dengan hati. Hati membawa proses penyadaran dan akhirnya melahirkan komitmen menjadi orang baik yang berusaha patuh kepada Allah dan Rasul-Nya dengan mengikuti petunjuk dan teladan para ulama yang dekat dengan-Nya.

Mendidik dengan hati pasti tidak banyak memberikan perintah dan aturan. Keteladanan menjadi kunci. Oleh karena itu, setiap gerakan Mbah maimoen menjadi sumber nilai bagi santri yang membekas dalam jiwanya. Hati santri menjadi tenang, tentram, dan dekat dengan Allah. Begitulah rahasia orang alim yang dekat dengan Allah. Memandang wajahnya saja sudah merasakan keteduhan, ketenangan, dan kebahagiaan batin yang luar biasa. Akhirnya dawuh-dawuh Mbah Maimoen menjadi ilmu yang tertancap kuat dalam hati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai karakter yang tertanam kokh dalam kepribadian. Hlm. (167).

Buku ini, selain memotren keteladanan Mbah Maimoen dalam mendidik santri, juga mengurai corak pemikiran dan dakwah kebangsaan ulama asal sarang ini.

Judul Buku      : KH. Maimoen Zubai Sang Maha Guru

Penulis             : Dr. Jamal Ma’mur, M.A.

Penerbit           : DIVA Press

Tahun Terbit   : Oktoer 2021

Tebal Halaman: 218

ISBN               : 978-623-293-531-0

Peresensi         : Siswanto

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Wasiat Imam Ghazali

    • calendar_month Sen, 28 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 668
    • 0Komentar

    Buku surat Wasiat untuk Generasi Muda yang merupakan terjemah dari kitab  Ayyuhā  al-Walad  adalah  tulisan ringkas  semacam  pesan-pesan Imam Al-Ghazali sebagai guru kepada murid pada pelepasan akhir tahun (wisuda). Sehingga pembahasan yang tertuang dalam kitab   ini   tidak   tersusun   dalam   kerangka khusus  yang  berbentuk  buku  seperti  Iḥyā’ atau karya lainnya. Salah  satu  kelemahan  Ayyuhā  al-Walad yang   sudah   ditambal   sendiri   oleh   Imam Al-Ghazālī   

  • Launchig & Bedah Buku Infografis Masjid Kajen

    Launchig & Bedah Buku Infografis Masjid Kajen

    • calendar_month Sen, 16 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Pati. Perpustakaan Mutamakkin Kajen Pati mengadakan bedah buku Buku Infografis Masjid Kajen karya M. Zuli Rizal acara bertempat di gedung perputakaan Mutamakkin Kajen Pati, 10/10 kemarin. Dalam kesempatan ini penulis bercerita tentang mengenai latar belakang dan tujuan penciptaan karya Buku Infografis Masjid Kajen bersama para santri dan pelajar Kajen. “ Melalui buku ini, kami mewedar […]

  • Seluruh Madrasah Ma’arif Melaksanakan Upacara Harlah NU Ke 89

    Seluruh Madrasah Ma’arif Melaksanakan Upacara Harlah NU Ke 89

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 539
    • 0Komentar

    Kabar. NU Pati. Sabtu 31 Januari 2015 seluruh madrasah dan sekolah di bawah naungan LP Maarif se-Kabupaten Pati melaksanakan ucapaca bendera dalam rangka memperingati hari lahir Nahdlatul Ulama Ke-89. Upacara ini dilaksanakan secara serempak atas instruksi dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati. Upacara berjalan dengan sangat khidmat dan meriah. Reporter dari PCNU PATI Online […]

  • PCNU-PATI

    Mustasyar PCNU Pati KH Abdul Mujib Sholeh Tutup Usia

    • calendar_month Jum, 26 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 475
    • 0Komentar

     Pcnupati,or.id- PATI – Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pati, Abdul Mujib Sholeh, tutup usia, Kamis (25/1/2024) malam. Almarhum dimakamkan di kompleks pemakaman Madrasah Miftahul Huda (MMH) Tayu, Jumat (26/1/2024). Ribuan pelayat pun berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati ini. Sejumlah tokoh tampak hadir dalam pemakaman KH […]

  • Meng-Qadla Shalat

    Meng-Qadla Shalat

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Oleh: KH. Azizi Hasbullah Assalamu ‘alaikum Wr. Wb. Salam sejahtera kami sampaikan, semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT. Amin.Bapak Azizi Hasbullah yang kami hormati, kami mempunyai sedikit permasalahan yang mungkin di kalangan orang awan seperti saya belum banyak diketahui. Permasalahannya begini: Seseorang yang sengaja meninggalkan shalat, apakah masih tetap wajib meng-qodlo’ shalat itu diluar waktunya, […]

  • Kemenag Pati Gelontorkan Zakat Rp 782 Juta untuk Bedah Rumah dan Modal Usaha

    Kemenag Pati Gelontorkan Zakat Rp 782 Juta untuk Bedah Rumah dan Modal Usaha

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16.596
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati. Memasuki pertengahan tahun ini, Kemenag Pati melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) resmi menggelontorkan dana zakat dengan total mencapai Rp 782 juta. Dana yang terkumpul sepanjang triwulan kedua tersebut dialokasikan langsung untuk mendongkrak kesejahteraan warga, mulai dari urusan pemenuhan kebutuhan pokok, modal […]

expand_less