Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Adab Bertamu

Adab Bertamu

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 22 Sep 2023
  • visibility 372
  • comment 0 komentar

Oleh: Inayatun Najikah

Hari itu ketika anak-anak datang kerumah untuk belajar, saya mendapati hal yang tak seperti biasanya. Saya yang baru saja tiba dirumah setelah bekerja, memutuskan untuk mandi dan sholat terlebih dahulu sebelum diserbu oleh kedatangan mereka. Saat itu saya tengah selesai melakukan ibadah sholat maghrib tiba-tiba ada yang memanggil dari depan. Dalam batin saya, pasti anak-anak yang hendak belajar ini.

Setelah selesai memanjatkan keinginan yang hendak saya capai, saya bergegas membukakan pintu. Karena sudah menjadi kebiasaan selepas adzan maghrib pintu rumah saya bahkan beberapa tetangga juga tertutup. Begitu pintu saya buka, anak-anak yang memanggil tak ada didepan. Tampaknya mereka tengah bersembunyi di sebelah sisi rumah. Saya abaikan begitu saja tanpa menyuruh mereka masuk. Sebab tanpa dipersilahkan masuk, kadang mereka nyelonong dengan sendirinya.

Saya maupun bapak dan ibu tak pernah keberatan jika anak-anak masuk tanpa menunggu kami persilahkan terlebih dahulu. Kami merasa senang akan hal itu. Karena dalam fikiran kami, anak-anak ini telah menganggap rumah kami seperti rumahnya sendiri. Tak ada rasa sungkan seperti awal-awal mereka mulai belajar dirumah.

Setelah saya membuka pintu tersebut, saya kembali ke kamar untuk melipat mukena dan bersiap memakai jilbab. Setelah urusan dikamar selesai, saya tak menjumpai anak-anak maupun tasnya di ruang tamu. Padahal sebelumnya saat mereka keluar untuk sekadar beli jajan, buku dan tas yang mereka bawa pasti akan ditinggal. Kemudian saya mengecek keluar rumah. Ternyata yang saya dapati bukan anak-anak biasanya melainkan para sepupu saya.

Ini kali pertama mereka datang kerumah dengan maksud ingin belajar bersama. Saat saya menjumpai mereka, lantas saya bertanya mengapa tak langsung masuk saja. Salah satu keponakan saya menjawab sebab saya tak mempersilahkan mereka untuk masuk. Alhasil mereka memutuskan untuk menunggu diteras. Saya tersenyum atas jawabannya dan segera mempersilahkan mereka untuk masuk.

Ada perasaan bangga sekaligus bahagia manakala mereka yang notabene masih menyandang sebagai siswa di salah satu sekolah negeri, dengan sangat sopan dan santun memahami bagaimana adab bertamu. Meski rumah yang mereka kunjungi masih ada ikatan keluarga, tapi tak lantas membuat mereka merasa jemawa dan bertindak seenaknya.

Saya masih teringat ketika waktu itu belajar bersama anak-anak yang sudah sering kerumah sebelum mereka. Waktu itu kami sampai pada pelajaran Aqidah Akhlak. Pelajaran keagamaan menjadi hal yang tak ketinggalan sebab mereka mengenyam pendidikan di Madrasah. Salah satu bacaan yang sedang kami pelajari adalah tentang adab bertamu.

Beberapa poin yang menjadi pokok tentang bagaimana adab bertamu yang masih saya ingat diantaranya mengucapkan salam, tidak mengintip, dan sopan santun dalam bersikap dan bertutur. Ketiga poin tersebut rupanya diaplikasikan oleh keponakan saya yang hendak belajar malam itu. Padahal disekolahnya mereka tak begitu mempelajari secara mendalam soal pelajaran keagamaan. Maka saya percaya hal itu akan menjadi modal dasar untuk mereka berkesalingan dengan masyarakat yang lebih luas nantinya.

Semoga saja adab bertamu yang dipraktikkan oleh para keponakan saya ini mampu menjadi inspirasi untuk kita semua. Anak kecil saja bisa, apalagi kita yang sudah dewasa. Seharusnya lebih bisa memberikan contoh yang baik untuk anak-anak dan generasi dibawah kita. Lagi pula salah satu pepatah juga menyebutkan bahwa adab lebih tinggi kedudukannya daripada sebuah ilmu. Sekian.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dialog Pergaulan Remaja Dalam Islam

    Dialog Pergaulan Remaja Dalam Islam

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2016
    • account_circle admin
    • visibility 664
    • 0Komentar

    Pati. Himpunan Pelajar Putri Ianatut Thalibin (HPPI) Cebolek Kidul Margoyoso Pati menyelenggarakan Dialog agama dengan mengambil tema “Pengaruh Pacaran dalam Prespektif Islam?” dengan menghadirkan narasumber Farid Abbad Skretaris Lakpesdam NU Pati Sabtu(16/4)             Farid Abbad selaku narasumber menjelaskan Dialog ini sangat bermanfaat sekali terutama dikalangan remaja, agar supaya para remaja mempunyai bata-batasan ketika bergaul dengan […]

  • LP Ma’arif NU Banyumas Gelar Workshop Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran

    LP Ma’arif NU Banyumas Gelar Workshop Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 433
    • 0Komentar

      Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Banyumas menggelar Workshop Optimalisasi Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Asesmen Pembelajaran bagi guru MTs Ma’arif NU se-Kabupaten Banyumas. Workshop yang diikuti oleh 64 guru perwakilan Musyawarah Guru Mata Pelajaran ini digelar di Purwokerto, Senin-Selasa, 4-5 Agustus 2025. Ketua LP Ma’arif NU PCNU Banyumas, Edi Sungkowo menjelaskan workshop ini untuk […]

  • Mbah Maimun Zubair Sarang

    Mbah Maimun Zubair Sarang

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2014
    • account_circle admin
    • visibility 591
    • 0Komentar

    PCNU Kab Pati, [Cerita dalam Cerita…] #Mbah Maimun Zubair, Sarang.  Belum lama ini saya terlibat perbincangan dengan sodara saya di Kauman, Surakarta. Sambil menunggu tokonya, kami terhanyut dalam pembicaraan begitu hangat. Tiba-tiba, entah arah pembicaraannya kemana, lalu sodara saya ini bercerita tentang sosok Mbah Maimun Zubair, Sarang. Sodara saya mengatakan begini,  “Dulu ana sering bolak-balik […]

  • Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar

    Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar (bagian 1)

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 427
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Pemilihan pengurus baru PCNU Pati telah dilangsungkan melalui Konfercab, Ahad (23/6) lalu. Hasilnya, KH. Yusuf Hasyim kembali memimpin NU lima tahun ke depan. Dalam wawancara dengan pcnupati.or.id, Selasa (25/6), Ketua PCNU tiga periode ini menjelaskan program-programnya ke depan. “Tentunya ada penyegaran, tapi kita tetap berpegang pada kaidah fikih, menjaga tradisi lama yang […]

  • Kurikulum Berbasis Cinta Jadi Fondasi Penguatan Inklusi dan Bahasa Inggris di Sekolah Ma’arif Jateng

    Kurikulum Berbasis Cinta Jadi Fondasi Penguatan Inklusi dan Bahasa Inggris di Sekolah Ma’arif Jateng

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.323
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menggelar satu rangkaian kegiatan terpadu yang mencakup Pelatihan Pembelajaran Mendalam Kurikulum Berbasis Cinta (PM KBC) An-Nahdliyyah, Program Pendampingan Bahasa Inggris Berstandar Internasional Pearson, serta penyelesaian Modul Pendidikan Inklusi. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis, 14–15 Januari 2026, di Hotel Muria, Kota Semarang. […]

  • Logam Jowo

    Logam Jowo

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Logam Jawa, sebuah usaha kuningan yang berkonsentrasi di bidang handle pintu. usaha yang di tekuni oleh Kader Nahdlatul Ulama di Juwana Pati Jenis     : Hadle MinimalisPanjang: 45 cmHarga    : Rp. 75.000 belum OngkirHub       : 082276951949   Logam Jawa, sebuah usaha kuningan yang berkonsentrasi di bidang handle pintu.usaha yang di tekuni oleh Kader Nahdlatul Ulama di Juwana […]

expand_less