Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Hidup Sederhana Yang Apa Adanya

Hidup Sederhana Yang Apa Adanya

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 29 Des 2023
  • visibility 456
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Tadi malam saat saya mengikuti kegiatan tahlil rutinan, tiba-tiba saya terbesit ingin menulis untuk hari ini tentang kesederhanaan. Hal-hal sederhana yang terkadang dianggap sebelah mata oleh kebanyakan manusia. Landasan saya ingin berbagi cerita hari ini adalah karena orang tua dan keluarga saya. Bapak dan Ibu sejak saya kecil hingga sekarang selalu mengajarkan hal-hal sederhana. Tak ikut campur urusan tetangga, tak ikut urun rembug jika tak dipersilahkan, dan banyak hal lain menjadi salah satu hal yang diajarkan kepada saya.

Saat mengikuti acara tadi malam, Bapak kembali membuktikan kesederhanaannya. Pemandu acara menunjuk Bapak untuk memimpin tahlil saat itu juga. Bapak yang amalan agamanya sudah sangat kental (menurut saya) tampak begitu santai saat dirinya memimpin pembacaan tahlil tersebut. Namun siapa sangka saat sesi pembacaan doa Bapak menyerahkan kepada pemandu acara kembali. Padahal dalam kacamata saya Bapak bisa saja memimpin tahlil dan doa sekaligus. Kesederhanaan dan ketawadhu’an Bapak tersebut membuat saya merasa sangat bangga memiliki sosok seperti Bapak.

Lain pula dengan cerita Ibu. Saya masih sangat ingat ketika waktu itu menjelang lebaran Idhul Fitri. Sebagai seorang anak yang masih polos dan sukanya jajan, saya meminta dibelikan baju baru oleh Ibu. Waktu itu saya merasa kecewa karena keinginan itu tak dikabulkan dengan alasan baju yang lama masih bagus. Usia saya saat itu belum mampu berfikir bahwa berhemat dan tampil sederhana adalah pilihan hidup. Saya tahunya hanya jajan, jajan, dan agar tak ketinggalan zaman.

Rupanya penerapan sikap tegas dari Ibu tersebut kini telah membentuk pribadi saya menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dari yang suka jajan dan foya-foya padahal masih memiliki barang bagus, hingga kini semua serba difikirkan mana yang lebih prioritas. Butuh atau hanya sekadar ingin tampil wah. Bahkan dalam proses perjalanan hidup saya kini pun dipertemukan dengan laki-laki yang begitu mencintai saya amat sederhana. I love you kekasihku.

Lain halnya dengan cerita keluarga besar Ibu. Saat itu ketika kakek saya telah berpulang, dalam acara 7 hari meninggalnya adat di desa kami yaitu dari pihak keluarga memberikan semacam buah tangan untuk warga yang turut datang mendoakan. Ketika seluruh saudara ibu berdiskusi tentang buah tangan apa yang baik, saya dipersilahkan untuk ikut rembug. Disana saya menyaksikan paman ingin memberikan barang yang lebih dari adat biasanya. Paman saya yang lain pun tak setuju karena dianggap terlalu berlebihan. Tak perlu melebihkan dari yang biasanya sudah ada, begitu katanya. Padahal saya menilai jika memang dari pihak keluarga kami ingin ada tambahan barang lain yang lebih dari biasanya itu bisa saja. Tapi seluruh keluarga sepakat untuk yang biasa-biasa saja.

Dari beberapa kejadian tersebut saya sadar bahwa karakter dan kepribadian saya yang kini terbentuk salah satunya karena lingkungan keluarga yang selalu mengedepankan sikap kesederhanaan. Dan saya pun meyakini bahwa Tuhan menilai hambanya hanyalah dari sisi ketakwaannya bukan dari seberapa banyak materi yang dikumpulkan.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Kateryna Hliznitsova

    Love Is Stupid Part 6

    • calendar_month Ming, 12 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 454
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin (Aku pamit. Sampai jumpa lagi di pelaminan, Shanaya. Hahaha) Sebuah pesan menyapa Shanaya pagi itu. Ia menatap layar berpendar itu dengan mata memicing. Lalu mengedarkan pandang sebentar ke setiap sudut kamar sambil mengumpulkan kesadaran. Tita sudah tak ada di kamar, mungkin gadis itu sudah duluan melakukan ritual di kamar mandi.  Shanaya […]

  • Hj. Salamah Aniq Sampaikan Tausyiah di Darul Hadlanah

    Hj. Salamah Aniq Sampaikan Tausyiah di Darul Hadlanah

    • calendar_month Sen, 25 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 495
    • 0Komentar

    Margoyoso- Dalam rangka memperingati Maulid Nabi SAW Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU Pati (YKMNU)mengadakan pengajian akbar serta harlah berdirinya Panti Asuhan Darul Hadlanah, di gedung setempat  Jum’at, (15/1). Acara yang dikemas dalam bentuk pengajian ini berjalan dengan lancar dan khidmad. Acara kali ini berbeda pada tahun-tahun sebelumnya. Karena pada tahun ini peserta yang menghadiri lebih banyak […]

  • Bupati Tunjuk Dosen Inisnu Jadi Ketua Dewan Pengawas Temanggung TV 2024-2028

    Bupati Tunjuk Dosen Inisnu Jadi Ketua Dewan Pengawas Temanggung TV 2024-2028

    • calendar_month Sab, 1 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 586
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Temanggung – Dosen sekaligus Wakil Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda didaulat oleh Bupati Temanggung menjadi Ketua Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Temanggung TV Kabupaten Temanggung Masa Jabatan 2024-2028. Hal itu terungkap melalui Keputusan Bupati Temanggung Nomor 705 / 379 Tahun 2023 tentang Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik […]

  • PCNU PATI - Aswandi Ketum Harus Tegal Lurus dengan PBNU

    Aswandi: Ketum Harus Tegal Lurus dengan PBNU

    • calendar_month Sab, 13 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 648
    • 0Komentar

    Aswandi Jailani Ketum PP IPNU menilai kandidat calon penerus Pimpinan Pusat adalah kader unggulan terbaik dalam periode ini. Ia berharap Ketum yang terpilih harus menuntaskan tugas yang belum usai. “Siapapun nanti yang terpilih untuk memimpin organisasi Pelajar NU ini, diminta agar bisa melanjutkan program yang belum usai terealisasi untuk menggarap sekolah negeri,” ujar Aswandi. Ia […]

  • Naharul Ijtima” PCNU dan LTMNU Kab. Pati

    Naharul Ijtima” PCNU dan LTMNU Kab. Pati

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2014
    • account_circle admin
    • visibility 680
    • 0Komentar

    Naharul Ijtima’ merupakan forum silaturahmi, koordinasi dan konsolidasi antara pengurus dan jama’ah Nahdlatul ‘Ulama yang dilaksanakan setiapsebulan sekali. Nahar artinya siang, sedangkan Ijtima’ artinya pertemuan. Pertemuan ini dilaksanakan pada waktu siang hari, biasanya waktunya ba’dal jum’at.  Kegiatan Naharul Ijtima’ ini sebagai pengganti tradisi Lailatul Ijtima’ yang dilaksanakan pada malam hari. Awalnya ini adalah kebiasaan para kiai […]

  • PCNU-PATI

    Launching Buku ke-39, Dosen PGMI INISNU Produktif Menulis

    • calendar_month Sab, 24 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 422
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Temanggung – Bertempat di ruang rapat Wakil Rektor, dosen Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Hamidulloh Ibda melaunching buku “Pendidikan Inklusi Berbasis GEDSI (Gender Equality, Disability and Social Inclusion)” pada Sabtu (24/6/2023) yang merupakan karya bukynya ke-39. Sebelumnya, Hamidulloh Ibda menulis buku sejak […]

expand_less