Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Selamat Hari Ibu

Selamat Hari Ibu

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 23 Des 2022
  • visibility 195
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Berbicara soal peringatan hari ibu kemarin, kiranya sangat tepat jika tulisan saya kali ini bercerita tentang keseharian ibunda tercinta. Sosok inspiratif yang senantiasa mengajarkan saya banyak hal. Mulai dari bagaimana bersikap sebagai seorang perempuan hingga soal urusan perdapuran.

Bagi saya ibu adalah seorang perempuan biasa yang memiliki semangat luar biasa. Ibu tak mengenal lelah. Saban hari aktivitasnya begitu padat. Saat pagi setelah bangun tidur, ibu pasti mengikuti sholat subuh berjamaah dimushola. Bahkan tak hanya sholat subuh saja, melainkan lima waktu itu ibu usahakan untuk berjamaah. Kecuali ada udzur dan sebab yang mengharuskan ia melaksanakan sholat dirumah.

Lalu setelah pulang dari mushola, ibu pasti berbelanja bahan masakan di salah satu warga. Ibu akan memasak meski pekerjaan sebagai buruh serabutan sedang menantinya. Maka dengan kelihaiannya ibu akan memasak dengan waktu yang sangat efisien. Namun, jika ia sedang tak ingin memasak, maka saya yang akan menggantikannya. Sebagai bentuk keikutsertaan mengambil peran mengurus rumah. Selain memasak, untuk pekerjaan domestik lain, sudah sepenuhnya menjadi hal rutin yang saya kerjakan.

Kembali soal pekerjaan ibu. Ibu termasuk orang yang gemar beraktivitas. Saya pernah bertanya perihal kesibukannya itu, apakah tak merasa capek dan semacamnya. Ibu dengan tersenyum menjawab bahwa dirinya akan capek dan sakit justru jika tak melakukan aktivitas. Barangkali itu juga menjadi alasan, mengapa saya juga merasakan hal yang sama. Meski daya tahan fisiknya jauh lebih kuat ibu.

Suatu ketika, ibu pernah bercerita pada saat saya masih kuliah, ia sering tak dikirimi uang oleh bapak. Setiap kali bapak pulang dari kota seberang, bapak akan selalu bilang bahwa uangnya dikirimkan untuk mencukupi kebutuhan saya selama kuliah. Respon yang ditunjukkan ibu bukan kemarahan, justru ibu berkata tak masalah karena dirinya masih mempunyai tabungan.

Secara tak langsung, apapun yang dilakukan ibu telah mengajari saya bahwa menjadi seorang perempuan itu berhak bebas. Mandiri dan berdikari dengan kemampuannya sendiri. Tak banyak bergantung pada pasangan. Dan bapak pun juga tak mempermasalahkan jika saat ia pulang dari kota seberang, ibu tak menemaninya dirumah. Bapak memahami karakter dan keinginan ibu untuk tetap bekerja. Sungguh, kesalingan pasangan yang membuat saya ingin menirunya suatu saat kelak.

Ibu bukan seorang ratu ataupun ibu negara. Ibu hanyalah seorang perempuan biasa, yang terkadang bisa melakukan sebuah kesalahan. Dihari ini dimana semua orang merayakan cinta kasihnya untuk sang ibu tercinta, saya turut membelikan sebuah gamis untuk ibu. Meski harganya tak seberapa, namun itulah sedikit wujud cinta saya terhadapnya. Selamat hari ibu untuk ibu saya tercinta, dan untuk seluruh ibu di dunia. Semoga senantiasa dilimpahi kebahagiaan yang tiada tara. Sekian

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT Pati, PCNU : Kedepankan Pembangunan SDM

    HUT Pati, PCNU : Kedepankan Pembangunan SDM

    • calendar_month Kam, 5 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 271
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati PATI-Tujuh Agustus nanti Kabupaten Pati tepat berusia 698 tahun. Ini merupakan umur yang tergolong matang untuk sebuah kota.  Harapan demi harapan terpanjat dari masyarakat Kabupaten Pati. Tentunya mereka menginginkan Pati yang lebih baik ke depannya.  Nahdlatul Ulama sebagai salah satu organisasi sosial keagamaan di Pati turut menyampaikan pandangannya untuk […]

  • NU Trangkil, Wanita Haidh Boleh Baca Qur’an dengan Syarat

    NU Trangkil, Wanita Haidh Boleh Baca Qur’an dengan Syarat

    • calendar_month Jum, 1 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Suasana Bahtsul masail MWCNU Trangkil di Masjid Sirojul Anam, Wonokerto, Pasucen TRANGKIL – MWC NU Kecamatan Trangkil melaksanakan Bahstul Masa’il, Jumat (1/10) siang tadi. Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Sirojul Anam Wonokerto, Pasucen tersebut menghasilkan satu hukum fikih yang cukup bermanfaat bagi kehidupan masyarakat khususnya para penghafal al-Qur’an.  “Forum ilmiah ini menjadi rutinan kita,” […]

  • PCNU-PATI

    3 Tips Siap Siaga Bencana

    • calendar_month Sel, 10 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Oleh : Angga Saputra Puluhan desa di Kabupaten Pati hingga saat ini masih tergenang banjir. Bahkan aktivitas warga menjadi tersendat. Sejumlah desa juga mengalami kelumpuhan akses. Sebab jalan utama terendam banjir. Banyak masyarakat yang terdampak banjir menggunakan sampan atau pohon pisang rakitan sebagai sarana transportasi darurat ketika beraktivitas di luar rumah. Rangkaian bencana alam yang […]

  • PCNU-PATI

    Fikih Energi Terbarukan

    • calendar_month Sen, 19 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Fikih atau dapat diartikan syariat Islam harus bisa menjawab berbagai masalah yang muncul di tengah – tengah masyarakat dunia yang berkaitan dengan kehidupan, termasuk dalam perubahan.  Unsur alam yang berkaitan dengan kehidupan adalah energi. Perkembangan jaman yang semakin cepat dan maju semakin membutuhkan tunjangan energi untuk menyokong kehidupan manusia. Selain itu, kebutuhan energi yang semakin banyak juga […]

  • UPZIS MWC Dukuhseti Terima Predikat A dalam Monitoring ke-5

    UPZIS MWC Dukuhseti Terima Predikat A dalam Monitoring ke-5

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

      Pcnupari.or.id – Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Dukuhseti, mendapatkan predikat A (sangat memuaskan) dalam monitoring ke-5 yang dilakukan oleh LAZISNU PCNU Pati, Jumat (18/7/2025). Adapun monitoring ini dilakukan dalam rangka mewujudkan LAZISNU menuju lembaga filantropi terkemuka di Kabupaten Pati. Ketua LAZISNU Pati, Edi Kiswanto, menyampaikan […]

  • Tunjangan Hari Ramadan vs Tunjangan Hari Raya

    Tunjangan Hari Ramadan vs Tunjangan Hari Raya

    • calendar_month Sel, 25 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 541
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Dalam konteks Indonesia, Ramadan menjadi momen yang dinanti-nanti oleh umat Islam. Artinya, tidak sekadar berpuasa dan beribadah, tetapi juga karena adanya berbagai tradisi yang menyertainya, termasuk Tunjangan Hari Ramadan (THR) dan Tunjangan Hari Raya (THR). Singkatan sama, tapi kepanjangannya berbeda. Kok isa ya? Namun mengapa kita hanya fokus pada Tunjangan Hari Raya? […]

expand_less