Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Cerpen » Pernikahan Kritis Part I

Pernikahan Kritis Part I

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 17 Mar 2024
  • visibility 282
  • comment 0 komentar

Oleh : Elin Khanin

“Jujur, Dek Jila. Kamu udah berzina sama bule Kanada itu?”

“Astaghfirullah … Mas, hati-hati kalau ngomong.”

“Ah ya, ummi memang benar. Lelaki bule pasti lebih memesona dibanding aku. Aku tahu kamu sakit hati aku menikah lagi. Tapi kamu kan tahu aku terpaksa.”

“Mas … tolong jangan telan mentah-mentah fitnah keji itu. Mas bisa kan tabayun baik-baik?” Najila mulai putus asa menghadapi suaminya yang cemburu buta.

“Kamu masih mau mengelak? Foto-foto mesramu dengan lelaki bule itu sudah menjelaskan semuanya.” Emosi Sahnun kian tersulut.

 

“Foto-foto?” Najila mengernyit.

“Aku nggak nyangka putri Kiai sepertimu bisa bertindak di luar batas. Kalau kamu ingin balas dendam bukan begini caranya!”

 

Najila menekan kepalanya yang terasa pening. Tak ada yang bisa ucapkan selain istighfar. Sahnun seolah tak memberinya celah sama sekali untuk membela diri.

 

“Siapa sih, Mas yang mau balas den—”

Dan sambungan telepon terputus begitu saja. Membuat Najila menghembuskan napas kuat-kuat. Pasang matanya yang nanar menatap layar ponsel dimana notifikasi muncul bertubi-tubi di sana. Sahnun mengirimkan beberapa bukti perselingkuhannya. Membuat pasang mata Najila seketika membola tak percaya. Bagaimana bisa?

 

Najila mengeklik satu persatu foto itu. Foto-foto dirinya bersama Ethan, lelaki bule kenalannya saat kuliah di Kanada.

Foto satu, dirinya sedang mengobrol secara intens dengan Ethan di depan kampus McGill. Foto dua, dia sedang tertawa bersama Ethan di dekat niagara falls. Foto tiga, dia yang memejamkan mata dan lelaki bule itu hampir mencium ….

Oh God. Najila memejamkan mata. Ia yakin dalang di balik semua ini adalah Ethan. Bule gila itulah yang mengirimkan foto-foto tersebut pada Sahnun.

Baiklah. Tentang foto-foto itu, Najila tidak mungkin lupa dengan kejadiannya. Dia memang sering bertemu dengan Ethan untuk urusan pekerjaan part time-nya. Namun Najila tidak mungkin menjelaskan secara panjang lebar melalui chat. Apalagi Sahnun sedang cemburu buta seperti ini. Itu hanya akan membuang-buang waktu dan energi saja. Ia juga tak yakin Sahnun akan percaya begitu saja jika dia berkata telah dijebak?

(Mas, sebaiknya kita bicara langsung deh. Kalau lewat chat takutnya akan semakin salah paham)

(Aku sudah mendapat banyak info soal Ethan. Dia memang tergila-gila padamu. Dan jika kamu juga tergila-gila padanya, aku bisa apa? Kamu memang nggak pernah mau ngerti posisiku)

Najila sedang membaca pesan balasan, tapi seolah-olah ia bisa melihat Sahnun mencerocos panjang lebar di depan wajahnya dengan bola mata yang berkilat-kilat penuh kemarahan. Membuat Najila terpegun. Bagaimana bisa lelaki itu memutar balikkan fakta—memposisikan dirinya adalah korban, sedangkan Najila adalah penjahatnya. Padahal, siapa yang selama ini paling banyak disakiti?

(Kamu nggak percaya aku nggak bakalan nyentuh Saina selama kamu di Kanada. Oke, memang udah saatnya membuktikan bahwa kamu benar. Aku nggak bakal bisa sekuat itu ….)

Ah, Najila tidak tahan lagi. Telinganya terasa pengang oleh teriakan yang ia tak tahu berasal darimana. Ia ingin bergerak dan berharap semua ini hanyalah mimpi, lalu segalanya berubah saat ia terbangun. Ia dan Sahnun masih bisa memperjuangkan lagi biduk rumah tangga yang mereka bangun selama berpuluh tahun. Jujur, tak semudah itu mencabut akar cinta yang sudah terlanjur bercokol kuat dalam hatinya. Namun ternyata, saat kelopak matanya tiba-tiba terbuka, ia hanya menemukan ruangan kosong, sunyi, dan gelap. Wangi aromaterapi camomile segera merajami hidungnya. Ia dekap guling erat-erat sambil mendesis lirih, “Astaghfirullah ….”

Satu hembusan napas terlepas. Ternyata memang mimpi. Mimpi itu lagi. Mungkin karena kejadian itu terlalu traumatis sehingga masuk ke dalam alam bawah sadar dan masih kerap terputar dalam mimpi. Atau mungkin karena Sahnun, mantan suaminya itu masih belum benar-benar rela melepasnya? Buktinya Sahnun masih kerap menghubunginya untuk sekedar bertanya kabar melalui chat seperti saat ini. Bukan chat seperti pada insiden beberapa bulan yang lalu, yang tadi masuk dalam mimpinya. Melainkan ….

(Keadaan kamu gimana? apa perutnya masih sering sakit kalau haid?)

Najila melenguh, memilih mengabaikannya dan meletakkan ponsel itu ke atas nakas lagi. Sejak palu diketuk dan ia resmi bercerai dari Sahnun, ia jadi sangat berhati-hati. Mereka memang memutuskan untuk masih berhubungan baik, tapi tentu tidak etis jika terlalu kerap menanggapi pesan-pesan Sahnun. Bisa-bisa setelah dituduh selingkuh dengan bule Kanada, ganti dituduh selingkuh dengan mantan suami? Sungguh itu tidak lucu.

Lagipula, kenapa Sahnun terkesan ingin tarik ulur begini. Setelah ia bersikap impulsif—menolak penjelasan apapun dari Najila dan menceraikannya?

Tapi, mungkin saja lelaki itu memang murni kasihan padanya, sehingga masih kerap menanyakan keadaan Najila dan penyakit yang ia derita. Ya benar, mungkin memang seperti itu. Jadi, Najila tak perlu baper dan memikirkannya terlalu serius. Dia harus ikhlas dan mencabut nama Sahnun hingga ke akar-akar dari hatinya. Ia tak boleh lagi menoleh ke belakang. Hidup tidak akan berakhir hanya karena sebuah perceraian. Dia masih bisa menjadi wanita yang berguna untuk orang banyak setelah gagal menjadi istri dan menantu yang baik. Ralat, istri dan menantu yang disia-siakan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merajut Toleransi dan Persaudaran di Bulan Idul Adha. Photo by Fauzan On Unsplash.

    Merajut Toleransi dan Persaudaran di Bulan Idul Adha

    • calendar_month Sab, 1 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto, MA Idul Adha atau yang kita kenal dengan sebutan Eid al-Adha merupakan salah satu Hari Raya Besar Islam yang diperingati setiap tanggal 10 Dzulhijjah di bulan terakhir dalam kalender Islam. Karena pada momentum Idul Adha ini, seluruh umat Islam di penjuru dunia ikut mengumandangkan takbir. Sedangkan makna takbir Hari Raya Idul Adha di […]

  • Kapan Terjadinya Lailatul Qadar?

    Kapan Terjadinya Lailatul Qadar?

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Soal Lailatulqadar atau Lailatul Qadar, telah saya tulis sejak dulu. Dimulai dari Lailatul Qadar Momentum Perubahan (2013), Membongkar Matematika Lailatul Qadar (2018), dan Misteri Lailatul Qadar (2024). Namun, saya masih penasaran dan belum benar-benar merasakan dan mengetahui terjadinya Lailatul Qadar. Dalam berbagai kesempatan kita pasti sudah paham bahwa Lailatul Qadar adalah malam […]

  • Ketua Majelis Shohib Nurussalam : Kebutuhan Air Bersih Santri Wajib Diperhatikan

    Ketua Majelis Shohib Nurussalam : Kebutuhan Air Bersih Santri Wajib Diperhatikan

    • calendar_month Rab, 2 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

    KAYEN-Ponpes Al Jamal, Kayen menerima bantuan sepuluh ribu liter air bersih. Bantuan ini berasal dari majelis dzikir dan sholawat Shohib Nurussalam, Penambuhan Margorejo. Dua truk tangki yang mengirim air bersih tersebut mendarat di Ponpes yang berada di Desa Slungkep tersebut Selasa (1/10) siang. Meskipun melibatkan dua lembaga, namun tidak ada penyerahan secara simbolik dalam pengiriman […]

  • Ketua PC-NU Dapat Kunjungan dari IPNU-IPPNU

    Ketua PC-NU Dapat Kunjungan dari IPNU-IPPNU

    • calendar_month Kam, 1 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    WINONG-Rombongan Pengurus Cabang IPNU/IPPNU terus melakukan sambung silaturrohim. Bukan hanya alumni yang menjadi sasaran, namun juga segenap Pengurus Cabang, Lembaga dan Banom-Banom NU Lainnya. “Kami sengaja datangi rumah-rumah beliau, bukan di kantor. Itu kami lakukan untuk membangun suasana kekeluargaan” tandas Salman, Ketua PC IPNU Pati. Suasana sambung silaturrohim IPNU/IPPNU di rumah Ketua PC-NU Pati Selain […]

  • Qorib dan A'ida Jadi Nahkoda Baru PK IPNU IPPNU IPMAFA

    Qorib dan A’ida Jadi Nahkoda Baru PK IPNU IPPNU IPMAFA

    • calendar_month Sen, 31 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 318
    • 0Komentar

    MARGOYOSO – Pimpinan Komisariat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (PK IPNU IPPNU) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati sukses menggelar Rapat Anggota Komisariat (RAK) dan Konferensi Komisariat (Konferkom) III, Minggu (30/10/2022). Bertempat di Aula 1 IPMAFA, acara ini bertemakan Menyongsong Regenerasi Kader Menuju Insan Shalih Akrom. Dalam pemilihan tersebut, Abdul Qorib […]

  • Tanda tangani MoU dengan Tiga Kampus China

    Tanda tangani MoU dengan Tiga Kampus China

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 237
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id-Jakarta – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah mengikuti Konferensi Kerjasama dengan tiga Kampus China di Hotel Ciputra Jakarta pada Ahad (23/02/2025). kegiatan difasilitasi oleh BRCC Indonesia, dengan dihadiri oleh perwakilan dari Kemendikdasmen, Direktur BRCC Global, LP Ma’arif NU PBNU, LP Ma’arif NU PWNU DKI Jakarta dan beberapa Sekolah Menengah Atas di Jakarta. BRCC […]

expand_less