Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tepat pada Hari Sumpah Pemuda, DPC Sarbumusi Pati Dilantik

Tepat pada Hari Sumpah Pemuda, DPC Sarbumusi Pati Dilantik

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 28 Okt 2021
  • visibility 526
  • comment 0 komentar
img-20211028-wa0054-1023674
Pembacaan deklarasi oleh ketua DPC Sarbumusi Pati

PATI – Dewan Pimpinan Cabang Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Pati baru saja dilantik bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Kamis (28/10) pagi tadi. 

Tak hanya pelantikan, kegiatan yang dilangsungkan di Aula PCNU Pati tersebut juga disertai dengan deklarasi. Hal ini dikonfirmasi Husaini Ketua Sarbumusi Cabang Pati. 

Menurutnya, Sarbumusi bukan Banom Baru bagi NU Pati. Ia memaparkan, Organisasi naungan NU ini telah ada di Pabrik Gula Trangkil pada tahun 1960. 

“Sarbumusi di Kabupaten Pati bukan Banom yang baru lahir. Lebih tepatnya terlahir kembali,” paparnya. 

Namun, lanjut Husaini, kebijakan politik Orde Baru membuat ormas semacam Sarbumusi terpaksa dibekukan. Baru setelah 1998, paska lengsernya Orba, Sarbumusi terlahir kembali. 

Acara yang berlangsung pagi tadi ini juga dihadiri oleh Ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim. Dirinya menuturkan, pihak cabang sangat mendukung pergerakan Banom yang terlahir kembali ini. 

Selain PCNU, dan perwakilan Banom-Banom di tingkat cabang, kegiatan sakral tersebut juga dihadiri oleh Pimpinan Pusat Sarbumusi. Dalam hal ini, Saiful Bahri Anshari, ketua Umum DPP Sarbumusi terjun langsung melantik Banom berbasis profesi ini. 

Proyeksi 

Kedepan, menurut Husaini, Sarbumusi akan membangkitkan kembali semangat Sarbumusi yang dulu pernah ada. Menurutnya, ini merupakan langkah awal yang harus ditempuh untuk memajukan Sarbumusi. 

“Kami akan napak tilas tempat-tempat yang dulunya ada Sarbumusi intuk membangkitkan kembali semangat Sarbumusi,” tuturnya. 

Selain itu, menjamurnya perusahaan-perusahaan baru di Kabupaten Pati menjadi lumbung buruh yang perlu diberdayakan oleh Sarbumusi. Targetnya, Banom ini akan melingkupi kaum buruh khususnya dari kalangan Nahdliyyin.

Berbeda dengan organisasi buruh lain, Sarbumusi memiliki nilai tawar yang cukup menarik bagi masyarakat. Pasalnya, orgabisasi ini juga menjangkau kaum pekerj informal. 

“Artinya, tukang ojek, guru TPQ, dan pengurus pesantren juga bisa masuk ke dalam anggota Sabrbumusi,” lanjut Husaini. 

Lebih lanjut, pihaknya akan berkonsentrasi pada sektor ini. Sebab, menurut Hisaini, pekerja informal lebih banyam didominasi oleh warga NU.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Photo by Mufid Majnun

    Zakat sebagai Solusi Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Sab, 6 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Zakat sebagaimana lazimnya merupakan pengeluaran sebagian harta yang diwajibkan oleh Allah Swt untuk diberikan kepada orang-orang yang berhak menerimanya, atau mustahik, dengan syarat dan kadar tertentu. Zakat juga pada dasarnya merupakan bentuk ibadah yang tidak asing lagi bagi umat Muslim, karena sendiri merupakan salah satu rukun Islam, sehingga bagi mereka yang mampu, […]

  • NU Pati Serahkan 1 Truk Besar Bantuan untuk Korban Semeru

    NU Pati Serahkan 1 Truk Besar Bantuan untuk Korban Semeru

    • calendar_month Ming, 19 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Penyaluran Bantuan untuk korban Semeru secara simbolis diserahkan oleh ketua PC Lazisnu Pati, KH. Niam Sutaman (pegang kardus, kanan) kepada pengurus PCNU Lumajang LUMAJANG – Bantuan untuk Semeru masih terus berdatangan. Kali ini datang dari NU Kabupaten Pati Jawa Tengah yang membawa satu Truck bantuan pada Jum’at, (17/12) ke Posko utama NU Lumajang Peduli Gedung […]

  • LPPNU Pati Turut Serta dalam Penanaman Pohon di Pegunungan Kendeng

    LPPNU Pati Turut Serta dalam Penanaman Pohon di Pegunungan Kendeng

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 652
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Dalam rangka penghijauan di Pegunungan Kendeng, Laskar Lereng Muria (LLM) bekerja sama dengan beberapa organisasi kemasyarakatan, termasuk Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Pati, melakukan penanaman seribu pohon. Penanaman itu tepatnya di wilayah Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo, Pati, Selasa (18/2/2025). Ketua LPPNU Kabupaten Pati, Sutrisno mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian […]

  • Sarbumusi Pati: UU PPRT Harus Direspon Pemda untuk Bentuk Aturan Turunan

    Sarbumusi Pati: UU PPRT Harus Direspon Pemda untuk Bentuk Aturan Turunan

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.283
    • 0Komentar

      Pati – Rancangan Undang-undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) akhirnya disahkan menjadi undang-undang (UU). Pengesahan ini setelah melewati proses panjang selama 22 tahun. Pengesahan UU PPRT ini pun disambut gembira oleh sejumlah pihak. Tak terkecuali Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Pati. Namun, mereka tak mau aturan tersebut mandul. […]

  • NU Pati Gelar Istigosah Pada Harlah NU Ke 90

    NU Pati Gelar Istigosah Pada Harlah NU Ke 90

    • calendar_month Sen, 1 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Pati. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Pati, menggelar tasyakuran sederhana dalam memperingati harlah NU ke-90, Minggu 31 Januari 2016.             “Kami sengaja mengadakan acara dengan penuh kesederhanaan, dengan ramah tamah tapsinan, satu nampan berisi 8 orang, hal tersebut menunjukkan kebersamaan kita sebagai warga Nahdliyin, akan kerukunan dan kebersamaan dalam berbagai hal.” ujar Drs. H. Ali Munfaat, […]

  • Hukum Mengubur Ari-Ari

    Hukum Mengubur Ari-Ari

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Assalamu ‘alaikum Wr Wb Saya mau tanya Sudah menjadi tradisi di indonesia khususnya di pulau jawa, bahwa setiapada orang melahirkan, maka mereka [keluarganya] mengubur ari-ari si bayi, di samping atau didepan rumahnya, apa sebenarnya hukum mengubur ari-ari tersebut, mohon penjelasannya. Terima kasih. Wa’alaikum salam Wr Wb Ari-ari yang dalam bahasa arab disebut al-masyimahterdapat dua macam, […]

expand_less