Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » NU Jangan Jadi Macan Ompong

NU Jangan Jadi Macan Ompong

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
  • visibility 550
  • comment 0 komentar


Oleh : Dr. Jamal Makmur Asmani*

KH. Ubaidullah Shodaqah, Rais Syuriyah PWNU Jateng, saat halal bi halal PCNU Pati (Selasa, 24 Mei 2022) di kantor PCNU Pati memberikan warning kepada seluruh elemen NU agar NU jangan menjadi macan ompong. Besar kuantitasnya, tapi tidak mempunyai kualitas kompetitif yang dibanggakan dan dihormati pihak lain.

Sudah saatnya NU mempunyai prestasi besar yang dibanggakan bangsa ini karena NU adalah organisasi besar yang didirikan para ulama yang ikhlas dalam mendarmabaktikan potensinya demi bangsa dan umat manusia.

Halal bi halal harus dijadikan momentum pertaubatan pengurus NU supaya ke depan lebih dinamis, transformatif, dan mampu menjadi lokomotif perubahan yang manfaatnya dirasakan warga NU dan bangsa Indonesia.

Beberapa langkah yang dilakukan supaya NU tidak menjadi macan ompong, tapi benar-benar macan yang disegani dan dihormati adalah:

Pertama, melakukan terobosan kreatif

NU sulit mengalami masa keemasan jika bergerak stagnan dan monoton. NU harus berani melakukan terobosan-terobosan kreatif dalam programnya supaya mampu meraih prestasi besar di masa depan.

Berpikir di luar kotak (out the box) harus dilakukan supaya mampu berlari kencang dan tidak didekte oleh mainstream konvensional.

Dibutuhkan kader-kader muda brilian yang kreatif dan berani melakukan lompatan supaya NU mampu melakukan terobosan kreatif.

Kedua, mampu bersinergi

NU bisa bergerak cepat jika mampu menyinergikan seluruh kekuatannya, baik struktural maupun kultural dalam satu komando. Sinergi mutlak dilakukan supaya ada akselerasi program yang manfaatnya dirasakan secara riil oleh warga NU dan bangsa Indonesia.

Bahkan kader-kader NU yang tersebar ke dalam berbagai partai harus bersatu demi kepentingan NU dan bangsa Indonesia. Di samping kader-kader yang ada di birokrasi dan tempat lain yang strategis.

Tidak boleh ada ego sektoral yang menghalangi sinergi dan kolaborasi demi kekayaan NU di masa depan.

Ketiga, menjaga amanah para pendahulu

NU adalah organisasi para ulama yang amanah. Oleh karena itu, generasi penerus harus meneruskan amanah ini secara disiplin dan konsisten.

Amanah merawat kantor dan segala inventaris dan amanah memajukan organisasi di segala sektor menjadi tanggungjawab yang harus ditunaikan seluruh komponen NU. Jangan sampai kepentingan individu dan kelompok mencederai amanah pendahulu ‘salafus shalih’ yang ikhlas berjuang di NU.

Keempat, memprioritaskan program kemandirian

NU tidak boleh menggantungkan pihak lain. NU sendiri harus mandiri dan berdaya. Dalam konteks ini, maka Lazisnu harus benar-benar hadir dengan manajemen amanah supaya mendapat kepercayaan warga NU.

Lazisnu harus hadir di tengah-tengah warga NU sehingga kehadiran NU dalam aspek sosial kemasyarakatan benar-benar nyata adanya.

Lazisnu menjadi estalase NU yang harus memberikan harapan besar akan kemandirian ekonomi organisasi.

Kelima, merawat bangsa Indonesia

NU harus mampu hadir sebagai organisasi yang merawat kebinnekaan dan kerukunan bangsa. PBNU (Pancasila, Binneka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan UUD 1945) adalah harga mati bagi NU.

Belajar dari negara-negara Timur Tengah, maka NU harus menjadi garda depan yang menjaga bangsa dari segala rongrongan pihak, internal dan eksternal yang merusak harmoni nasional. Gerakan separatis-radikalis harus diarahkan kepada gerakan nasionalisme dengan motto utama ‘hubbul wathan minal iman”.

Semoga tercapai, amiin

PCNU Pati, Selasa, 24 Mei 2022

*Penulis merupakan Wakil Ketua PCNU Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Onur Binay

    Dunia dalam Genggaman

    • calendar_month Jum, 4 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 416
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Gadget adalah hal yang tak asing lagi ditelinga kita. Benda berbentuk kotak yang bisa dibawa kemana-mana ini, sudah menjadi bagian terpenting dalam hidup kita. Kita bisa berkomunikasi dengan kawan jauh melalui gadget. Kita mengetahui informasi apapun, dimanapun, dan kapanpun juga melalui gadget. Dari bangun tidur hingga tidur lagi, yang selalu kita pegang […]

  • IKA PMII Pati Gelar Halalbihalal di Kayen

    IKA PMII Pati Gelar Halalbihalal di Kayen

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.079
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC IKA PMII) Kabupaten Pati menggelar acara Halalbihalal sekaligus peringatan Hari Lahir (Harlah) PMII dengan khidmat. Mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Peran Kader PMII untuk Indonesia Tangguh di Era Global”, kegiatan ini dipusatkan di TPQ Al Ittihad Jatiroto, Kecamatan Kayen, pada Ahad (12/4/2026). ​Acara […]

  • MANU Gembong Rakayakan Kemerdekaan dengan Cara Beda

    MANU Gembong Rakayakan Kemerdekaan dengan Cara Beda

    • calendar_month Ming, 23 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18.229
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id. – Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama’ (MANU) Gembong, Pati memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dengan cara berbeda. Sabtu, (22/8) pagi, Pengurus OSIM MANU menggelar bhakti sosial. “Di HUT RI ke-81 ini kami rayakan dengan cara yang beda, bersih-bersih masjid,” tutur Novieta Aristyanti, Pembina Osim. Sesuai keterangan Novieta, Bhakti sosial tersebut dilakukan lewat aksi […]

  • Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar (bagian 2)

    Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar (bagian 2)

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 393
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Selain misi pelayanan, Kiai Yusuf Hasyim juga memaparkan program-program lain untuk NU lima tahun mendatang. Dia menyatakan bahwa pelayanan saja tidak cukup tanpa adanya networking yang kuat. “Kita bangun networking dengan dunia usaha,” tegas dia. Intinya, menurut Kiai Yusuf, semua upaya networking bermuara pada misi utama, yaitu pelayanan. Tanpa adanya jejaring yang […]

  • PCNU-PATI

    Ideologi Islam dan Utopia

    • calendar_month Ming, 27 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Buku ini adalah karya ilmiah pelopor dari titik pandang empiris sekalligus teoretis. Sejauh pengetahuan saya, inilah upaya sistematis pertama untuk menafsirkan pemikiran politik Muslim Indonesia selama periode waktu yang panjang, sejak pertengahan 1940-an sampai sekarang, dan yang pertama kali berusaha mengembangkan model teoretis pemikiran itu dengan mengategorikan arus-arus pemikiran politik yang berbeda-beda menurut tujuan politik […]

  • Ranting NU Pasucen Mengawali Gerakan Wakaf Uang dengan Menggelar Seminar

    Ranting NU Pasucen Mengawali Gerakan Wakaf Uang dengan Menggelar Seminar

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.072
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. – Ranting NU Wonokerto Pasucen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati memggandeng BPR Artha Mas Abadi menyelenggarakan seminar bertajuk ‘Wakaf Uang: Instrumen Kemajuan Ummat’. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (19/10) di halaman Kantor Ranting NU Wonokerto Pasucen dalam rangka menyongsong hari santri 2025. Mumu Mubarok, Direktur Utama Artha Mas Abadi menegaskan bahwa, kegiatan semacam ini diharapkan […]

expand_less