Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Santri Tlogowungu Ini Luncurkan Buku Mushaf Nusantara

Santri Tlogowungu Ini Luncurkan Buku Mushaf Nusantara

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 5 Jul 2021
  • visibility 476
  • comment 0 komentar
Zainal Abidin Sueb bersama buku Mushaf Nusantara yang baru saja ia luncurkan

TLOGOWUNGU-Di tengah pandemi Covid-19, berbagai  aktivitas masyarakat serba dibatasi. Meski demikian, kondisi yang terbatas justru memicu Zainal Abidin Sueb untuk menulis buku. Sabtu (26/6) lalu ia telah meluncurkan sebuah buku dengan judul Mushaf Nusantara: Jejak, Ragam, dan Para Penjaganya.  

Pemuda kelahiran Pati, 24 Mei 1998, asal Desa Lahar, Kecamatan Tlogowungu, Pati ini memang bercita-cita menjadi penulis. Minatnya dalam dunia literasi bahkan telah ia miliki sebelum kuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 
Sejak di bangku Aliyah, ia mengasah kemampuan menulisnya di majalah Experience MA Salafiyah Kajen, Margoyoso. Zainal Abidin Sueb mengaku terinspirasi untuk menulis buku saat menghadiri acara bedah buku Syekh Mutamakkin karangan Gus Zainul Milal Bizawie, salah satu keluarga Salafiyah Kajen yang kini aktif mengembangkan Islam Nusantara Center Jakarta. 
“Ketika itu saya masih kelas 2 Aliyah.” Ujar dia.
Zainal juga beruntung saat Aliyah tergabung dalam ekstra Teasa (Teater Salafiyah). Di ekstrakurikuler itu, ia beberapa kali membaca dan berlatih menulis sastra seperti puisi dan cerpen. 
Menyusun Buku di Tengah Pandemi
Buku Mushaf Nusantara merupakan buku solo yang pertama kali diterbitkan Zainal. Laki-laki putra dari pasangan Sueb dan Rumisih ini terbesit pikiran untuk menyusun buku pasca lebaran 2020. Saat itu, ia tergabung sebagai penulis kontributor di tafsiralquran.id, salah satu website keislaman yang fokus menggali khazanah tafsir dan Al-Qur’an dengan spirit keindonesiaan. 
Zainal bersyukur karena dibebaskan oleh Pemimpin Redaksinya untuk menulis apapun yang berkaitan dengan Mushaf Al-Qur’an di Nusantara. Atas kesempatan itulah, akhirnya ia mulai menyusun dan merangkai berbagai tulisan yang sudah terbit baik di tafsiralquran.id, jurnal, hingga ringkasan dari penelitian strata satunya menjadi satu buku dengan tebal xviii+254 halaman.
Zainal menegaskan, meski terdapat istilah ilmiah yang bersinggungan dengan ‘ulumul Qur’an dan ilmu pernaskahan kuno (filologi). Namun bukunya ditulis dengan bahasa ringan dan sederhana. 
“Buku ini saya ibaratkan sebagai pengantar untuk memasuki rimbunnya khazanah Mushaf Nusantara.” Ungkapnya.
Buku ini mencakup tiga bagian, pertama dinamai dengan Ragam Bacaan dan Penulisan. Bagian kedua membahas Jejak dan Khazanah Mushaf di Nusantara. Kemudian bagian ketiga tentang Para Penjaga Mushaf Nusantara.
Pada bagian pertama, Zainal ingin memperkenalkan istilah-istilah dalam ‘ulumul Qur’an yang berkaitan dengan bacaan dan penulisan Al-Qur’an. Ia pun menyoroti beberapa istilah yang ada di masyarakat, namun berpotensi disalahpahami dalam mushaf Al-Qur’an.
“Misalnya tentang hizb. Masyarakat muslim pada umumnya tahu bahwa hizb ini wirid. Namun istilah ini dalam Mushaf Al-Qur’an dimaknai sebagai pembagian. Jadi, istilah hizb dalam mushaf ini merupakan bagian dari ijtihad ulama untuk memudahkan para pembaca dan penghafal Al-Qur’an agar bisa mengkhatamkan dalam waktu 60 hari atau 2 bulan.” Terang dia.
Bagian kedua, Zainal ingin menampilkan berbagai mushaf-mushaf yang beragam bentuknya sejak dahulu kala.
“Di sini saya tampilkan banyak mushaf ya, ada mushaf dengan keterangan pegon Jawa dan kini ada di Rotterdam Belanda, ada juga mushaf yang dianggap garapan Pangeran Diponegoro, hingga Mushaf Pusaka yang diinisiasi Soekarno.” Jelasnya.
Sementara bagian ketiga berisi para penjaga mushaf Nusantara. Ia menyebutkan beberapa instansi dan perorangan yang berperan penting atas kelestarian Mushaf Nusantara, seperti Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, peneliti Ali Akbar, hingga para penulis Mushaf  Menara Kudus Jawa Tengah.
Atas lahirnya buku ini, Zainal ingin menyampaikan bahwa Mushaf Al-Qur’an di dunia ini memiliki keunikan tersendiri, termasuk di Nusantara. Tentu sisi keunikan ini pada tataran ijtihadiyah para ulama, seperti penggunaan kaligrafi hingga hiasannya. Selain itu, ia juga berupaya untuk mengenalkan tradisi intelektual dari perspektif milenial.
Sampul depan buku Mushaf Nusantara karya Zainal Abidin Sueb, santri asal Desa Lahar, Tlogowungu.

Prestasi dalam Dunia pernaskahan
Santri dari Pesantren Salafiyah Kajen ini telah banyak berprestasi di dalam dunia pernaskahan. Ia pernah menjadi juara harapan 3 khat Naskh tingkat Nasional di  Jombang 2018 lalu. Selain itu dia juga meraih Student Achievment sebagai penulis Replika Naskah manuskrip Ilmu Tauhid A.129 Perpustakaan Nasional RI (2020).
Santri asal Desa Lahar ini juga menjadi mahasiswa beprestasi di bidang non akademik. Ia juga merupakan pelukis kaligrafi dan sejumlah naskah keislaman.
Adapun karya-karyanya juga telah diarsipkan di Perpustakaan Nasional RI. Tercatat, dirinya pernah menulis replika Naskah Manuskrip Bustanus Salatin, naskah manuskrip replika Serat Jaka Semangun BR.41 dan replika Naskah manuskrip Ilmu Tauhid A.129 Perpustakaan Nasional RI 2019.
Berkat menekuni manuskrip ia juga pernah menjadi presentator International Conference di Radboud University Belanda pada Juni 2019 lalu dengan menuliskan karya dari Kiai Sanusi dari tanah Pasundan.(angga/ltn)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU dan Muhammadiyah Bersatu Mengawal Perda  No 8 Tahun 2013

    NU dan Muhammadiyah Bersatu Mengawal Perda No 8 Tahun 2013

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2015
    • account_circle admin
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Kabar NU. Sabtu 27 Juni 2015 di ruang rapat Pragola Setda Kab Pati. Ormas terbesar di Kabupaten Pati Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, Ansor dan Banser mengadakan Audiensi  dengan Forkompinda perihal Perda No 8 tahun 2013  yang telah habis masa toleransinya awal bulan Juli nanti.             “Terima kasih banyak Pak Bupati telah memberikan waktu untuk kami […]

  • Santri Darul Hadlanah Waturoyo Ikuti Webinar Bersama Wakil DPR RI

    Santri Darul Hadlanah Waturoyo Ikuti Webinar Bersama Wakil DPR RI

    • calendar_month Sen, 30 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 578
    • 0Komentar

    Para santri Darul Hadlanah antusias mengikuti Gebyar Muharram 1443 Halaqah Majelis Ta’lim, Minggu (29/8) kemarin MARGOYOSO – Munggu (29/8), puluhan santri Panti Asuhan Darul Hadlonah, Waturoyo, Margoyoso menjadi peserta dalam Gebyar Muharram 1443 H Halaqoh Majelis Ta’lim (HMT). Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual ini dihadiri oleh wakil ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar.  Antusiasme santri terlihat […]

  • RMINU Pati  Lepas Santri Lirboyo Balik ke Pesantren

    RMINU Pati Lepas Santri Lirboyo Balik ke Pesantren

    • calendar_month Sen, 24 Mei 2021
    • account_circle admin
    • visibility 610
    • 0Komentar

    Pati. Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) bekerjasama dengan Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Pati mengawal pemberangkatan santri Lirboyo asal Kabupaten Pati  kembali ke pesantren. Keberangkatan santri Lirboyo dipimpin Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) K Muhammad Yusuf Hasyim.   Ketua PC RMINU Pati Kiai Liwa’udin menjelaskan, pengawalan pemberangkatan santri Lirboyo ini merupakan program tahunan […]

  • Membongkar Rahasia Perdukunan

    Membongkar Rahasia Perdukunan

    • calendar_month Sel, 7 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 530
    • 0Komentar

    Sejak berabad lamanya telah berkembang ilmu supranatural dan kedigdayaan. Para empu, dukun dan pendekar pada masa kerajaan Hindu, Buddha dan Islam telah meramu mantra-mantra dan mencipta jimat kesaktian untuk peperangan. Cara mereka pun ada yang shalihahdan ada yang fasidah. Yang shalihah, masyarakat menyebutnya sebagai Ilmu Putih dan yang fasidah disebut Ilmu Hitam.Ilmu putih berangkat dari […]

  • Merajut Toleransi dan Persaudaran di Bulan Idul Adha. Photo by Fauzan On Unsplash.

    Merajut Toleransi dan Persaudaran di Bulan Idul Adha

    • calendar_month Sab, 1 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto, MA Idul Adha atau yang kita kenal dengan sebutan Eid al-Adha merupakan salah satu Hari Raya Besar Islam yang diperingati setiap tanggal 10 Dzulhijjah di bulan terakhir dalam kalender Islam. Karena pada momentum Idul Adha ini, seluruh umat Islam di penjuru dunia ikut mengumandangkan takbir. Sedangkan makna takbir Hari Raya Idul Adha di […]

  • DIANPINRU Selenggarakan Kemah Hari Santri

    DIANPINRU Selenggarakan Kemah Hari Santri

    • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id SAKOMA Maarig Cabang Pati, menyelenggarakan Kemah DIANPINRU dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, bertempat di SMKNU Margorejo Pati, 21- 22 Oktober. Dalam sambutannya Ketua LP Ma’arif Cabang Pati Drs.H. Ah. Adib Al Arif, MAg mengemukakan, “Kalian adalah Pramuka terpilih dari MTs SE Kab. Pati. Maka semangatlah mengikuti kegiatan ini. Apalagi kegiatan ini menjadi bagian […]

expand_less