Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Video Joget-Joget dalam Haflah Akhirussanah Ternyata Bukan di Pati

Video Joget-Joget dalam Haflah Akhirussanah Ternyata Bukan di Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
  • visibility 8.600
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan adanya sekelompok perempuan mengenakan pakaian drumband yang tengah joget-joget di atas panggung dalam acara Haflah Akhirussanah. Dalam video itu dinarasikan bahwa drumband bermama Mahadewa pentas dalam acara Haflah Akhirussanah di Madrasah Diniyah I’anatut Thalibin Pati Jawa Tengah.

Postingan tersebut menuai beragam tanggapan warganet. Sebab kostum dan gerakan yang ditampilkan dinilai kurang pantas untuk kegiatan keagamaan.

Pcnupati.or.id mencoba menelusuri kebenaran video yang tengah beredar luas di masyarakat tersebut. Ternyata, peristiwa itu tidak terjadi di wilayah Kabupaten Pati sebagaimana narasi yang beredar luas di media sosial.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Ahmad Syaiku, mengatakan, meskipun ada lembaga dengan nama serupa di wilayah Kecamatan Gabus, Pati, namun dipastikan lembaga tersebut tidak menyelenggarakan acara sebagaimana yang ada dalam video. Pihaknya juga telah melakukan penelusuran mendalam terhadap lembaga pendidikan bernama Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) I’anatut Tholibin yang tertulis dalam video tersebut.

“Jadi itu sudah kami klarifikasi, dan tidak terjadi di Pati. Kalau di Pati itu MDT Ianatut Thalibin ada di Gabus. Setelah kami cek, di sana tidak pernah melakukan itu, bahkan tidak melaksanakan Haflah Akhirussanah,” kata dia saat memberikan keterangan pada wartawan, Selasa (10/2/2026).

Berdasarkan hasil pengecekan lebih lanjut, peristiwa tersebut diduga terjadi di luar Kabupaten Pati. Syaiku juga menepis rumor yang sempat menyeret nama Perguruan Islam I’anatut Thalibin (ITB) Cebolek Kidul, Margoyoso.

Ia menjelaskan bahwa lembaga di Cebolek merupakan Madrasah Aliyah, sementara yang ada di video tersebut adalah Madrasah Diniyah. Ia menyebut kesalahan informasi ini murni bersumber dari keterangan yang salah di media sosial.

“Setelah kami cek ada di Bakung Guntur Demak. Kalau di ITB Cebolek itu nggak ada (diniyah),” ucap dia.

Terkait kegaduhan ini, Syaiku mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam berkomentar serta selalu melakukan pengecekan informasi sebelum menyebarkannya.

“Harapan kami untuk betul-betul dicek sebelum komentar. Dicek yang sebenarnya karena itu merugikan lembaga yang ada di Pati,” tegas dia.

Syaiku menambahkan, Kemenag Pati juga memberikan instruksi kepada seluruh madrasah di wilayahnya agar setiap perayaan di lingkungan pendidikan agama tetap menjaga nilai-nilai islami dan edukatif. Harapannya untuk membangun akhlakul karimah para siswa.

Dihubungi terpisah, Kepala Madrasah Aliyah (MA) I’anatut Thalibin Cebolek Kidul, Ahmad Khakim Muthohar, angkat bicara terkait video viral yang sempat dikaitkan dengan institusinya. Ia menegaskan bahwa video tersebut tersebar dengan narasi hoaks. Padahal aksi dalam video tersebut tidak terjadi di lingkungan sekolahnya.

Ia pun menjelaskan perbedaan mendasar antara madrasah yang dipimpinnya dengan madrasah yang ada dalam video viral tersebut. Selain lokasi, ia menyoroti perbedaan penulisan nama institusi yang berbeda secara redaksional.

“Kalau yang di madrasah kami kan I’anatut Thalibin, pakai T-H-A. Sementara yang beredar itu pakai T-H-O (I’anatuth Tholibin). Jadi dari segi nama sebenarnya sudah berbeda,” ujar dia saat dihubungi, Selasa (10/2/2026).

Ia juga mengaskan bahwa Perguruan Islam I’anatut Thalibin yang berlokasi di Cebolek Kidul Margoyoso, Pati, hanya menaungi jenjang pendidikan formal mulai dari RA, MI, MTs, hingga MA.

Menanggapi konten video yang menampilkan jogetan yang dianggap kurang pantas, Khakim menilai aksi tersebut telah mencederai nilai-nilai pendidikan Islam. Ia memastikan bahwa segala bentuk kegiatan kesiswaan di madrasahnya harus melalui proses technical meeting dan pengawasan ketat dari pihak yayasan. Menurutnya, pementasan seperti yang ada di video tersebut sangat “irasional” dilakukan di madrasahnya.

“Kami menghimbau masyarakat dan netizen agar lebih selektif dalam melihat serta merespons berita-berita hoaks yang beredar sebelum ada konfirmasi resmi,” ucap dia.

Sementara itu Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Kabupaten Pati secara resmi juga telah mengeluarkan pernyataan sikap terkait beredarnya video viral pementasan dalam acara Haflah Akhirussanah sebuah Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) yang dinarasikan terjadi di wilayah Pati.

Melalui surat nomor 22/DPC FKDT- PATI/II/2026, FKDT Pati menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak terjadi di wilayah Kabupaten Pati. Terdapat empat poin yang disampaikan dalam pernyataan sikap yang ditandatangani oleh Ketua DPC FKDT Pati, H. Ahmadi, S.Pd.I, dan Sekretaris Ana Sahar, S.Pd.I pada 8 Februari 2026 tersebut.

Pertama, terkait identitas lembaga. Meskipun dalam daftar Kemenag terdapat MDT I’anatut Thalibin di wilayah Kecamatan Gabus, Pati, lembaga tersebut tidak berlokasi di daerah Bakung sebagaimana yang ada dalam video viral tersebut.

Kedua, ketiadaan wilayah bernama “Bakung” di Pati. FKDT menegaskan bahwa di wilayah Kabupaten Pati tidak terdapat nama kecamatan maupun nama desa yang bernama “Bakung”.

Ketiga, terkait pelaksanaan ujian. Pada periode Hijriah 1446/1447 (Februari 2026), tidak ada lembaga bernama MDT I’anatut Tholibin di Pati yang menyelenggarakan ujian. Lembaga yang melaksanakan ujian di periode tersebut adalah MDT Al I’anah. Namun pasca pelaksanaan ujian, MDT Al I’anah tidak mengadakan acara Haflah Akhirussanah.

Berdasarkan fakta-fakta tersebut, FKDT Pati menyimpulkan bahwa tidak ada MDT I’anatut Tholibin di Kabupaten Pati yang mengadakan haflah akhirussanah pada bulan Sya’ban 1447 H atau Februari 2026 dengan pementasan sebagaimana yang viral di media sosial.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • aerial view of city buildings during daytime

    Insting Parental Pemerintah

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 520
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Setiap yang sudah menikah dan memiliki anak, akan mengalami perubahan perilaku. Lebih protektif dan bertanggung jawab adalah salah satunya. Gejala ini bernama efek parental. Efek parental akan menimbulkan insting parental seperti yang sudah penulis sebutkan. Seseorang dengan kecenderungan masa bodoh soal hajat orang lain, perlahan maupun secara drastis akan berubah setelah […]

  • KH Maimun Zubair Sang Legenda Pesantren

    KH Maimun Zubair Sang Legenda Pesantren

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 691
    • 0Komentar

    KH. Maimun Zubair adalah Ulama besar yang lahir di Indonesia. Pemikiran dan karyanya Tidak hanya dikaji di Indonesia, tapi juga dunia. Beliau meskipuntidak belajar di perguruan tinggi, tapi wawasannya yang luas dan pergaulannya yang mendunia, pemikirannya menjadi rujukan umat Islam dan dunia. Beliau produk asli Pesantren. Setelah dididik dengan keras dan disiplin oleh ayahnya, seorang Ulama besar, KH […]

  • Photo by Mufid Majnun

    Eksistensi Tradisi Literasi di Pesantren

    • calendar_month Sab, 4 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto, MA Berbicara pesantren tentunya tidak lepas membahas kiai, santri, kitab kuning, asrama, dan musala. Adanya beberapa elemen tersebut tidak lain merupakan sarana-prasarana yang ada di lingkungan pesantren.  Oleh karena itu, penting sekali bagi pengelola pesantren untuk memperhatikan elemen yang harus dimiliki pesantren. Supaya dalam pengelolaan pesantren lebih professional dan memberikan pelayanan terbaik kepada […]

  • Dhuhafa Menerima Sembako dari PAC Fatayat

    Dhuhafa Menerima Sembako dari PAC Fatayat

    • calendar_month Ming, 2 Jun 2019
    • account_circle admin
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Tayu – Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah menggelar kegiatan bakti sosial. Mereka mengadakan bakti sosial dengan membagikan sembako sebanyak 550 bungkus kepada para dhuafa se-Kecamatan Tayu dengan distribusi per ranting 22 orang. “Kegiatan ini adalah kegiatan tahunan PAC Fatayat NU kecamatan Tayu, dimulai dari kegiatan khatmul Qur’an yang […]

  • PC Muslimat NU Lantik IGPaud dan IGTPQ

    PC Muslimat NU Lantik IGPaud dan IGTPQ

    • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 471
    • 0Komentar

    Para pengurus IGPaud dan IGTPQ Kecamatan Winong usai menjalani upacara sakral, pelantikan yang dipimpin oleh ketua 2 PC Muslimat NU Kabupaten Pati. WINONG – Muslimat NU Kecamatan Winong menggelar pelantikan pengurus Ikatan Guru (IG) Paud dan IGTPQ Anak Cabang Winong pada Minggu (20/11). Organisasi ini merupakan organisasi bentukan Muslimat NU dibawah payung Yayasan Pendidikan Muslimat […]

  • Tingkatkan Mutu SDM, Pelajar NU Wedarijaksa Gelar Learning Together

    Tingkatkan Mutu SDM, Pelajar NU Wedarijaksa Gelar Learning Together

    • calendar_month Jum, 13 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 471
    • 0Komentar

      Prosesi kegiatan ‘Learning Together’ Departemen Organisasi PAC IPNU-IPPNU Wedarijaksa Masa pandemi tidak lantas menyurutkan semangat Pengurus Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Wedarijaksa.  Departemen Organisasi PAC IPNU-IPPNU di kecamatan tersebut justru membuat gebrakan baru. Sebuah program yang diberi nama ‘Learning Together’ justru lahir di tengah pandemi covid-19. Dimana organisasi-organisasi lain kerepotan untuk tetap menjalankan roda organisasi.  […]

expand_less