Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Belajar Disiplin dari Kiai Sahal Mahfudh

Belajar Disiplin dari Kiai Sahal Mahfudh

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 5 Nov 2022
  • visibility 474
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Kiai Sahal Mahfudh yang kita ketahui merupakan sosok ulama yang ‘alim dan faqih dari pelbagai fan keilmuan. Hal ini bisa dilihat dari kiprah beliau selama menjadi Rais ‘Aam PBNU, menjadi Direktur Pengururuan Islam Mathali’ul Falah (PIM), dan menjadi pengasuh Pondok Pesantren Maslakul Huda Kajen Margoyoso Pati. Menunjukkan kalau beliau ‘alim dari pelbagai keilmuan dan luas wawasannya.  

Untuk bisa mencapai level yang lebih tinggi, tentunya melalui proses yang sangat panjang dan terjal yang dialami oleh Kiai Sahal. Sejak kecil beliau terkenal gemar membaca baik bacaan kitab kuning maupun buku ilmiah. Dari kegemaran membaca inilah Kiai Sahal tumbuh menjadi seorang ulama dan kiai besar yang selama hidupnya dihabiskan untuk memberikan sumbangsih pemikiran kepada bangsa dan negara.

Sedangkan dari ayahnya dia belajar bahasa arab secara aplikatif.  Kiai Sahal belajar agama tidak lama dengan ayahnya, karena ayahnya lebih dulu meninggal di penjara Belanda Ambarawa, ketika itu Kiai Sahal baru berumur tujuh tahun, setahun kemudian ibunya Nyai Badi’ah meninggal.

Semasa hidup, ayahnya dikenang  sebagai orang tua yang disiplin dan tegas terutama dalam mendidik anaknya. Bentuk ketegasan dari ayahnya kadang terasa sebagai sesuatu yang keras. Tetapi apapun bentuk kegalakannya, ayahnya selalu mengimbanginya dengan kompensasi yang dapat membesarkan hati.

Pola pembelajaran dalam bentuk kegalakan pada satu sisi dan kompensasi pada sisi yang lain, bagi anak-anaknya setelah dewasa dirasakan sebagai sebuah pola pembelajaran yang efektif semata-mata agar anak-anaknya disiplin dan rajin belajar. Pada saat yang lain kompensasi dari ayahnya mencerminkan pencurahan kasih sayang yang tulus dan perhatian yang mendalam. Sehingga memberikan sebuah pengertian bahwa kegalakan dari sang ayah bukan karena kebencian atau berniat menyakiti melainkan bentuk lain dari kasih sayang dan kecintaan orang tua demi kepentingan anak-anaknya di masa-masa yang akan datang.

Sehingga melalui gemblengan sang ayah dan minat beliau yang tinggi akan haus ilmu, Kiai Sahal tumbuh kembang menjadi ulama besar yang disegani oleh para kiai akan luasnya wawasan keilmuannya.

Selain itu, beliau juga terkenal disiplin dan tegas dalam berbagai hal. Misalnya beliau selalu tepat waktu menghadiri sebuah undangan sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Prof Mustakim saat memberikan sambutan pada waktu Haul Kiai Sahal. Dimana ada enam pelajar penting yang dapat dipetik dalam meneladani Kiai Sahal Mahfudh.

Pertama, disiplin. Kedisiplinan Kiai Sahal dalam berbagai tempat patut kita contoh. Dimana beliau selalu hadir setengah jam atau lima belas menit sebelum acara dimulai. Di sinilah beliau sangat menghargai waktu dan memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Dan ini sangat sulit dilakukan pada kebanyakan orang.

Kedua, ketika mau mengadakan rapat, beliau minta draf rapat terlebih dahulu untuk mengetahui rencana isi rapat yang akan dibahas. Selain itu, apabila dalam draf rapat dinilai isinya cocok dengan beliau, maka sebagaian isi darf akan dicoret dan disuruh merevisi kembali.

Ketiga, memilih relasi. Dalam membangun relasi belaiu tidak membatasi relasi untuk kalangan dari NU saja, melain membangun networking dari berbagai elemen unsur masyarakat. Hal ini beliau lakukan selama menjadi Rektor di Kampus UNISNU.

Keempat, pemilihan ketenagakerjaan yang profesional. Pemilihan tenaga kerja sesuai dengan Sumber Daya Manusia yang benar-benar sesuai dengan latar belakang ketenagakerja serta memiliki skill dan kemampuan yang dibutuhkan oleh lembaga.

Kelima, pengembangan lembaga, dalam mengembangan sebuah lembaga beliau sangat hati-hati, terutama dalam manajemen keuangan. Misalnya dalam penulisan salah titik atau koma, pasti beliau akan menegur serta disuruh untuk memperbaiki kembali.

Oleh karena itu, dari kelima pelajaran penting di atas patut kita jadikan sebagai pijakan dan penyemangat dalam menjalankan roda organisasi. Agar kedepan kita selalu berbijak dan bisa meneladani apa yang sudah Kiai Sahal jalani dalam kehidupan sehari-hari. 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Kualitas Pendidik, LP Ma’arif PCNU Pati Gandeng STT Pati dalam Ma’arif English Community

    Tingkatkan Kualitas Pendidik, LP Ma’arif PCNU Pati Gandeng STT Pati dalam Ma’arif English Community

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6.883
    • 0Komentar

      ​pcnupati. or.id – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif PCNU Kabupaten Pati resmi meluncurkan program Ma’arif English Community (MEC) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Sekolah Tinggi Teknik (STT) Pati. Kegiatan yang berfokus pada peningkatan kualitas pengajaran guru Bahasa Inggris di lingkungan Madrasah dan Sekolah Ma’arif se-Kabupaten Pati ini digelar pada Sabtu, (3/1/2026) pagi di […]

  • Serba-serbi Festival Ramadhan IPNU-IPPNU Wedarijaksa Ke 13

    Serba-serbi Festival Ramadhan IPNU-IPPNU Wedarijaksa Ke 13

    • calendar_month Jum, 29 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 493
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Wedarijaksa mengadakan Festival Ramadhan yang ke-13 bertempat di Madrasah Diniyah Tibyanul Falah, Desa Sidoharjo Kecamatan Wedarijaksa. Pagelaran ini dibuka dan dihadiri oleh Ketua Tanfidziyah, Kiai Nabhan Ulinnuha MWC NU Wedarijaksa, Majelis IPNU-IPPNU Wedarijaksa, juga tampak hadir Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kabupaten Pati. Acara yang berlangsung 26-28 April 2022, […]

  • PCNU-PATI

    MWCNU Trangkil Bakal Gelar Bazar, Berikut Jadwal dan Lokasinya

    • calendar_month Sel, 14 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 425
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id- TRANGKIL – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Trangkil bakal menggelar bazar menjelang bulan suci Ramadhan. Manajer Bazar, Ahmad Mufid menyampakan kegiatan diprakarsai oleh Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Trangkil bekerja sama dengan PAC Fatayat NU Trangkil. “Kegiatan ini sebagai langkah awal memfasilitasi dan memasarkan produk dari anggota, serta sarana memperoleh dana pemasukan […]

  • NU Gabus Galakkan Peran Lazisnu

    NU Gabus Galakkan Peran Lazisnu

    • calendar_month Ming, 24 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 474
    • 0Komentar

    GABUS – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan zakat, infaq dan shodaqoh, Lazisnu MWC NU Kecamatan Gabus menggelar Pelatihan Amil Zakat dan Sosialisasi Program Lazisnu, Minggu (24/4) pagi tadi. Kegiatan yang dilangsungkan di Balaidesa Tanjunganom tersebut, dihadiri langsung oleh Wakil Katib Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah PCNU Pati, KH. Abdur Rohman dan K. Yusuf Hasyim. Selain itu, […]

  • PCNU-PATI Photo by Galina Nelyubova

    Begitulah Demi

    • calendar_month Rab, 5 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 431
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Saya berselancar di dunia maya dengan lihat lihat status di Whatsapp dan Reels di Instagram dan cuitan di Twitter dan pertanyaan Apa yang Anda Pikirkan di Facebook sambil menikmati secangkir kopi dalam sendirian dan keterasingan dari orang orang yang sibuk dengan ke si bukannya masing masing. Meja tempat saya ngopi […]

  • PCNU-PATI Photo by Mailchimp

    Sekolah Sebagai Tempat Pembentukan Karakter Anak

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 498
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Pada era globalisasi persoalan karakter menjadi sorotan tajam masyarakat dalam sistem pendidikan. Persoalan yang muncul seperti kekerasan, kurusuhan, kejahatan seksual, etika bahasa yang buruk, mengikis moralitas masyarakat di Indonesia. Oleh karena itu, perlu adanya pembinaan yang berkelanjutan dan pendidikan yang mengarah pada pembentukan karakter peserta didik. Dengan harapan kedepan, lembaga sekolah bisa menghasilkan […]

expand_less