Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Insting Parental Pemerintah

Insting Parental Pemerintah

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
  • visibility 475
  • comment 0 komentar

Oleh: Maulana Karim Sholikhin*

Setiap yang sudah menikah dan memiliki anak, akan mengalami perubahan perilaku. Lebih protektif dan bertanggung jawab adalah salah satunya. Gejala ini bernama efek parental.

Efek parental akan menimbulkan insting parental seperti yang sudah penulis sebutkan. Seseorang dengan kecenderungan masa bodoh soal hajat orang lain, perlahan maupun secara drastis akan berubah setelah mereka didaulat menjadi ‘bapak’.

Sikap waspada, peduli, menyayangi, tanggungjawab, baik untuk merawat buah hatinya maupun tanggungjawab untuk selalu berakhlaqul karimah karena dijejali perasaan: “kini engkau telah menjadi teladan bagi anak-anakmu” pun hinggap di alam bawah sadar kaum bapak.

Tadinya penulis mengira bahwa, efek parental ini hanya terjadi pada segelintir manusia. Namun ternyata, sebagian besar kaum adam mengalami hal yang sama.

Lantas, apakah para presiden, menteri hingga kepala daerah juga merasakan efek parental yang sama setelah mereka menjabat? Akankah insting parental mereka tumbuh seiring amanah sebagai ‘bapak’ yang mereka terima?

Entahlah, namun ada beberapa indikasi yanh bisa dijadikan kunci jawaban. Salah satunya adalah indeks kepuasan masyarakat. Ini hanya salah satu, lhoh, tidak bisa digunakan acuan secara komplikatif.

Sebab, warga plus enam dua sebagai ‘anak’ dari pemerintah Indonesia, kita kenal mempunyai etos qona’ah yang super. Hanya sedikit yang memiliki jiwa ‘membangkang’ untuk menuntut–yang mereka sebut–keadilan.

Lebih dari itu, indikator ‘bapak-bapak’ kita memiliki insting parental yang kuat bisa dilihat dari kesejahteraan rakyat, pendididikan baik dan merata, penegakan hukum yang tidak sempoyongan, pendapatan warga bisa memenuhi kebutuhan pokok, vasilitas kesehatan yang bisa dijangkau semua khalayak dan yang terpenting, jumlah korupsi, kolusi dan nepotisme menyusut.

Tentu saja proses itu butuh evolusi, tidak serta-merta sim salabim kun fa yakun. Namun warga yang kian cerdas dan dengan instingnya tentu bisa mengindera-rasakan apakah kebijakan-kebijakan dan perilaku pemerintah mengarah ke sana atau malah sebaliknya. Jika tidak, kita (rakyat biasa) hanya bisa mengingatkan sembari memanjatkan doa, semoga para pemangku kebijakan mendapat hidayah, kamaa qaal Pak Prie GS.: “Negara hanya mungkin dikritik, tapi mustahil dilawan.”

*penulis merupakan pendidik di Ponpes Shofa az Zahro’ Gembong

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PENGUATAN KADER, PENDIDIK SEBAYA  (LELAKI BERESIKO TINGGI DAN PEKERJA SEKS) HIV&AIDS.

    PENGUATAN KADER, PENDIDIK SEBAYA (LELAKI BERESIKO TINGGI DAN PEKERJA SEKS) HIV&AIDS.

    • calendar_month Sel, 27 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Peran dan keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan Progam Pencegahan dan Penanggulangan  HIV& AIDS di Kabupaten Pati secara promotif, preventif, kuratif dan rehabilitative yang berkesinambungan dapat mempertajam kepekaan dan tindakan terhadap kasus HIV-AIDS sejak dini oleh masyarakat . Menindaklanjuti hal tersebut diatas KPA Kabupaten Pati mengoptimalkan  koordinasi  penguatan progam pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS KPA Kab. Pati dengan […]

  • Malam Nishfu Sya’ban, PCNU : Ikuti Aturan Pemerintah dan NU

    Malam Nishfu Sya’ban, PCNU : Ikuti Aturan Pemerintah dan NU

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 403
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati PATI-Sya’ban merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam islam. Banyak diantara kaum muslimin yang mengisinya dengan kegiatan positif, seperti puasa, saling berma’afan serta meningkatkan intensitas ibadah. Warga NU biasa mengisi Bulan Sya’ban dengan puasa pada pertengahan bulan luhur ini. Malam 15 Sya’ban atau sering disebut Malam Nishfu Sya’ban (setengah […]

  • Mahasiswa IAIN Kudus PPL Plus ‘Mondok’ di PPSA

    Mahasiswa IAIN Kudus PPL Plus ‘Mondok’ di PPSA

    • calendar_month Sen, 9 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 481
    • 0Komentar

    Para santri PPSA antusias menyimak pemaparan materi dari mahasiswa PPL IAIN Kudus  GEMBONG-Ada yang berbeda dengan Praktik Pengalaman Laangan (PPL) IAIN Kudus di MTs. Al Ma’arif Gembong. Pasalnya, mahasiswa yang menjalani PPL di madrasah ini sekaligus ‘mondok’ di Pones Shofa Az Zahro’ Gembong.  Sebanyak 12 mahasiswi dan mahasiswa IAIN Kudus menjadikan Ponpes Asuhan KH. Imam […]

  • ‎Harlah ke-96 LP Ma’arif NU Temanggung: Momentum Tingkatkan Mutu dan Karakter Pendidikan

    ‎Harlah ke-96 LP Ma’arif NU Temanggung: Momentum Tingkatkan Mutu dan Karakter Pendidikan

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 579
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id ‎Temanggung – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-96 Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) PCNU Kabupaten Temanggung digelar dengan khidmat di Aula KBIHU Babussalam NU Temanggung, Kamis (18/9/2025). Acara ini dihadiri oleh seluruh kepala madrasah dan sekolah di lingkungan LP Ma’arif NU se-Kabupaten Temanggung. ‎Ketua LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Temanggung, […]

  • PCNU Pati Hadir Dalam Acara Haul Pendiri Yayasan Tarbiyatul Banin

    PCNU Pati Hadir Dalam Acara Haul Pendiri Yayasan Tarbiyatul Banin

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2015
    • account_circle admin
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Kabar NU. Winong Kamis malam 28 Mei 2015. Ketua Tanfidziyah Pengurus  Cabang Nahdlatul Ulama Drs. H. Ali Munfaat, MP.d dan Ketua Lakpesdam PCNU Pati Ratna Andi Irawan, ikut hadir dalam acara Pengajian Akbar sebagai rangkaian acara Harlah Ke 85 dan Haul Pendiri Yayasan Tarbiyatul Banin serta Haflah Akhirissanah. Acara yang diselenggarakan selama 4 hari sejak […]

  • Keterangan foto: Ali Fatkhan, Anis Sholeh Ba’asyin dan Afthonul Afif dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman ‘Hikayat Negeri Berkabut’ yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (19/4) kemarin.

    Suluk Maleman Menyoal Kritis di Dunia Abu Abu

    • calendar_month Ming, 20 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 452
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Dunia yang serba instan tak selalu memiliki dampak yang positif, tak jarang justru membuat manusia gagal menata akhlak. Padahal akhlak adalah elemen penting manusia, baik sebagai pribadi mau pun dalam bermasyarakat dan berbangsa. Topik mendalam itu dibahas dalam Suluk Maleman edisi ke-160 yang digelar di rumah Adab Indonesia Mulia pada Sabtu (19/4) dengan tema […]

expand_less