Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Belajar Disiplin dari Kiai Sahal Mahfudh

Belajar Disiplin dari Kiai Sahal Mahfudh

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 5 Nov 2022
  • visibility 152
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Kiai Sahal Mahfudh yang kita ketahui merupakan sosok ulama yang ‘alim dan faqih dari pelbagai fan keilmuan. Hal ini bisa dilihat dari kiprah beliau selama menjadi Rais ‘Aam PBNU, menjadi Direktur Pengururuan Islam Mathali’ul Falah (PIM), dan menjadi pengasuh Pondok Pesantren Maslakul Huda Kajen Margoyoso Pati. Menunjukkan kalau beliau ‘alim dari pelbagai keilmuan dan luas wawasannya.  

Untuk bisa mencapai level yang lebih tinggi, tentunya melalui proses yang sangat panjang dan terjal yang dialami oleh Kiai Sahal. Sejak kecil beliau terkenal gemar membaca baik bacaan kitab kuning maupun buku ilmiah. Dari kegemaran membaca inilah Kiai Sahal tumbuh menjadi seorang ulama dan kiai besar yang selama hidupnya dihabiskan untuk memberikan sumbangsih pemikiran kepada bangsa dan negara.

Sedangkan dari ayahnya dia belajar bahasa arab secara aplikatif.  Kiai Sahal belajar agama tidak lama dengan ayahnya, karena ayahnya lebih dulu meninggal di penjara Belanda Ambarawa, ketika itu Kiai Sahal baru berumur tujuh tahun, setahun kemudian ibunya Nyai Badi’ah meninggal.

Semasa hidup, ayahnya dikenang  sebagai orang tua yang disiplin dan tegas terutama dalam mendidik anaknya. Bentuk ketegasan dari ayahnya kadang terasa sebagai sesuatu yang keras. Tetapi apapun bentuk kegalakannya, ayahnya selalu mengimbanginya dengan kompensasi yang dapat membesarkan hati.

Pola pembelajaran dalam bentuk kegalakan pada satu sisi dan kompensasi pada sisi yang lain, bagi anak-anaknya setelah dewasa dirasakan sebagai sebuah pola pembelajaran yang efektif semata-mata agar anak-anaknya disiplin dan rajin belajar. Pada saat yang lain kompensasi dari ayahnya mencerminkan pencurahan kasih sayang yang tulus dan perhatian yang mendalam. Sehingga memberikan sebuah pengertian bahwa kegalakan dari sang ayah bukan karena kebencian atau berniat menyakiti melainkan bentuk lain dari kasih sayang dan kecintaan orang tua demi kepentingan anak-anaknya di masa-masa yang akan datang.

Sehingga melalui gemblengan sang ayah dan minat beliau yang tinggi akan haus ilmu, Kiai Sahal tumbuh kembang menjadi ulama besar yang disegani oleh para kiai akan luasnya wawasan keilmuannya.

Selain itu, beliau juga terkenal disiplin dan tegas dalam berbagai hal. Misalnya beliau selalu tepat waktu menghadiri sebuah undangan sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Prof Mustakim saat memberikan sambutan pada waktu Haul Kiai Sahal. Dimana ada enam pelajar penting yang dapat dipetik dalam meneladani Kiai Sahal Mahfudh.

Pertama, disiplin. Kedisiplinan Kiai Sahal dalam berbagai tempat patut kita contoh. Dimana beliau selalu hadir setengah jam atau lima belas menit sebelum acara dimulai. Di sinilah beliau sangat menghargai waktu dan memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Dan ini sangat sulit dilakukan pada kebanyakan orang.

Kedua, ketika mau mengadakan rapat, beliau minta draf rapat terlebih dahulu untuk mengetahui rencana isi rapat yang akan dibahas. Selain itu, apabila dalam draf rapat dinilai isinya cocok dengan beliau, maka sebagaian isi darf akan dicoret dan disuruh merevisi kembali.

Ketiga, memilih relasi. Dalam membangun relasi belaiu tidak membatasi relasi untuk kalangan dari NU saja, melain membangun networking dari berbagai elemen unsur masyarakat. Hal ini beliau lakukan selama menjadi Rektor di Kampus UNISNU.

Keempat, pemilihan ketenagakerjaan yang profesional. Pemilihan tenaga kerja sesuai dengan Sumber Daya Manusia yang benar-benar sesuai dengan latar belakang ketenagakerja serta memiliki skill dan kemampuan yang dibutuhkan oleh lembaga.

Kelima, pengembangan lembaga, dalam mengembangan sebuah lembaga beliau sangat hati-hati, terutama dalam manajemen keuangan. Misalnya dalam penulisan salah titik atau koma, pasti beliau akan menegur serta disuruh untuk memperbaiki kembali.

Oleh karena itu, dari kelima pelajaran penting di atas patut kita jadikan sebagai pijakan dan penyemangat dalam menjalankan roda organisasi. Agar kedepan kita selalu berbijak dan bisa meneladani apa yang sudah Kiai Sahal jalani dalam kehidupan sehari-hari. 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelajar NU Gandeng Pagar Nusa Ajari Silat

    Pelajar NU Gandeng Pagar Nusa Ajari Silat

    • calendar_month Rab, 8 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

      Para pelajar NU Pagerharjo, Wedarijaksa sedang belajar jurus pencak silat yang diajarkan oleh pendekar dari Pagar Nusa setempat. WEDARIJAKSA – Pelajar NU Pagerharjo berkolaborasi dengan sejumlah organisasi mengadakan acara pelatihan pencak silat. Kegiatan inj dilaksanakan di halaman Masjid Al-Mabrur, Senin (6/9) malam. Dalam agenda tersebut IPNU dan IPPNU Ranting Pagerharjo sengaja menggandeng  Ikatan Pencak […]

  • PC IPNU Sowan ke MWC-NU Gembong

    PC IPNU Sowan ke MWC-NU Gembong

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 124
    • 0Komentar

    GEMBONG-Pengurus Cabang IPNU/IPPNU Pati secara masif menggalang keaktifan ditingkat bawah. Program utamanya adalah pembentukan pengurus sampai di tingkat ranting. Dari total 21 PAC di Kabupaten Pati, hanya Kecamatan Gembong yang belum memiliki Pengurus Anak Cabang IPNU/IPPNU. Koordinasi PC IPNU/IPPNU Pati dengan MWC-NU Gembong Oleh sebab itu, Selasa (23/7) sore, Pengurus Cabang IPNU/IPPNU melakukan silaturrohim di […]

  • PCNU-PATI

    Fatayat NU Pati Galakkan Promosi Hidup Sehat

    • calendar_month Jum, 11 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 148
    • 0Komentar

     pcnupati.or.id,PC Fatayat NU Pati sukses melangsungkan acara Launching Garfa (Garda Fatayat) dan Senam Gesit. Dalam agenda yang sama, para pemudi NU tersebut juga melakukan sosialisasi Gerakan Masyarakat (Germas) Hidup sehat.  Untuk merealisasikan agenda yang dihelat pada Selasa (8/11) di Gedung PCNU tersebut, PC Fatayat NU menggandeng beberapa pihak stakeholder. Hal ini diungkapkan Lilik Khoni’ah, Sekretaris […]

  • PCNU-PATI

    PC IPNU IPPNU Pati Resmi Dilantik

    • calendar_month Sel, 19 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PATI,  Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pati masa khidmat 2023-2025 resmi dilantik pada Senin (18/12/2023). Pelantikan dilaksanakan di Gedung IPHI Kabupaten Pati. Hadir dalam kesempatan itu, Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, Ketua Tanfidziyah PCNU Pati K. Yusuf Hasyim, Majelis Alumni IPNU IPPNU Pati, […]

  • Kenang Mbah Moen, Santri PAATQ Gelar Shalat Ghaib

    Kenang Mbah Moen, Santri PAATQ Gelar Shalat Ghaib

    • calendar_month Sel, 6 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    GEMBONG-Ribuan Santri Ponpes Anak-Anak Tahfidhul Qur’an (PPATQ) Raudlatul Falah Bermi Gembong menggelar shalat ghaib. Shalat ghaib kali ini ditujukan untuk KH. Maimun Zubair yang tutup usia di Makkah Selasa (6/8) pagi waktu setempat. Sholat ghaib bersama di PPATQ Raudlatul Falah Bermi yang diikuti oleh santri PPATQ Shola ghoib yang diikuti oleh segenap santru dan asatidz […]

  • Hal Sepele yang Bisa menaikan Branding Madrasah, Kepala Madrasah Wajib Tahu

    Hal Sepele yang Bisa menaikan Branding Madrasah, Kepala Madrasah Wajib Tahu

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

      Branding atau usaha meneguhkan pencitraan baik tentang ciri khas atau keunikan suatu lembaga menjadi hal hal yang sangat penting belakangan ini. Berbagai kalangan mulai dari pemilik brand atau pelaku UMKM saja yang kerap melakukan branding. Lembaga pendidikan atau Sekolah pun berlomba-lomba melakukan branding untuk mempromosikan sekolah masing-masing. Hamidulloh Ibda mengatakan Saat mengisi acara Pelatihan […]

expand_less