Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Pesantren dan Pengembangan Ekonomi Umat

Pesantren dan Pengembangan Ekonomi Umat

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 14 Jan 2023
  • visibility 407
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Pesantren sebagaimana kita ketahui merupakan sebuah lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang konsen dalam bidang keagamaan. Pesantren juga bisa diartikan sebagai sebuah ‘institusi budaya’ yang lahir atas prakarsa dan inisiatif tokoh masyarakat yang bersifat otonom.

Sejak awal berdirinya, pesantren merupakan potensi strategis yang ada di tengah-tengah kehidupan sosial masyarakat. Karena mayoritas pesantren yang ada di tengah-tengah masyarakat, mampu memposisikan sebagai lembaga atau institusi pendidikan dan keagamaan sosial kemasyarakatan. Pesantren juga berupaya untuk melakukan reposisi dalam menyikapi pelbagi persoalaan masyarakat,seperti ekonomi, sosial, agama, dan politik.

Pesantren dengan karakteristik demikian, secara internal berkewajiban melakukan tugas-tugas kemasyarakatan dan secara eksternal telah berupaya membangun jaringan dengan Non-GovermentalOr-ganization (NGO). Peran internal dan eksternal pesantren tersebut,biasanya diimplementasikan melalui sebuah lembaga Biro (forum) Pengembangan Masyarakat (BPM). Hal ini bisa kita lihat di berbagai pesantren di Indonesia misalnya Pesantren Maslakul Huda Pati, Pesantren An-Nuqayah Sumenep, Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo dan lain sebagainya.

Melalui institusi pesantren di atas yang bekerjasama dengan NGO maupun elemen masyarakat. Harapannya pesantren mampu memberikan sumbangsih terhadap masyarakat sekitar. Adapun bentuk kontribusi pesantren terhadap masyarakat bisa melalui mengangkat potensi masyarakat setempat, misalnya dalam bidang ekonomi kreatif pembuatan kripik, krupuk tayamum, emping, dan bentu-bentuk produk kreatifas lokal masyarakat sesuai dengan potensi yang dimiliki masyarakat setempat.

Potensi dan peran pesantren sebagaimana disebutkan di atas, mempunyai nilai yang cukup strategis dan signifikan dalam memberikan kontribusi dan peranannya bagi peningkatan keswadayaan, kemandirian, partisipasi masyarakat, dan kesejahteraan.

Dalam konteks pengembangan ekonomi umat misalnya, pesantren juga berperan sebagai agent of social change, sekaligus sebagai pelopor kebangkitan ekonomi umat. Hal ini dapat kita lihat setidaknya bagi komunitas pesantren dan masyarakat sekitar, dengan dibentuknya Kelompok Wirausaha Bersama (KWUB) antar pesantren maupun antar masyarakat. Dan pembentukan Forum Komunikasi Pengembangan Ekonomi Kerakyatan (FKPEK). Ini semua dibentuk sebagai upaya untuk mempermudah dalam menggerakkan ekonomi kreatif kerakyatan masyarakat.

Kendala dan Upaya Pengembangan

Usaha untuk membina dan mengembangkan sektor perekonomian kerakyatan atau usaha berskalakecil, harus diakui bukanlah hal mudah. Kendala utama yang membelit upaya pengembangan ekonomi kreatif kerakyatan masyarakat adalah ketidakberdayaan masyarakat, lemahnya bargaining pengusaha kecil, dan penetapan harga produk.

Untuk itulah, sebagai upaya pengembangan sektor perekonomian rakyat agar bisa bergairah, kondusif, dan mampu bersaing dengan produk asing. Maka, diperlukan langkah-langkah strategis untuk mengimbangi dan mampu bersaing dengan produk asing. Dalam hal ini bisa dilakukan melalui beberapa langkah strategis yaitu;

Pertama, perlu adanya pemberian peluang atau akses yang lebih besar pada aset produksi, khususnya akses soal modal. Tersedianya suntikan dana yang cukup memadai dapat menciptakan pembentukan modal bagi usaha rakyat, sehingga mereka dapat meningkatkan produktifitas, pendapatan, dan kemandirian. Hal ini tentunya harus dilakukan secara kontinyu dan butuh pendampingan secara berkelanjutan agar tercapai masyarakat yang mandiri dan sejahtera.

Kedua, memperkuat posisi traksaksi dan kemitraan usaha ekonomi rakyat. Sebagai produsen dan penjual, posisi rakyat dalam perekonomian acapkali lemah, karena jumlahnya yang banyak dan acapkali pangsa pasar kecil. Sehingga butuh mitra dan patner yang tepat serta jelasnya wadahnya.

Ketiga, perlu kebijaksanaan ketenagakerjaan yang mendorong tumbuhnya tenaga kerja mandiri sebagai cikal bakal wirausaha baru yang nantinya akan berkembang menjadi wirausha kecil dan menengah yang kuat dan saling menunjang antar satu sama lain.   

Oleh karena itu, melalui beberapa kendala dan ancaman perekonomian umat. Pesantren diharapkan mampu mengatasi problematika di masyarakat. Karena pesantren selama ini, telah terbukti tangguh menghadapi berbagai tantangan, karena kuatnya ajaran agama yang menjadi pijakan dan prinsip kemandirian.

Dengan demikian, pesantren seperti ini, telah menjadi dan selaku menjadi pelapor atau pioner pembangunan ekonomi umat di Indonesia. Tentu saja hal ini harus dibarengi dengan kesadaran membangun sikap dan perilaku profesional berdasarkan nilai-nilai dasar Islam.  

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Drama Konferensi: Menang Aklamasi, Kiai Sarwo Nyaris Menolak jadi Ketua Lagi

    Drama Konferensi: Menang Aklamasi, Kiai Sarwo Nyaris Menolak jadi Ketua Lagi

    • calendar_month Sab, 28 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 570
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. Konferensi MWC NU Kecamatan Tayu yang berlangsung di MTs Miftahul Huda, Jumat (27/12) kemarin diwarnai dengan aksi tarik ulur kesanggupan. Hal ini lantaran Kiai Ahmad Sarwo, petahana Ketua MWC NU Tayu 2019-2024 yang merasa sudah saatnya undur dari jabatannya itu, terpilih kembali via jalur aklamasi. Sebelumnya, dalam konferensi bertajuk ‘Meneguhkan Khidmah Jam’iyyah untuk Ummat’ […]

  • PCNU PATI - UPZISNU Kalimulyo Santuni Yatim dan Sumbang Masjid

    UPZISNU Kalimulyo Santuni Yatim dan Sumbang Masjid

    • calendar_month Kam, 28 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 362
    • 0Komentar

    UPZISNU NU-CARE Desa Kalimulyo Kec. Jakenan memberikan santunan anak yatim dan bantuan pembangunan masjid setempat, senilai Rp 10 juta, Kamis, malam (28/04). Selain santunan untuk anak yatim, diberikan juga bingkisan untuk imam masjid dan musala. Penyerahan dilaksanakan bersamaan dengan acara Malam Khataman yang digelar di Masjid Baitul Abidin Kalimulyo. Ketua UPZISNU Kijingan Kalimulyo, dalam sambutannya […]

  • Harapkan Ketua IPNU Terpilih Lanjutkan Program, Termasuk Perbanyak Ranting dan Komisariat

    PC IPNU Harapkan Ketua Terpilih Lanjutkan Program, Termasuk Perbanyak Ranting dan Komisariat

    • calendar_month Ming, 17 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 709
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Pati Periode 2019-2023 akhirnya memasuki masa purna. Ketua PC IPNU Pati, Matsna Zakiyyatus Salwa mengucapkan terima kasih kepada segenap pengurus yang telah membersamai dan berjuang hingga akhir periode. Ia juga meminta maaf jika selama memimpin PC IPNU Pati banyak terdapat kekurangan. “Suatu pelajaran hidup […]

  • Ulin dan Ardina Menangkan Voting Pemilihan Ketua IPNU/IPPNU MTs. Al Ma’arif Gembong

    Ulin dan Ardina Menangkan Voting Pemilihan Ketua IPNU/IPPNU MTs. Al Ma’arif Gembong

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 562
    • 0Komentar

    Antusiasme peserta didik MTs. Al Ma’arif NU Gembong dalam pemilihan ketua IPNU IPPNU GEMBONG-Pemilihan ketua IPNU/IPPNU komisariat MTs. Al Ma’arif NU Gembong, Kamis (18/7) berlangsung meriah. Uforia para peserta didik dalam kegiatan ini menjadi kabar bahagia. Pasalnya semangat para kader NU di tingkat sekolah menengah masih terasa. Artinya, NU tidak mengalami krisis generasi penerus setidaknya […]

  • PCNU-PATI

    Spirit Nuzulul Quran

    • calendar_month Kam, 28 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 446
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Nuzulul Quran atau turunnya Quran menjadi peristiwa penting dalam sejarah Islam yang diperingati sebagai momen ketika wahyu pertama kali diterima oleh Nabi Muhammad SAW dari Allah SWT melalui perantaraan Malaikat Jibril. Kejadian ini memulai proses pengungkapan wahyu ilahi yang kemudian dikumpulkan dalam bentuk Al-Quran, kitab suci umat Islam. Sementara momen tersebut secara […]

  • Porsema LP Ma’arif NU di Gelar di SMK NU Pati

    Porsema LP Ma’arif NU di Gelar di SMK NU Pati

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Pati. Lembaga Pendidikan Ma’arif NU merupakan salah satu lembaga yang melaksanakan kebijakan NU di bidang pendidikan formal seperti madrasah. Maka pada kesempatan kali ini LP Ma’arif mengadakan Porsema (Pekan Olah Raga dan Seni Ma’arif NU) yang dilaksanakan di SMK NU Margorejo Pati, 25-26/2 kemarin.             “ Kami sengaja melaksanakan Porsema kali ini di sekolah baru  […]

expand_less