Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Menghitung Mundur

Menghitung Mundur

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 1 Apr 2024
  • visibility 199
  • comment 0 komentar

Oleh : M. Iqbal Dawami

Kita sedang menghitung mundur, 10 malam terakhir Ramadan. Setiap detik yang berlalu semakin mendekatkan kita pada penghujung bulan suci ini, bulan yang telah memberikan kita banyak pelajaran, dan kesempatan untuk introspeksi diri. Dalam diam, kita mengingat kembali hari-hari yang telah dilewati, penuh dengan ibadah, doa, dan kebersamaan.

Hari-hari terakhir ini membawa perasaan yang beragam. Ada rasa sedih karena Ramadan yang penuh berkah ini akan segera berakhir. Ada pula rasa gembira, menantikan kemenangan di hari Idul Fitri yang akan datang.

Dalam malam-malam terakhir ini, kita berusaha memaksimalkan setiap kesempatan untuk beribadah dan merenung. Tadarus, tarawih, tahajud, dan doa-doa khusus mengisi malam-malam kita, sembari berharap keberkahan Ramadan menyelimuti kita. Kita juga berusaha memperbaiki diri, memohon ampunan atas kesalahan, dan berjanji untuk menjadi versi yang lebih baik dari diri kita.

Selain itu, Ramadan juga mengajarkan kita tentang pentingnya berbagi. Dalam hari-hari terakhir ini, kita berlomba-lomba dalam kebaikan, memberikan zakat fitrah dan sedekah kepada mereka yang membutuhkan, berharap dapat meringankan beban mereka dan memberi mereka kebahagiaan di hari yang fitri.

Perasaan kita tentang kepergian Ramadan adalah campuran kompleks antara kesedihan dan kebahagiaan. Di satu sisi, ada rasa sedih yang mendalam karena bulan yang penuh berkah, dengan malam-malamnya yang suci dan hari-harinya yang penuh ampunan, akan segera meninggalkan kita. Ramadan adalah saat ketika pintu-pintu surga dibuka lebar, dan ketika setiap doa terasa lebih dekat dengan dikabulkan. Kesedihan ini bukan hanya karena berakhirnya kesempatan untuk mendapatkan pahala yang berlipat ganda, tetapi juga karena harus berpisah dengan suasana ibadah yang begitu kental selama sebulan penuh.

Namun, di sisi lain, ada juga perasaan bahagia dan lega. Bahagia karena telah berhasil melewati satu bulan penuh tantangan, ibadah, dan disiplin diri, dan kelak kita dapat merayakan pencapaian tersebut dengan Idul Fitri, hari kemenangan. Ada kelegaan karena kita telah berusaha sebaik mungkin untuk menggunakan bulan Ramadan sebagai kesempatan untuk membersihkan diri, baik secara fisik maupun spiritual. Kita bahagia karena telah berkontribusi kepada masyarakat melalui zakat dan sedekah, dan karena telah menghabiskan waktu yang berharga dengan keluarga dan teman-teman dalam ibadah dan buka puasa bersama.

Rasa sedih karena kepergian Ramadan mengingatkan kita akan nilai dan keberkahannya, mendorong kita untuk tidak melupakan pelajaran yang telah kita pelajari dan untuk terus berusaha mempertahankan ibadah dan kebiasaan baik yang kita kembangkan selama bulan suci. Sementara itu, kebahagiaan dan lega yang kita rasakan dengan datangnya Idul Fitri mengingatkan kita pada rahmat dan kebaikan Tuhan, dan bahwa setiap akhir selalu membawa awal yang baru.

Sambil kita menghitung hari-hari terakhir ini. Kita harus menghargai setiap momen yang tersisa dari Ramadan ini, berusaha untuk mengakhiri bulan suci ini dengan puncak ibadah dan introspeksi diri. Dan ketika hari terakhir tiba, mari kita sambut Idul Fitri dengan hati yang bersih, penuh dengan rasa syukur dan kegembiraan, sambil membawa semangat dan pelajaran Ramadan ke dalam kehidupan kita sehari-hari.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Keputusan Bahtsul Masail Maudhu’iyah

    • calendar_month Sab, 8 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Di bumi Nusantara (Negara Kesatuan Republik Indonesia/NKRI) terdapat tradisi danbudaya dalam sistem pengimplementasian ajaran agama, sehingga hal itu menjadi ciri khasIslam di Nusantara yang tidak dimililiki dan tidak ada di negeri lain. Perbedaan tersebutsangat tampak dan dapat dilihat secara riil dalam beberapa hal, antara lain:

  • Gotong royong. Photo by Antonio Janeski on Unsplash.

    Tradisi Gotong Royong

    • calendar_month Kam, 23 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh IbdaDosen dan Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiwaan Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung Kita tidak bisa membayangkan jika manusia di Indonesia ini tidak kenal lagi dengan gotong-royong. Tentu bubar. Jauh-jauh hari, Nasida Ria telah meramal kehidupan tahun 2000 dengan apik dalam lagu Tahun 2000. Tahun dua ribu tahun harapan//Yang penuh tantangan dan […]

  • Kembali Dibuka, English Capacity Building Program Ma’arif dan RMI NU Jateng

    Kembali Dibuka, English Capacity Building Program Ma’arif dan RMI NU Jateng

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 291
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) dan Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah kembali membuka kesempatan bagi para guru dan ustadz untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris melalui program NES English Capacity Building Batch 3. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara LP […]

  • PCNU-PATI Photo by Dmitry Ganin

    Playboy

    • calendar_month Ming, 4 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Oleh: Elin Khanin “Kamu kalau sudah kebelet nikah bilango sama Ummik.” Laki-laki berkulit sawo matang di hadapan Bu nyai Khomsah itu menunduk dalam. Tiba-tiba tak berani menatap sang ibunda. Kontras dengan ekspresi wajahnya saat membenarkan hafalan wanita sepuh itu.  Berkobar-kobar. Pun sebaliknya, ia begitu antusias ketika Bu nyai menyimak dan membenarkan hafalannya. Rutinitas bakda isya’ […]

  • Siapkan Program Kerja, FKPT Jateng Gelar Rapat Koordinasi

    Siapkan Program Kerja, FKPT Jateng Gelar Rapat Koordinasi

    • calendar_month Kam, 17 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Semarang – Bertempat di Ruang Rapat lt. 2 Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, pengurus Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah menggelar rapat koordinasi perdana pada Kamis sore (17/4/2025). Dalam sambutannya, Ketua FKPT Jawa Tengah Dr. Hamidulloh Ibda mengatakan bahwa sejak ditetapkan oleh tim formatur pada 26 Juli 2024 lalu, kepengurusan FKPT Jawa Tengah […]

  • Ansor Pati Launching Aplikasi Berbasis Android

    Ansor Pati Launching Aplikasi Berbasis Android

    • calendar_month Jum, 29 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

      Para pengurus GP Ansor berpose bersama para pegawai PT Pos Indonesia dalam acara Launching Aplikasi Sobat Bayar, buah kerjasama keduanya PATI – Kamis (28/10) Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Pati melaunching aplikasi baru untuk OS Android. Mengambil tajuk aplikasi ‘Sobat Bayar’, Organisasi sayap pemuda NU ini bekerja sama dengan PT. Pos Indonesia untuk merealisasikannya.  […]

expand_less